# Sewa Modal: Kriteria, Akuntansi, dan Dampak Finansial

*English: Understanding Capital Leases: Criteria, Accounting, and Financial Impact*

> Pahami sewa modal (capital lease) atau sewa pembiayaan, kriteria klasifikasi, perlakuan akuntansi, dan dampaknya pada laporan keuangan perusahaan.

**Definisi:** Sewa modal adalah kontrak yang memungkinkan penyewa menggunakan aset sambil mentransfer sebagian besar manfaat dan risiko kepemilikan dari pemberi sewa kepada penyewa.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/c/capitallease

---

## Memahami Sewa Modal: Kriteria, Akuntansi, dan Dampak Finansial

## Apa Itu Sewa Modal?

Sewa modal, juga disebut sewa pembiayaan, adalah kontrak yang memungkinkan penyewa menggunakan aset sambil mentransfer sebagian besar manfaat dan risiko kepemilikan dari pemberi sewa kepada penyewa. Berbeda dengan sewa modal, sewa operasi hanya memungkinkan akses ke aset, tetapi tidak menawarkan hak kepemilikan dan diperlakukan berbeda dalam akuntansi.

Agar memenuhi syarat sebagai sewa modal, perjanjian harus memenuhi setidaknya satu dari beberapa kriteria, seperti pengalihan kepemilikan di akhir masa sewa, opsi untuk membeli aset dengan harga murah, masa sewa yang mencakup sebagian besar umur ekonomis aset, dan pembayaran sewa yang mencerminkan nilai wajar aset. Ketika setidaknya salah satu kondisi ini terpenuhi, penyewa harus memperlakukan sewa tersebut seolah-olah ia memiliki aset tersebut.

The Financial Accounting Standards Board (FASB) melakukan perubahan pada tahun 2016 dan 2021 terhadap prosedur akuntansi terkait sewa modal dan dampaknya pada laporan keuangan.

### Poin Penting

Investopedia / Michela Buttignol

## Cara Akuntansi Sewa Modal dalam Laporan Keuangan

Sewa modal mengharuskan penyewa mencatat aset sewaan dan kewajiban terkait pada neraca mereka jika sewa tersebut memenuhi kriteria tertentu. Pada dasarnya, sewa modal diperlakukan sebagai pembelian aset berdasarkan generally accepted accounting principles (GAAP), sedangkan sewa operasi ditangani sebagai perjanjian sewa murni. Sewa modal memengaruhi laporan keuangan perusahaan, berdampak pada beban bunga, beban penyusutan, aset, dan kewajiban.

Agar memenuhi syarat sebagai sewa modal, kontrak sewa harus memenuhi salah satu dari empat kriteria berikut:

Pada tahun 2016, The Financial Accounting Standards Board (FASB) mengubah aturan untuk mewajibkan perusahaan mencatat sewa yang berdurasi lebih dari satu tahun pada laporan keuangan. Ini mulai berlaku pada 15 Desember 2018, untuk perusahaan publik dan 15 Desember 2019, untuk perusahaan swasta. Perubahan ini dilakukan karena perusahaan menggunakan sewa operasi di luar neraca, menyembunyikan tingkat utang mereka yang sebenarnya.

Pada tahun 2021, FASB mengeluarkan pembaruan, yang mewajibkan pemberi sewa untuk mengklasifikasikan sewa tertentu dengan pembayaran variabel sebagai sewa operasi jika sewa tersebut seharusnya diklasifikasikan sebagai sewa jenis penjualan atau pembiayaan langsung dan menghasilkan kerugian penjualan di awal. Berlaku efektif mulai 15 Desember 2021, perubahan ini menyempurnakan standar akuntansi sewa dan memengaruhi cara perusahaan mengelola keuangan terkait sewa.

### Penting

Perlakuan akuntansi untuk sewa operasi dan sewa modal berbeda dan dapat sangat memengaruhi pajak perusahaan.

## Membandingkan Sewa Modal dengan Sewa Operasi

Sewa operasi, berbeda dengan sewa modal, memungkinkan penggunaan aset tanpa hak kepemilikan.

Sewa operasi dulunya tidak dicatat di neraca, sehingga aset dan kewajiban sewa di masa depan tidak muncul di sana. Praktik ini menjaga rasio utang terhadap ekuitas perusahaan tetap rendah dengan menyembunyikan aset dan kewajiban senilai miliaran.

Namun, hal ini berubah ketika ASU 842 mulai berlaku, yang mewajibkan sewa operasi dicatat di neraca. Mulai 15 Desember 2018, untuk perusahaan publik dan 15 Desember 2019, untuk perusahaan swasta, aset dan kewajiban hak guna yang timbul dari sewa dicatat di neraca.

Agar memenuhi syarat sebagai sewa operasi berdasarkan GAAP, sewa harus memenuhi kriteria tertentu yang mencegahnya diklasifikasikan sebagai sewa modal. Perusahaan harus menguji empat kriteria, yang juga dikenal sebagai tes "bright line", yang tercantum di atas yang menentukan apakah kontrak sewa harus dicatat sebagai sewa operasi atau sewa modal. Jika tidak ada kondisi ini yang terpenuhi, sewa dapat diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Jika tidak, kemungkinan besar itu adalah sewa modal.

Internal Revenue Service (IRS) juga dapat mengklasifikasikan ulang sewa operasi sebagai sewa modal untuk menolak pembayaran sewa sebagai pengurangan, sehingga meningkatkan pendapatan kena pajak dan kewajiban pajak perusahaan.

## Praktik Akuntansi untuk Sewa Modal

Sewa modal adalah contoh penerapan akuntansi akrual untuk peristiwa ekonomi, yang mengharuskan perusahaan menghitung nilai kini dari suatu kewajiban pada laporan keuangannya. Misalnya, jika nilai kini dari kewajiban sewa diperkirakan sebesar $100.000, perusahaan mencatat debit sebesar $100.000 ke akun aset tetap dan kredit sebesar $100.000 ke akun kewajiban sewa modal pada neracanya.

Karena sewa modal adalah pembiayaan, perusahaan harus membagi pembayaran menjadi bunga dan penyusutan berdasarkan tarif. Jika perusahaan melakukan pembayaran sewa bulanan sebesar $1.000, dengan $200 dialokasikan untuk bunga. Dalam kasus ini, perusahaan mencatat kredit sebesar $1.000 ke akun kas, debit sebesar $200 ke akun beban bunga, dan debit sebesar $800 ke akun kewajiban sewa modal.

Perusahaan juga harus menyusutkan aset sewaan, yang merupakan faktor dalam nilai sisa dan umur manfaatnya. Misalnya, jika aset memiliki umur manfaat 10 tahun dan tidak ada nilai sisa berdasarkan metode penyusutan garis lurus, perusahaan akan mencatat entri debit bulanan sebesar $833 ke akun beban penyusutan dan entri kredit ke akun akumulasi penyusutan. Setelah pelepasan aset, perusahaan akan mengkredit akun aset tetap dan mendebit akun akumulasi penyusutan untuk saldo yang tersisa.

## Apa Contoh Sewa Modal dalam Akuntansi?

Sebuah perusahaan mungkin menyewa peralatan, seperti mesin, dengan persyaratan yang memenuhi syarat sebagai sewa modal. Misalnya, jika perusahaan menyewa mesin selama 10 tahun, yang merupakan sebagian besar dari umur manfaat peralatan selama 12 tahun, dan memiliki opsi untuk membelinya dengan harga murah di akhir masa sewa, ini akan dianggap sebagai sewa modal.

## Apa Empat Kriteria Sewa Modal?

Sewa diklasifikasikan sebagai sewa modal jika memenuhi salah satu kriteria berikut: masa sewa mencakup 75% atau lebih dari umur manfaat aset, mencakup opsi pembelian yang menguntungkan, mengalihkan kepemilikan kepada penyewa di akhir masa sewa, atau jika nilai kini dari pembayaran sewa melebihi 90% dari nilai pasar aset.

## Bisakah Sewa Modal Ditulis Beban Pajak?

Ya, Anda umumnya dapat mengurangi sewa modal dari pajak, tetapi hanya bagian bunga dari pembayaran sewa yang dapat dikurangkan sebagai beban. Selain itu, Anda dapat menyusutkan aset sewaan selama umur manfaatnya, yang memungkinkan pengurangan lebih lanjut. Ini berbeda dari sewa operasi, di mana seluruh pembayaran sewa dapat dikurangkan.

## Intinya

Konsep mendasar dari sewa modal terletak pada perlakuan sebagai pembelian aset, dengan manfaat kepemilikan dan risiko beralih kepada penyewa. Kriteria untuk mengklasifikasikan sewa sebagai sewa modal meliputi pengalihan kepemilikan, opsi pembelian yang menguntungkan, masa sewa relatif terhadap umur manfaat aset, atau pembayaran sewa yang sesuai dengan nilai pasar aset.

Sewa modal berbeda dari sewa operasi karena diperlakukan seperti pembelian aset, memengaruhi bunga, penyusutan, dan pengurangan pajak. Investor harus berkonsultasi dengan profesional pajak untuk nasihat keuangan yang dipersonalisasi.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara sewa modal dan sewa operasi?**
Sewa modal diperlakukan sebagai pembelian aset dan dicatat di neraca, sementara sewa operasi hanya memberikan hak penggunaan aset tanpa kepemilikan dan sebelumnya tidak dicatat di neraca.

**Apa saja kriteria utama agar suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa modal?**
Sewa modal harus memenuhi setidaknya satu dari kriteria seperti pengalihan kepemilikan, opsi pembelian dengan harga murah, masa sewa yang mencakup sebagian besar umur aset, atau pembayaran sewa yang mencerminkan nilai wajar aset.

**Bagaimana sewa modal memengaruhi laporan keuangan perusahaan?**
Sewa modal dicatat sebagai aset dan kewajiban di neraca, serta memengaruhi beban bunga dan beban penyusutan dalam laporan laba rugi.

**Apakah bagian bunga dari pembayaran sewa modal dapat dikurangkan dari pajak?**
Ya, bagian bunga dari pembayaran sewa modal dapat dikurangkan sebagai beban pajak, dan aset sewaan juga dapat disusutkan.