# Memahami Alpha dalam Investasi: Definisi dan Contoh

*English: Understanding Alpha in Investing: Definition and Examples*

> Pelajari apa itu Alpha dalam investasi, cara kerjanya, dan bagaimana investor menggunakannya untuk mengukur kinerja di atas benchmark, disesuaikan dengan risiko.

**Definisi:** Alpha adalah ukuran kinerja investasi yang melampaui pasar atau benchmark yang disesuaikan dengan risiko.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/a/alpha

---

## Apa Itu Alpha?

Alpha (α) adalah istilah investasi yang mengukur kemampuan strategi investasi untuk mengungguli pasar, yang sering disebut sebagai "keunggulan"-nya. Ini mewakili pengembalian berlebih atau abnormal dari suatu investasi dibandingkan dengan indeks acuan, yang disesuaikan dengan risiko.

Alpha positif menunjukkan investasi tersebut mengungguli benchmark, sementara alpha negatif berarti kinerjanya di bawah benchmark. Alpha sering dibahas bersama dengan beta (β), yang mengukur volatilitas keseluruhan pasar atau risiko sistematis. Bersama-sama, keduanya membantu investor menilai kinerja dan risiko manajemen portofolio aktif. Artikel ini akan membangun konsep-konsep ini dengan contoh dunia nyata dan strategi untuk menunjukkan bagaimana investor menggunakan alpha dalam praktik.

### Poin Penting

Sydney Saporito / Investopedia

## Menguraikan Alpha: Penjelasan Mendalam

Alpha adalah salah satu dari lima rasio risiko investasi teknis yang populer. Yang lainnya adalah beta, standar deviasi, R-squared, dan rasio Sharpe. Ini semua adalah pengukuran statistik yang digunakan dalam teori portofolio modern (MPT). Semua indikator ini dimaksudkan untuk membantu investor menentukan profil risiko-pengembalian suatu investasi.

Manajer portofolio bertujuan untuk alpha dengan mendiversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko tidak sistematis. Karena alpha mewakili kinerja portofolio relatif terhadap benchmark, alpha sering dianggap mewakili nilai yang ditambahkan atau dikurangi oleh manajer portofolio dari pengembalian suatu dana.

Dengan kata lain, alpha adalah pengembalian investasi yang bukan merupakan hasil dari pergerakan umum di pasar yang lebih luas. Alpha nol berarti portofolio melacak benchmark dengan sempurna, tanpa nilai tambah atau kerugian.

## Memanfaatkan Alpha dalam Strategi Investasi

Alpha mendapatkan popularitas dengan dana indeks smart beta yang terkait dengan indeks seperti S&P 500 dan Wilshire 5000. Dana-dana ini berusaha untuk meningkatkan kinerja portofolio yang melacak subset pasar yang ditargetkan.

Meskipun alpha diinginkan, sebagian besar benchmark indeks sering kali mengungguli manajer aset. Karena menurunnya kepercayaan pada penasihat tradisional, banyak investor beralih ke penasihat online berbiaya rendah, atau robo-advisor, yang berinvestasi dalam dana pelacak indeks karena mereka lebih memilih untuk bergabung dengan pasar daripada mencoba mengalahkannya.

Selain itu, karena sebagian besar penasihat keuangan tradisional mengenakan biaya, ketika seseorang mengelola portofolio dan menghasilkan alpha nol, itu sebenarnya mewakili kerugian bersih bagi investor. Misalnya, anggaplah Jim, seorang penasihat keuangan, mengenakan biaya 1% dari nilai portofolio untuk jasanya dan selama periode 12 bulan, Jim berhasil menghasilkan alpha sebesar 0,75 untuk portofolio salah satu kliennya, Frank.

Meskipun Jim memang membantu kinerja portofolio Frank, biaya yang dibebankan Jim melebihi alpha yang dihasilkannya, sehingga portofolio Frank mengalami kerugian bersih. Bagi investor, contoh ini menyoroti pentingnya mempertimbangkan biaya bersama dengan pengembalian kinerja dan alpha.

## Peran Hipotesis Pasar Efisien dalam Alpha

Hipotesis pasar efisien (EMH) berpendapat bahwa harga pasar mencakup semua informasi yang tersedia setiap saat, sehingga sekuritas selalu dihargai dengan benar (pasar efisien). Menurut EMH, mengeksploitasi salah harga pasar secara sistematis tidak mungkin dilakukan karena tidak ada.

Ketika salah harga terdeteksi, mereka cepat diperbaiki, membuat anomali pasar jarang terjadi.

Bukti empiris yang membandingkan pengembalian historis dana kelolaan aktif relatif terhadap benchmark pasifnya menunjukkan bahwa kurang dari 10% dari semua dana aktif mampu memperoleh alpha positif selama periode 10 tahun atau lebih, dan persentase ini menurun setelah pajak dan biaya diperhitungkan. Dengan kata lain, alpha sulit didapat, terutama setelah pajak dan biaya.

Karena risiko beta dapat dikelola dengan diversifikasi dan hedging, beberapa orang berpendapat bahwa alpha hanyalah kompensasi untuk risiko yang tidak teridentifikasi.

## Cara Mengidentifikasi dan Mencari Alpha Investasi

Alpha umumnya digunakan untuk memberi peringkat dana kelolaan aktif serta semua jenis investasi lainnya. Alpha sering direpresentasikan sebagai satu angka (seperti +3,0 atau -5,0) dan biasanya mengacu pada persentase yang mengukur bagaimana portofolio atau dana berkinerja dibandingkan dengan indeks acuan yang dirujuk (yaitu, 3% lebih baik atau 5% lebih buruk).

Analisis alpha yang lebih mendalam juga dapat mencakup Jensen's alpha. Jensen's alpha mempertimbangkan teori pasar model penetapan harga aset modal (CAPM) dan menyertakan komponen yang disesuaikan dengan risiko dalam perhitungannya. Beta (atau koefisien beta) digunakan dalam CAPM, yang menghitung pengembalian yang diharapkan dari suatu aset berdasarkan beta spesifiknya dan pengembalian pasar yang diharapkan. Alpha dan beta digunakan bersama oleh manajer investasi untuk menghitung, membandingkan, dan menganalisis pengembalian.

Seluruh alam semesta investasi menawarkan berbagai macam sekuritas, produk investasi, dan pilihan penasihat untuk dipertimbangkan investor. Siklus pasar yang berbeda juga memiliki pengaruh pada alpha investasi di berbagai kelas aset. Inilah sebabnya mengapa metrik risiko-pengembalian penting untuk dipertimbangkan bersama dengan alpha.

## Contoh Dunia Nyata Alpha dalam Investasi

Alpha diilustrasikan dalam dua contoh historis berikut dari ETF pendapatan tetap dan ETF ekuitas:

ETF Obligasi Konversi iShares (ICVT) adalah investasi pendapatan tetap dengan risiko rendah. ETF ini melacak indeks khusus yang disebut Bloomberg U.S. Convertible Cash Pay Bond > $250MM Index. Standar deviasi tiga tahun adalah 18,94% per 28 Februari 2022. Pengembalian tahun berjalan, per 28 Februari 2022, adalah -6,67%. Indeks Bloomberg U.S. Convertible Cash Pay Bond > $250MM Index memiliki pengembalian -13,17% selama periode yang sama. Oleh karena itu, alpha untuk ICVT adalah 6,5% dibandingkan dengan Bloomberg U.S. Aggregate Index dan standar deviasi tiga tahun sebesar 18,97%.

Namun, karena indeks obligasi agregat bukanlah benchmark yang tepat untuk ICVT (seharusnya indeks Konversi Bloomberg), alpha ini mungkin tidak sebesar yang diperkirakan; sebenarnya, alpha ini mungkin salah diatribusikan karena obligasi konversi memiliki profil risiko yang jauh lebih tinggi daripada obligasi biasa.

WisdomTree U.S. Quality Dividend Growth Fund (DGRW) adalah investasi ekuitas dengan risiko pasar yang lebih tinggi yang berusaha berinvestasi pada ekuitas pertumbuhan dividen. Kepemilikannya melacak indeks khusus yang disebut WisdomTree U.S. Quality Dividend Growth Index. ETF ini memiliki standar deviasi tahunan tiga tahun sebesar 10,58%, lebih tinggi dari ICVT.

Per 28 Februari 2022, pengembalian tahunan DGRW adalah 18,1%, yang juga lebih tinggi dari S&P 500 sebesar 16,4%, sehingga memiliki alpha sebesar 1,7% dibandingkan dengan S&P 500. Namun sekali lagi, S&P 500 mungkin bukan benchmark yang tepat untuk ETF ini, karena saham pertumbuhan yang membayar dividen adalah subset yang sangat spesifik dari pasar saham secara keseluruhan, dan bahkan mungkin tidak mencakup 500 saham paling berharga di Amerika Serikat.

## Pertimbangan Penting Saat Mengevaluasi Alpha

Meskipun alpha telah disebut sebagai "cawan suci" investasi, dan karenanya menerima banyak perhatian dari investor dan penasihat, ada beberapa pertimbangan penting yang harus diperhatikan saat menggunakan alpha.

Saat menggunakan perhitungan alpha yang dihasilkan, penting untuk memahami perhitungan yang terlibat. Alpha dihitung menggunakan benchmark indeks yang berbeda dalam suatu kelas aset. Jika tidak ada indeks yang sesuai, penasihat menggunakan algoritma untuk mensimulasikannya untuk perbandingan alpha.

Alpha juga dapat merujuk pada tingkat pengembalian abnormal dari suatu sekuritas atau portofolio di atas apa yang diprediksi oleh model ekuilibrium seperti CAPM. Dalam kasus ini, CAPM mungkin bertujuan untuk memperkirakan pengembalian bagi investor pada berbagai titik di sepanjang batas efisien. Analisis CAPM mungkin memperkirakan bahwa portofolio harus memperoleh 10% berdasarkan profil risiko portofolio. Jika portofolio benar-benar memperoleh 15%, alpha portofolio akan menjadi 5,0, atau +5% di atas apa yang diprediksi dalam CAPM.

## Apa Itu Alpha dan Beta dalam Keuangan?

Alpha mengukur pengembalian berlebih di atas benchmark untuk suatu investasi, sementara beta adalah ukuran volatilitas, yang juga dikenal sebagai risiko. Investor aktif berusaha untuk mencapai pengembalian alpha dengan menggunakan strategi unik.

## Apa Itu Alpha yang Baik dalam Keuangan?

Dalam keuangan, khususnya dalam perdagangan dan investasi, apa yang dianggap sebagai alpha yang baik akan bervariasi tergantung pada tujuan investor dan toleransi risiko. Umumnya, alpha yang baik adalah yang lebih besar dari nol ketika disesuaikan dengan risiko.

## Apa Arti Alpha Negatif dalam Saham?

Alpha negatif dalam saham berarti bahwa saham berkinerja di bawah benchmark ketika disesuaikan dengan risiko. Jika seorang investor bermaksud untuk mencocokkan atau mengungguli benchmark tertentu dan portofolio investasinya berkinerja di bawah tingkat tersebut, maka alpha-nya negatif.

## Kesimpulan

Alpha mengukur pengembalian berlebih yang diperoleh suatu investasi di atas benchmarknya setelah disesuaikan dengan risiko, menjadikannya metrik utama untuk mengevaluasi kinerja. Manajer aktif berusaha untuk menghasilkan alpha, sering kali menggunakan strategi yang tercermin dalam ukuran seperti Jensen's alpha, yang menerapkan kerangka kerja CAPM.

Mencapai alpha secara konsisten itu sulit; studi menunjukkan kurang dari 10% dana aktif mengungguli dalam jangka panjang, terutama setelah pajak dan biaya. Tantangan-tantangan ini, bersama dengan hipotesis pasar efisien, telah mendorong beberapa investor ke arah dana pasif berbiaya rendah dan robo-advisor. Investor harus menimbang biaya dengan hati-hati, karena biaya tersebut dapat mengikis keuntungan yang diatribusikan pada alpha.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan Alpha dalam investasi?**
Alpha adalah ukuran kinerja investasi yang melampaui pasar atau benchmark yang disesuaikan dengan risiko.

**Bagaimana cara mengetahui apakah suatu investasi memiliki Alpha positif atau negatif?**
Alpha positif berarti investasi tersebut mengungguli benchmark, sementara alpha negatif berarti kinerjanya di bawah benchmark.

**Mengapa Alpha penting bagi investor?**
Alpha penting karena membantu investor menilai kinerja dan risiko manajemen portofolio aktif, serta menunjukkan nilai tambah yang diberikan manajer portofolio.

**Apakah sulit untuk mencapai Alpha?**
Ya, mencapai Alpha secara konsisten itu sulit; studi menunjukkan kurang dari 10% dana aktif mengungguli dalam jangka panjang, terutama setelah memperhitungkan pajak dan biaya.

**Bagaimana Alpha dihitung?**
Alpha dihitung menggunakan benchmark indeks yang berbeda dalam suatu kelas aset, dan analisis yang lebih mendalam dapat menggunakan model seperti CAPM untuk memperhitungkan risiko.