# Arbitrase Cash-and-Carry: Strategi dan Contoh

*English: Cash-and-Carry Arbitrage: Strategy and Example*

> Pelajari strategi arbitrase cash-and-carry, cara kerjanya, contoh praktis, dan risikonya dalam pasar keuangan.

**Definisi:** Arbitrase cash-and-carry adalah strategi pasar netral yang menggabungkan pembelian aset fisik atau keuangan dengan penjualan kontrak berjangka atas aset yang sama untuk memanfaatkan perbedaan harga.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/c/cash_and_carry_arbitrage

---

## Apa itu Arbitrase Cash-and-Carry

Arbitrase cash-and-carry adalah strategi pasar netral yang menggabungkan pembelian posisi long pada aset seperti saham atau komoditas, dan penjualan (short) posisi pada kontrak berjangka atas aset dasar yang sama. Tujuannya adalah menggunakan perbedaan harga antara pasar spot dan pasar berjangka untuk mendapatkan keuntungan bebas risiko.

Kontrak berjangka harus secara teoritis mahal dibandingkan dengan aset dasarnya, atau arbitrase tidak akan menguntungkan. Masih ada risiko bahwa biaya penyimpanan dapat meningkat.

### Poin Penting

## Memahami Dasar-Dasar Arbitrase Cash-and-Carry

Dalam arbitrase cash-and-carry, arbiter biasanya akan berusaha untuk "menyimpan" aset hingga tanggal kedaluwarsa kontrak berjangka, di mana aset tersebut akan dikirimkan terhadap kontrak berjangka. Oleh karena itu, strategi ini hanya layak jika arus kas masuk dari posisi berjangka short melebihi biaya akuisisi dan biaya penyimpanan pada posisi aset long.

Arbitrase cash-and-carry tidak bebas risiko karena biaya penyimpanan, seperti kenaikan suku bunga margin, dapat meningkat. Risiko pergerakan pasar berkurang karena setelah perdagangan dimulai, peristiwa utama adalah pengiriman aset terhadap kontrak berjangka. Tidak perlu mengakses salah satu pasar di pasar terbuka saat kedaluwarsa.

Aset fisik seperti minyak dan gandum memerlukan penyimpanan dan asuransi, sementara indeks saham seperti S&P 500 terutama memerlukan biaya pembiayaan. Oleh karena itu, arbitrase mungkin lebih menguntungkan, dengan asumsi faktor lain tetap sama, di pasar non-fisik ini. Hambatan masuk yang lebih rendah berarti lebih banyak orang dapat terlibat dalam perdagangan arbitrase. Hal ini mengarah pada penetapan harga yang lebih efisien dan spread yang lebih rendah, yang mengurangi peluang keuntungan.

Meskipun demikian, pasar yang kurang aktif mungkin masih memiliki kemungkinan arbitrase, selama ada likuiditas yang memadai di kedua sisi permainan - spot dan berjangka.

## Contoh Praktis Arbitrase Cash-and-Carry dalam Aksi

Pertimbangkan contoh arbitrase cash-and-carry berikut. Asumsikan sebuah aset saat ini diperdagangkan pada $100, sementara kontrak berjangka satu bulan dihargai $104. Selain itu, biaya penyimpanan bulanan seperti penyimpanan, asuransi, dan biaya pembiayaan untuk aset ini berjumlah $3.

Dalam kasus ini, arbiter akan membeli aset (atau membuka posisi long di dalamnya) seharga $100 dan secara bersamaan menjual kontrak berjangka satu bulan (yaitu, memulai posisi short di dalamnya) seharga $104. Pedagang kemudian akan menyimpan atau membawa aset hingga tanggal kedaluwarsa kontrak berjangka dan mengirimkan aset tersebut terhadap kontrak, sehingga memastikan keuntungan arbitrase atau bebas risiko sebesar $1.

## Intinya

Arbitrase cash-and-carry adalah strategi yang berusaha mengeksploitasi inefisiensi penetapan harga antara pasar spot dan pasar berjangka. Strategi ini mengambil posisi long pada aset sambil melakukan short pada kontrak berjangka. Strategi ini bersifat pasar netral dan bertujuan untuk keuntungan bebas risiko, tetapi tidak tanpa risiko, termasuk peningkatan biaya penyimpanan atau perubahan suku bunga margin. Namun, arbitrase cash-and-carry bisa lebih mudah diakses di pasar non-fisik seperti indeks saham karena hambatan partisipasi yang lebih rendah. Likuiditas penting di pasar yang kurang aktif untuk kelangsungan peluang arbitrase ini.


## FAQ

**Apa tujuan utama dari strategi arbitrase cash-and-carry?**
Tujuan utama dari strategi arbitrase cash-and-carry adalah untuk memanfaatkan perbedaan harga antara pasar spot dan pasar berjangka guna mendapatkan keuntungan bebas risiko.

**Apakah arbitrase cash-and-carry sepenuhnya bebas risiko?**
Tidak, arbitrase cash-and-carry tidak sepenuhnya bebas risiko karena biaya penyimpanan, seperti kenaikan suku bunga margin, dapat meningkat dan mempengaruhi profitabilitas.

**Mengapa pasar non-fisik seperti indeks saham bisa lebih menguntungkan untuk arbitrase cash-and-carry?**
Pasar non-fisik seperti indeks saham bisa lebih menguntungkan karena biaya penyimpanan yang lebih rendah (terutama biaya pembiayaan) dibandingkan aset fisik yang memerlukan penyimpanan dan asuransi.

**Faktor apa yang penting untuk kelangsungan arbitrase di pasar yang kurang aktif?**
Likuiditas yang memadai di kedua sisi pasar, yaitu pasar spot dan pasar berjangka, sangat penting untuk kelangsungan peluang arbitrase di pasar yang kurang aktif.