# Premi Akuisisi: Nilai Riil vs. Harga Pembelian

*English: Understanding Acquisition Premiums: Real Value vs. Purchase Price*

> Pahami premi akuisisi dalam M&A: selisih nilai riil perusahaan dan harga beli, serta dampaknya pada akuntansi keuangan.

**Definisi:** Premi akuisisi adalah selisih antara perkiraan nilai riil suatu perusahaan dan harga aktual yang dibayarkan untuk mengakuisisinya dalam transaksi merger dan akuisisi (M&A).

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/a/acquisitionpremium

---

## Memahami Premi Akuisisi: Nilai Riil vs. Harga Pembelian

### Poin Penting

## Apa Itu Premi Akuisisi?

Premi akuisisi adalah angka yang merupakan selisih antara perkiraan nilai riil perusahaan dan harga aktual yang dibayarkan untuk mengakuisisinya. Premi akuisisi mewakili peningkatan biaya pembelian perusahaan target selama transaksi merger dan akuisisi (M&A).

Tidak ada persyaratan bahwa perusahaan harus membayar premi untuk mengakuisisi perusahaan lain; bahkan, tergantung pada situasinya, perusahaan tersebut bahkan bisa mendapatkan diskon.

## Peran dan Dampak Premi Akuisisi

Dalam skenario M&A, perusahaan yang membayar untuk mengakuisisi perusahaan lain dikenal sebagai *acquirer* (pengakuisisi), dan perusahaan yang akan dibeli atau diakuisisi disebut sebagai *target firm* (perusahaan target).

### Mengapa Perusahaan Membayar Premi Akuisisi

Biasanya, perusahaan pengakuisisi akan membayar premi akuisisi untuk menutup kesepakatan dan menangkis persaingan. Premi akuisisi mungkin juga dibayarkan jika pengakuisisi percaya bahwa sinergi yang tercipta dari akuisisi akan lebih besar daripada total biaya akuisisi perusahaan target. Besarnya premi sering kali bergantung pada berbagai faktor seperti persaingan dalam industri, kehadiran penawar lain, dan motivasi pembeli dan penjual.

### Penting

Dalam kasus di mana harga saham perusahaan target jatuh drastis, produknya menjadi usang, atau jika ada kekhawatiran tentang masa depan industrinya, perusahaan pengakuisisi dapat menarik tawarannya.

### Cara Premi Akuisisi Dihitung dan Diterapkan

Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk mengakuisisi perusahaan lain, perusahaan tersebut akan terlebih dahulu mencoba memperkirakan nilai riil perusahaan target. Misalnya, *enterprise value* Macy’s, menggunakan data dari laporan 10-K tahun 2017, diperkirakan sebesar $11,81 miliar. Setelah perusahaan pengakuisisi menentukan nilai riil targetnya, ia memutuskan berapa banyak yang bersedia dibayarkan di atas nilai riil untuk menyajikan kesepakatan yang menarik bagi perusahaan target, terutama jika ada perusahaan lain yang mempertimbangkan akuisisi.

Dalam contoh di atas, pengakuisisi dapat memutuskan untuk membayar premi 20% untuk membeli Macy’s. Dengan demikian, total biaya yang akan diajukan adalah $11,81 miliar x 1,2 = $14,17 miliar. Jika tawaran premi ini diterima, maka nilai premi akuisisi akan menjadi $14,17 miliar - $11,81 miliar = $2,36 miliar, atau dalam bentuk persentase, 20%.

### Menghitung Premi Akuisisi Secara Efektif

Anda juga dapat menggunakan harga saham perusahaan target untuk mendapatkan premi akuisisi. Misalnya, jika Macy’s saat ini diperdagangkan pada $26 per saham, dan pengakuisisi bersedia membayar $33 per saham untuk saham beredar perusahaan target, maka Anda dapat menghitung premi akuisisi sebagai ($33 - $26)/$26 = 27%.

### Penting

Namun, tidak setiap perusahaan membayar premi untuk akuisisi secara sengaja.

Menggunakan contoh harga per saham kita, mari kita asumsikan bahwa tidak ada tawaran premi yang diajukan dan biaya akuisisi yang disepakati adalah $26 per saham. Jika nilai perusahaan turun menjadi $16 sebelum akuisisi selesai, pengakuisisi akan mendapati dirinya membayar premi sebesar ($26 - $16)/$16 = 62,5%.

## Akuntansi Keuangan: Premi Akuisisi dan Goodwill

Dalam akuntansi keuangan, premi akuisisi dikenal sebagai *goodwill* —bagian dari harga pembelian yang lebih tinggi dari jumlah nilai wajar bersih dari semua aset yang dibeli dalam akuisisi dan liabilitas yang diasumsikan dalam proses tersebut. Perusahaan pengakuisisi mencatat *goodwill* sebagai akun terpisah di neraca keuangannya.

*Goodwill* memperhitungkan aset tidak berwujud seperti nilai merek perusahaan target, basis pelanggan yang solid, hubungan pelanggan yang baik, hubungan karyawan yang sehat, dan paten atau teknologi proprietary yang diperoleh dari perusahaan target. Peristiwa yang merugikan, seperti penurunan arus kas, depresi ekonomi, peningkatan lingkungan persaingan, dan sejenisnya, dapat menyebabkan *impairment of goodwill* (penurunan nilai *goodwill*), yang terjadi ketika nilai pasar aset tidak berwujud perusahaan target turun di bawah biaya akuisisinya. Setiap penurunan nilai mengakibatkan penurunan *goodwill* di neraca dan muncul sebagai kerugian di laporan laba rugi.

Pengakuisisi dapat membeli perusahaan target dengan diskon, yaitu, kurang dari nilai wajarnya. Ketika ini terjadi, *negative goodwill*, yang juga dikenal sebagai *badwill*, diakui.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan premi akuisisi?**
Premi akuisisi adalah selisih antara perkiraan nilai riil perusahaan dan harga aktual yang dibayarkan untuk mengakuisisinya dalam transaksi M&A.

**Mengapa perusahaan membayar premi akuisisi?**
Perusahaan membayar premi akuisisi untuk menutup kesepakatan, menangkis persaingan, atau karena percaya sinergi dari akuisisi akan melebihi biayanya.

**Bagaimana premi akuisisi dihitung?**
Premi akuisisi dapat dihitung berdasarkan selisih antara nilai riil perusahaan dan harga pembelian, atau berdasarkan selisih harga per saham yang ditawarkan dengan harga pasar.

**Apa hubungan antara premi akuisisi dan goodwill?**
Dalam akuntansi keuangan, premi akuisisi dikenal sebagai goodwill, yaitu bagian dari harga pembelian yang melebihi nilai wajar aset bersih yang diperoleh.

**Bisakah perusahaan mengakuisisi perusahaan lain dengan diskon?**
Ya, perusahaan dapat mengakuisisi perusahaan lain dengan diskon, yang dikenal sebagai *negative goodwill* atau *badwill*.