# Commercial Paper: Definisi, Keuntungan, dan Contoh

*English: Commercial Paper: Definition, Advantages, and Example*

> Pahami Commercial Paper: instrumen utang jangka pendek tanpa jaminan yang diterbitkan perusahaan untuk membiayai kebutuhan likuiditas.

**Definisi:** Commercial paper adalah instrumen utang jangka pendek tanpa jaminan yang diterbitkan oleh perusahaan untuk membiayai kewajiban jangka pendek.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/c/commercialpaper

---

## Apa Itu Commercial Paper?

Commercial paper adalah instrumen utang jangka pendek tanpa jaminan yang diterbitkan oleh perusahaan. Umumnya digunakan untuk membiayai kewajiban jangka pendek seperti gaji, piutang usaha (AP), dan persediaan. Commercial paper melibatkan jumlah uang tertentu yang harus dibayar pada tanggal tertentu. Denominasi minimum adalah $100.000. Jangka waktu jatuh tempo berkisar dari satu hingga 270 hari dan rata-rata 30 hari.

### Poin Penting

Investopedia / Madelyn Goodnight

## Memahami Commercial Paper

Commercial paper diperkenalkan pada masa kolonial dan disebut sebagai wesel bayar. Pada tahun 1920-an, pedagang di New York mulai menjual kewajiban jangka pendek mereka kepada para dealer untuk mendapatkan modal guna menutupi kewajiban jangka dekat. Para dealer, atau perantara ini, membeli kertas tersebut (juga dikenal sebagai surat sanggup bayar) dengan diskon dari nilai nominalnya. Mereka menjualnya kepada bank dan investor lain. Para pedagang akan membayar kembali investor sejumlah yang setara dengan nilai nominal surat utang tersebut.

Commercial paper tidak dijamin oleh bentuk agunan apa pun, menjadikannya utang tanpa jaminan dan biasanya memiliki imbal hasil yang lebih tinggi. Ini berbeda dari asset-backed commercial paper (ABCP), yaitu kelas instrumen utang yang dijamin oleh aset yang dipilih oleh penerbit. Dalam kedua kasus, commercial paper hanya diterbitkan oleh perusahaan dengan peringkat tinggi dari lembaga pemeringkat kredit. Perusahaan-perusahaan ini dapat dengan mudah menemukan pembeli tanpa harus menawarkan diskon yang besar (dengan biaya yang lebih tinggi bagi mereka) untuk penerbitan utang tersebut.

Commercial paper diterbitkan oleh institusi besar dalam denominasi $100.000 atau lebih. Perusahaan lain, lembaga keuangan, dan individu kaya biasanya menjadi pembeli commercial paper.

### Fakta Cepat

Marcus Goldman, pendiri bank investasi Goldman Sachs, adalah dealer pertama di pasar uang yang membeli commercial paper. Perusahaannya menjadi salah satu dealer commercial paper terbesar di Amerika setelah Perang Saudara.

## Jenis-Jenis Commercial Paper

Ada berbagai jenis commercial paper, karena perusahaan dapat menerbitkan berbagai bentuk item tergantung pada kriteria mereka. Mari kita lihat jenis-jenis utamanya.

### Surat Sanggup Bayar (Promissory Notes)

Surat sanggup bayar adalah janji tertulis untuk membayar sejumlah uang tertentu pada tanggal tertentu. Surat ini digunakan oleh perusahaan untuk meminjam dana tanpa harus menggunakan agunan apa pun, dan surat sanggup bayar dapat berjangka waktu dari beberapa hari hingga satu tahun.

Surat sanggup bayar dijual dengan diskon dari nilai nominalnya dan ditebus pada nilai nominal saat jatuh tempo. Ini berarti selisih antara kedua jumlah tersebut secara teknis adalah bunga yang diperoleh.

### Wesel (Drafts)

Wesel adalah perintah yang ditulis oleh satu pihak (penarik) yang mengarahkan pihak lain (tertarik) untuk membayar sejumlah tertentu kepada pihak ketiga (penerima). Tertarik biasanya adalah bank.

Sebagai commercial paper, wesel dapat digunakan dalam pembiayaan perdagangan untuk memfasilitasi pembelian barang dan jasa. Wesel dapat berupa wesel tunai yang dibayar saat diminta atau wesel berjangka yang dapat dibayar pada tanggal tertentu di masa depan.

### Akseptasi Bank (Bankers' Acceptances)

Akseptasi bank adalah wesel berjangka yang diaksep dan dijamin oleh bank. Akseptasi ini umum digunakan dalam perdagangan internasional untuk memastikan pembayaran kepada eksportir.

Penerimaan bank berarti bank berjanji untuk membayar nilai nominal wesel pada saat jatuh tempo, memberikan tingkat keamanan kepada pihak-pihak tertentu. Akseptasi bank juga dapat diperdagangkan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo.

### Sertifikat Deposito (CDs)

Sertifikat deposito (CDs) adalah deposito berjangka yang diterbitkan oleh bank yang membayar suku bunga tetap untuk periode tertentu. CD dianggap sebagai investasi berisiko rendah karena dijamin oleh bank penerbit; namun, mungkin ada batasan dolar untuk jumlah yang diasuransikan.

Meskipun secara teknis tidak tanpa jaminan seperti kebanyakan commercial paper, CD dalam denominasi besar sering kali dimasukkan dalam kategori commercial paper yang lebih luas karena tingkat likuiditasnya yang relatif dan sifat jangka pendeknya (dengan asumsi jangka waktu CD yang lebih singkat).

### Perjanjian Pembelian Kembali (Repos)

Perjanjian pembelian kembali (repos) melibatkan satu pihak yang menjual sekuritas kepada pihak lain dengan janji untuk membelinya kembali dengan harga tertentu pada tanggal di masa depan.

Repo dijamin oleh sekuritas yang mendasarinya dan sering digunakan sebagai bentuk pinjaman jangka pendek di pasar uang. Karena transaksi repo mencakup penjualan awal dan perjanjian pembelian kembali, ini bertindak sebagai pinjaman jangka pendek.

## Istilah Commercial Paper

### Penting

Commercial paper mirip dengan obligasi, meskipun setiap instrumen memiliki karakteristik uniknya sendiri.

## Kelebihan dan Kekurangan Commercial Paper

### Kelebihan

### Kekurangan

Tidak perlu didaftarkan
Alternatif murah
Mudah ditangani
Suku bunga lebih rendah dan risiko rendah
Diversifikasi
Penerbit harus memiliki kredit yang baik
Hanya baik untuk aset lancar atau persediaan
Tidak cocok untuk semua investor
Menawarkan pengembalian rendah

## Siapa yang Menerbitkan Commercial Paper?

Commercial paper biasanya diterbitkan oleh perusahaan besar dengan peringkat kredit yang kuat, yang berarti tidak memerlukan agunan. Untuk menerbitkan commercial paper, perusahaan-perusahaan ini biasanya harus dalam keadaan baik dengan hubungan eksternal yang kuat. Perusahaan-perusahaan ini dapat berasal dari berbagai industri.

Misalnya, perusahaan manufaktur mungkin tidak memiliki cukup modal tunai untuk membeli barang yang mereka butuhkan untuk memproduksi barang mereka. Menerbitkan commercial paper memberi mereka modal awal yang dibutuhkan untuk memulai siklus pendapatan mereka. Perlu dicatat bahwa commercial paper berguna di sini hanya jika perusahaan mengharapkan untuk mengubah bahan mentah menjadi pendapatan dalam waktu yang relatif singkat.

Penyedia layanan juga dapat menerbitkan commercial paper. Pertimbangkan firma konsultan yang menyediakan layanan hukum. Tanpa modal awal untuk membayar staf mereka, firma-firma ini tidak dapat menghasilkan pendapatan. Dengan menerbitkan commercial paper, firma-firma ini mendapatkan uang yang mereka butuhkan untuk mendorong pendapatan. Sama seperti perusahaan manufaktur, penyedia layanan harus mengharapkan untuk menghasilkan pendapatan jangka pendek agar selaras dengan siklus commercial paper.

## Siapa yang Membeli Commercial Paper?

Investor institusional adalah pembeli utama commercial paper. Investor ini termasuk dana pasar uang yang bertujuan untuk menjaga likuiditas sambil mendapatkan pengembalian yang moderat. Dana pasar uang lebih memilih commercial paper karena jatuh tempo yang singkat dan risiko yang relatif rendah, sangat cocok dengan strategi investasi mereka yang menekankan keamanan dan likuiditas.

Bendahara perusahaan juga berinvestasi dalam commercial paper untuk manajemen kas jangka pendek. Perusahaan sering menginvestasikan kelebihan modal dalam instrumen jangka pendek berkualitas tinggi yang dapat dengan cepat dilikuidasi jika diperlukan. Perusahaan dapat membeli commercial paper untuk menghasilkan pendapatan tanpa mengambil risiko yang besar atau mengorbankan strategi perusahaan mereka. Dana pensiun, perusahaan asuransi, dan investor institusional lainnya dengan mandat untuk mengelola uang dalam jumlah besar juga dapat berinvestasi dalam commercial paper.

Bank dan lembaga keuangan lainnya biasanya merupakan investor terkemuka dalam commercial paper. Mereka menggunakannya sebagai bagian dari strategi manajemen aset-liabilitas mereka untuk mencocokkan durasi aset dan liabilitas mereka dengan lebih efektif. Misalnya, jika bank memiliki kewajiban jangka pendek yang akan jatuh tempo, bank dapat memaksimalkan efisiensi modalnya dengan berinvestasi dalam commercial paper dengan jatuh tempo yang sama dengan utang tersebut.

## Commercial Paper vs. Obligasi

Baik commercial paper maupun obligasi adalah instrumen utang. Namun, ada perbedaan penting di antara keduanya yang berguna untuk diketahui.

Jatuh tempo commercial paper berkisar dari satu hingga 270 hari. Obligasi jatuh tempo dalam satu hingga 30 tahun. Meskipun perusahaan dapat melaporkan sebagian obligasinya sebagai utang jangka pendek, sebagian besar obligasi biasanya berjangka lebih panjang dibandingkan dengan commercial paper.

Commercial paper tidak memiliki pembayaran kupon. Semuanya dibayar saat jatuh tempo, dengan satu pembayaran. Obligasi membayar bunga secara berkala (dua kali setahun) selama masa pinjaman. Meskipun kedua instrumen menghasilkan pengembalian modal pada tanggal jatuh tempo instrumen, obligasi juga melakukan pembayaran di antaranya.

Perbedaan potensial lain antara keduanya adalah persyaratan agunan. Untuk obligasi jangka panjang, investor sering menginginkan jaminan bahwa jika terjadi sesuatu, mereka memiliki hak pertama untuk mengklaim aset perusahaan. Oleh karena itu, banyak obligasi dapat dijamin, sementara obligasi yang paling berisiko mungkin lebih mirip dengan commercial paper karena tidak dijamin.

## Contoh Commercial Paper

Misalkan sebuah perusahaan ritel menginginkan pendanaan jangka pendek untuk membiayai persediaan baru untuk musim liburan mendatang. Perusahaan membutuhkan $10 juta. Perusahaan menawarkan investor commercial paper dengan nilai nominal $10,1 juta. Ini sejalan dengan suku bunga yang berlaku.

Ketika commercial paper jatuh tempo, investor secara efektif menerima pembayaran bunga sebesar $100.000 bersama dengan $10 juta yang mereka pinjamkan. Ini setara dengan suku bunga 1%. Suku bunga ini dapat disesuaikan untuk waktu, tergantung pada jumlah hari commercial paper beredar.

Misalkan jangka waktu commercial paper adalah 30 hari. Ini berarti perusahaan akan mengumpulkan $10 juta hari ini dan dalam 30 hari, perusahaan dapat membayar kembali $10,1 juta kepada investor yang memegang commercial paper.

## Apakah Commercial Paper Merupakan Jenis Utang?

Ya. Commercial paper adalah utang jangka pendek tanpa jaminan yang diterbitkan oleh institusi yang ingin mengumpulkan modal yang dibutuhkan untuk waktu yang singkat. Ini adalah alternatif untuk melalui upaya dan biaya yang terlibat dalam mendapatkan pinjaman bisnis.

## Siapa Pembeli Utama Commercial Paper?

Karena denominasi minimum yang besar (biasanya $100.000 atau lebih), institusi besar merupakan pembeli utama commercial paper. Menurut SEC, ini termasuk "perusahaan investasi, rekening pensiun, pemerintah negara bagian dan lokal, serta perusahaan keuangan dan non-keuangan."

## Bagaimana Individu Berinvestasi dalam Commercial Paper?

Investasi minimum dalam commercial paper biasanya adalah $100.000. Jadi, cara terbaik bagi investor kecil untuk berinvestasi dalam commercial paper adalah dengan menempatkan uang mereka di perusahaan yang membelinya. Ini termasuk dana pasar uang, reksa dana, dan bahkan exchange-traded funds.

## Berapa Periode Jatuh Tempo untuk Commercial Paper?

Commercial paper biasanya memiliki periode jatuh tempo mulai dari satu hari hingga 270 hari. Jatuh tempo yang paling umum adalah 30, 60, dan 90 hari. Dengan menjaga periode jatuh tempo tetap singkat, penerbit dapat mengurangi risiko gagal bayar dan mengelola kebutuhan pembiayaan jangka pendek mereka dengan lebih baik.

## Apa Risiko yang Terkait dengan Commercial Paper?

Meskipun premis commercial paper adalah pasar dengan peserta berisiko rendah, risiko utama yang terkait dengan commercial paper masih merupakan risiko kredit. Akan selalu ada kemungkinan bahwa penerbit dapat gagal bayar atas kewajiban pembayaran mereka. Karena commercial paper tidak dijamin, investor bergantung pada stabilitas keuangan dan peringkat kredit penerbit.

## Kesimpulan

Commercial paper adalah utang tanpa jaminan dengan jangka waktu pendek yang diterbitkan oleh perusahaan dengan peringkat kredit tinggi. Ini adalah cara yang lebih murah untuk mengumpulkan uang untuk pengeluaran jangka pendek dibandingkan dengan pinjaman bisnis. Commercial paper bisa menarik bagi penerbit karena suku bunga rendah yang biasanya melekat padanya. Meskipun suku bunga tersebut tidak selalu menarik bagi investor, ini bisa menjadi pengembalian yang lebih tinggi daripada yang ditawarkan oleh beberapa obligasi, seperti Treasury. Ditambah lagi, ini adalah pilihan investasi yang dapat membantu mendiversifikasi portofolio.


## FAQ

**Apa itu commercial paper?**
Commercial paper adalah instrumen utang jangka pendek tanpa jaminan yang diterbitkan oleh perusahaan untuk membiayai kewajiban jangka pendek seperti gaji, piutang usaha, dan persediaan.

**Siapa yang biasanya menerbitkan commercial paper?**
Commercial paper biasanya diterbitkan oleh perusahaan besar dengan peringkat kredit yang kuat.

**Siapa pembeli utama commercial paper?**
Pembeli utama commercial paper adalah investor institusional, termasuk dana pasar uang, bendahara perusahaan, dana pensiun, perusahaan asuransi, dan lembaga keuangan lainnya.

**Berapa lama jangka waktu jatuh tempo commercial paper?**
Jangka waktu jatuh tempo commercial paper berkisar dari satu hingga 270 hari, dengan rata-rata sekitar 30 hari.

**Apa risiko utama yang terkait dengan commercial paper?**
Risiko utama yang terkait dengan commercial paper adalah risiko kredit, yaitu kemungkinan penerbit gagal bayar atas kewajiban pembayarannya karena bersifat tanpa jaminan.