# Imbal Hasil Obligasi: Pengertian, Pentingnya, dan Cara Menghitung

*English: Bond Yield: What It Is, Why It Matters, and How It's Calculated*

> Pelajari apa itu imbal hasil obligasi, mengapa penting, dan bagaimana cara menghitungnya. Pahami berbagai jenis imbal hasil dan dampaknya pada investasi Anda.

**Definisi:** Imbal hasil obligasi adalah tingkat pengembalian atas modal yang diinvestasikan dalam suatu obligasi.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/b/bond_yield

---

## Imbal Hasil Obligasi: Apa Itu, Mengapa Penting, dan Bagaimana Cara Menghitungnya

### Poin-Poin Penting

## Apa Itu Imbal Hasil Obligasi?

Imbal hasil obligasi adalah pengembalian atas modal yang diinvestasikan dalam obligasi. Imbal hasil ini sesuai dengan tingkat kupon obligasi saat diterbitkan, meskipun imbal hasil seringkali berubah selama obligasi masih beredar. Imbal hasil obligasi dapat dihitung dengan berbagai cara, dengan mempertimbangkan imbal hasil kupon dan imbal hasil saat ini.

Investopedia / Daniel Fishel

## Memahami Imbal Hasil Obligasi

Pada dasarnya, obligasi adalah pinjaman kepada penerbit obligasi. Obligasi dianggap sebagai investasi yang aman karena nilainya tidak berubah seperti harga saham. Obligasi menawarkan investor aliran pendapatan yang andal dan memberikan pemegang obligasi pendapatan dalam bentuk tetap.

Investor mendapatkan bunga atas obligasi sepanjang masa aset dan menerima nilai nominal obligasi saat jatuh tempo. Investor dapat membeli obligasi dengan harga lebih dari nilai nominalnya, yaitu dengan premium, atau kurang dari nilai nominalnya, yaitu dengan diskon. Mana pun yang mereka beli akan mengubah imbal hasil yang mereka peroleh dari obligasi tersebut.

Obligasi diberi peringkat oleh layanan yang disetujui oleh Securities and Exchange Commission (SEC). Peringkat berkisar dari "AAA", yang merupakan investasi kelas investasi berisiko rendah, hingga "D", yang berarti obligasi tersebut gagal bayar dan memiliki risiko tertinggi.

Pengembalian investor obligasi disebut imbal hasil. Ada beberapa konsep terkait imbal hasil, termasuk:

## Rumus dan Perhitungan Imbal Hasil Obligasi

Cara paling sederhana untuk menghitung imbal hasil obligasi adalah dengan membagi pembayaran kuponnya dengan nilai nominal obligasi. Ini disebut tingkat kupon.

Tingkat Kupon = Pembayaran Kupon Tahunan / Harga Pasar Saat Ini Obligasi

Jika obligasi memiliki nilai nominal $1.000 dan melakukan pembayaran bunga atau kupon sebesar $100 per tahun, maka tingkat kuponnya adalah 10%: $100 ÷ $1.000.

## Imbal Hasil Obligasi vs. Harga Obligasi

Harga dan imbal hasil memiliki hubungan terbalik. Ini berarti bahwa ketika harga obligasi naik, imbal hasilnya turun. Sebaliknya, ketika imbal hasil naik, harga obligasi turun.

Jika seorang investor membeli obligasi dengan nilai nominal $1.000 yang jatuh tempo dalam lima tahun dengan tingkat kupon tahunan 10%, obligasi tersebut membayar 10%, atau $100, bunga setiap tahun. Jika suku bunga naik di atas 10%, harga obligasi akan turun jika investor menjualnya.

Misalkan suku bunga untuk investasi serupa naik menjadi 12%. Obligasi asli masih akan mendapatkan pembayaran kupon sebesar $100, yang tidak menarik bagi investor yang dapat membeli obligasi yang membayar $120 karena suku bunga telah naik. Untuk menjual obligasi asli senilai $1.000, harganya dapat diturunkan sehingga pembayaran kupon dan nilai jatuh tempo sama dengan imbal hasil 12%.

Jika suku bunga turun, harga obligasi akan naik karena pembayaran kuponnya lebih menarik. Semakin jauh suku bunga turun, semakin tinggi harga obligasi akan naik. Dalam kedua skenario tersebut, tingkat kupon tidak lagi memiliki arti bagi investor baru. Tetapi jika pembayaran kupon tahunan dibagi dengan harga obligasi, investor dapat menghitung imbal hasil saat ini dan mendapatkan perkiraan imbal hasil sebenarnya dari obligasi tersebut.

Imbal Hasil Saat Ini = Pembayaran Kupon Tahunan / Harga Obligasi

Imbal hasil saat ini dan tingkat kupon adalah perhitungan yang tidak lengkap untuk imbal hasil obligasi karena tidak memperhitungkan nilai waktu uang, nilai jatuh tempo, atau frekuensi pembayaran, dan perhitungan yang lebih kompleks diperlukan.

## Perhitungan Imbal Hasil Obligasi Tambahan

Seperti yang disebutkan di atas, ada perhitungan tambahan yang membantu investor memahami imbal hasil obligasi dengan lebih baik. Ini termasuk imbal hasil hingga jatuh tempo (YTM), imbal hasil ekuivalen obligasi (BEY), dan imbal hasil tahunan efektif (EAY).

### Imbal Hasil Hingga Jatuh Tempo (YTM)

Imbal hasil obligasi hingga jatuh tempo sama dengan suku bunga yang membuat nilai sekarang dari semua arus kas masa depan obligasi sama dengan harga saat ini. Arus kas ini mencakup semua pembayaran kupon dan nilai jatuh tempo. Menyelesaikan YTM adalah proses coba-coba yang dapat dilakukan pada kalkulator keuangan, tetapi rumusnya adalah sebagai berikut:

Di mana:

Dalam contoh sebelumnya, obligasi dengan nilai nominal $1.000, lima tahun hingga jatuh tempo, dan pembayaran kupon tahunan $100 bernilai $927,90 untuk menyamai YTM baru sebesar 12%. Lima pembayaran kupon ditambah nilai jatuh tempo $1.000 adalah enam arus kas obligasi tersebut.

Mencari nilai sekarang dari masing-masing dari enam arus kas tersebut dengan suku bunga 12% akan menentukan berapa harga obligasi saat ini.

### Imbal Hasil Ekuivalen Obligasi (BEY)

Imbal hasil obligasi dikutip sebagai imbal hasil ekuivalen obligasi, yang menyesuaikan untuk kupon obligasi yang dibayarkan dalam dua pembayaran semesteran. Dalam contoh sebelumnya, arus kas obligasi bersifat tahunan, sehingga YTM sama dengan BEY.

Namun, jika pembayaran kupon dilakukan setiap enam bulan, YTM semesteran akan menjadi 5,979%. BEY adalah versi tahunan sederhana dari YTM semesteran dan dihitung dengan mengalikan YTM dengan dua.

Dalam contoh ini, BEY obligasi yang membayar pembayaran kupon semesteran sebesar $50 adalah 11,958% (5,979% X 2 = 11,958%). BEY tidak memperhitungkan nilai waktu uang untuk penyesuaian dari YTM semesteran ke tingkat tahunan.

### Imbal Hasil Tahunan Efektif (EAY)

Investor dapat menentukan imbal hasil tahunan yang lebih tepat mengingat BEY untuk obligasi ketika mempertimbangkan nilai waktu uang dalam perhitungan. Dalam kasus pembayaran kupon semesteran, imbal hasil tahunan efektif akan dihitung sebagai berikut:

EAY = (1 + i/n)^n - 1

di mana:
i = Suku bunga nominal (dalam desimal)
n = Jumlah periode compounding per tahun

Jika seorang investor mengetahui bahwa YTM semesteran adalah 5,979%, mereka dapat menggunakan rumus sebelumnya untuk menemukan EAY sebesar 12,32%. Karena periode compounding tambahan disertakan, EAY akan lebih tinggi dari BEY.

### Penting

Peringkat obligasi adalah nilai yang diberikan kepada obligasi yang menunjukkan kualitas kreditnya. Peringkat mempertimbangkan kekuatan keuangan penerbit obligasi atau kemampuannya untuk membayar pokok dan bunga obligasi tepat waktu. Tiga agen pemeringkat obligasi paling terkenal di AS adalah Fitch Ratings, Standard & Poor’s Global Ratings, dan Moody’s Investors Service.

## Masalah Perhitungan Imbal Hasil Obligasi

Beberapa faktor memengaruhi perhitungan dalam menentukan imbal hasil obligasi. Dalam contoh sebelumnya, diasumsikan bahwa obligasi memiliki sisa waktu tepat lima tahun hingga jatuh tempo saat dijual, yang jarang terjadi. Periode pecahan dapat ditentukan, tetapi bunga yang masih harus dibayar lebih sulit dihitung.

Asumsikan obligasi memiliki sisa waktu empat tahun delapan bulan hingga jatuh tempo. Eksponen dalam perhitungan imbal hasil dapat diubah menjadi desimal untuk menyesuaikan tahun parsial.

Namun, ini berarti empat bulan dalam periode kupon saat ini telah berlalu, dengan dua bulan tersisa, yang memerlukan penyesuaian untuk bunga yang masih harus dibayar. Pembeli obligasi baru akan menerima kupon penuh, sehingga harga obligasi akan sedikit dinaikkan untuk mengkompensasi penjual atas empat bulan dalam periode kupon saat ini yang telah berlalu.

Obligasi dapat dikutip dengan harga bersih yang tidak termasuk bunga yang masih harus dibayar atau harga kotor yang mencakup jumlah yang terutang untuk merekonsiliasi bunga yang masih harus dibayar. Ketika obligasi dikutip dalam sistem seperti terminal Bloomberg atau Reuters, harga bersih yang digunakan.

## Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

## Apa yang Diberitahukan Imbal Hasil Obligasi kepada Investor?

Imbal hasil obligasi adalah pengembalian bagi investor dari bunga obligasi, atau pembayaran kupon. Ini dapat dihitung sebagai imbal hasil kupon sederhana atau menggunakan metode yang lebih kompleks, seperti imbal hasil hingga jatuh tempo. Imbal hasil yang lebih tinggi berarti investor obligasi berhak atas pembayaran bunga yang lebih besar, tetapi juga bisa menjadi tanda risiko yang lebih besar. Semakin berisiko peminjam, semakin besar imbal hasil yang diminta investor. Imbal hasil yang lebih tinggi seringkali umum terjadi pada obligasi jangka panjang.

## Apakah Obligasi Imbal Hasil Tinggi Lebih Baik Diinvestasikan Daripada Obligasi Imbal Hasil Rendah?

Investasi obligasi bergantung pada keadaan, tujuan, dan toleransi risiko investor. Obligasi imbal hasil rendah mungkin lebih baik bagi investor yang menginginkan aset yang hampir bebas risiko, atau yang melakukan lindung nilai portofolio campuran dengan menjaga sebagian darinya dalam aset berisiko rendah. Obligasi imbal hasil tinggi mungkin lebih cocok untuk investor yang bersedia menerima tingkat risiko tertentu sebagai imbalan atas pengembalian yang lebih tinggi.

## Apakah Obligasi Imbal Hasil Tinggi Sama dengan Obligasi Sampah?

Ya. Obligasi imbal hasil tinggi dikenal sebagai obligasi sampah. Obligasi sampah memiliki utang korporasi berperingkat terendah dan mungkin memiliki fondasi yang kurang aman, sehingga paling berisiko. Tetapi mereka memberikan imbal hasil tambahan dibandingkan alternatif yang lebih aman.

## Bagaimana Investor Memanfaatkan Imbal Hasil Obligasi?

Imbal hasil digunakan untuk analisis yang lebih canggih. Obligasi dengan jatuh tempo yang berbeda dapat diperdagangkan untuk memanfaatkan kurva imbal hasil, yang memplot suku bunga obligasi dengan kualitas kredit yang sama tetapi tanggal jatuh tempo yang berbeda.

Kemiringan kurva imbal hasil memberikan gambaran tentang perubahan suku bunga di masa depan dan aktivitas ekonomi. Mereka juga dapat melihat perbedaan suku bunga antara kategori obligasi yang berbeda, dengan menjaga beberapa karakteristik tetap konstan.

Spread imbal hasil adalah perbedaan antara imbal hasil pada instrumen utang yang berbeda dengan jatuh tempo, peringkat kredit, penerbit, atau tingkat risiko yang bervariasi, yang dihitung dengan mengurangi imbal hasil satu instrumen dari yang lain, seperti spread antara obligasi korporasi AAA dan U.S. Treasuries. Perbedaan ini paling sering dinyatakan dalam basis poin (bps) atau poin persentase.

## Kesimpulan

Imbal hasil obligasi adalah jumlah pengembalian yang akan direalisasikan investor dari obligasi. Tingkat kupon dan imbal hasil saat ini adalah konsep imbal hasil dasar yang digunakan dalam memahami imbal hasil obligasi. Ada banyak perhitungan yang terlibat dalam memahami imbal hasil obligasi dari perspektif yang berbeda, seperti imbal hasil hingga jatuh tempo dan imbal hasil ekuivalen obligasi. Peringkat obligasi adalah nilai yang diberikan kepada obligasi, yang menunjukkan kualitas kreditnya dan seringkali tingkat risiko bagi investor dalam membeli obligasi.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan imbal hasil obligasi?**
Imbal hasil obligasi adalah tingkat pengembalian yang diterima investor dari investasi obligasi, yang mencakup pembayaran bunga (kupon) dan potensi keuntungan modal saat obligasi dijual.

**Bagaimana cara menghitung imbal hasil obligasi yang paling sederhana?**
Cara paling sederhana adalah dengan membagi pembayaran kupon tahunan obligasi dengan harga pasar saat ini obligasi tersebut, yang dikenal sebagai imbal hasil saat ini.

**Mengapa harga obligasi dan imbal hasilnya memiliki hubungan terbalik?**
Hubungan terbalik terjadi karena ketika suku bunga pasar naik, obligasi yang ada dengan kupon tetap menjadi kurang menarik, sehingga harganya turun untuk menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi kepada pembeli baru. Sebaliknya, ketika suku bunga turun, obligasi yang ada menjadi lebih menarik, sehingga harganya naik dan imbal hasilnya turun.

**Apa saja jenis perhitungan imbal hasil obligasi yang lebih kompleks?**
Perhitungan yang lebih kompleks meliputi Imbal Hasil Hingga Jatuh Tempo (YTM) yang memperhitungkan semua arus kas masa depan dan nilai waktu uang, Imbal Hasil Ekuivalen Obligasi (BEY) yang menyesuaikan untuk pembayaran kupon semesteran, dan Imbal Hasil Tahunan Efektif (EAY) yang memberikan gambaran imbal hasil tahunan yang lebih akurat dengan mempertimbangkan compounding.

**Apa arti peringkat obligasi bagi investor?**
Peringkat obligasi, seperti yang diberikan oleh lembaga pemeringkat, menunjukkan kualitas kredit obligasi dan tingkat risiko gagal bayar. Peringkat yang lebih tinggi (misalnya, AAA) menunjukkan risiko yang lebih rendah, sementara peringkat yang lebih rendah (misalnya, D) menunjukkan risiko yang lebih tinggi.