# Rumus dan Perhitungan Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk (CAGR)

*English: Compound Annual Growth Rate (CAGR) Formula and Calculation*

> Pelajari rumus CAGR, cara menghitungnya, dan bagaimana investor menggunakannya untuk mengukur kinerja investasi.

**Definisi:** CAGR adalah tingkat pengembalian yang dibutuhkan investasi setiap tahun agar tumbuh dari saldo awal ke saldo akhir dalam periode waktu tertentu, dengan asumsi keuntungan diinvestasikan kembali.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/c/cagr

---

## Apa Itu Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk (CAGR)?

Tingkat pertumbuhan tahunan majemuk adalah tingkat pengembalian yang dibutuhkan suatu investasi setiap tahun agar tumbuh dari saldo awal ke saldo akhirnya, selama interval waktu yang diberikan. CAGR mengasumsikan bahwa setiap keuntungan diinvestasikan kembali pada akhir setiap periode masa pakai investasi.

Investopedia / Alex Dos Diaz

## Cara Menghitung Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk (CAGR)

$CAGR = \left( \left( \frac{EV}{BV} \right)^{\frac{1}{n}} - 1 \right) \times 100$

*di mana:*
* $EV$ = Nilai Akhir*
* $BV$ = Nilai Awal*
* $n$ = Jumlah tahun*

Untuk menghitung CAGR suatu investasi:

Rumus CAGR memberikan tingkat pengembalian tahunan, yang berguna untuk membandingkan kinerja berbagai investasi dari waktu ke waktu.

## Apa yang Dapat Diberitahukan oleh CAGR?

Tingkat pertumbuhan tahunan majemuk bukanlah tingkat pengembalian yang sebenarnya, melainkan angka representatif. Ini pada dasarnya adalah angka yang menggambarkan tingkat di mana suatu investasi akan tumbuh jika tumbuh pada tingkat yang sama setiap tahun dan keuntungannya diinvestasikan kembali pada akhir setiap tahun. Bagi investor pasar saham, ini bisa sangat berguna dalam membandingkan kinerja saham yang berbeda.

Dalam kenyataannya, kinerja semacam ini tidak mungkin terjadi. Namun, CAGR dapat digunakan untuk menghaluskan pengembalian sehingga lebih mudah dipahami dan dibandingkan dengan metode alternatif.

## Contoh Cara Menggunakan CAGR

Bayangkan Anda menginvestasikan $10.000 dalam portofolio dengan pengembalian berikut:

Tingkat pertumbuhan dari tahun ke tahun sangat berbeda. Beberapa tahun kuat, sementara yang lain lebih sederhana.

Tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR), bagaimanapun, menghaluskan kinerja investasi selama periode penuh. Alih-alih berfokus pada pengembalian tahunan individu, CAGR menghitung tingkat tahunan yang stabil yang akan membawa investasi dari $10.000 menjadi $19.000 selama tiga tahun.

$CAGR = \left( \frac{\$19,000}{\$10,000} \right)^{\frac{1}{3}} - 1 \times 100 = 23.86\%$

CAGR sebesar 23,86% selama periode investasi tiga tahun dapat membantu investor membandingkan alternatif untuk modal mereka atau membuat perkiraan nilai di masa depan. Misalnya, bayangkan seorang investor membandingkan kinerja dua investasi yang tidak berkorelasi.

Dalam tahun apa pun selama periode tersebut, satu investasi mungkin naik sementara yang lain turun. Ini bisa terjadi saat membandingkan obligasi hasil tinggi dengan saham, atau investasi real estat dengan pasar negara berkembang. Menggunakan CAGR akan menghaluskan pengembalian tahunan selama periode tersebut sehingga kedua alternatif akan lebih mudah dibandingkan.

## Penggunaan CAGR Tambahan

CAGR dapat digunakan untuk menghitung rata-rata pertumbuhan investasi tunggal. Seperti yang kita lihat dalam contoh di atas, karena volatilitas pasar, pertumbuhan investasi dari tahun ke tahun kemungkinan akan tampak tidak menentu dan tidak merata.

Misalnya, suatu investasi dapat meningkat nilainya sebesar 8% dalam satu tahun, menurun nilainya sebesar -2% pada tahun berikutnya, dan meningkat nilainya sebesar 5% pada tahun berikutnya. CAGR membantu menghaluskan pengembalian ketika tingkat pertumbuhan diharapkan bergejolak dan tidak konsisten.

### Membandingkan Investasi

CAGR menghasilkan rata-rata geometris yang dapat digunakan untuk membandingkan berbagai jenis investasi. Misalnya, anggaplah seorang investor menempatkan $10.000 di rekening tabungan selama lima tahun dengan suku bunga tahunan tetap 1% dan $10.000 lainnya ke dalam reksa dana saham.

Pengembalian dana saham dapat berfluktuasi dari tahun ke tahun, membuat perbandingan langsung menjadi sulit.

Asumsikan bahwa pada akhir periode lima tahun:

Menggunakan CAGR untuk membandingkan kedua investasi:

*Rekening Tabungan CAGR* $= \left( \frac{\$10,510.10}{\$10,000} \right)^{\frac{1}{5}} - 1 \times 100 = 1.00\%$

Dan:

*CAGR Dana Saham* $= \left( \frac{\$15,348.52}{\$10,000} \right)^{\frac{1}{5}} - 1 \times 100 = 8.95\%$

Di permukaan, dana saham tampaknya memberikan pengembalian tahunan yang jauh lebih tinggi. Namun, karena CAGR menghaluskan pengembalian, itu tidak mencerminkan seberapa bergejolaknya dana saham selama periode tersebut.

Karena alasan itu, investor sering mengevaluasi CAGR bersama dengan ukuran volatilitas atau metrik yang disesuaikan dengan risiko untuk mendapatkan gambaran kinerja yang lebih lengkap.

### Melacak Kinerja

CAGR juga dapat digunakan untuk melacak kinerja berbagai ukuran bisnis di satu atau lebih perusahaan. Misalnya, selama periode lima tahun, CAGR pangsa pasar Big-Sale Stores adalah 1,82%, tetapi CAGR kepuasan pelanggannya selama periode yang sama adalah -0,58%. Dengan cara ini, membandingkan CAGR dari berbagai ukuran dalam suatu perusahaan mengungkapkan kekuatan dan kelemahan.

### Mendeteksi Kelemahan dan Kekuatan

Membandingkan CAGR aktivitas bisnis di antara perusahaan serupa akan membantu mengevaluasi kelemahan dan kekuatan kompetitif. Misalnya, CAGR kepuasan pelanggan Big-Sale mungkin tidak tampak begitu rendah dibandingkan dengan CAGR kepuasan pelanggan SuperFast Cable sebesar -6,31% selama periode yang sama.

## Bagaimana Investor Menggunakan CAGR

Memahami rumus yang digunakan untuk menghitung CAGR adalah pengantar untuk banyak cara lain investor mengevaluasi pengembalian masa lalu atau memperkirakan keuntungan di masa depan. Rumus tersebut dapat dimanipulasi secara aljabar menjadi rumus untuk menemukan nilai sekarang atau nilai masa depan uang, atau untuk menghitung tingkat pengembalian minimum yang dapat diterima (hurdle rate).

Misalnya, bayangkan seorang investor tahu bahwa mereka membutuhkan $50.000 untuk pendidikan perguruan tinggi anak dalam 18 tahun dan mereka memiliki $15.000 untuk diinvestasikan hari ini. Berapa rata-rata tingkat pengembalian yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan itu? Perhitungan CAGR dapat digunakan untuk menemukan jawaban atas pertanyaan ini sebagai berikut:

*Tingkat Pengembalian yang Dibutuhkan* $= \left( \frac{\$50,000}{\$15,000} \right)^{\frac{1}{18}} - 1 \times 100 = 6.90\%$

Versi rumus CAGR ini hanyalah persamaan nilai sekarang dan nilai masa depan yang disusun ulang. Misalnya, jika seorang investor tahu bahwa mereka membutuhkan $50.000 dan mereka merasa masuk akal untuk mengharapkan pengembalian tahunan 8% atas investasi mereka, mereka dapat menggunakan rumus ini untuk mengetahui berapa banyak yang perlu mereka investasikan untuk memenuhi tujuan mereka.

## Apa Itu CAGR yang Baik?

Apa yang dianggap sebagai CAGR yang baik akan tergantung pada konteksnya. Tetapi secara umum, investor akan mengevaluasinya dengan memikirkan biaya peluang mereka serta risiko investasi. Misalnya, jika suatu perusahaan tumbuh sebesar 25% dalam industri dengan CAGR rata-rata mendekati 30%, maka hasilnya mungkin tampak kurang mengesankan jika dibandingkan. Tetapi jika tingkat pertumbuhan industri secara keseluruhan lebih rendah, seperti 10% atau 15%, maka CAGR-nya mungkin sangat mengesankan.

Secara umum, CAGR yang lebih tinggi lebih baik.

## Memodifikasi Rumus CAGR

Investasi jarang dilakukan tepat di awal tahun dan dijual tepat di akhir tahun. Misalkan seorang investor menempatkan $10.000 ke dalam investasi dan menjualnya 5 tahun dan 271 hari kemudian seharga $16.897,14.

Untuk menghitung CAGR secara akurat, investor harus memperhitungkan periode kepemilikan pecahan. Pertama, ubah total periode kepemilikan menjadi tahun.

Jika investasi dipegang selama 1.924 hari, bagi dengan 365,25 untuk memperkirakan jumlah tahun:

*CAGR Investasi* $= \left( \frac{\$16,897.14}{\$10,000} \right)^{\frac{1}{5.271}} - 1 \times 100 = 10.46\%$

Ini berarti investasi tumbuh pada tingkat tahunan sekitar 10,46% selama periode kepemilikan penuh.

## Keterbatasan Tingkat Pertumbuhan yang Dihaluskan

Keterbatasan terpenting dari CAGR adalah karena menghitung tingkat pertumbuhan yang dihaluskan selama suatu periode, ia mengabaikan volatilitas dan menyiratkan bahwa pertumbuhan selama waktu itu stabil. Pengembalian investasi tidak merata dari waktu ke waktu, kecuali untuk obligasi yang dipegang hingga jatuh tempo, simpanan, dan investasi serupa.

Selain itu, CAGR tidak memperhitungkan kapan investor menambahkan dana ke portofolio atau menarik dana dari portofolio selama periode yang diukur.

Misalnya, jika seorang investor memiliki portofolio selama lima tahun dan menyuntikkan dana ke dalam portofolio selama periode lima tahun, maka CAGR akan meningkat. CAGR akan menghitung tingkat pengembalian berdasarkan saldo awal dan akhir selama lima tahun, dan pada dasarnya akan menghitung dana yang disetorkan sebagai bagian dari tingkat pertumbuhan tahunan, yang akan tidak akurat.

## Keterbatasan CAGR Lainnya

Selain tingkat pertumbuhan yang dihaluskan, CAGR memiliki keterbatasan lain. Keterbatasan kedua saat menilai investasi adalah bahwa betapapun stabilnya pertumbuhan perusahaan atau investasi di masa lalu, investor tidak dapat berasumsi bahwa tingkat tersebut akan tetap sama di masa depan. Semakin pendek kerangka waktu yang digunakan dalam analisis, semakin kecil kemungkinan CAGR yang terealisasi akan memenuhi CAGR yang diharapkan ketika mengandalkan hasil historis.

Keterbatasan ketiga CAGR adalah dapat mengaburkan detail penting tentang riwayat kinerja investasi.

Misalkan dana investasi bernilai $100.000, kemudian turun menjadi $71.000 pada tahun berikutnya, turun lagi menjadi $44.000, kemudian pulih menjadi $81.000, dan akhirnya naik menjadi $126.000.

Jika manajer dana melaporkan bahwa CAGR dana selama periode tiga tahun terakhir adalah 42,01%, mereka akan secara teknis benar. Namun, angka itu akan menghilangkan kerugian sebelumnya. Selama periode lima tahun penuh, CAGR dana akan menjadi lebih sederhana yaitu 4,73%.

Contoh ini mengilustrasikan bagaimana CAGR dapat menyoroti pemulihan baru-baru ini yang kuat sambil meminimalkan dampak volatilitas sebelumnya. Karena alasan itu, investor harus selalu mempertimbangkan kerangka waktu penuh saat mengevaluasi kinerja.

## CAGR vs. IRR

CAGR mengukur pengembalian investasi selama periode waktu tertentu. Tingkat pengembalian internal (IRR) juga mengukur kinerja investasi tetapi lebih fleksibel daripada CAGR.

Perbedaan terpenting adalah bahwa CAGR cukup lugas sehingga dapat dihitung dengan tangan. Sebaliknya, investasi dan proyek yang lebih rumit, atau yang memiliki banyak arus kas masuk dan keluar yang berbeda, paling baik dievaluasi menggunakan IRR. Untuk menghitung IRR, kalkulator keuangan, Excel, atau sistem akuntansi portofolio ideal.

Mereka yang tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang CAGR dan topik keuangan lainnya mungkin ingin mempertimbangkan untuk mendaftar di salah satu kursus investasi terbaik yang tersedia saat ini.

## Apa Contoh Tingkat Pertumbuhan Tahunan Majemuk (CAGR)?

CAGR adalah pengukuran yang digunakan oleh investor untuk menghitung tingkat di mana suatu kuantitas tumbuh dari waktu ke waktu. Kata "majemuk" menunjukkan fakta bahwa CAGR memperhitungkan efek compounding, atau reinvestasi, dari waktu ke waktu. Misalnya, anggaplah Anda memiliki perusahaan dengan pendapatan yang tumbuh dari $3 juta menjadi $30 juta selama rentang 10 tahun. Dalam skenario itu, CAGR akan menjadi sekitar 25,89%.

## Apa Perbedaan Antara CAGR dan Tingkat Pertumbuhan?

Perbedaan utama antara CAGR dan tingkat pertumbuhan adalah bahwa CAGR mengasumsikan tingkat pertumbuhan diulang, atau "dimajemukkan", setiap tahun, sedangkan tingkat pertumbuhan tradisional tidak. Banyak investor lebih memilih CAGR karena menghaluskan sifat tingkat pertumbuhan tahunan yang bergejolak. Misalnya, bahkan perusahaan yang sangat menguntungkan dan sukses kemungkinan akan memiliki beberapa tahun kinerja buruk selama masa hidupnya. Tahun-tahun buruk ini dapat berdampak besar pada tingkat pertumbuhan individu, tetapi akan memiliki dampak yang relatif kecil pada CAGR perusahaan.

## Bisakah CAGR Negatif?

Ya. CAGR negatif akan menunjukkan kerugian dari waktu ke waktu daripada keuntungan.

## Apa Itu CAGR yang Disesuaikan dengan Risiko?

Untuk membandingkan kinerja dan karakteristik risiko di antara berbagai alternatif investasi, investor dapat menggunakan CAGR yang disesuaikan dengan risiko. Metode sederhana untuk menghitung CAGR yang disesuaikan dengan risiko adalah dengan mengalikan CAGR dengan satu dikurangi standar deviasi investasi. Jika standar deviasi (yaitu, risikonya) adalah nol, maka CAGR yang disesuaikan dengan risiko tidak terpengaruh. Semakin besar standar deviasi, semakin rendah CAGR yang disesuaikan dengan risiko.

## Intinya

CAGR adalah metrik berharga bagi investor untuk mengukur kinerja investasi mereka dari waktu ke waktu. Dengan menghaluskan pengembalian tahunan, ia memberikan gambaran yang lebih jelas tentang lintasan pertumbuhan investasi. Namun, sementara CAGR dapat membantu membandingkan berbagai investasi dan memprediksi nilai di masa depan, ia tidak memperhitungkan volatilitas atau risiko. Investor harus menggunakan CAGR bersama dengan ukuran lain untuk membuat keputusan yang tepat, memahami keterbatasannya dalam mencerminkan cakupan penuh kinerja investasi.


## FAQ

**Apa itu CAGR?**
CAGR adalah tingkat pengembalian yang dibutuhkan investasi setiap tahun agar tumbuh dari saldo awal ke saldo akhir dalam periode waktu tertentu, dengan asumsi keuntungan diinvestasikan kembali.

**Bagaimana cara menghitung CAGR?**
Rumusnya adalah: CAGR = ((Nilai Akhir / Nilai Awal)^(1/Jumlah Tahun) - 1) * 100.

**Apa kegunaan CAGR?**
CAGR berguna untuk membandingkan kinerja berbagai investasi dari waktu ke waktu dan untuk menghaluskan pengembalian agar lebih mudah dipahami.

**Apakah CAGR selalu positif?**
Tidak, CAGR bisa negatif, yang menunjukkan kerugian dari waktu ke waktu.

**Apa keterbatasan utama CAGR?**
CAGR mengabaikan volatilitas dan menyiratkan pertumbuhan yang stabil, serta tidak memperhitungkan penambahan atau penarikan dana selama periode pengukuran.