# Rata-rata Aritmetika: Definisi, Keterbatasan, dan Alternatif

*English: Arithmetic Mean: Definition, Limitations, and Alternatives*

> Pelajari definisi rata-rata aritmetika, cara kerjanya dalam keuangan, keterbatasannya, dan alternatif seperti rata-rata geometrik.

**Definisi:** Rata-rata aritmetika adalah jumlah dari sekumpulan angka dibagi dengan jumlah angka dalam kumpulan tersebut.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/a/arithmeticmean

---

## Apa Itu Rata-rata Aritmetika?

Rata-rata aritmetika adalah ukuran rata-rata yang paling sederhana dan paling umum digunakan. Cara kerjanya adalah dengan menjumlahkan sekumpulan angka lalu membagi jumlah tersebut dengan banyaknya angka yang digunakan dalam deret.

Misalnya, jika Anda memiliki empat angka: 34, 44, 56, dan 78, jumlahnya adalah 212. Rata-rata aritmetika adalah 212 dibagi empat, atau 53.

Orang juga menggunakan beberapa jenis rata-rata lain, seperti rata-rata geometrik dan rata-rata harmonik, yang berperan dalam beberapa perhitungan keuangan dan investasi. Contoh lain adalah trimmed mean, yang digunakan saat menghitung data ekonomi seperti Consumer Price Index (CPI) dan Personal Consumption Expenditures (PCE).

### Poin Penting

Investopedia / Jiaqi Zhou

## Rata-rata Aritmetika dalam Keuangan

Meskipun rata-rata aritmetika bukan ukuran yang andal dalam beberapa analisis keuangan, ia tetap menjadi andalan dalam bidang keuangan. Misalnya, estimasi rata-rata pendapatan biasanya merupakan rata-rata aritmetika. Katakanlah Anda ingin mengetahui ekspektasi pendapatan rata-rata dari 16 analis yang meliput saham tertentu. Cukup jumlahkan semua estimasi dan bagi dengan 16 untuk mendapatkan rata-rata aritmetika.

Hal yang sama berlaku jika Anda ingin menghitung harga penutupan rata-rata saham selama bulan tertentu. Katakanlah ada 23 hari perdagangan dalam sebulan. Jumlahkan semua harga dan bagi dengan 23 untuk mendapatkan rata-rata aritmetika.

Rata-rata aritmetika itu sederhana, dan kebanyakan orang dapat menghitungnya. Ini juga merupakan ukuran kecenderungan sentral yang membantu, karena cenderung memberikan hasil yang berharga, bahkan dengan kumpulan angka yang besar.

## Keterbatasan Rata-rata Aritmetika

Rata-rata aritmetika tidak selalu ideal, terutama ketika satu outlier dapat memengaruhi rata-rata secara signifikan. Mari kita bayangkan Anda ingin memperkirakan uang saku sekelompok 10 anak. Sembilan di antaranya menerima uang saku antara $10 dan $12 per minggu. Anak kesepuluh menerima uang saku sebesar $60. Satu outlier ini akan menghasilkan rata-rata aritmetika sebesar $16, yang tidak terlalu mewakili kelompok tersebut.

Dalam kasus ini, median uang saku mungkin merupakan ukuran yang lebih baik.

Rata-rata aritmetika juga tidak ideal saat menghitung kinerja portofolio investasi, terutama ketika melibatkan compounding, atau reinvestasi dividen dan pendapatan. Umumnya juga tidak digunakan untuk menghitung arus kas saat ini dan masa depan, yang digunakan analis dalam membuat estimasi mereka. Melakukannya hampir pasti akan menghasilkan angka yang menyesatkan.

### Penting

Rata-rata aritmetika bisa menyesatkan ketika ada outlier atau ketika melihat historical returns. Rata-rata geometrik paling tepat untuk deret yang menunjukkan serial correlation. Ini sangat berlaku untuk portofolio investasi.

## Rata-rata Aritmetika vs. Rata-rata Geometrik

Untuk aplikasi ini, analis cenderung menggunakan rata-rata geometrik, yang dihitung secara berbeda. Rata-rata geometrik paling tepat untuk deret yang menunjukkan serial correlation. Ini sangat berlaku untuk portofolio investasi.

Sebagian besar return dalam keuangan berkorelasi, termasuk yield obligasi, return saham, dan market risk premiums. Semakin panjang time horizon, semakin penting compounding dan penggunaan rata-rata geometrik. Untuk angka yang volatil, rata-rata geometrik memberikan pengukuran return yang sebenarnya jauh lebih akurat dengan memperhitungkan compounding dari tahun ke tahun.

Rata-rata geometrik menggunakan hasil kali semua angka dalam deret dan memangkatkannya dengan kebalikan dari panjang deret. Ini lebih rumit jika dihitung manual, tetapi mudah dihitung di Microsoft Excel menggunakan fungsi GEOMEAN.

Rata-rata geometrik berbeda dari rata-rata aritmetika, atau arithmetic mean, dalam cara perhitungannya karena memperhitungkan compounding yang terjadi dari periode ke periode. Karena itu, investor biasanya menganggap rata-rata geometrik sebagai ukuran return yang lebih akurat daripada rata-rata aritmetika.

## Contoh Perbandingan Rata-rata Aritmetika vs. Rata-rata Geometrik

Misalkan return saham selama lima tahun terakhir adalah 20%, 6%, -10%, -1%, dan 6%. Rata-rata aritmetika akan menjumlahkan angka-angka tersebut dan membaginya dengan lima, menghasilkan rata-rata return 4,2% per tahun.

Sebaliknya, rata-rata geometrik akan dihitung sebagai (1,2 × 1,06 × 0,9 × 0,99 × 1,06) 1/5 - 1 = 3,74% per tahun, yang mewakili rata-rata return. Perhatikan bahwa rata-rata geometrik, yang merupakan perhitungan yang lebih akurat dalam kasus ini, akan selalu lebih kecil dari rata-rata aritmetika.


## FAQ

**Apa cara paling sederhana untuk menghitung rata-rata aritmetika?**
Cara paling sederhana adalah dengan menjumlahkan semua angka dalam sebuah kelompok lalu membagi jumlah tersebut dengan banyaknya angka dalam kelompok itu.

**Kapan rata-rata aritmetika tidak cocok digunakan dalam keuangan?**
Rata-rata aritmetika tidak cocok saat ada outlier yang signifikan atau saat menghitung kinerja investasi yang melibatkan compounding, serta untuk arus kas masa depan.

**Apa alternatif yang lebih baik untuk rata-rata aritmetika dalam analisis investasi?**
Rata-rata geometrik seringkali lebih tepat untuk analisis investasi, terutama yang melibatkan compounding dan serial correlation, karena memberikan gambaran return yang lebih akurat.

**Bagaimana cara menghitung rata-rata geometrik?**
Rata-rata geometrik dihitung dengan mengalikan semua angka dalam deret, lalu memangkatkan hasilnya dengan kebalikan dari jumlah angka dalam deret tersebut.