# Cheapest to Deliver (CTD): Definisi, Rumus, dan Contoh

*English: Cheapest to Deliver (CTD) Explained: Definition, Formula, and Examples*

> Pelajari apa itu Cheapest to Deliver (CTD) dalam kontrak berjangka, faktor penentu, dan cara menghitungnya untuk memaksimalkan keuntungan.

**Definisi:** Cheapest to deliver (CTD) adalah sekuritas paling murah yang dapat digunakan untuk memenuhi kewajiban kontrak berjangka panjang.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/c/cheapesttodeliver

---

## Apa Itu Cheapest to Deliver?

Cheapest to deliver (CTD) merujuk pada pemilihan sekuritas paling tidak mahal untuk memenuhi persyaratan posisi kontrak berjangka panjang. Hal ini memainkan peran penting, terutama untuk Treasury bond futures, di mana berbagai sekuritas dapat memenuhi spesifikasi kontrak. Memahami CTD sangat penting karena memengaruhi penetapan harga pasar berjangka dan bagaimana trader dengan posisi short dapat memaksimalkan keuntungan.

## Memahami Proses Cheapest to Deliver (CTD)

Kontrak berjangka mewajibkan pembeli untuk membeli sejumlah tertentu dari instrumen keuangan mendasar yang spesifik. Penjual harus menyerahkan sekuritas mendasar pada tanggal yang disepakati oleh kedua belah pihak. Dalam kasus di mana banyak instrumen keuangan dapat memenuhi kontrak berdasarkan fakta bahwa grade tertentu tidak ditentukan, penjual yang memegang posisi short dapat mengidentifikasi instrumen mana yang akan menjadi yang paling murah untuk diserahkan.

Ingat, seorang trader umumnya mengambil posisi short—atau short—ketika mereka menjual aset keuangan dengan niat untuk membelinya kembali dengan harga lebih rendah nanti. Trader umumnya mengambil posisi short ketika mereka percaya harga aset akan turun dalam waktu dekat. Pasar berjangka memungkinkan trader untuk mengambil posisi short kapan saja.

Menentukan sekuritas terhemat untuk diserahkan sangat penting bagi posisi short, karena seringkali ada perbedaan antara harga pasar dan faktor konversi sekuritas yang diserahkan. Hal ini menguntungkan bagi penjual untuk memilih sekuritas tertentu untuk diserahkan daripada yang lain. Karena diasumsikan bahwa posisi short menyediakan sekuritas terhemat untuk diserahkan, penetapan harga pasar kontrak berjangka umumnya didasarkan pada sekuritas terhemat untuk diserahkan.

### Penting

Terdapat asumsi umum bahwa posisi short menyediakan sekuritas terhemat untuk diserahkan.

## Faktor Kunci dalam Memilih Sekuritas Terhemat untuk Diserahkan

Memilih sekuritas terhemat untuk diserahkan membantu investor short memaksimalkan keuntungan mereka pada obligasi yang dipilih. Perhitungan untuk menentukan sekuritas terhemat untuk diserahkan adalah:

CTD = Harga Obligasi Saat Ini – Harga Penyelesaian x Faktor Konversi

Harga obligasi saat ini didasarkan pada harga pasar ditambah bunga yang masih harus dibayar. Perhitungan sering kali bergantung pada jumlah bersih yang diperoleh, yang disebut implied repo rate. Ini adalah tingkat pengembalian yang dapat diperoleh trader ketika mereka menjual obligasi atau kontrak berjangka dan membeli aset yang sama dengan harga pasar menggunakan dana pinjaman pada saat yang bersamaan. Implied repo rate yang lebih tinggi menghasilkan aset yang secara keseluruhan lebih murah untuk diserahkan.

Chicago Board of Trade dan Chicago Mercantile Exchange menetapkan faktor konversi untuk menyesuaikan berbagai grade dan membatasi keuntungan saat memilih opsi. Faktor konversi disesuaikan seperlunya untuk memberikan metrik yang paling berguna saat menggunakan informasi untuk perhitungan.

## Kesimpulan

Memahami konsep cheapest to deliver (CTD) sangat penting bagi mereka yang terlibat dalam kontrak berjangka, terutama Treasury bond futures. Ini mengidentifikasi sekuritas yang paling hemat biaya yang memenuhi persyaratan kontrak, memengaruhi profitabilitas posisi short. CTD dihitung menggunakan rumus: CTD = Harga Obligasi Saat Ini - Harga Penyelesaian x Faktor Konversi. Rumus ini membantu posisi short memaksimalkan keuntungan dengan memilih sekuritas yang akan menghasilkan keuntungan tertinggi. Faktor konversi, yang ditetapkan oleh organisasi seperti CBOT dan CME, sangat penting untuk menyesuaikan nilai berbagai sekuritas. Dengan demikian, pemahaman yang baik tentang perhitungan CTD dapat membantu trader membuat keputusan yang terinformasi dan strategis di pasar berjangka.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan Cheapest to Deliver (CTD)?**
Cheapest to deliver (CTD) adalah sekuritas yang paling murah yang dapat digunakan oleh penjual untuk memenuhi kewajiban kontrak berjangka.

**Mengapa CTD penting dalam kontrak berjangka?**
CTD penting karena memengaruhi penetapan harga pasar kontrak berjangka dan memungkinkan penjual posisi short untuk memaksimalkan keuntungan mereka.

**Bagaimana cara menghitung CTD?**
CTD dihitung menggunakan rumus: Harga Obligasi Saat Ini – Harga Penyelesaian x Faktor Konversi.

**Apa peran faktor konversi dalam perhitungan CTD?**
Faktor konversi, yang ditetapkan oleh bursa seperti CBOT dan CME, digunakan untuk menyesuaikan nilai sekuritas yang berbeda agar perhitungan CTD lebih akurat.

**Siapa yang diuntungkan dari pemilihan CTD?**
Penjual posisi short diuntungkan dari pemilihan CTD karena memungkinkan mereka untuk menyerahkan sekuritas yang paling hemat biaya dan memaksimalkan keuntungan mereka.