# Pengembalian Kas-atas-Kas dalam Properti: Definisi dan Perhitungan

*English: Cash-on-Cash Return in Real Estate: Definition, Calculation*

> Pelajari cara menghitung pengembalian kas-atas-kas (cash-on-cash return) untuk investasi properti Anda. Metrik penting untuk analisis kinerja.

**Definisi:** Pengembalian kas-atas-kas adalah metrik yang mengukur imbal hasil tahunan dari kas yang diinvestasikan dalam properti, terutama properti komersial.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/c/cashoncashreturn

---

## Apa Itu Pengembalian Kas-atas-Kas?

Pengembalian kas-atas-kas adalah metrik sederhana yang digunakan untuk mengukur imbal hasil tahunan dari kas yang diinvestasikan dalam properti real estat, terutama properti komersial. Berbeda dengan ROI standar, metrik ini hanya berfokus pada kas yang diinvestasikan, sehingga memberikan wawasan yang lebih jelas tentang kinerja investasi, terutama ketika properti melibatkan utang jangka panjang. Perhitungan ini sangat penting dalam menilai potensi distribusi kas dan memahami efektivitas strategi investasi properti.

Investopedia / Matthew Collins

## Bagaimana Pengembalian Kas-atas-Kas Mempengaruhi Investasi Real Estat

Pengembalian kas-atas-kas adalah metrik yang biasanya digunakan untuk mengukur kinerja investasi real estat komersial. Metrik ini terkadang disebut sebagai imbal hasil kas dari investasi properti. Tingkat pengembalian kas-atas-kas memberikan analisis kepada pemilik bisnis dan investor mengenai rencana bisnis suatu properti dan potensi distribusi kas selama masa investasi.

Analisis pengembalian kas-atas-kas sering digunakan untuk properti investasi yang melibatkan pinjaman utang jangka panjang. Ketika utang dimasukkan dalam transaksi real estat, seperti pada kebanyakan properti komersial, imbal hasil kas aktual dari investasi berbeda dari pengembalian investasi (ROI) standar.

Perhitungan berdasarkan ROI standar memperhitungkan total imbal hasil dari suatu investasi. Sebaliknya, pengembalian kas-atas-kas hanya mengukur imbal hasil dari kas aktual yang diinvestasikan, memberikan analisis yang lebih akurat tentang kinerja investasi.

Rumus untuk pengembalian kas-atas-kas adalah:

Pengembalian Kas-atas-Kas = Arus Kas Tahunan Sebelum Pajak / Total Kas yang Diinvestasikan

di mana:

APTCF = (Pendapatan Sewa Terjadwal Bruto + Pendapatan Lainnya) – (Biaya Kekosongan + Biaya Operasional + Pembayaran Hipotek Tahunan)

GSR = Pendapatan Sewa Terjadwal Bruto

OI = Pendapatan Lainnya

V = Biaya Kekosongan

OE = Biaya Operasional

AMP = Pembayaran Hipotek Tahunan

## Contoh Pengembalian Kas-atas-Kas di Dunia Nyata

Pengembalian kas-atas-kas mempertimbangkan arus kas masuk dan keluar sebelum pajak dari properti. Misalnya, anggaplah seorang investor real estat komersial berinvestasi pada sebuah properti yang tidak menghasilkan pendapatan bulanan.

Total harga pembelian properti adalah $1 juta. Investor membayar uang muka tunai sebesar $100.000 dan meminjam $900.000 dari bank. Biaya penutupan, premi asuransi, dan biaya pemeliharaan sebesar $10.000 juga ditanggung oleh investor.

Setelah satu tahun, investor telah membayar $25.000 dalam pembayaran pinjaman, di mana $5.000 adalah pembayaran pokok. Investor memutuskan untuk menjual properti seharga $1,1 juta setelah satu tahun. Ini menghasilkan total arus kas keluar sebesar $135.000, dan setelah melunasi utang sebesar $895.000, arus kas masuk adalah $205.000. Pengembalian kas-atas-kas investor adalah ($205.000 - $135.000) ÷ $135.000 = 51,9%.

Selain mendapatkan imbal hasil saat ini, pengembalian kas-atas-kas juga dapat digunakan untuk memperkirakan distribusi kas di masa depan dari suatu investasi. Namun, tidak seperti distribusi pembayaran kupon bulanan, ini bukanlah imbal hasil yang dijanjikan, melainkan target yang digunakan untuk menilai potensi investasi. Dengan cara ini, pengembalian kas-atas-kas adalah perkiraan dari apa yang mungkin diterima investor selama masa investasi.

## Apa yang Diberitahukan oleh Pengembalian Kas-atas-Kas?

Pengembalian kas-atas-kas, terkadang disebut sebagai imbal hasil kas dari investasi properti, mengukur kinerja investasi real estat komersial dan merupakan salah satu perhitungan ROI real estat yang paling penting. Pada dasarnya, metrik ini memberikan analisis yang mudah dipahami kepada pemilik bisnis dan investor mengenai rencana bisnis suatu properti dan potensi distribusi kas selama masa investasi.

## Apakah Pengembalian Kas-atas-Kas dan ROI Identik?

Meskipun sering digunakan secara bergantian, pengembalian kas-atas-kas dan ROI (return on investment) tidak sama ketika utang digunakan dalam transaksi real estat. Properti komersial biasanya melibatkan utang, yang berarti imbal hasil kas dari investasi berbeda dari ROI standar. ROI menghitung total imbal hasil dari suatu investasi, termasuk beban utang. Sebaliknya, pengembalian kas-atas-kas hanya mengukur imbal hasil dari kas aktual yang diinvestasikan, menawarkan analisis kinerja investasi yang lebih tepat.

## Bagaimana Pengembalian Kas-atas-Kas Dihitung?

Pengembalian kas-atas-kas dihitung menggunakan arus kas masuk sebelum pajak dari properti investasi yang diterima oleh investor dan arus kas keluar sebelum pajak yang dibayarkan oleh investor. Pada dasarnya, metrik ini membagi arus kas bersih dengan total kas yang diinvestasikan.

Misalnya, seorang investor membeli properti senilai $1 juta, dengan uang muka tunai $100.000 dan meminjam $900.000. Investor juga membayar $10.000 tunai untuk biaya tambahan dari kantongnya sendiri. Investor memutuskan untuk menjual properti seharga $1,1 juta setelah membayar $25.000 dalam pembayaran pinjaman yang mencakup pembayaran pokok sebesar $5.000.

Ini berarti total arus kas keluar investor adalah $135.000 [$100.000+$10.000+$25.000] dan arus kas masuk adalah $205.000 [$1.100.000 - $895.000]. Jadi, pengembalian kas-atas-kas investor adalah 51,85% [($205.000 - $135.000) ÷ $135.000].


## FAQ

**Apa itu pengembalian kas-atas-kas dalam investasi properti?**
Pengembalian kas-atas-kas adalah metrik yang mengukur imbal hasil tahunan dari kas yang benar-benar diinvestasikan dalam properti, berbeda dengan ROI standar yang mencakup total investasi.

**Mengapa pengembalian kas-atas-kas penting untuk properti komersial?**
Properti komersial seringkali melibatkan utang, sehingga pengembalian kas-atas-kas memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kinerja investasi dibandingkan ROI standar karena hanya berfokus pada kas yang diinvestasikan.

**Bagaimana cara menghitung pengembalian kas-atas-kas?**
Pengembalian kas-atas-kas dihitung dengan membagi arus kas tahunan sebelum pajak dengan total kas yang diinvestasikan dalam properti.

**Apakah pengembalian kas-atas-kas menjamin imbal hasil investasi?**
Tidak, pengembalian kas-atas-kas adalah perkiraan dan target untuk menilai potensi investasi, bukan imbal hasil yang dijanjikan seperti pembayaran kupon bulanan.