# Investasi Kontrarian: Strategi, Risiko, dan Imbal Hasil

*English: Contrarian Investing: Strategy, Risks, and Rewards*

> Pelajari strategi investasi kontrarian, cara kerjanya, investor terkenal, serta tantangan dan risikonya.

**Definisi:** Investasi kontrarian adalah gaya investasi di mana investor sengaja melawan tren pasar yang berlaku dengan menjual saat orang lain membeli dan membeli saat kebanyakan investor menjual.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/c/contrarian

---

## Apa Itu Investor Kontrarian?

Investasi kontrarian adalah gaya investasi di mana investor sengaja melawan tren pasar yang berlaku dengan menjual saat orang lain membeli dan membeli saat kebanyakan investor menjual. Chairman dan Chief Executive Officer (CEO) Berkshire Hathaway, Warren Buffett, adalah seorang investor kontrarian terkenal.

Investor kontrarian percaya bahwa orang yang mengatakan pasar akan naik melakukannya hanya ketika mereka sudah sepenuhnya berinvestasi dan tidak memiliki daya beli lagi. Pada titik ini, pasar berada di puncaknya. Jadi, ketika orang memprediksi penurunan, mereka sudah menjual habis, dan pasar hanya bisa naik pada titik ini.

### Poin Penting

## Bagaimana Investasi Kontrarian Bekerja

Investasi kontrarian, seperti namanya, adalah strategi yang melibatkan melawan arus sentimen investor pada waktu tertentu. Prinsip-prinsip di balik investasi kontrarian dapat diterapkan pada saham individu, industri secara keseluruhan, atau bahkan pasar secara keseluruhan.

Seorang investor kontrarian memasuki pasar ketika orang lain merasa negatif terhadapnya. Investor kontrarian percaya bahwa nilai pasar atau saham berada di bawah nilai intrinsiknya dan karenanya mewakili sebuah peluang. Pada dasarnya, banyaknya pesimisme di antara investor lain telah mendorong harga saham di bawah seharusnya, dan investor kontrarian akan membeli saham tersebut sebelum sentimen pasar kembali dan harga saham pulih.

Menurut David Dreman, seorang investor kontrarian dan penulis "Contrarian Investment Strategies: The Next Generation", investor bereaksi berlebihan terhadap perkembangan berita dan memberi harga terlalu tinggi pada saham "panas" serta meremehkan pendapatan saham yang tertekan. Reaksi berlebihan ini menghasilkan pergerakan harga naik yang terbatas dan penurunan tajam untuk saham "panas" dan menyisakan ruang bagi investor kontrarian untuk memilih saham yang harganya di bawah nilai.

## Faktor Kunci yang Perlu Dipertimbangkan dalam Investasi Kontrarian

Investor kontrarian sering menargetkan saham yang tertekan lalu menjualnya setelah harga saham pulih dan investor lain mulai menargetkan perusahaan tersebut. Investasi kontrarian dibangun di atas gagasan bahwa naluri kawanan yang dapat mengendalikan arah pasar bukanlah strategi investasi yang baik.

Namun, investor kontrarian mungkin kehilangan keuntungan pasar jika sentimen bullish terbukti benar dan mereka sudah menjual. Demikian pula, saham yang dinilai terlalu rendah yang ditargetkan oleh investor kontrarian sebagai peluang investasi mungkin tetap dinilai terlalu rendah jika sentimen pasar tetap bearish.

## Membandingkan Strategi Investasi Kontrarian dan Value Investing

Investasi kontrarian mirip dengan value investing karena baik investor value maupun kontrarian mencari saham yang harga sahamnya lebih rendah dari nilai intrinsik perusahaan. Investor value sering berpikir bahwa pasar bereaksi berlebihan terhadap berita, menyebabkan harga saham jangka pendek tidak mencerminkan fundamental perusahaan jangka panjang.

Banyak investor value berpendapat bahwa ada garis tipis antara value investing dan investasi kontrarian, karena kedua strategi mencari sekuritas yang dinilai terlalu rendah untuk mendapatkan keuntungan berdasarkan pembacaan mereka terhadap sentimen pasar saat ini.

## Investor Kontrarian Terkenal dan Kisah Sukses Mereka

Contoh paling menonjol dari investor kontrarian adalah Warren Buffett. "Jadilah takut ketika orang lain serakah, dan serakah ketika orang lain takut" adalah salah satu kutipannya yang paling terkenal dan merangkum pendekatannya terhadap investasi kontrarian.

Pada puncak krisis keuangan 2008, ketika pasar anjlok di tengah gelombang pengajuan kebangkrutan, Buffett menasihati investor untuk membeli saham Amerika. Sebagai contoh, ia membeli ekuitas untuk perusahaan Amerika, termasuk bank investasi Goldman Sachs Group, Inc. (GS). Sepuluh tahun kemudian, nasihatnya terbukti benar. Dari 2008 hingga 2018, saham Goldman naik sekitar 239%.

Michael Burry, seorang ahli saraf yang menjadi pemilik hedge fund yang berbasis di California, adalah contoh lain dari investor kontrarian. Melalui penelitiannya pada tahun 2005, Burry menentukan bahwa pasar subprime salah harga dan terlalu panas. Hedge fund-nya, Scion Capital, melakukan short pada bagian berisiko dari pasar hipotek subprime dan mendapat untung. Kisahnya ditulis dalam buku "The Big Short" oleh Michael Lewis dan telah diadaptasi menjadi film dengan judul yang sama.

### Fakta Cepat

Sir John Templeton adalah seorang investor kontrarian terkemuka dan mendirikan Templeton Growth Fund pada tahun 1954. Dengan dividen yang diinvestasikan kembali, investasi $10.000 di dana tersebut saat awal berdiri bernilai $2 juta pada tahun 1992.

## Tantangan dan Risiko Investasi Kontrarian

Investor yang tertarik untuk menerapkan strategi investasi kontrarian harus menyadari beberapa kekurangan strategi ini. Menemukan saham yang dinilai terlalu rendah bisa sulit, dan investor kontrarian sering menghabiskan banyak waktu untuk riset. Cukup melakukan kebalikan dari sentimen pasar tidaklah cukup. Penting bagi investor kontrarian untuk mengembangkan keterampilan mereka dalam analisis fundamental untuk secara akurat mengukur nilai intrinsik sekuritas.

Investor kontrarian mungkin mengalami periode di mana portofolio mereka berkinerja buruk. Mungkin perlu waktu yang cukup lama sebelum saham yang dinilai terlalu rendah mulai menunjukkan keuntungan. Sementara itu, investor kontrarian mungkin harus menanggung kerugian kertas pada investasi mereka.

## Apa Itu Investasi Kontrarian?

Investasi kontrarian mengacu pada strategi investasi yang mencari peluang keuntungan dalam perdagangan yang berlawanan dengan sentimen pasar saat ini. Misalnya, jika pasar sedang bullish, investor kontrarian bersikap bearish dan akan mencari peluang untuk menjual. Sebaliknya, jika pasar bearish, investor kontrarian bersikap bullish dan akan mencari peluang untuk membeli.

## Siapa Saja Investor Kontrarian Terkenal?

Warren Buffett dan Charlie Munger dari Berkshire Hathaway adalah dua investor kontrarian yang paling terkenal. David Dreman, pendiri perusahaan investasi dan penulis beberapa buku tentang investasi kontrarian, adalah seorang kontrarian terkemuka lainnya. Ray Dalio, Sir John Templeton, Michael Burry, dan George Soros adalah investor yang telah membuat nama mereka sebagai investor kontrarian.

## Bagaimana Miliarder Kontrarian Menggunakan Deep Value untuk Mengalahkan Pasar?

Deep value investing adalah istilah yang sering digunakan bersamaan dengan miliarder kontrarian yang memilih investasi saham mereka berdasarkan analisis bahwa perusahaan tertentu diperdagangkan pada kelipatan jauh di bawah nilai intrinsik atau nilai buku. Miliarder ini mencari perusahaan dengan harga saham yang telah didiskon secara tidak adil dan signifikan oleh pasar. Mereka kemudian akan mengakuisisi saham besar di perusahaan-perusahaan ini dengan antisipasi bahwa seiring waktu mereka akan mendapat untung dari kenaikan harga saham.

### Catatan

Investopedia tidak menyediakan layanan dan nasihat pajak, investasi, atau keuangan. Informasi disajikan tanpa mempertimbangkan tujuan investasi, toleransi risiko, atau keadaan keuangan investor tertentu dan mungkin tidak cocok untuk semua investor. Berinvestasi melibatkan risiko, termasuk kemungkinan kehilangan pokok.


## FAQ

**Apa inti dari strategi investasi kontrarian?**
Inti dari investasi kontrarian adalah membeli ketika investor lain menjual dan menjual ketika investor lain membeli, dengan keyakinan bahwa pasar akan berbalik arah.

**Siapa investor kontrarian terkenal yang bisa dijadikan contoh?**
Warren Buffett, Michael Burry, dan Sir John Templeton adalah beberapa investor kontrarian terkenal yang telah mencapai kesuksesan.

**Apa risiko utama dari investasi kontrarian?**
Risiko utama adalah bahwa saham yang dinilai terlalu rendah mungkin tetap dinilai terlalu rendah, atau investor bisa kehilangan keuntungan pasar jika sentimen positif terus berlanjut.

**Bagaimana investasi kontrarian berbeda dari value investing?**
Keduanya mencari saham yang dinilai terlalu rendah, tetapi investor kontrarian secara aktif melawan sentimen pasar saat ini, sementara value investor lebih fokus pada fundamental jangka panjang.