# Memahami Skor Z Altman: Rumus dan Interpretasi

*English: Understanding the Altman Z-Score Formula and Its Interpretation*

> Pelajari rumus Skor Z Altman, cara menghitungnya, dan interpretasinya untuk menilai risiko kebangkrutan perusahaan.

**Definisi:** Skor Z Altman adalah alat analisis keuangan yang digunakan untuk memprediksi kemungkinan kebangkrutan suatu perusahaan berdasarkan rasio keuangannya.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/a/altman

---

## Apa Itu Skor Z Altman?

Skor Z Altman adalah alat keuangan yang dirancang untuk menilai risiko kebangkrutan pada perusahaan publik. Dengan menganalisis rasio keuangan utama yang berkaitan dengan profitabilitas, leverage, likuiditas, dan aktivitas, skor ini memberikan wawasan tentang stabilitas keuangan perusahaan dan peluangnya untuk gagal memenuhi kewajiban.

## Mendalami Skor Z Altman

Skor Z Altman, sebuah variasi dari skor Z tradisional dalam statistik, didasarkan pada lima rasio keuangan yang dapat dihitung dari data yang ditemukan dalam laporan 10-K tahunan perusahaan. Skor ini menggunakan profitabilitas, leverage, likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas untuk memprediksi apakah suatu perusahaan memiliki kemungkinan tinggi untuk menjadi insolven.

Profesor Keuangan NYU Stern, Edward Altman, mengembangkan rumus Skor Z Altman pada tahun 1967, dan dipublikasikan pada tahun 1968. Selama bertahun-tahun, Altman terus mengevaluasi ulang Skor Z-nya. Dari tahun 1969 hingga 1975, Altman meneliti 86 perusahaan yang mengalami kesulitan, kemudian 110 perusahaan dari tahun 1976 hingga 1995, dan akhirnya 120 perusahaan dari tahun 1996 hingga 1999, menemukan bahwa Skor Z memiliki akurasi antara 82% dan 94%.

Pada tahun 2012, ia merilis versi yang diperbarui yang disebut Altman Z-Score Plus yang dapat digunakan untuk mengevaluasi perusahaan publik dan swasta, perusahaan manufaktur dan non-manufaktur, serta perusahaan AS dan non-AS. Altman Z-Score Plus dapat digunakan untuk mengevaluasi corporate credit risk. Skor Z Altman telah menjadi ukuran yang andal dalam menghitung credit risk.

## Menghitung Skor Z Altman

Skor Z Altman dapat dihitung sebagai berikut:

Skor Z Altman = 1.2A + 1.4B + 3.3C + 0.6D + 1.0E

Di mana:

Skor di bawah 1.8 berarti kemungkinan perusahaan menuju kebangkrutan, sementara perusahaan dengan skor di atas 3 kemungkinan besar tidak akan bangkrut. Investor dapat menggunakan Skor Z Altman untuk menentukan apakah mereka harus membeli atau menjual saham jika mereka prihatin tentang kekuatan keuangan mendasar perusahaan. Investor dapat mempertimbangkan untuk membeli saham jika nilai Skor Z Altman-nya mendekati 3, dan menjual atau melakukan short selling saham jika nilainya mendekati 1.8.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, skor Z yang mendekati 0 menunjukkan bahwa perusahaan mungkin berada dalam masalah keuangan. Dalam kuliah yang diberikan pada tahun 2019 berjudul "50 Years of the Altman Score," Profesor Altman sendiri mencatat bahwa data terbaru menunjukkan bahwa 0—bukan 1.8—adalah angka yang harus dikhawatirkan investor mengenai kekuatan keuangan perusahaan. Kuliah berdurasi dua jam ini tersedia gratis untuk ditonton di YouTube.

## Skor Z Altman dan Krisis Keuangan 2008

Pada tahun 2007, peringkat kredit sekuritas terkait aset tertentu diberi peringkat lebih tinggi dari seharusnya. Skor Z Altman menunjukkan bahwa risiko perusahaan meningkat secara signifikan dan mungkin menuju kebangkrutan.

Altman menghitung bahwa median Skor Z Altman perusahaan pada tahun 2007 adalah 1.81. Peringkat kredit perusahaan-perusahaan ini setara dengan B. Ini menunjukkan bahwa 50% perusahaan seharusnya memiliki peringkat yang lebih rendah, sangat tertekan, dan memiliki kemungkinan tinggi untuk bangkrut.

Perhitungan Altman membuatnya percaya bahwa krisis akan terjadi dan akan ada kehancuran di pasar kredit. Ia percaya krisis akan berasal dari default perusahaan, tetapi kehancuran, yang menyebabkan krisis keuangan 2008, dimulai dengan mortgage-backed securities (MBS). Namun, perusahaan segera default pada tahun 2009 dengan tingkat tertinggi kedua dalam sejarah.

## Bagaimana Skor Z Altman Dihitung?

Skor Z Altman, sebuah variasi dari skor Z tradisional dalam statistik, didasarkan pada lima rasio keuangan yang dapat dihitung dari data yang ditemukan dalam laporan 10-K tahunan perusahaan. Rumus untuk Skor Z Altman adalah 1.2*(modal kerja / total aset) + 1.4*(laba ditahan / total aset) + 3.3*(laba sebelum bunga dan pajak / total aset) + 0.6*(nilai pasar ekuitas / total liabilitas) + 1.0*(penjualan / total aset).

## Bagaimana Investor Harus Menginterpretasikan Skor Z Altman?

Investor dapat menggunakan Altman Z-Score Plus untuk mengevaluasi corporate credit risk. Skor di bawah 1.8 menandakan kemungkinan perusahaan menuju kebangkrutan, sementara perusahaan dengan skor di atas 3 kemungkinan besar tidak akan bangkrut. Investor dapat mempertimbangkan untuk membeli saham jika nilai Skor Z Altman-nya mendekati 3 dan menjual, atau melakukan short selling, saham jika nilainya mendekati 1.8. Dalam beberapa tahun terakhir, Altman menyatakan bahwa skor yang mendekati 0 daripada 1.8 menunjukkan perusahaan lebih dekat ke kebangkrutan.

## Apakah Skor Z Altman Memprediksi Krisis Keuangan 2008?

Pada tahun 2007, Skor Z Altman menunjukkan bahwa risiko perusahaan meningkat secara signifikan. Median Skor Z Altman perusahaan pada tahun 2007 adalah 1.81, yang sangat dekat dengan ambang batas yang akan menunjukkan kemungkinan tinggi kebangkrutan. Perhitungan Altman membuatnya percaya bahwa krisis akan terjadi yang akan berasal dari default perusahaan, tetapi kehancuran, yang menyebabkan krisis keuangan 2008, dimulai dengan mortgage-backed securities (MBS); namun, perusahaan segera default pada tahun 2009 dengan tingkat tertinggi kedua dalam sejarah.

## Intinya

Skor Z Altman menilai apakah suatu perusahaan akan bangkrut dengan menganalisis rasio keuangan dari laporan keuangannya. Skor di bawah 1.8 umumnya menunjukkan financial distress yang lebih tinggi, sementara skor di atas 3.0 menunjukkan kekuatan keuangan. Skor Z Altman juga menunjukkan tanda-tanda kelemahan perusahaan ketika pasar berada di bawah tekanan, termasuk selama krisis keuangan 2008.


## FAQ

**Apa itu Skor Z Altman dan fungsinya?**
Skor Z Altman adalah alat analisis keuangan yang digunakan untuk memprediksi kemungkinan kebangkrutan suatu perusahaan dengan menganalisis rasio keuangannya.

**Bagaimana cara menghitung Skor Z Altman?**
Skor Z Altman dihitung menggunakan rumus yang melibatkan lima rasio keuangan utama: 1.2A + 1.4B + 3.3C + 0.6D + 1.0E, di mana A, B, C, D, dan E adalah rasio keuangan tertentu.

**Bagaimana interpretasi Skor Z Altman bagi investor?**
Skor di bawah 1.8 umumnya menunjukkan risiko kebangkrutan yang tinggi, skor di atas 3 menunjukkan kekuatan keuangan, dan skor mendekati 0 dalam beberapa tahun terakhir mengindikasikan masalah keuangan yang lebih serius.

**Apakah Skor Z Altman dapat memprediksi krisis keuangan?**
Skor Z Altman dapat memberikan indikasi awal risiko perusahaan yang meningkat, seperti yang terlihat pada tahun 2007 sebelum krisis keuangan 2008, meskipun penyebab utama krisis tersebut berasal dari instrumen keuangan lain.