# Liabilitas Lancar: Definisi dan Cara Menghitungnya

*English: Current Liabilities: What They Are and How to Calculate Them*

> Pelajari apa itu liabilitas lancar, cara menghitungnya, dan mengapa penting bagi investor dan kreditur.

**Definisi:** Liabilitas lancar adalah kewajiban keuangan jangka pendek perusahaan yang jatuh tempo dalam satu tahun atau dalam siklus operasi normal.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/c/currentliabilities

---

## Apa Itu Liabilitas Lancar?

Liabilitas lancar adalah kewajiban keuangan jangka pendek perusahaan yang jatuh tempo dalam satu tahun atau dalam siklus operasi normal. Siklus operasi, juga disebut siklus konversi kas, adalah waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk membeli persediaan dan mengubahnya menjadi kas dari penjualan. Contoh liabilitas lancar adalah uang yang terutang kepada pemasok dalam bentuk utang usaha.

### Poin Penting

Sydney Saporito / Investopedia

## Memahami Liabilitas Lancar

Liabilitas lancar biasanya diselesaikan menggunakan aset lancar, yaitu aset yang habis digunakan dalam satu tahun. Aset lancar meliputi kas atau piutang usaha, yaitu uang yang terutang oleh pelanggan atas penjualan. Rasio aset lancar terhadap liabilitas lancar penting dalam menentukan kemampuan berkelanjutan perusahaan untuk membayar utangnya saat jatuh tempo.

Utang usaha biasanya merupakan salah satu akun liabilitas lancar terbesar di laporan keuangan perusahaan, dan mewakili faktur pemasok yang belum dibayar. Perusahaan berusaha mencocokkan tanggal pembayaran sehingga piutang usaha mereka dikumpulkan sebelum utang usaha jatuh tempo kepada pemasok.

Misalnya, sebuah perusahaan mungkin memiliki persyaratan 60 hari untuk uang yang terutang kepada pemasoknya, yang mengakibatkan persyaratan pembayaran 30 hari bagi pelanggannya. Liabilitas lancar juga dapat diselesaikan dengan membuat liabilitas lancar baru, seperti kewajiban utang jangka pendek baru.

Perusahaan akan mencantumkan liabilitas di neraca mereka. Beberapa bisnis akan menggunakan neraca ukuran umum yang menunjukkan nilai numerik dan persentase relatif dari liabilitas.

Kadang-kadang, perusahaan menggunakan akun yang disebut liabilitas lancar lainnya sebagai item baris penampung di neraca mereka untuk memasukkan semua liabilitas lain yang jatuh tempo dalam satu tahun yang tidak diklasifikasikan di tempat lain. Akun liabilitas lancar dapat bervariasi berdasarkan industri atau sesuai dengan berbagai peraturan pemerintah.

Analis dan kreditur sering menggunakan rasio lancar. Rasio lancar mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar utang atau kewajiban keuangan jangka pendeknya. Rasio, yang dihitung dengan membagi aset lancar dengan liabilitas lancar, menunjukkan seberapa baik perusahaan mengelola neracanya untuk melunasi utang jangka pendek dan kewajiban pembayarannya. Ini menunjukkan kepada investor dan analis apakah perusahaan memiliki aset lancar yang cukup di neracanya untuk memenuhi atau melunasi utang lancar dan kewajiban pembayaran lainnya.

Rasio cepat memiliki formula yang sama dengan rasio lancar, kecuali bahwa ia mengurangi nilai total persediaan terlebih dahulu. Rasio cepat adalah ukuran likuiditas yang lebih konservatif karena hanya mencakup aset lancar yang dapat dengan cepat dikonversi menjadi kas untuk melunasi liabilitas lancar.

Angka lebih dari satu ideal untuk rasio lancar dan rasio cepat, karena menunjukkan bahwa ada lebih banyak aset lancar untuk membayar utang jangka pendek lancar. Namun, jika angkanya terlalu tinggi, itu bisa berarti perusahaan tidak memanfaatkan asetnya sebaik mungkin.

### Penting

Meskipun rasio lancar dan rasio cepat menunjukkan seberapa baik perusahaan mengonversi aset lancarnya untuk membayar liabilitas lancar, sangat penting untuk membandingkan rasio-rasio tersebut dengan perusahaan dalam industri yang sama.

Analisis liabilitas lancar penting bagi investor dan kreditur. Bank, misalnya, ingin tahu sebelum memberikan kredit apakah perusahaan mengumpulkan—atau dibayar—untuk piutang usahanya secara tepat waktu. Di sisi lain, pembayaran tepat waktu atas kewajiban pembayaran perusahaan juga penting. Baik rasio lancar maupun rasio cepat membantu dalam analisis solvabilitas keuangan perusahaan dan pengelolaan liabilitas lancarnya.

## Akuntansi untuk Liabilitas Lancar

Ketika perusahaan menentukan bahwa mereka menerima manfaat ekonomi yang harus dibayar dalam satu tahun, mereka harus segera mencatat entri kredit untuk liabilitas lancar. Bergantung pada sifat manfaat yang diterima, akuntan perusahaan mengklasifikasikannya sebagai aset atau beban, yang akan menerima entri debit.

Misalnya, produsen mobil besar menerima pengiriman sistem knalpot dari vendornya, yang harus dibayarnya sebesar $10 juta dalam 90 hari ke depan. Karena bahan-bahan ini tidak segera dimasukkan ke dalam produksi, akuntan perusahaan mencatat entri kredit ke utang usaha dan entri debit ke persediaan, akun aset, sebesar $10 juta. Ketika perusahaan membayar saldo terutangnya kepada pemasok, mereka mendebit utang usaha dan mengkredit kas sebesar $10 juta.

Misalkan sebuah perusahaan menerima layanan persiapan pajak dari auditor eksternalnya, yang harus dibayarnya sebesar $1 juta dalam 60 hari ke depan. Akuntan perusahaan mencatat entri debit sebesar $1 juta ke akun beban audit dan entri kredit sebesar $1 juta ke akun liabilitas lancar lainnya. Ketika pembayaran sebesar $1 juta dilakukan, akuntan perusahaan membuat entri debit sebesar $1 juta ke akun liabilitas lancar lainnya dan kredit sebesar $1 juta ke akun kas.

## Contoh Liabilitas Lancar

Berikut adalah contoh liabilitas lancar menggunakan neraca konsolidasi Macy’s Inc. (M) dari laporan 10-Q perusahaan yang dilaporkan pada 3 Agustus 2019.

Gambar oleh Sabrina Jiang © Investopedia 2020

## Mengapa investor peduli dengan liabilitas lancar?

Analisis liabilitas lancar penting bagi investor dan kreditur. Misalnya, bank ingin tahu sebelum memberikan kredit apakah perusahaan mengumpulkan—atau dibayar—untuk piutang usahanya secara tepat waktu. Di sisi lain, pembayaran tepat waktu atas kewajiban pembayaran perusahaan juga penting. Baik rasio lancar maupun rasio cepat membantu dalam analisis solvabilitas keuangan perusahaan dan pengelolaan liabilitas lancarnya.

## Apa saja liabilitas lancar yang tercantum di neraca?

Liabilitas lancar yang paling umum ditemukan di neraca meliputi utang usaha; utang jangka pendek seperti pinjaman bank atau commercial paper yang diterbitkan untuk mendanai operasi; dividen yang terutang; wesel bayar—bagian pokok dari utang yang beredar; bagian lancar dari pendapatan ditangguhkan, seperti pembayaran di muka oleh pelanggan untuk pekerjaan yang belum selesai atau diperoleh; jatuh tempo lancar dari utang jangka panjang; bunga terutang atas utang yang beredar, termasuk kewajiban jangka panjang; dan pajak penghasilan yang terutang dalam satu tahun ke depan. Kadang-kadang, perusahaan menggunakan akun yang disebut liabilitas lancar lainnya sebagai item baris penampung di neraca mereka untuk memasukkan semua liabilitas lain yang jatuh tempo dalam satu tahun yang tidak diklasifikasikan di tempat lain.

## Apa itu rasio lancar?

Analis dan kreditur sering menggunakan rasio lancar, yang mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar utang atau kewajiban keuangan jangka pendeknya. Rasio, yang dihitung dengan membagi aset lancar dengan liabilitas lancar, menunjukkan seberapa baik perusahaan mengelola neracanya untuk melunasi utang jangka pendek dan kewajiban pembayarannya. Ini menunjukkan kepada investor dan analis apakah perusahaan memiliki aset lancar yang cukup di neracanya untuk memenuhi atau melunasi utang lancar dan kewajiban pembayaran lainnya.

## Apa itu aset lancar?

Aset lancar mewakili semua aset perusahaan yang diharapkan dapat dijual, dikonsumsi, digunakan, atau habis secara mudah melalui operasi bisnis standar dalam satu tahun. Aset lancar muncul di neraca perusahaan dan meliputi kas, setara kas, piutang usaha, persediaan stok, sekuritas yang dapat dipasarkan, liabilitas prabayar, dan aset likuid lainnya. Liabilitas lancar biasanya diselesaikan menggunakan aset lancar.

## Kesimpulan

Liabilitas lancar adalah kewajiban keuangan jangka pendek perusahaan: tagihan yang jatuh tempo dalam satu tahun atau dalam siklus operasi normal. Liabilitas lancar biasanya diselesaikan menggunakan aset lancar. Contoh liabilitas lancar meliputi utang usaha, utang jangka pendek, dividen, dan wesel bayar serta pajak penghasilan yang terutang.

Analisis liabilitas lancar penting bagi investor dan kreditur. Ini dapat memberikan gambaran tentang solvabilitas keuangan perusahaan dan pengelolaan liabilitas lancarnya.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan liabilitas lancar?**
Liabilitas lancar adalah kewajiban keuangan jangka pendek perusahaan yang jatuh tempo dalam satu tahun atau dalam siklus operasi normal.

**Bagaimana cara menghitung rasio lancar?**
Rasio lancar dihitung dengan membagi total aset lancar dengan total liabilitas lancar.

**Mengapa rasio lancar penting bagi investor?**
Rasio lancar penting bagi investor karena menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar utang jangka pendeknya, yang mencerminkan kesehatan keuangan dan manajemen neraca perusahaan.

**Apa saja contoh umum liabilitas lancar?**
Contoh umum liabilitas lancar meliputi utang usaha, utang bank jangka pendek, wesel bayar, dan bagian lancar dari utang jangka panjang.

**Apa perbedaan antara rasio lancar dan rasio cepat?**
Rasio cepat sama dengan rasio lancar, tetapi tidak termasuk persediaan dari aset lancar, sehingga memberikan gambaran likuiditas yang lebih konservatif.