# Biaya dan Ongkos Angkut (CFR) dalam Kontrak Perdagangan Internasional

*English: What Is Cost and Freight (CFR) in Foreign Trade Contracts?*

> Pelajari Cost and Freight (CFR) dalam perdagangan internasional: tanggung jawab penjual, kapan risiko beralih ke pembeli, dan perbedaannya dengan CIF.

**Definisi:** Cost and Freight (CFR) adalah ketentuan dalam kontrak perdagangan internasional yang mengharuskan penjual mengirimkan barang ke pelabuhan asing dengan menanggung biaya pengiriman dan dokumen yang diperlukan pembeli.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/c/cfr

---

## Apa Itu Cost and Freight (CFR)?

Cost and Freight (CFR) adalah ketentuan dalam kontrak perdagangan internasional yang mengharuskan penjual mengirimkan barang ke pelabuhan asing. Penjual bertanggung jawab atas pengiriman barang, beserta dokumen yang dibutuhkan pembeli untuk mengambil alih barang tersebut.

Ketentuan cost and freight hanya digunakan untuk kargo yang diangkut melalui laut atau jalur air pedalaman.

Penjual tidak bertanggung jawab untuk pengadaan asuransi laut terhadap risiko kehilangan atau kerusakan kargo selama transit.

Cost and freight dulunya disingkat C&F dalam kontrak. Pada tahun 1990, ini diubah menjadi CFR dalam Incoterms, serangkaian aturan perdagangan komersial yang ditetapkan oleh International Chamber of Commerce (ICC).

### Poin Penting

Hilary Allison / Investopedia

## Memahami Cost and Freight (CFR)

Kontrak yang melibatkan transportasi internasional sering kali berisi istilah perdagangan singkat yang menjelaskan hal-hal seperti waktu dan tempat pengiriman; pembayaran; kondisi di mana risiko kerugian beralih dari penjual ke pembeli; dan penentuan pihak yang bertanggung jawab atas biaya angkutan dan asuransi.

Jika pembeli dan penjual sepakat untuk memasukkan cost and freight dalam transaksi mereka, penjual harus mengatur dan membayar transportasi kargo ke pelabuhan yang ditentukan. Penjual harus mengirimkan barang, mengurus izin ekspornya, dan memuatnya ke kapal pengangkut. Risiko kehilangan atau kerusakan beralih ke pembeli setelah penjual memuat barang ke kapal, tetapi sebelum transportasi utama terjadi. Ketentuan ini berarti penjual tidak bertanggung jawab untuk mengamankan asuransi kargo dari kehilangan atau kerusakan selama transportasi.

Cost and freight adalah International Commercial Term, juga disebut Incoterm. Untuk memfasilitasi perdagangan luar negeri, ICC menerbitkan dan secara berkala memperbarui serangkaian istilah yang diakui secara global ini yang membantu menciptakan standar untuk ketentuan kontrak perdagangan luar negeri. Incoterms dimaksudkan untuk mencegah kebingungan dengan mengklarifikasi kewajiban pembeli dan penjual, seperti kewajiban transportasi dan izin ekspor, serta titik fisik di mana risiko beralih dari penjual ke pembeli.

### Penting

Ketika Incoterm seperti cost and freight muncul dalam kontrak penjualan, itu menciptakan kewajiban hukum, yang berarti harus dihormati.

## Incoterms Serupa dengan Cost and Freight (CFR)

Untuk barang yang diangkut secara internasional melalui laut atau jalur air pedalaman, ada tiga Incoterms lain yang terkait erat dengan CFR dan sering digunakan dalam kontrak dagang.

## Apa Saja yang Termasuk dalam Cost and Freight (CFR)?

Cost and Freight (CFR) adalah biaya yang terkait dengan kargo yang diangkut melalui laut atau jalur air pedalaman. Jika CFR dimasukkan dalam transaksi, penjual harus mengatur dan membayar transportasi kargo ke pelabuhan yang ditentukan. Penjual juga bertanggung jawab untuk mengirimkan barang, mengurus izin ekspornya, dan memuatnya ke kapal pengangkut. Namun, setelah pengiriman dimuat ke kapal, risiko kehilangan atau kerusakan menjadi tanggung jawab pembeli. Ini berarti penjual tidak bertanggung jawab untuk mengasuransikan kargo selama transportasi.

## Apa Itu Incoterm?

Incoterm adalah singkatan dari International Commercial Term, serangkaian istilah dan definisi yang diterbitkan oleh International Chamber of Commerce (ICC). Istilah-istilah ini distandarisasi untuk mencegah kebingungan dan mengklarifikasi kewajiban pembeli dan penjual, seperti kewajiban transportasi dan izin ekspor.

## Apa Perbedaan Antara CIF dan CFR?

Cost and Freight (CFR) dan Cost, Insurance, and Freight (CIF) serupa. Keduanya berkaitan dengan pengangkutan barang melalui laut dan membagi tanggung jawab transit antara pembeli dan penjual. Perbedaannya adalah CIF mengharuskan asuransi laut disertakan, dengan biaya penjual. Dengan CFR, penjual tidak bertanggung jawab untuk mengasuransikan barang sampai mereka mencapai pelabuhan tujuan.

## Kesimpulan

Cost and Freight (CFR), sebuah aturan Incoterms yang hanya berlaku untuk kargo yang diangkut melalui laut atau jalur air pedalaman, menempatkan cukup banyak tanggung jawab pada pundak pembeli dan penjual. Berdasarkan perjanjian ini, yang cukup umum dalam perdagangan internasional, penjual bertanggung jawab atas semua perencanaan dan biaya yang terkait dengan ekspor barang melalui laut ke pelabuhan tujuan yang ditentukan oleh penerima. Namun, segera setelah barang dimuat ke kapal, pembeli bertanggung jawab untuk menyediakan asuransi laut atas barang tersebut - dan untuk mengangkut barang melalui truk ke tujuan akhir mereka, biaya impor, dan sebagainya.


## FAQ

**Apa saja tanggung jawab penjual dalam kesepakatan Cost and Freight (CFR)?**
Penjual bertanggung jawab untuk mengatur dan membayar transportasi kargo ke pelabuhan tujuan, mengurus izin ekspor, dan memuat barang ke kapal.

**Kapan risiko kehilangan atau kerusakan barang beralih dari penjual ke pembeli dalam CFR?**
Risiko beralih ke pembeli segera setelah barang dimuat ke kapal pengangkut, sebelum transportasi utama dimulai.

**Apakah penjual wajib menyediakan asuransi laut dalam kesepakatan CFR?**
Tidak, penjual tidak bertanggung jawab untuk mengasuransikan kargo dari kehilangan atau kerusakan selama transportasi dalam kesepakatan CFR.

**Untuk jenis transportasi apa Cost and Freight (CFR) digunakan?**
CFR hanya digunakan untuk kargo yang diangkut melalui laut atau jalur air pedalaman.

**Apa perbedaan utama antara CFR dan CIF?**
Perbedaan utamanya adalah CIF mengharuskan penjual untuk menyediakan asuransi laut dengan biayanya sendiri, sedangkan dalam CFR penjual tidak memiliki kewajiban tersebut.