# Menerima Risiko: Definisi dan Alternatifnya

*English: Accepting Risk: Definition, How It Works, and Alternatives*

> Pelajari apa itu menerima risiko (risk acceptance), cara kerjanya dalam manajemen risiko, dan alternatifnya bagi bisnis dan individu.

**Definisi:** Menerima risiko adalah keputusan untuk mengakui potensi kerugian dari suatu risiko yang tidak cukup besar untuk dibenarkan biaya pencegahannya.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/a/accepting_risk

---

## Apa Arti Menerima Risiko?

Menerima risiko, atau risk acceptance, terjadi ketika sebuah bisnis atau individu mengakui bahwa potensi kerugian dari suatu risiko tidak cukup besar untuk membenarkan pengeluaran biaya untuk menghindarinya. Juga dikenal sebagai "risk retention", ini adalah aspek manajemen risiko yang umum ditemukan di bidang bisnis atau investasi.

Risk acceptance berpendapat bahwa risiko yang jarang terjadi dan kecil - yang tidak berpotensi menjadi bencana atau terlalu mahal - layak diterima dengan pengakuan bahwa setiap masalah akan ditangani jika dan ketika muncul. Pertukaran semacam itu adalah alat yang berharga dalam proses prioritisasi dan penganggaran.

### Poin Penting

## Menerima Risiko Dijelaskan

Banyak bisnis menggunakan teknik manajemen risiko untuk mengidentifikasi, menilai, dan memprioritaskan risiko demi meminimalkan, memantau, dan mengendalikan risiko tersebut. Sebagian besar bisnis dan personel manajemen risiko akan menemukan bahwa mereka memiliki risiko yang lebih besar dan lebih banyak daripada yang dapat mereka kelola, mitigasi, atau hindari mengingat sumber daya yang dialokasikan kepada mereka. Oleh karena itu, bisnis harus menemukan keseimbangan antara potensi biaya suatu masalah yang timbul dari risiko yang diketahui dan biaya yang terlibat dalam menghindarinya atau menanganinya.

Jenis-jenis risiko meliputi ketidakpastian di pasar keuangan, kegagalan proyek, kewajiban hukum, risiko kredit, kecelakaan, penyebab dan bencana alam, serta persaingan yang terlalu agresif.

Menerima risiko dapat dilihat sebagai bentuk self-insurance. Setiap dan semua risiko yang tidak diterima, ditransfer, atau dihindari dikatakan "dipertahankan" (retained).

Sebagian besar contoh bisnis yang menerima risiko melibatkan risiko yang relatif kecil. Namun terkadang entitas dapat menerima risiko yang begitu bencana sehingga mengasuransikannya tidak layak karena biayanya.

Selain itu, setiap potensi kerugian dari risiko yang tidak dicakup oleh asuransi atau melebihi jumlah yang diasuransikan adalah contoh menerima risiko.

## Beberapa Alternatif untuk Menerima Risiko

Selain menerima risiko, ada beberapa cara untuk mendekati dan menangani risiko dalam manajemen risiko. Ini termasuk:


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan menerima risiko dalam konteks bisnis?**
Menerima risiko berarti bisnis mengakui potensi kerugian dari suatu risiko dan memutuskan bahwa biaya untuk menghindarinya lebih besar daripada potensi kerugian itu sendiri.

**Mengapa bisnis memilih untuk menerima risiko?**
Bisnis memilih untuk menerima risiko karena risiko tersebut dianggap kecil, jarang terjadi, atau biaya pencegahannya terlalu mahal dibandingkan dengan potensi kerugiannya.

**Apakah menerima risiko sama dengan mengabaikan masalah?**
Tidak, menerima risiko berarti mengakui potensi masalah dan siap menanganinya jika terjadi, bukan mengabaikannya sama sekali.

**Apa saja contoh risiko yang mungkin diterima oleh sebuah bisnis?**
Contohnya termasuk risiko kecil seperti kerusakan kecil pada peralatan, atau bahkan risiko besar yang biaya asuransinya sangat mahal sehingga tidak layak.