# Saham Otorisasi vs. Saham Diterbitkan: Panduan Investor

*English: Authorized vs. Issued Stock: Definitions and Examples for Investors*

> Pahami perbedaan saham otorisasi dan saham diterbitkan. Pelajari mengapa perusahaan menahan sebagian saham dan dampaknya bagi investor.

**Definisi:** Saham otorisasi adalah jumlah maksimum saham yang dapat diterbitkan oleh perusahaan sesuai dokumen pendiriannya.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/a/authorizedstock

---

## Saham Otorisasi vs. Saham Diterbitkan: Definisi dan Contoh untuk Investor

### Poin Penting

## Apa itu Saham Otorisasi?

Saham otorisasi, juga dikenal sebagai saham otorisasi, mengacu pada jumlah maksimum saham yang dapat diterbitkan oleh suatu korporasi sebagaimana diatur dalam dokumen pendiriannya, seperti akta pendirian. Saham-saham ini mewakili cakupan penuh dari apa yang dapat ditawarkan oleh perusahaan, meskipun biasanya lebih sedikit saham yang diterbitkan kepada publik pada awalnya. Saham otorisasi sangat penting bagi perusahaan yang berencana untuk mengumpulkan modal, memastikan bahwa mereka memiliki fleksibilitas untuk menerbitkan lebih banyak saham sesuai kebutuhan.

Kita akan membahas perbedaan antara saham otorisasi dan saham yang diterbitkan serta menjelaskan mengapa perusahaan mungkin memilih untuk tidak menerbitkan semua saham otorisasinya segera.

## Cara Memahami Saham Otorisasi

Ketika sebuah perusahaan dibentuk, perusahaan memutuskan jumlah maksimum saham yang ingin ditawarkannya. Saham-saham ini disebut sebagai saham otorisasi. Saham yang diterbitkan kepada publik untuk diperdagangkan di pasar terbuka terdiri dari seluruh atau sebagian dari saham otorisasi perusahaan. Jumlah saham yang benar-benar tersedia untuk diperdagangkan dikenal sebagai float. Selain itu, saham terbatas, yang dicadangkan untuk kompensasi dan insentif karyawan, juga merupakan bagian dari saham otorisasi.

Jumlah total saham beredar perusahaan yang terlihat di neraca adalah jumlah float dan saham terbatas. Jika saham beredar kurang dari saham otorisasi, selisihnya (saham yang belum diterbitkan) adalah apa yang disimpan perusahaan di kasnya. Perusahaan yang menerbitkan semua saham otorisasinya akan memiliki saham beredarnya sama dengan saham otorisasi. Saham beredar tidak pernah dapat melebihi jumlah otorisasi, karena total saham otorisasi adalah jumlah maksimum saham yang dapat diterbitkan oleh perusahaan.

## Alasan Perusahaan Menahan Penerbitan Semua Saham Otorisasi

Jumlah saham otorisasi biasanya lebih tinggi daripada yang benar-benar diterbitkan, yang memungkinkan perusahaan untuk menawarkan dan menjual lebih banyak saham di masa depan jika perlu mengumpulkan dana tambahan. Misalnya, jika sebuah perusahaan memiliki 1 juta saham otorisasi, perusahaan mungkin hanya menjual 500.000 saham selama penawaran umum perdana (IPO) awalnya. Perusahaan mungkin mencadangkan 50.000 saham otorisasi sebagai opsi saham untuk menarik dan mempertahankan karyawan. Perusahaan mungkin menjual 150.000 saham lagi dalam penawaran sekunder untuk mengumpulkan lebih banyak uang di masa depan. Saham yang belum diterbitkan yang akan disimpan di rekening kas perusahaan adalah 1 juta - 500.000 - 50.000 - 150.000 = 300.000.

Alasan lain perusahaan mungkin tidak ingin menerbitkan semua saham otorisasinya adalah untuk mempertahankan kepemilikan pengendali di perusahaan dan mencegah kemungkinan pengambilalihan yang tidak bersahabat.

## Contoh Dunia Nyata: Saham Otorisasi dalam Praktik

Akta korporasi Amazon, misalnya, menyatakan bahwa total saham otorisasi perusahaan harus mencakup 5 miliar saham biasa dan 500 juta saham preferen. Akta tersebut mengizinkan Amazon untuk meningkatkan saham otorisasi jika tidak ada cukup saham biasa yang belum diterbitkan untuk memungkinkan konversi saham preferen. Akta korporasi sering kali memerlukan persetujuan pemegang saham untuk meningkatkan jumlah saham otorisasi.

Seorang investor mungkin ingin mengetahui berapa banyak saham otorisasi yang dimiliki perusahaan untuk menganalisis potensi dilusi saham. Dilusi mengurangi porsi kepemilikan dan kekuatan pemungutan suara pemegang saham dalam suatu perusahaan dan mengurangi laba per saham (EPS) setelah penerbitan saham baru. Semakin besar perbedaan antara jumlah saham otorisasi dan jumlah saham beredar, semakin besar potensi dilusi.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara saham otorisasi dan saham diterbitkan?**
Saham otorisasi adalah jumlah maksimum saham yang dapat diterbitkan perusahaan, sedangkan saham diterbitkan adalah saham yang telah dijual kepada publik atau investor.

**Mengapa perusahaan tidak menerbitkan semua saham otorisasinya sekaligus?**
Perusahaan menahan saham otorisasi yang belum diterbitkan untuk fleksibilitas dalam mengumpulkan dana di masa depan, memberikan insentif karyawan, dan mencegah pengambilalihan yang tidak bersahabat.

**Apa itu float saham?**
Float saham adalah jumlah saham perusahaan yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar terbuka.

**Bagaimana saham otorisasi berhubungan dengan dilusi saham?**
Semakin besar perbedaan antara saham otorisasi dan saham beredar, semakin besar potensi dilusi saham, yang dapat mengurangi kepemilikan dan laba per saham pemegang saham yang ada.