# Basel I: Regulasi Modal Perbankan Internasional

*English: Basel I Explained: Definition, History, Benefits, and Criticism*

> Pahami Basel I, regulasi perbankan internasional pertama yang menetapkan persyaratan modal minimum berdasarkan aset berisiko.

**Definisi:** Basel I adalah seperangkat peraturan perbankan internasional yang ditetapkan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS) untuk menetapkan persyaratan modal minimum bagi lembaga keuangan berdasarkan aset berisiko mereka.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/b/basel_i

---

## Apa Itu Basel I?

Basel I adalah seperangkat peraturan perbankan internasional yang ditetapkan oleh Basel Committee on Banking Supervision (BCBS). Peraturan ini menetapkan persyaratan modal minimum untuk lembaga keuangan, dengan tujuan meminimalkan risiko kredit.

Di bawah Basel I, bank yang beroperasi secara internasional diwajibkan untuk mempertahankan setidaknya jumlah modal minimum (8%) berdasarkan aset berisiko mereka. Basel I adalah yang pertama dari tiga set peraturan yang dikenal secara individu sebagai Basel I, II, dan III, dan secara kolektif sebagai Basel Accords. Aturan-aturan ini telah diadopsi oleh bank sentral dari ekonomi terbesar di dunia dan telah menjadi standar di seluruh sektor perbankan global.

## Evolusi Basel Committee dan Basel I

Didirikan pada tahun 1974, BCBS berfungsi sebagai forum internasional untuk pengawasan perbankan yang kooperatif. BCBS menyatakan tujuannya adalah untuk meningkatkan "stabilitas keuangan dengan meningkatkan pengetahuan pengawasan dan kualitas pengawasan perbankan di seluruh dunia." Hal ini dilakukan melalui peraturan yang dikenal sebagai accord.

Diterbitkan pada tahun 1988, Basel I terutama menangani risiko kredit dengan mengklasifikasikan aset bank.

Peraturan BCBS tidak memiliki kekuatan hukum. Anggota bertanggung jawab untuk implementasi di negara asal mereka. Basel I awalnya menyerukan rasio modal minimum terhadap aset berisiko sebesar 8%, yang harus diterapkan pada akhir tahun 1992. Pada September 1993, BCBS mengumumkan bahwa bank-bank negara G10 dengan bisnis perbankan internasional yang signifikan memenuhi persyaratan minimum yang ditetapkan dalam Basel I. Menurut BCBS, kerangka rasio modal minimum diadopsi tidak hanya di negara-negara anggotanya tetapi di hampir setiap negara lain dengan bank internasional yang aktif.

## Keunggulan Utama Implementasi Basel I

Basel I bertujuan untuk mengurangi risiko bagi konsumen, lembaga keuangan, dan ekonomi secara luas. Basel II, yang muncul beberapa tahun kemudian, mengurangi persyaratan cadangan modal untuk bank. Hal ini mendapat kritik, tetapi karena Basel II tidak menggantikan Basel I, banyak bank terus beroperasi di bawah kerangka Basel I asli, yang kemudian dilengkapi dengan tambahan Basel III.

Mungkin warisan terbesar Basel I adalah kontribusinya terhadap penyesuaian berkelanjutan terhadap peraturan perbankan dan praktik terbaik, membuka jalan bagi langkah-langkah perlindungan lebih lanjut.

## Tantangan dan Kritik terhadap Basel I

Para kritikus berpendapat Basel I membatasi aktivitas bank dan memperlambat pertumbuhan global dengan mengurangi modal pinjaman. Kritikus di sisi lain dari argumen tersebut menyatakan bahwa reformasi Basel I tidak cukup jauh. Baik Basel I maupun Basel II dikritik karena kegagalan mereka mencegah krisis keuangan dan Resesi Besar tahun 2007 hingga 2009, peristiwa yang menjadi katalisator bagi Basel III.

Bobot risiko tetap untuk aset dalam Basel I dikritik terlalu sederhana dan sewenang-wenang, tidak mencerminkan risiko aktual. Misalnya, pinjaman perusahaan akan diberi bobot risiko. Namun, risiko jauh lebih rumit daripada satu bobot risiko tetap yang mungkin tidak benar-benar mencerminkan kesehatan keuangan penuh dari perusahaan peminjam.

Kerangka kerja ini terutama menargetkan risiko kredit, mengabaikan risiko penting seperti risiko pasar dan operasional. Kelalaian ini berarti bahwa bank dengan operasi perdagangan yang signifikan atau instrumen keuangan yang kompleks berpotensi meremehkan persyaratan modal mereka.

### Penting

Basel I dikembangkan untuk mengurangi risiko bagi konsumen, lembaga keuangan, dan ekonomi secara keseluruhan.

## Persyaratan Basel I dan Klasifikasi Risiko

Sistem klasifikasi Basel I mengelompokkan aset bank ke dalam kategori risiko, diberi label 0%, 10%, 20%, 50%, 100%, dan 150%. Aset bank ditetapkan ke kategori-kategori ini berdasarkan sifat debitur.

Kategori risiko 0% biasanya mencakup kas, bank sentral, dan utang pemerintah, karena entitas-entitas ini umumnya merupakan entitas berisiko terendah. Utang sektor publik sering ditempatkan dalam kategori yang lebih tinggi (yaitu, 20% atau lebih tinggi, tergantung pada debitur.

Utang bank pembangunan, utang bank OECD, utang perusahaan sekuritas OECD, utang bank non-OECD (dengan jatuh tempo di bawah satu tahun), utang sektor publik non-OECD, dan kas dalam penagihan semuanya masuk dalam kategori 20%. Kategori 50% adalah untuk hipotek residensial, dan kategori 100% diwakili oleh utang sektor swasta, utang bank non-OECD (jatuh tempo lebih dari satu tahun), real estat, pabrik dan peralatan, serta instrumen modal yang diterbitkan di bank lain. Bank dikategorikan dalam kategori 150% jika mereka memiliki peringkat eksternal di bawah B-.

Bank harus mempertahankan modal (modal Tier 1 dan Tier 2) setidaknya 8% dari aset berisiko mereka. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa bank memegang jumlah modal yang memadai untuk memenuhi kewajiban mereka. Misalnya, jika bank memiliki aset berisiko sebesar $100 juta, bank tersebut diwajibkan untuk mempertahankan modal setidaknya $8 juta. Modal Tier 1 adalah jenis yang paling likuid dan mewakili pendanaan inti bank, sementara modal Tier 2 mencakup instrumen modal hibrida yang kurang likuid, cadangan kerugian pinjaman dan penilaian kembali, serta cadangan yang tidak diungkapkan.

## Apa Itu Basel I?

Basel I adalah yang pertama dari tiga set peraturan perbankan internasional yang ditetapkan oleh Basel Committee on Banking Supervision, yang berbasis di Basel, Swiss. Sejak itu telah dilengkapi oleh Basel II dan Basel III, yang terakhir masih diterapkan per tahun 2022.

## Apa Tujuan Basel I?

Tujuan Basel I adalah untuk menetapkan standar internasional mengenai berapa banyak modal yang harus disimpan oleh bank dalam cadangan untuk memenuhi kewajiban mereka. Peraturan-peraturannya dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas sistem perbankan di seluruh dunia.

## Bagaimana Basel I Berbeda dari Basel II dan Basel III?

Basel I memperkenalkan pedoman tentang berapa banyak modal yang harus disimpan oleh bank dalam cadangan berdasarkan tingkat risiko aset mereka. Basel II menyempurnakan pedoman tersebut dan menambahkan persyaratan baru. Basel III lebih lanjut menyempurnakan aturan berdasarkan pelajaran yang diambil dari krisis keuangan global tahun 2007 hingga 2009.

## Kesimpulannya

Basel I adalah yang paling awal dari tiga Basel Accords dan memperkenalkan persyaratan cadangan modal untuk bank berdasarkan risiko aset mereka. Di bawah accord, bank diwajibkan untuk menyimpan modal setidaknya 8% dari profil risiko mereka yang ditentukan. 

Pertama kali diterapkan pada tahun 1988, aturan Basel I dikritik karena pendekatan penyederhanaan dalam penentuan bobot risiko. Kemudian dilengkapi oleh Basel II dan Basel III, yang memperkenalkan cara yang lebih tepat untuk menimbang aset sesuai dengan risikonya.


## FAQ

**Apa tujuan utama dari Basel I?**
Tujuan utama Basel I adalah untuk menetapkan persyaratan modal minimum bagi bank internasional untuk meminimalkan risiko kredit dan meningkatkan stabilitas sistem perbankan global.

**Bagaimana Basel I mengklasifikasikan aset bank?**
Basel I mengklasifikasikan aset bank ke dalam kategori risiko 0%, 10%, 20%, 50%, 100%, dan 150% berdasarkan sifat debitur dan jenis aset.

**Berapa rasio modal minimum yang diwajibkan oleh Basel I?**
Basel I mewajibkan bank untuk mempertahankan modal (Tier 1 dan Tier 2) setidaknya 8% dari aset berisiko mereka.

**Apa saja kritik utama terhadap Basel I?**
Kritik utama terhadap Basel I meliputi penyederhanaan bobot risiko yang dianggap terlalu sederhana dan sewenang-wenang, serta pengabaian risiko pasar dan operasional.

**Bagaimana Basel I berhubungan dengan Basel II dan Basel III?**
Basel I adalah accord pertama yang menetapkan persyaratan modal. Basel II menyempurnakan pedoman tersebut dan menambahkan persyaratan baru, sementara Basel III lebih lanjut menyempurnakan aturan berdasarkan pelajaran dari krisis keuangan global.