# Teorema Ketidakmungkinan Arrow: Definisi dan Contoh

*English: Understanding Arrow's Impossibility Theorem: Definition, History, and Example*

> Pahami Teorema Ketidakmungkinan Arrow yang mengungkap tantangan dalam sistem pemungutan suara berperingkat dan mengapa tatanan sosial yang adil sulit dicapai.

**Definisi:** Teorema Ketidakmungkinan Arrow menyatakan bahwa tidak ada sistem pemungutan suara berperingkat yang dapat memenuhi semua kriteria keadilan yang diinginkan secara bersamaan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/a/arrows_impossibility_theorem

---

## Apa Itu Teorema Ketidakmungkinan Arrow?

Teorema Ketidakmungkinan Arrow mengungkap tantangan inheren dalam sistem pemungutan suara berperingkat, menunjukkan mengapa urutan preferensi yang adil tidak dapat dicapai tanpa melanggar prinsip-prinsip pemungutan suara utama. Dinamai dari ekonom Kenneth J. Arrow, teori fundamental ini menyoroti paradoks dalam mencapai sistem pemungutan suara yang sempurna.

## Selami Lebih Dalam Teorema Ketidakmungkinan Arrow

Demokrasi bergantung pada suara setiap orang didengar. Dalam pemilihan umum, orang memberikan suara untuk memilih pemimpin berikutnya. Suara dihitung untuk menemukan kandidat yang paling populer.

Menurut teorema ketidakmungkinan Arrow, dalam semua kasus di mana preferensi diberi peringkat, tidak mungkin untuk merumuskan tatanan sosial tanpa melanggar salah satu kondisi berikut:

Teorema ketidakmungkinan Arrow adalah bagian dari social choice theory, yang mempelajari bagaimana masyarakat dapat mencerminkan preferensi individu. Teori ini menjadi alat penting untuk menganalisis isu-isu dalam welfare economics.

## Mengilustrasikan Teorema Ketidakmungkinan Arrow dengan Contoh Praktis

Mari kita lihat contoh yang mengilustrasikan jenis masalah yang disorot oleh teorema ketidakmungkinan Arrow. Pertimbangkan contoh berikut, di mana para pemilih diminta untuk memberi peringkat preferensi mereka di antara tiga proyek: A, B, dan C. Negara ini memiliki 99 pemilih yang masing-masing diminta untuk memberi peringkat urutan, dari yang terbaik hingga terburuk, untuk proyek mana dari ketiga proyek tersebut yang harus menerima pendanaan tahunan.

Dalam skenario ini, 66 pemilih lebih memilih A daripada B, 66 pemilih lebih memilih B daripada C, dan 66 pemilih lebih memilih C daripada A.

Ini mewakili hasil yang paradoks, karena dua pertiga mayoritas pemilih lebih memilih A daripada B, B daripada C, dan C daripada A.

Teorema Arrow menyatakan bahwa tidak mungkin untuk merumuskan tatanan sosial pada masalah seperti yang ditunjukkan dalam contoh ini tanpa melanggar salah satu kondisi di atas.

### Fakta Cepat

Teorema ketidakmungkinan Arrow juga berlaku ketika pemilih diminta untuk memberi peringkat kandidat politik. Namun, ada metode pemungutan suara populer lainnya, seperti approval voting atau plurality voting, yang tidak menggunakan kerangka kerja ini.

## Mengungkap Warisan dan Sejarah Teorema Ketidakmungkinan Arrow

Dinamai dari ekonom Kenneth J. Arrow, teorema ini diperkenalkan dalam tesis doktoralnya dan kemudian dipopulerkan dalam bukunya tahun 1951, "Social Choice and Individual Values." Arrow mengajar di Harvard dan Stanford selama karirnya yang panjang. Makalah aslinya, "A Difficulty in the Concept of Social Welfare," memenangkan Hadiah Memorial Nobel dalam Ilmu Ekonomi pada tahun 1972.

Penelitian Arrow juga telah mengeksplorasi social choice theory, endogenous growth theory, collective decision-making, the economics of information, dan the economics of racial discrimination, di antara topik-topik lainnya.

## Apa Itu Social Choice Theory?

Social choice theory adalah bidang studi yang berfokus pada mekanisme pengambilan keputusan kolektif. Pertanyaan sentral bidang ini meliputi sistem pemungutan suara dan pilihan kelompok. Teori ini memiliki implikasi dalam ekonomi, politik, ilmu perilaku, dan seterusnya.

## Siapa Kenneth J. Arrow?

Kenneth J. Arrow adalah seorang ekonom Amerika yang terkenal karena kontribusinya pada general equilibrium theory dan welfare theory. Pada tahun 1972, Arrow menjadi orang termuda yang dianugerahi Hadiah Memorial Nobel dalam Ilmu Ekonomi. Arrow mengajar di berbagai institusi, termasuk Stanford University, Harvard University, dan University of Chicago, dan setidaknya lima muridnya juga berhasil memenangkan Hadiah Nobel.

## Apa Itu Independence of Irrelevant Alternatives?

Independence of irrelevant alternatives adalah kondisi yang diasumsikan dalam decision theory yang menyatakan bahwa preferensi di antara pilihan harus tetap tidak berubah jika alternatif tambahan tetapi tidak relevan diperkenalkan. Dalam konteks pemilihan, pertimbangkan surat suara dengan banyak kandidat. Jika seorang kandidat yang kalah dieliminasi dari surat suara, hasil pemilihan seharusnya tidak berubah di bawah kondisi independence of irrelevant alternatives. Jika berubah, maka kondisi tersebut telah dilanggar.

## Intinya

Teorema ketidakmungkinan Arrow menunjukkan keterbatasan inheren dari sistem pemungutan suara berperingkat dengan menunjukkan bahwa tidak ada metode pemungutan suara yang dapat memenuhi semua kondisi keadilan utama secara bersamaan: nondictatorship, Pareto efficiency, independence of irrelevant alternatives, unrestricted domain, dan social ordering.

Teorema ini, konsep penting dalam social choice theory, menggarisbawahi kompleksitas dan tantangan dalam pengambilan keputusan kolektif. Teorema ini menyoroti karya Kenneth J. Arrow, yang wawasannya merevolusi pemahaman tentang sistem pemungutan suara dan membuatnya mendapatkan Hadiah Nobel dalam Ilmu Ekonomi.


## FAQ

**Apa inti dari Teorema Ketidakmungkinan Arrow?**
Inti dari teorema ini adalah bahwa tidak mungkin untuk menciptakan sistem pemungutan suara yang adil yang memenuhi semua kriteria yang diinginkan secara bersamaan, seperti nondictatorship, Pareto efficiency, dan independence of irrelevant alternatives.

**Mengapa Teorema Ketidakmungkinan Arrow penting?**
Teorema ini penting karena menyoroti kesulitan mendasar dalam mencapai konsensus kolektif yang adil dalam sistem demokrasi, terutama ketika preferensi individu harus digabungkan menjadi satu pilihan sosial.

**Apakah Teorema Ketidakmungkinan Arrow berlaku untuk semua jenis pemungutan suara?**
Teorema ini secara khusus berlaku untuk sistem pemungutan suara di mana preferensi diberi peringkat. Metode pemungutan suara lain, seperti approval voting atau plurality voting, tidak secara langsung terpengaruh oleh teorema ini.

**Siapa yang mengembangkan Teorema Ketidakmungkinan Arrow?**
Teorema ini dikembangkan oleh ekonom Amerika, Kenneth J. Arrow, dan pertama kali diperkenalkan dalam tesis doktoralnya serta dipopulerkan dalam bukunya "Social Choice and Individual Values" pada tahun 1951.