# Mengenal Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB)

*English: Understanding the Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB)*

> Pelajari tentang Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), bank pembangunan multilateral yang didanai untuk proyek infrastruktur di Asia.

**Definisi:** Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) adalah bank pembangunan multilateral yang menyediakan pembiayaan untuk proyek infrastruktur di Asia.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/a/asian_infrastructure_investment_bank_aiib

---

## Mengenal Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB)

### Poin-Poin Penting

## Apa Itu Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB)?

Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) adalah bank pembangunan multilateral yang menyediakan pembiayaan untuk proyek infrastruktur di Asia. Seperti bank pembangunan lainnya, misinya adalah untuk meningkatkan hasil sosial dan ekonomi di wilayahnya, Asia, dan sekitarnya. Bank ini memiliki 106 negara anggota dan kapitalisasi sebesar $100 miliar, per tahun 2023.

AIIB diusulkan oleh pemimpin Tiongkok Xi Jinping untuk menyediakan negara-negara berkembang sebagai alternatif dari lembaga pemberi pinjaman Barat, seperti World Bank dan International Monetary Fund (IMF). Bank ini mulai beroperasi pada Januari 2016.

## Dampak AIIB terhadap Keuangan Global

Pemimpin Tiongkok Xi Jinping pertama kali mengusulkan bank infrastruktur Asia pada KTT APEC di Bali pada tahun 2013. Banyak pengamat menafsirkan bank ini sebagai tantangan terhadap badan pemberi pinjaman internasional, seperti IMF, World Bank, dan Asian Development Bank (ADB). Lembaga-lembaga ini telah dikritik karena memberikan pendanaan infrastruktur yang tidak mencukupi, dengan suku bunga yang tidak menguntungkan dan persyaratan kebijakan yang intrusif bagi negara peminjam.

Sebaliknya, AIIB dimaksudkan untuk menyediakan alternatif bagi lembaga pemberi pinjaman yang dipimpin Barat. Dalam hal ini, AIIB cukup berhasil: studi setelah peluncuran AIIB menemukan bahwa bank-bank anggota lebih sedikit terlibat dalam proyek infrastruktur dengan World Bank.

Tiongkok adalah pemegang saham terbesar di AIIB, dengan kontrol atas hampir 27% saham suara bank. India adalah pemegang saham terbesar kedua, dengan 7,6%. Beberapa pejabat AS telah mempertanyakan standar tata kelola bank serta jaminan sosial dan lingkungannya.

Namun, sekitar setengah dari NATO telah bergabung, begitu pula hampir setiap negara besar di Asia, kecuali Jepang. Hasilnya secara luas dianggap sebagai indikator pengaruh internasional Tiongkok yang terus meningkat dengan mengorbankan Amerika Serikat.

### $44,6 Miliar

Total pembiayaan yang disetujui untuk proyek AIIB, per September 2023.

## Di Dalam AIIB: Tata Kelola dan Kepemimpinan

Bank ini dipimpin oleh Dewan Gubernur yang terdiri dari satu Gubernur dan satu Gubernur Pengganti yang ditunjuk oleh masing-masing negara anggota. Dewan Direksi non-residen bertanggung jawab atas arah dan manajemen Bank, seperti strategi Bank, rencana tahunan dan anggaran, serta penetapan kebijakan dan prosedur pengawasan.

Staf bank dipimpin oleh seorang Presiden yang dipilih oleh pemegang saham AIIB untuk masa jabatan lima tahun dan berhak dipilih kembali sekali. Presiden didukung oleh Manajemen Senior, termasuk lima Wakil Presiden untuk kebijakan dan strategi, operasi investasi, keuangan, administrasi, dan sekretariat perusahaan serta Penasihat Umum dan Chief Risk Officer. Jin Liqun adalah Presiden saat ini per tahun 2023.

## Proyek Utama yang Didanai oleh AIIB

Prioritas bank adalah proyek-proyek yang mempromosikan infrastruktur berkelanjutan dan mendukung negara-negara yang berupaya memenuhi tujuan lingkungan dan pembangunan. Bank mendanai proyek-proyek yang menghubungkan negara-negara di kawasan dan proyek infrastruktur lintas batas untuk jalan, kereta api, pelabuhan, pipa energi, dan telekomunikasi di seluruh Asia Tengah dan rute maritim di Asia Tenggara dan Selatan serta Timur Tengah.

Salah satu contoh proyek AIIB adalah inisiatif konektivitas jalan pedesaan yang akan menguntungkan sekitar 1,5 juta penduduk pedesaan di Madhya Pradesh, India. Pada April 2018, AIIB mengumumkan proyek tersebut, yang juga diharapkan dapat meningkatkan mata pencaharian, pendidikan, dan mobilitas penduduk di 5.640 desa. Proyek ini senilai US$140 juta yang didanai bersama oleh AIIB dan World Bank.

## Apakah AIIB Dimiliki oleh Tiongkok?

Meskipun Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) diluncurkan atas inisiatif Tiongkok, Tiongkok hanya memegang sekitar 27% saham suara bank. India adalah pemegang saham terbesar berikutnya dengan kurang dari 8% kekuatan suara.

## Siapa Saja Negara Anggota AIIB?

Setiap negara anggota World Bank atau Asian Development Bank memenuhi syarat untuk bergabung dengan Asian Infrastructure Investment Bank. Per tahun 2023, AIIB memiliki 106 negara anggota, termasuk banyak negara di luar kawasan Asia.

## Apa Perbedaan Antara AIIB dan World Bank?

Asian Infrastructure Investment Bank mirip dengan World Bank dalam hal meminjamkan uang untuk mendanai proyek infrastruktur di kawasan Asia-Pasifik. Namun, sementara World Bank sebagian besar didominasi oleh Amerika Serikat dan Eropa, kepemimpinan AIIB didominasi oleh Tiongkok, India, dan negara-negara lain di Global South. Namun, itu tidak berarti kedua badan tersebut adalah saingan, dan AIIB telah menggunakan modalnya untuk mendukung beberapa pinjaman World Bank.

## Kesimpulan

Asian Infrastructure Investment Bank, atau AIIB, adalah organisasi antar pemerintah yang berbasis di Beijing yang didedikasikan untuk mendanai proyek infrastruktur dan pembangunan di seluruh Asia. Bank ini terkadang digambarkan sebagai alternatif dari sistem keuangan internasional yang sudah ada. Meskipun awalnya diusulkan oleh Tiongkok, kini bank ini memiliki lebih dari seratus negara anggota.

Koreksi - 22 September 2023: Versi sebelumnya dari artikel ini secara keliru menyatakan bahwa Tiongkok memegang setengah dari saham suara AIIB. Faktanya, Tiongkok mengendalikan sekitar 27% saham suara bank.


## FAQ

**Apa tujuan utama Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB)?**
Tujuan utama AIIB adalah menyediakan pembiayaan untuk proyek infrastruktur di Asia dan meningkatkan hasil sosial serta ekonomi di kawasan tersebut.

**Siapa yang mengusulkan pembentukan AIIB?**
AIIB diusulkan oleh pemimpin Tiongkok, Xi Jinping.

**Berapa banyak negara yang menjadi anggota AIIB?**
Per tahun 2023, AIIB memiliki 106 negara anggota.

**Apakah Tiongkok memiliki kendali penuh atas AIIB?**
Tidak, meskipun AIIB diusulkan oleh Tiongkok, negara tersebut hanya memegang sekitar 27% saham suara bank. India adalah pemegang saham terbesar kedua.

**Bagaimana AIIB dibandingkan dengan World Bank?**
AIIB mirip dengan World Bank dalam hal mendanai proyek infrastruktur, namun kepemimpinannya lebih didominasi oleh Tiongkok, India, dan negara-negara Global South, sementara World Bank didominasi oleh Amerika Serikat dan Eropa.