# Peringkat Obligasi: Definisi, Dampak, dan Lembaga Penilai

*English: What Are Bond Ratings? Definition, Effects, and Agencies*

> Pahami peringkat obligasi, cara kerjanya, dampaknya pada yield, dan peran lembaga seperti S&P, Moody's, dan Fitch.

**Definisi:** Peringkat obligasi adalah penilaian terhadap kelayakan kredit suatu obligasi yang menunjukkan kualitas kreditnya.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/b/bondrating

---

## Apa Itu Peringkat Obligasi?

Peringkat obligasi adalah cara untuk mengukur kelayakan kredit suatu obligasi, yang berkorelasi dengan biaya pinjaman bagi penerbit. Peringkat ini biasanya memberikan nilai huruf pada obligasi yang menunjukkan kualitas kreditnya.

Layanan pemeringkatan independen swasta seperti S&P Global Ratings, Moody’s Ratings, dan Fitch Ratings mengevaluasi kekuatan finansial penerbit obligasi, atau kemampuannya untuk membayar pokok dan bunga obligasi secara tepat waktu.

### Poin Penting

Investopedia / Julie Bang

## Cara Kerja Peringkat Obligasi

Sebagian besar obligasi memiliki peringkat yang disediakan oleh setidaknya satu dari tiga lembaga pemeringkat independen utama berikut:

Untuk menentukan peringkat obligasi, lembaga-lembaga ini melakukan analisis keuangan menyeluruh terhadap badan penerbit obligasi, baik itu U.S. Treasuries maupun obligasi dari perusahaan internasional.

Berdasarkan kriteria masing-masing lembaga, analis menentukan kemampuan entitas untuk membayar tagihannya dan tetap likuid, sambil juga mempertimbangkan ekspektasi dan prospek masa depan obligasi. Lembaga kemudian mengumumkan peringkat keseluruhan obligasi, berdasarkan kumpulan data ini.

Hal ini membantu investor menentukan seberapa berisiko suatu obligasi sebelum berinvestasi, memungkinkan mereka mengukur risiko gagal bayar. Obligasi berperingkat lebih tinggi lebih aman, artinya kecil kemungkinannya untuk gagal bayar, dan karena itu, memiliki yield yang lebih rendah. Sebaliknya, obligasi berperingkat lebih rendah lebih berisiko dengan kemungkinan gagal bayar yang lebih tinggi, tetapi karena risiko yang lebih tinggi, imbal hasilnya juga lebih tinggi.

## Harga, Yield, dan Refleksi Prospek Jangka Panjang

Peringkat obligasi sangat penting untuk memberi tahu investor tentang kualitas dan stabilitas obligasi yang bersangkutan. Peringkat ini selanjutnya sangat memengaruhi suku bunga, minat investasi, dan harga obligasi.

Obligasi berperingkat lebih tinggi, yang dikenal sebagai obligasi investment grade, dianggap sebagai investasi yang lebih aman dan stabil. Penawaran semacam itu terkait dengan perusahaan yang diperdagangkan secara publik dan entitas pemerintah yang memiliki prospek positif.

Obligasi investment grade mencakup peringkat "AAA" hingga "BBB-" dari S&P dan Fitch, dan peringkat "Aaa" hingga "Baa3" dari Moody’s. Obligasi investment grade biasanya melihat yield obligasi meningkat seiring penurunan peringkat. Obligasi U.S. Treasury adalah sekuritas obligasi berperingkat AAA yang paling umum.

Obligasi non-investment grade (junk bond) biasanya memiliki peringkat "BB+" hingga "D" untuk S&P dan Fitch, dan "Baa1" hingga "C" untuk Moody’s. Dalam beberapa kasus, obligasi jenis ini diberi status "tidak diberi peringkat".

Meskipun obligasi dengan peringkat ini dianggap sebagai investasi berisiko lebih tinggi, mereka tetap menarik bagi investor tertentu yang tertarik pada yield tinggi yang ditawarkannya. Namun, beberapa junk bond dibebani masalah likuiditas, dan sangat mungkin gagal bayar, meninggalkan investor tanpa apa-apa.

### Penting

Pada Agustus 2023, Fitch Ratings menurunkan peringkat jangka panjang Amerika Serikat dari "AAA" menjadi "AA+" karena perkiraan penurunan fiskal selama tiga tahun ke depan, peningkatan beban utang pemerintah, dan erosi tata kelola terkait dengan rekan "AA" dan "AAA" selama dua dekade terakhir yang mengakibatkan penolakan batas utang berulang dan resolusi menit terakhir.

Pada Mei 2025, Moody's menurunkan peringkat penerbit jangka panjang AS dari "Aaa" menjadi "Aa1". Alasan utama penurunan peringkat adalah peningkatan rasio utang pemerintah dan pembayaran bunga selama dekade terakhir, yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara dengan peringkat serupa.

## Peran Lembaga Pemeringkat dalam Krisis Finansial 2008

Banyak pengamat Wall Street percaya bahwa lembaga pemeringkat obligasi independen memainkan peran penting dalam berkontribusi terhadap penurunan ekonomi tahun 2008.

Faktanya, terungkap bahwa selama masa menjelang krisis, lembaga pemeringkat disuap untuk memberikan peringkat obligasi yang salah tinggi, sehingga menggelembungkan nilainya. Salah satu contoh praktik penipuan ini terjadi pada tahun 2008 ketika Moody's menurunkan peringkat 83% dari $869 miliar sekuritas yang didukung hipotek, yang diberi peringkat "AAA" hanya setahun sebelumnya.

Singkatnya: investor jangka panjang harus menanggung sebagian besar eksposur obligasi mereka pada obligasi yang lebih andal dan menghasilkan pendapatan yang memiliki peringkat obligasi investment grade. Spekulan dan investor yang kesulitan yang mencari peluang berisiko tinggi dan imbalan tinggi, harus mempertimbangkan untuk beralih ke obligasi non-investment grade.

## Mengapa Obligasi dengan Peringkat Lebih Rendah Memiliki Yield Lebih Tinggi?

Obligasi dengan peringkat lebih rendah memiliki risiko gagal bayar yang lebih besar daripada obligasi dengan peringkat lebih tinggi. Obligasi ini cenderung memiliki yield yang lebih tinggi agar tetap dapat menarik investor, meskipun membawa risiko yang lebih besar.

## Apa Itu Junk Bond?

Obligasi yang non-investment grade dianggap sebagai obligasi ber-yield tinggi atau "junk". Mereka dianggap berisiko tinggi dan biasanya memiliki peringkat "BB+" hingga "D" atau tidak diberi peringkat. Investor dapat untung dengan membeli junk bond, tetapi mereka juga berisiko lebih besar kehilangan investasi mereka, karena perusahaan semacam ini cenderung memiliki masalah likuiditas.

## Apa Itu Investment Grade Bond?

Investment grade bond adalah obligasi berkualitas tinggi atau berisiko rendah. Obligasi ini dianggap sebagai taruhan yang cukup aman dan memiliki tingkat gagal bayar yang sangat rendah. Obligasi berperingkat "AAA", "AA", "A", dan "BBB" dianggap investment grade.

## Kesimpulan

Peringkat obligasi adalah penilaian yang diberikan kepada obligasi yang menunjukkan kelayakan kreditnya. Peringkat obligasi diberikan oleh lembaga, seperti Moody's, S&P, dan Fitch, dan mencerminkan analisis kekuatan finansial penerbit obligasi atau kapasitasnya untuk membayar pokok dan bunga obligasi.

Organisasi pemeringkat memberikan nilai pada obligasi, seperti "AAA", yang menunjukkan risiko lebih rendah, atau "B-", yang menunjukkan risiko lebih besar. Obligasi berisiko lebih tinggi menawarkan yield lebih tinggi, sementara obligasi berisiko lebih rendah menawarkan yield lebih rendah.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan peringkat obligasi?**
Peringkat obligasi adalah penilaian terhadap kelayakan kredit suatu obligasi yang menunjukkan kualitas kreditnya.

**Siapa yang memberikan peringkat obligasi?**
Lembaga pemeringkatan independen swasta seperti S&P Global Ratings, Moody’s Ratings, dan Fitch Ratings mengevaluasi kekuatan finansial penerbit obligasi.

**Mengapa obligasi dengan peringkat lebih rendah memiliki yield lebih tinggi?**
Obligasi dengan peringkat lebih rendah memiliki risiko gagal bayar yang lebih besar, sehingga menawarkan yield yang lebih tinggi untuk tetap menarik investor.

**Apa perbedaan antara investment grade bond dan junk bond?**
Investment grade bond adalah obligasi berkualitas tinggi dan berisiko rendah, sedangkan junk bond adalah obligasi non-investment grade yang berisiko tinggi.

**Bagaimana peringkat obligasi memengaruhi investor?**
Peringkat obligasi membantu investor mengukur risiko gagal bayar dan menentukan seberapa berisiko suatu obligasi sebelum berinvestasi.