# Memahami Backwardation: Konsep Kunci dan Wawasan Perdagangan

*English: Understanding Backwardation: Key Concepts and Trading Insights*

> Pelajari apa itu backwardation, bagaimana dampaknya pada pasar, dan bedanya dengan contango. Temukan wawasan perdagangan penting.

**Definisi:** Backwardation adalah kondisi pasar di mana harga saat ini (harga spot) suatu komoditas lebih tinggi daripada harga pada kontrak berjangka.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/b/backwardation

---

## Apa Itu Backwardation?

Backwardation terjadi ketika harga saat ini, atau harga spot, suatu komoditas lebih tinggi daripada harga di pasar berjangka. Ini biasanya merupakan hasil dari permintaan tinggi atau kekurangan pasokan yang diperkirakan akan teratasi dalam jangka panjang.

Backwardation umum terjadi di pasar minyak mentah karena pasokan yang terbatas memudahkan produsen minyak untuk memanipulasi pasar. Kebalikan dari backwardation adalah contango, yaitu ketika harga spot lebih tinggi daripada harga berjangka dan diperkirakan akan turun.

### Poin Penting

## Bagaimana Backwardation Mempengaruhi Dinamika Pasar

Kemiringan kurva untuk harga berjangka penting karena kurva tersebut digunakan sebagai indikator sentimen. Harga aset dasar yang diharapkan selalu berubah, selain harga kontrak berjangka, berdasarkan fundamental, posisi perdagangan, serta penawaran dan permintaan.

Harga spot adalah istilah yang menggambarkan harga pasar saat ini untuk aset atau investasi, seperti sekuritas, komoditas, atau mata uang. Harga spot adalah harga di mana aset tersebut dapat dibeli atau dijual saat ini dan akan berubah sepanjang hari atau seiring waktu karena kekuatan penawaran dan permintaan.

Jika harga kesepakatan kontrak berjangka lebih rendah dari harga spot hari ini, itu berarti ada ekspektasi bahwa harga saat ini terlalu tinggi dan harga spot yang diharapkan pada akhirnya akan turun di masa depan. Situasi ini disebut backwardation.

Misalnya, ketika kontrak berjangka memiliki harga lebih rendah daripada harga spot, pedagang akan melakukan jual kosong aset pada harga spotnya dan membeli kontrak berjangka untuk mendapatkan keuntungan. Ini mendorong harga spot yang diharapkan turun seiring waktu hingga akhirnya menyatu dengan harga berjangka.

Harga berjangka yang lebih rendah atau backwardation menandakan kepada pedagang dan investor bahwa harga saat ini terlalu tinggi. Akibatnya, mereka memperkirakan harga spot pada akhirnya akan turun seiring mendekatnya tanggal kedaluw kontrak berjangka.

Backwardation terkadang disalahartikan sebagai kurva berjangka terbalik, di mana harga lebih tinggi pada jatuh tempo yang lebih panjang dan lebih rendah saat mendekati harga spot saat ini. Kebalikan dari backwardation adalah contango, di mana harga kontrak berjangka lebih tinggi daripada harga yang diharapkan pada tanggal kedaluw di masa depan.

Backwardation dapat terjadi sebagai akibat dari permintaan yang lebih tinggi untuk suatu aset saat ini daripada kontrak yang jatuh tempo di masa depan melalui pasar berjangka. Kekurangan pasokan di pasar spot adalah penyebab utama backwardation di pasar berjangka komoditas. Manipulasi pasokan umum terjadi di pasar minyak mentah. Misalnya, beberapa negara berusaha menjaga harga minyak pada tingkat tinggi untuk meningkatkan pendapatan mereka. Pedagang dapat menderita kerugian signifikan ketika terjebak di sisi yang kalah dari manipulasi pasar.

Karena harga kontrak berjangka di bawah harga spot saat ini, investor yang memiliki posisi beli bersih (net long) pada komoditas mendapat manfaat dari peningkatan harga berjangka seiring waktu, karena harga berjangka dan harga spot menyatu.

Selain itu, pasar berjangka yang mengalami backwardation menguntungkan spekulan dan pedagang jangka pendek yang ingin mendapatkan keuntungan dari arbitrase.

Namun, investor dapat kehilangan uang dari backwardation jika harga berjangka terus turun, dan harga spot yang diharapkan tidak berubah karena peristiwa pasar atau resesi. Selain itu, investor yang berdagang backwardation karena kekurangan komoditas dapat melihat posisi mereka berubah dengan cepat jika pemasok baru masuk dan meningkatkan produksi.

## Fundamental Kontrak Berjangka

Kontrak berjangka adalah kontrak keuangan yang mewajibkan pembeli untuk membeli aset dasar dan penjual untuk menjual aset pada tanggal yang telah ditentukan di masa depan. Harga berjangka adalah harga kontrak berjangka aset yang jatuh tempo dan diselesaikan di masa depan.

Misalnya, kontrak berjangka Desember jatuh tempo pada bulan Desember. Kontrak berjangka memungkinkan investor untuk mengunci harga, baik dengan membeli atau menjual sekuritas atau komoditas dasar. Kontrak berjangka memiliki tanggal kedaluw dan harga yang telah ditentukan. Kontrak-kontrak ini memungkinkan investor untuk mengambil pengiriman aset dasar pada saat jatuh tempo, atau mengimbangi kontrak dengan perdagangan. Perbedaan bersih antara harga pembelian dan penjualan akan diselesaikan secara tunai.

Backwardation menguntungkan spekulan dan pedagang jangka pendek yang ingin mendapatkan keuntungan dari arbitrase.

Backwardation dapat digunakan sebagai indikator utama yang menandakan bahwa harga spot akan turun di masa depan.

Investor dapat kehilangan uang dari backwardation jika harga berjangka terus bergerak lebih rendah.

Perdagangan backwardation karena kekurangan komoditas dapat menyebabkan kerugian jika pemasok baru masuk untuk meningkatkan produksi.

## Membandingkan Backwardation dan Contango

Jika harga lebih tinggi dengan setiap tanggal jatuh tempo berturut-turut di pasar berjangka, itu digambarkan sebagai kurva forward yang miring ke atas. Kemiringan ke atas ini—dikenal sebagai contango—adalah kebalikan dari backwardation. Nama lain untuk kurva forward yang miring ke atas ini adalah forwardation.

Dalam contango, harga kontrak berjangka November lebih tinggi dari Oktober, yang lebih tinggi dari Juli, dan seterusnya. Dalam kondisi pasar normal, masuk akal bahwa harga kontrak berjangka meningkat semakin jauh tanggal jatuh tempo karena mencakup biaya investasi seperti biaya penyimpanan atau biaya penyimpanan untuk suatu komoditas.

Ketika harga berjangka melebihi harga saat ini, diperkirakan harga spot akan naik untuk menyamai mereka. Misalnya, pedagang akan menjual atau melakukan jual kosong kontrak berjangka yang memiliki harga lebih tinggi di masa depan dan membeli pada harga spot yang lebih rendah. Hasilnya adalah permintaan yang lebih besar untuk komoditas yang mendorong harga spot naik. Seiring waktu, harga spot dan harga berjangka menyatu.

Pasar berjangka dapat bergeser antara contango dan backwardation dan tetap berada dalam salah satu keadaan untuk jangka waktu pendek atau panjang.

## Contoh Nyata Backwardation dalam Aksi

Misalnya, katakanlah ada krisis dalam produksi minyak mentah West Texas Intermediate karena cuaca buruk. Akibatnya, pasokan minyak saat ini turun drastis. Pedagang dan bisnis bergegas membeli minyak, yang mendorong harga spot menjadi $150 per barel.

Namun, pedagang memperkirakan masalah cuaca bersifat sementara. Akibatnya, harga kontrak berjangka untuk akhir tahun tetap relatif tidak berubah, pada $90 per barel. Pasar minyak akan mengalami backwardation.

Selama beberapa bulan berikutnya, masalah cuaca terselesaikan, dan produksi serta pasokan minyak mentah kembali ke tingkat normal. Seiring waktu, peningkatan produksi mendorong harga spot turun untuk menyatu dengan kontrak berjangka akhir tahun.


## FAQ

**Apa itu backwardation?**
Backwardation adalah kondisi pasar di mana harga saat ini (harga spot) suatu komoditas lebih tinggi daripada harga pada kontrak berjangka.

**Apa penyebab umum backwardation?**
Backwardation biasanya disebabkan oleh permintaan yang tinggi saat ini atau kekurangan pasokan yang diperkirakan akan teratasi dalam jangka panjang.

**Apa kebalikan dari backwardation?**
Kebalikan dari backwardation adalah contango, di mana harga spot lebih rendah daripada harga pada kontrak berjangka.

**Bagaimana backwardation mempengaruhi investor?**
Investor yang memiliki posisi beli bersih (net long) pada komoditas dalam kondisi backwardation dapat mendapat manfaat dari peningkatan harga berjangka seiring waktu. Namun, mereka bisa kehilangan uang jika harga berjangka terus turun.

**Apakah backwardation menguntungkan spekulan?**
Ya, backwardation menguntungkan spekulan dan pedagang jangka pendek yang ingin mendapatkan keuntungan dari arbitrase.