# Memahami Cadangan Bank: Definisi, Tujuan, dan Dampak

*English: Understanding Bank Reserves: Definition, Purpose, and Impact on the Economy*

> Pelajari definisi cadangan bank, fungsinya dalam stabilitas keuangan, dan dampaknya terhadap kebijakan moneter serta ekonomi.

**Definisi:** Cadangan bank adalah sejumlah minimum dana tunai yang wajib disimpan oleh lembaga keuangan untuk memenuhi ketentuan bank sentral.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/b/bank_reserve

---

## Apa Itu Cadangan Bank?

Cadangan bank, yang krusial bagi stabilitas keuangan, adalah cadangan kas minimum yang wajib dimiliki oleh institusi untuk memenuhi mandat bank sentral. Disimpan baik di brankas maupun di bank sentral, cadangan ini memastikan bank dapat mengelola penarikan dana tak terduga dan memainkan peran vital dalam stabilitas ekonomi serta kebijakan moneter.

Di AS, Federal Reserve menentukan jumlah kas, yang disebut rasio cadangan, yang harus dimiliki setiap bank. Secara historis, rasio cadangan berkisar dari nol hingga 10% dari simpanan bank.

### Poin Penting

## Mekanisme dan Fungsi Cadangan Bank

Cadangan bank pada dasarnya adalah penangkal kepanikan. Federal Reserve mewajibkan bank untuk menyimpan sejumlah kas tertentu sebagai cadangan agar mereka tidak pernah kehabisan dana dan terpaksa menolak penarikan nasabah, yang berpotensi memicu penarikan dana besar-besaran (bank run).

Bank sentral juga dapat menggunakan tingkat cadangan bank sebagai alat dalam kebijakan moneter. Bank sentral dapat menurunkan persyaratan cadangan sehingga bank bebas untuk memberikan sejumlah pinjaman baru dan meningkatkan aktivitas ekonomi. Atau, bank sentral dapat mewajibkan bank untuk meningkatkan cadangan mereka guna memperlambat pertumbuhan ekonomi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Federal Reserve AS dan bank sentral negara maju lainnya telah beralih ke taktik lain seperti quantitative easing (QE) untuk mencapai tujuan yang sama. Bank sentral di negara berkembang seperti Tiongkok terus mengandalkan kenaikan atau penurunan tingkat cadangan bank untuk mendinginkan atau memanaskan ekonomi mereka.

### Fakta Singkat

Federal Reserve menurunkan minimum cadangan kas menjadi nol persen efektif 26 Maret 2020, saat pandemi global melanda.

### Memahami Cadangan Bank Wajib vs. Cadangan Bank Berlebih

Cadangan bank disebut sebagai cadangan wajib (required reserves) atau cadangan berlebih (excess reserves). Cadangan wajib adalah kas minimum yang harus disimpan bank, sedangkan cadangan berlebih adalah kas apa pun di atas jumlah ini yang tidak dipinjamkan kepada nasabah.

Bank tidak termotivasi untuk menyimpan cadangan berlebih karena kas tidak menghasilkan imbal hasil dan dapat kehilangan nilainya akibat inflasi. Oleh karena itu, bank biasanya meminimalkan cadangan berlebih mereka, meminjamkan uang kepada klien daripada menyimpannya di brankas.

Di masa-masa baik, bisnis dan konsumen meminjam lebih banyak dan membelanjakan lebih banyak. Selama resesi, mereka tidak dapat atau tidak mau mengambil utang tambahan. Di masa sulit, bank juga dapat memperketat persyaratan pinjaman mereka untuk menghindari gagal bayar.

### Tips

Cadangan bank menurun selama periode ekspansi ekonomi dan meningkat selama resesi.

## Evolusi Praktik Cadangan Bank

Meskipun ada upaya gigih dari Alexander Hamilton, di antaranya, AS tidak memiliki sistem perbankan nasional selama lebih dari beberapa periode singkat hingga tahun 1913, ketika Federal Reserve System dibentuk. (Pada tahun 1863, negara ini setidaknya memiliki mata uang nasional dan sistem pemberian izin bank nasional).

Hingga saat itu, bank diizinkan dan diatur oleh negara bagian, dengan hasil yang bervariasi. Kegagalan bank dan "penarikan dana besar-besaran" di bank umum terjadi hingga kepanikan finansial besar pada tahun 1907 menyebabkan seruan untuk reformasi. Federal Reserve System dibentuk untuk mengawasi pasokan uang negara.

Perannya secara signifikan diperluas pada tahun 1977 ketika, selama periode inflasi dua digit, Kongres mendefinisikan stabilitas harga sebagai tujuan kebijakan nasional dan mengarahkan Federal Open Market Committee (FOMC) di dalam Fed untuk melaksanakannya.

## Faktor Kunci yang Mempengaruhi Persyaratan Cadangan Bank

Cadangan bank wajib mengikuti formula yang ditetapkan oleh peraturan Dewan Federal Reserve. Formula ini didasarkan pada jumlah total yang disetorkan dalam rekening transaksi bersih bank.

Angka ini mencakup simpanan giro (demand deposits), rekening transfer otomatis, dan rekening cek bersama (share draft accounts). Transaksi bersih dihitung sebagai jumlah total dalam rekening transaksi dikurangi dana yang terutang dari bank lain, dan dikurangi kas yang sedang dalam proses penagihan.

Rasio cadangan wajib juga dapat digunakan oleh bank sentral sebagai alat untuk menerapkan kebijakan moneter. Melalui rasio ini, bank sentral dapat memengaruhi jumlah uang yang tersedia untuk dipinjam.

### Menjelajahi Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Kepentingannya

Selain persyaratan cadangan bank yang ditetapkan oleh Federal Reserve, bank juga harus mematuhi persyaratan likuiditas yang ditetapkan oleh Basel Accords. Basel Accords adalah serangkaian peraturan perbankan yang ditetapkan oleh perwakilan dari pusat keuangan global utama.

### Penting

Cadangan bank wajib ditentukan oleh Federal Reserve untuk setiap bank berdasarkan transaksi bersihnya.

Basel III memperkuat Basel Accords setelah kebangkrutan Lehman Brothers pada tahun 2008. Basel III mewajibkan bank untuk menjaga rasio cakupan likuiditas (LCR) yang memadai. LCR mengharuskan bank dan lembaga keuangan lainnya untuk menyimpan kas dan aset likuid yang cukup untuk menutupi arus keluar dana selama 30 hari.

LCR membantu bank menghindari pinjaman dari bank sentral selama krisis keuangan. LCR bertujuan untuk menjaga modal yang cukup agar bank dapat mengatasi gangguan jangka pendek. Penting untuk dicatat bahwa bahkan ketika Federal Reserve menurunkan minimum cadangan bank, bank masih harus memenuhi persyaratan LCR untuk memastikan mereka memiliki cukup kas untuk memenuhi kewajiban jangka pendek mereka.

## Krisis Finansial 2008: Implikasi bagi Cadangan Bank

Sebelum krisis finansial 2008-2009, bank tidak mendapatkan bunga atas cadangan kas mereka. Hal itu berubah pada 1 Oktober 2008. Berdasarkan 2008 Emergency Economic Stabilization Act, Federal Reserve mulai membayar bunga atas cadangan bank. Pada saat yang sama, Fed memotong suku bunga untuk meningkatkan permintaan pinjaman dan menggerakkan ekonomi kembali.

Hasilnya bertentangan dengan kebijaksanaan konvensional bahwa bank lebih memilih meminjamkan uang daripada menyimpannya di brankas. Bank mengambil kas yang disuntikkan oleh Federal Reserve dan menyimpannya sebagai cadangan berlebih daripada meminjamkannya. Mereka lebih memilih mendapatkan suku bunga kecil namun bebas risiko daripada meminjamkannya untuk imbal hasil yang sedikit lebih tinggi namun lebih berisiko.

Karena alasan ini, total cadangan berlebih melonjak setelah tahun 2008, meskipun rasio cadangan wajib tidak berubah.

## Berapa Banyak Uang yang Perlu Disimpan Bank dalam Cadangan?

Jumlah cadangan secara historis berkisar dari nol hingga 10%. Sejak 26 Maret 2020, jumlahnya adalah nol.

## Apakah Cadangan Bank Aset atau Liabilitas?

Cadangan bank dianggap sebagai bagian dari asetnya dan dicantumkan demikian dalam laporan akun dan tahunannya.

## Bagaimana Cadangan Bank Dihitung?

Cadangan bank dihitung dengan mengalikan total simpanannya dengan rasio cadangan. Misalnya, jika total simpanan bank adalah $500 juta, dan cadangan wajib adalah 10%, kalikan 500 dengan 0,10. Cadangan minimum wajib bank adalah $50 juta.

## Di Mana Bank Menyimpan Cadangannya?

Sebagian disimpan di brankas bank. Cadangan juga dapat disimpan di rekening bank di salah satu dari 12 Federal Reserve Bank regional. Beberapa bank kecil menyimpan sebagian cadangan mereka di bank yang lebih besar dan menggunakannya sesuai kebutuhan. Aliran kas antar brankas ini memuncak pada waktu-waktu tertentu, seperti selama musim liburan ketika konsumen menarik uang tunai ekstra. Setelah permintaan mereda, bank mengirimkan sebagian kas berlebih mereka ke Federal Reserve Bank terdekat.

## Intinya

Federal Reserve System mengubah lanskap perbankan awal AS yang kacau dengan memperkenalkan persyaratan cadangan yang terstandarisasi untuk mencegah penarikan dana besar-besaran dan mengelola kebijakan moneter secara efektif.

Saat ini, meskipun rasio persyaratan cadangan telah ditetapkan nol, bank masih mematuhi protokol likuiditas yang ketat seperti Basel III liquidity coverage ratio untuk memastikan stabilitas keuangan. Memahami persyaratan ini membantu pembaca menghargai bagaimana bank berfungsi untuk mengamankan dana mereka dan menggarisbawahi pentingnya langkah-langkah regulasi dalam menjaga kepercayaan dan stabilitas ekonomi.


## FAQ

**Apa fungsi utama cadangan bank?**
Fungsi utama cadangan bank adalah untuk memastikan bank memiliki likuiditas yang cukup guna memenuhi penarikan dana nasabah yang tak terduga dan mencegah kepanikan yang dapat memicu bank run.

**Bagaimana bank sentral menggunakan cadangan bank sebagai alat kebijakan moneter?**
Bank sentral dapat menurunkan persyaratan cadangan untuk mendorong bank memberikan lebih banyak pinjaman dan merangsang ekonomi, atau menaikkan persyaratan cadangan untuk memperlambat pertumbuhan ekonomi.

**Apa perbedaan antara cadangan wajib dan cadangan berlebih?**
Cadangan wajib adalah jumlah minimum kas yang harus disimpan bank, sedangkan cadangan berlebih adalah kas yang melebihi jumlah minimum tersebut dan tidak dipinjamkan.

**Mengapa bank tidak suka menyimpan cadangan berlebih?**
Bank tidak suka menyimpan cadangan berlebih karena kas yang tidak dipinjamkan tidak menghasilkan imbal hasil dan dapat kehilangan nilainya akibat inflasi.

**Apakah persyaratan cadangan bank masih berlaku setelah Federal Reserve menetapkannya menjadi nol?**
Meskipun persyaratan cadangan wajib telah ditetapkan nol, bank masih harus mematuhi protokol likuiditas lain seperti Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang diatur oleh Basel III untuk memastikan stabilitas keuangan.