# Apa Itu "Buy to Open" dalam Opsi?

*English: What Does "Buy to Open" Mean in Options Trading? A Comprehensive Guide*

> Pelajari arti "buy to open" dalam trading opsi, cara kerjanya, dan perbedaannya dengan "buy to close" untuk strategi investasi Anda.

**Definisi:** Buy to open adalah perintah dalam trading opsi yang digunakan untuk membuat posisi baru, baik itu opsi call atau put.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/b/buytoopen

---

## Apa Itu Buy to Open?

"Buy-to-open" adalah perintah trading opsi yang digunakan untuk membuat posisi long call atau put yang baru. Perintah ini menandakan pembuatan atau pembukaan posisi, bukan penutupan posisi yang sudah ada. Istilah ini umum digunakan dalam strategi seperti hedging dan spreading. Perintah buy-to-open nantinya akan ditutup dengan perintah sell-to-close. Posisi short baru dibuka dengan perintah sell-to-open dan ditutup dengan perintah buy-to-close.

## Cara Kerja Perintah Buy to Open dalam Trading Opsi

Terminologi beli dan jual untuk trading opsi tidak sesederhana trading saham. Alih-alih hanya menempatkan perintah beli atau jual seperti pada saham, trader opsi harus memilih di antara "buy to open" (beli untuk membuka), "buy to close" (beli untuk menutup), "sell to open" (jual untuk membuka), dan "sell to close" (jual untuk menutup).

Posisi buy-to-open mungkin mengindikasikan kepada partisipan pasar bahwa trader yang melakukan perintah tersebut memiliki pandangan tertentu tentang pasar atau memiliki agenda tersembunyi. Hal ini terutama berlaku jika perintahnya besar. Namun, hal itu tidak harus selalu demikian. Faktanya, trader opsi sering kali terlibat dalam aktivitas spreading atau hedging di mana buy to open sebenarnya dapat mengimbangi posisi yang sudah ada.

### Penting

Membeli opsi put out-of-the-money saat membeli saham membantu mengurangi risiko.

Bursa dapat menyatakan bahwa hanya perintah penutupan yang dapat dilakukan selama kondisi pasar tertentu, sehingga perintah buy-to-open mungkin tidak dieksekusi. Hal ini bisa terjadi jika saham yang memiliki opsi dijadwalkan untuk delisting atau bursa menghentikan perdagangan saham tersebut untuk waktu yang lama.

## Implementasi Buy to Open dalam Trading Saham

Istilah "buy to open" juga berlaku untuk saham. Ketika seorang investor memutuskan untuk membuat posisi baru dalam saham tertentu, transaksi beli pertama dianggap sebagai buy to open karena membuka posisi tersebut.

Membuka posisi menjadikan saham tersebut bagian dari portofolio. Posisi tetap terbuka sampai semua saham dijual. Hal ini dikenal sebagai selling to close karena menutup posisi tersebut. Menjual sebagian posisi berarti hanya sebagian saham yang dijual. Posisi ditutup ketika tidak ada lagi saham yang tersisa di portofolio.

Perintah buy-to-close juga berperan saat menutupi posisi short-sell. Posisi short-sell meminjam saham melalui broker dan ditutup dengan membeli kembali saham di pasar terbuka. Transaksi terakhir untuk sepenuhnya menutup posisi dikenal sebagai perintah buy-to-close. Transaksi ini menghilangkan eksposur sepenuhnya. Tujuannya adalah membeli kembali saham dengan harga lebih rendah untuk menghasilkan keuntungan dari selisih harga short-sell dan harga buy-to-close.

Jika harga saham melonjak, short-seller mungkin perlu melakukan buy to close dengan kerugian untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Dalam skenario terburuk, broker dapat mengeksekusi likuidasi paksa sebagai akibat dari margin call. Kemudian, broker akan meminta investor untuk menempatkan uang di akun margin karena kekurangan dana. Hal ini akan menghasilkan perintah buy-to-cover untuk menutup posisi dengan kerugian karena ekuitas akun yang tidak mencukupi.

## Buy to Open vs. Buy to Close: Perbandingan Strategi

Untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan harga pada sekuritas yang mendasarinya, investor harus melakukan buy to open opsi call atau put. Membeli untuk membuka memulai posisi opsi long, memungkinkan spekulan mengincar keuntungan besar dengan risiko rendah. Namun, sekuritas harus bergerak dengan benar dan cepat, atau opsi tersebut dapat kehilangan nilainya karena time decay.

Penjual opsi mendapat manfaat dari time decay tetapi mungkin masih memilih untuk melakukan buy to close. Investor yang menjual opsi terikat oleh persyaratan mereka sampai kedaluwarsa. Perubahan harga pada sekuritas dapat memungkinkan penjual opsi untuk mengambil keuntungan lebih awal atau membatasi kerugian.

Misalkan seseorang menjual opsi put at-the-money yang berlaku selama satu tahun, dan kemudian saham yang mendasarinya naik 10% setelah tiga bulan. Penjual opsi dapat melakukan buy to close dan dengan cepat mengamankan sebagian besar keuntungannya. Jika saham turun 10% setelah tiga bulan, penjual opsi harus membayar lebih untuk melakukan buy to close dan membatasi potensi kerugian.

## Contoh: Mengeksekusi Perintah Buy to Open

Misalkan seorang trader telah melakukan analisis dan percaya bahwa harga saham XYZ akan naik dari $40 menjadi $60 dalam setahun ke depan. Trader tersebut dapat melakukan buy to open opsi call untuk XYZ. Harga kesepakatan (strike price) mungkin $50 dengan tanggal kedaluwarsa sekitar satu tahun dari sekarang.

## Kesimpulan

Buy-to-open menetapkan posisi long call atau put baru dalam opsi, berbeda dengan sell-to-close yang menutupnya, atau buy-to-close yang digunakan oleh penjual untuk membatasi kerugian atau mengambil keuntungan. Ini menawarkan potensi keuntungan tinggi dengan kerugian terbatas tetapi berisiko kedaluwarsa tanpa nilai jika pasar tidak bergerak sesuai harapan. Bursa dapat membatasi perintah ini selama penghentian perdagangan atau delisting, dan istilah ini juga berlaku untuk memulai posisi saham.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara "buy to open" dan "sell to open"?**
Buy to open digunakan untuk membuat posisi long baru (membeli opsi), sedangkan sell to open digunakan untuk membuat posisi short baru (menjual opsi).

**Kapan perintah "buy to open" mungkin tidak dieksekusi?**
Perintah "buy to open" mungkin tidak dieksekusi jika bursa menyatakan hanya perintah penutupan yang diizinkan, misalnya saat saham dijadwalkan delisting atau perdagangan dihentikan.

**Bagaimana "buy to open" berlaku untuk trading saham?**
Dalam trading saham, transaksi beli pertama untuk membangun posisi baru dianggap sebagai "buy to open".

**Apa tujuan utama dari perintah "buy to open" dalam opsi?**
Tujuan utama "buy to open" adalah untuk memulai posisi opsi long dengan harapan mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga sekuritas yang mendasarinya.