# Autarki: Definisi, Dampak Ekonomi, dan Contoh

*English: Autarky: Definition, Examples, and Economic Impact*

> Pelajari tentang autarki, kebijakan ekonomi negara mandiri yang membatasi perdagangan internasional. Pahami implikasi dan contohnya.

**Definisi:** Autarki adalah kondisi negara yang beroperasi dalam keadaan mandiri dan tidak bergantung pada perdagangan atau bantuan dari negara lain.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/a/autarky

---

## Autarki: Definisi, Contoh, dan Dampak Ekonomi

### Poin Penting

Autarki merujuk pada negara yang beroperasi dalam kondisi kemandirian. Negara yang menganut kebijakan autarki dicirikan oleh swasembada dan pembatasan perdagangan dengan mitra global. Kata "autarki" berasal dari bahasa Yunani: "autos" yang berarti "diri sendiri" dan "arkein" yang berarti "menangkal" atau "cukup".

Negara yang sepenuhnya autarkis akan menjadi ekonomi tertutup dan tidak memiliki sumber dukungan, perdagangan, atau bantuan eksternal. Namun, tidak ada negara modern yang sepenuhnya mencapai autarki, bahkan di bawah sanksi ketat. Hal ini karena rantai pasokan global telah membuat isolasi ekonomi sejati menjadi sulit. Setiap kebijakan autarki adalah masalah tingkat, bukan isolasi total.

## Implikasi Ekonomi Autarki

Autarki adalah bentuk ekstrem dari nasionalisme ekonomi dan proteksionisme. Autarki sering kali dimotivasi oleh kebutuhan untuk mengamankan barang-barang penting dan mengurangi ketergantungan pada negara lain. Struktur politik suatu negara dapat menggunakan autarki untuk mengurangi pengaruh luar dari sistem politik dan ekonomi yang bersaing. Namun, pada berbagai titik dalam sejarah, autarki telah diusulkan oleh kelompok-kelompok di seluruh spektrum politik. Ketika dibingkai dalam hal menjaga pengeluaran domestik di dalam negeri atau menghentikan transfer kekayaan kepada aktor politik yang buruk, autarki menyentuh tema-tema populis dan tampak masuk akal secara praktis.

Dalam praktiknya, bagaimanapun, autarki memiliki kerugian ekonomi yang tidak segera terlihat dalam argumen populis. Autarki pertama kali dipertanyakan oleh ekonom Adam Smith, lalu David Ricardo. Smith menyarankan bahwa negara harus terlibat dalam perdagangan bebas dan berspesialisasi dalam barang-barang yang mereka miliki keunggulan absolut dalam produksi, untuk menghasilkan lebih banyak kekayaan. Ini adalah salah satu argumen inti yang dikemukakan Smith untuk mendukung perdagangan bebas dalam The Wealth of Nations. Ricardo sedikit mengubah argumen ini, mengatakan bahwa negara juga harus memproduksi barang-barang di mana mereka memiliki keunggulan komparatif. Dengan menggunakan keunggulan komparatif, negara dapat berkolaborasi untuk menghasilkan lebih banyak kekayaan secara global.

Memilih keluar dari perdagangan global untuk kemandirian penuh memiliki biaya peluang yang tinggi bagi negara dan individu. Misalnya, sebuah keluarga yang sibuk menjahit pakaian sendiri, membuat furnitur sendiri, dan menanam makanan sendiri pasti akan memiliki lebih sedikit waktu untuk bekerja di luar rumah untuk mendapatkan upah. Hal ini kemungkinan akan menghasilkan pendapatan rumah tangga yang lebih rendah, lebih sedikit pekerja bagi pemberi kerja, dan pada akhirnya, ekonomi yang lebih kecil. Hal ini juga berlaku dalam skala global.

## Kasus Autarki Historis dan Saat Ini

Secara historis, kebijakan autarkis telah diterapkan dalam berbagai tingkat. Negara-negara Eropa Barat menerapkannya di bawah kebijakan merkantilis dari abad ke-16 hingga ke-18. Hal ini mendorong ekonom seperti Smith, Ricardo, dan Frederic Bastiat untuk menyempurnakan filosofi pasar bebas dan perdagangan bebas sebagai argumen tandingan.

Nazi Jerman juga menerapkan bentuk autarki untuk memastikan pasokan strategis yang dibutuhkan untuk upaya perangnya. Saat ini, Korea Utara berdiri sebagai contoh utama kebijakan autarki. Isolasi ekonomi Korea Utara adalah campuran dari kemandirian yang disengaja untuk mengurangi pengaruh politik internasional dan kemandirian yang dipaksakan karena terputus dari perdagangan internasional melalui sanksi.

### Penting

Salah satu contoh autarki kontemporer yang paling ekstrem adalah Korea Utara, yang mengandalkan konsep juche, yang sering diterjemahkan sebagai "kemandirian".

## Memahami Penetapan Harga Autarkis dalam Ekonomi Nasional

Istilah terkait, harga autarki atau harga autarkis, mengacu pada biaya barang dalam keadaan autarkis. Biaya produksi dalam ekonomi tertutup harus ditutupi oleh harga yang dibebankan untuk barang tersebut. Jika biayanya lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain, maka harga autarki adalah kerugian bersih bagi ekonomi nasional tersebut. Harga autarkis kadang-kadang digunakan sebagai variabel ekonomi ketika secara kasar menghitung di mana keunggulan komparatif suatu negara berada. Namun, dalam praktiknya, keunggulan komparatif ditemukan melalui mekanisme pasar daripada model ekonomi.

## Intinya

Autarki mengacu pada kondisi swasembada dan biasanya digunakan untuk menggambarkan negara atau ekonomi yang memiliki tujuan untuk mengurangi ketergantungan mereka pada perdagangan internasional. Tidak ada negara yang sepenuhnya autarkis di dunia modern, karena bahkan yang paling terisolasi pun memiliki tingkat partisipasi dalam perdagangan internasional dan menerima dukungan atau bantuan dari luar.

Justifikasi untuk autarki sering kali didasarkan pada argumen populis tentang menjaga uang di dalam negeri dan tidak jatuh ke tangan negara-negara yang tidak bersahabat secara politik. Korea Utara dan Nazi Jerman adalah dua contoh negara yang telah mengejar kebijakan autarki.


## FAQ

**Apa itu autarki?**
Autarki adalah kondisi negara yang beroperasi dalam keadaan mandiri dan tidak bergantung pada perdagangan atau bantuan dari negara lain.

**Apakah ada negara yang sepenuhnya autarkis saat ini?**
Tidak ada negara modern yang sepenuhnya autarkis, karena bahkan yang paling terisolasi pun memiliki tingkat partisipasi dalam perdagangan internasional dan menerima dukungan atau bantuan dari luar.

**Apa motivasi di balik kebijakan autarki?**
Autarki sering kali dimotivasi oleh kebutuhan untuk mengamankan barang-barang penting, mengurangi ketergantungan pada negara lain, dan mengurangi pengaruh luar dari sistem politik dan ekonomi yang bersaing.

**Apa contoh negara yang pernah menerapkan kebijakan autarki?**
Contoh negara yang pernah menerapkan kebijakan autarki adalah Nazi Jerman dan Korea Utara.

**Apa kerugian ekonomi dari autarki?**
Kerugian ekonomi dari autarki termasuk biaya peluang yang tinggi bagi negara dan individu, yang dapat mengakibatkan pendapatan yang lebih rendah dan ekonomi yang lebih kecil.