# Paritas Suku Bunga Tertutup: Rumus dan Contoh

*English: Understand Covered Interest Rate Parity: Formula, Calculation, and Examples*

> Pahami Paritas Suku Bunga Tertutup (CIP), rumus, cara menghitung, dan contoh praktisnya untuk menghindari arbitrase di pasar valas.

**Definisi:** Paritas Suku Bunga Tertutup adalah kondisi di mana tidak ada peluang arbitrase di pasar valuta asing karena suku bunga dan nilai tukar spot serta forward saling menyeimbangkan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/c/covered_interest_rate_parity

---

## Memahami Paritas Suku Bunga Tertutup: Rumus, Perhitungan, dan Contoh

Paritas Suku Bunga Tertutup (Covered Interest Rate Parity - CIP) memastikan tidak ada peluang arbitrase yang ada dengan menyeimbangkan nilai tukar spot dan forward dua negara berdasarkan suku bunga mereka. Ini menyediakan kondisi tanpa arbitrase melalui penggunaan kontrak forward, yang krusial bagi investor yang menavigasi lingkungan suku bunga yang berbeda.

Paritas Suku Bunga Tertutup (CIP) dapat dibandingkan dengan paritas suku bunga terbuka (uncovered interest rate parity - UIP).

### Poin Penting

## Cara Menghitung Paritas Suku Bunga Tertutup

Rumus CIRP biasanya membantu menentukan nilai tukar valuta asing forward.

F = S × ( 1 + i d ) / ( 1 + i f ) di mana:
F = Nilai tukar valuta asing forward
S = Nilai tukar spot saat ini
i d = Suku bunga dalam mata uang domestik atau mata uang dasar
i f = Suku bunga dalam mata uang asing atau mata uang yang dikutip

Sebuah mata uang dengan suku bunga lebih rendah biasanya diperdagangkan pada premi nilai tukar forward dibandingkan dengan mata uang dengan suku bunga lebih tinggi.

### Fakta Singkat

Ada beberapa cara berbeda untuk menghitung nilai tukar valuta asing forward, tetapi metode yang paling umum digunakan di sini.

## Memahami Implikasi Paritas Suku Bunga Tertutup

Paritas Suku Bunga Tertutup adalah kondisi tanpa arbitrase yang dapat digunakan di pasar valuta asing untuk menentukan nilai tukar valuta asing forward. Kondisi ini juga menyatakan bahwa investor dapat melakukan hedging risiko valuta asing atau fluktuasi tak terduga dalam nilai tukar (dengan kontrak forward).

Akibatnya, risiko valuta asing tertutup. Paritas suku bunga dapat terjadi sementara, tetapi mungkin tidak bertahan karena suku bunga berubah seiring waktu.

## Contoh Praktis Penerapan Paritas Suku Bunga Tertutup

Sebagai contoh, asumsikan mata uang Negara X diperdagangkan pada paritas dengan mata uang Negara Z, tetapi suku bunga tahunan di Negara X adalah 6% dan suku bunga di Negara Z adalah 3%. Dengan asumsi semua hal lain sama, akan masuk akal untuk meminjam dalam mata uang Z, mengkonversinya di pasar spot ke mata uang X, dan menginvestasikan hasilnya di Negara X.

Untuk melunasi pinjaman dalam mata uang Z, Anda harus membuat kontrak forward untuk menukar mata uang kembali dari X ke Z. Paritas Suku Bunga Tertutup terjadi ketika kurs forward untuk mengkonversi X ke Z menghilangkan keuntungan apa pun.

Karena mata uang diperdagangkan pada paritas, satu unit Negara X sama dengan satu unit Negara Z. Asumsikan mata uang domestik adalah mata uang Negara Z. Oleh karena itu, harga forward setara dengan 0,97, atau 1 x [ ( 1 + 3% ) / ( 1 + 6% ) ].

Melihat pasar mata uang, kita dapat menerapkan rumus nilai tukar valuta asing forward untuk mengetahui perkiraan kurs GBP/USD. Katakanlah kurs spot untuk pasangan tersebut diperdagangkan pada 1,35. Juga, asumsikan bahwa suku bunga (menggunakan prime lending rate) untuk AS adalah 1,1% dan 3,25% untuk Inggris. Mata uang domestik adalah pound Inggris, menjadikan kurs forward 1,38, dihitung dengan: 1,35 x [ ( 1 + 0,0325)/( 1 + 0,011 ) ].

## Membandingkan Paritas Suku Bunga Tertutup vs. Terbuka

Paritas suku bunga tertutup menggunakan kontrak forward untuk mengamankan nilai tukar. Paritas suku bunga terbuka memperkirakan kurs tanpa menutupi risiko valuta asing, hanya menggunakan perkiraan kurs spot. Tidak ada perbedaan antara paritas suku bunga tertutup dan terbuka ketika kurs forward dan perkiraan kurs spot sama.

## Keterbatasan dan Tantangan Paritas Suku Bunga Tertutup

Paritas suku bunga berarti investor dari dua negara tidak dapat dengan mudah mendapatkan keuntungan dari perbedaan suku bunga. Ini membutuhkan substitusi sempurna dan aliran modal bebas. Terkadang ada peluang arbitrase. Ini terjadi ketika suku bunga pinjaman dan pinjaman berbeda, memungkinkan investor untuk mendapatkan imbal hasil bebas risiko.

Misalnya, paritas suku bunga tertutup runtuh selama Krisis Keuangan Besar (Great Financial Crisis). Namun, upaya yang terlibat dalam menangkap imbal hasil ini biasanya membuatnya tidak menguntungkan untuk dikejar.

## Apa Itu Paritas Suku Bunga Tertutup?

Paritas Suku Bunga Tertutup adalah kejadian teoretis di mana harga spot dan forward mata uang suatu pasangan sama, yang mewakili tidak adanya peluang arbitrase.

## Apa 2 Jenis Paritas Suku Bunga?

Kedua jenisnya adalah tertutup dan terbuka. Perbedaannya adalah jenis tertutup menggunakan kontrak forward atau futures, sedangkan jenis terbuka menggunakan perkiraan kurs spot.

## Kapan Paritas Suku Bunga Tidak Berlaku?

Paritas suku bunga tidak berlaku ketika harga spot dan forward tidak dalam keseimbangan, yang mewakili peluang arbitrase.

## Kesimpulannya

Paritas Suku Bunga Tertutup terjadi ketika nilai tukar spot dan forward pasangan mata uang sama, menghilangkan peluang arbitrase apa pun. Kondisi tanpa arbitrase ini membantu pedagang mata uang dalam melakukan hedging risiko valuta asing menggunakan kontrak forward. Namun, peluang arbitrase dapat muncul ketika suku bunga dan nilai tukar bergeser, menggarisbawahi sifat dinamis pasar keuangan.

Koreksi - 22 Okt. 2024: Artikel ini telah dikoreksi untuk menunjukkan rumus yang akurat untuk menghitung kurs forward dalam contoh.


## FAQ

**Apa tujuan utama dari Paritas Suku Bunga Tertutup (CIP)?**
Tujuan utama CIP adalah untuk memastikan tidak ada peluang arbitrase di pasar valuta asing dengan menyeimbangkan nilai tukar spot dan forward dua negara berdasarkan suku bunga mereka.

**Bagaimana cara menghitung Paritas Suku Bunga Tertutup?**
Rumus yang umum digunakan adalah F = S × (1 + i d) / (1 + i f), di mana F adalah kurs forward, S adalah kurs spot, i d adalah suku bunga domestik, dan i f adalah suku bunga asing.

**Apa perbedaan utama antara paritas suku bunga tertutup dan terbuka?**
Perbedaan utamanya adalah paritas suku bunga tertutup menggunakan kontrak forward untuk mengamankan nilai tukar, sementara paritas suku bunga terbuka memperkirakan kurs tanpa hedging risiko valuta asing.

**Kapan Paritas Suku Bunga Tertutup mungkin tidak berlaku?**
Paritas suku bunga tidak berlaku ketika harga spot dan forward tidak dalam keseimbangan, yang menciptakan peluang arbitrase, atau ketika ada perbedaan suku bunga pinjaman dan pinjaman.