# Dark Pools: Cara Kerja dan Kontroversinya

*English: Inside Dark Pools: How They Work and Why They're Controversial*

> Pelajari cara kerja dark pools, bursa privat untuk investor institusional, serta kontroversi seputar transparansi dan manipulasi pasar.

**Definisi:** Dark pools adalah bursa privat yang memungkinkan perdagangan sekuritas secara anonim, yang menawarkan keuntungan bagi investor institusional seperti stabilitas harga dalam perdagangan besar.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/d/dark_pool

---

## Apa Itu Dark Pool?

Dark pools adalah bursa privat yang memungkinkan perdagangan sekuritas secara anonim, menawarkan keuntungan bagi investor institusional seperti stabilitas harga dalam perdagangan besar. Berasal dari tahun 1980-an, sistem ini mendapatkan perhatian setelah perubahan regulasi pada tahun 2005, meningkatkan persaingan di pasar keuangan. Namun, kurangnya transparansi menimbulkan kekhawatiran terkait dampak pasar dan manipulasi.

### Poin Penting

## Evolusi dan Fungsi Utama Dark Pools dalam Trading

Dark pools muncul pada tahun 1980-an ketika Securities and Exchange Commission (SEC) mengizinkan broker untuk melakukan transaksi blok saham dalam jumlah besar. Perdagangan elektronik dan keputusan SEC pada tahun 2005 yang dirancang untuk meningkatkan persaingan dan memangkas biaya transaksi telah merangsang peningkatan jumlah dark pools. Dark pools dapat mengenakan biaya lebih rendah daripada bursa karena seringkali berada di dalam perusahaan besar dan tidak selalu bank.

Contohnya, Bloomberg LP memiliki dark pool Bloomberg Tradebook, yang terdaftar di SEC. Dark pools awalnya sebagian besar digunakan oleh investor institusional untuk perdagangan blok yang melibatkan sejumlah besar sekuritas. Namun, dark pools tidak lagi hanya digunakan untuk pesanan besar. Laporan Celent tahun 2013 menemukan bahwa sebagai hasil dari perpindahan pesanan blok ke dark pools, ukuran pesanan rata-rata turun sekitar 50%, dari 430 saham pada tahun 2009 menjadi sekitar 200 saham dalam empat tahun.

Keuntungan utama dari perdagangan dark pool adalah investor institusional yang melakukan perdagangan besar dapat melakukannya tanpa eksposur saat mencari pembeli dan penjual. Ini mencegah devaluasi harga yang berat, yang seharusnya terjadi. Jika diketahui publik, misalnya, bahwa bank investasi mencoba menjual 500.000 saham suatu sekuritas, sekuritas tersebut hampir pasti akan menurun nilainya pada saat bank menemukan pembeli untuk semua sahamnya. Devaluasi telah menjadi risiko yang semakin mungkin terjadi, dan platform perdagangan elektronik menyebabkan harga merespons jauh lebih cepat terhadap tekanan pasar. Namun, jika data baru dilaporkan hanya setelah perdagangan dieksekusi, berita tersebut memiliki dampak yang jauh lebih kecil pada pasar.

## Bagaimana High-Frequency Trading Mempengaruhi Dark Pools

Superkomputer yang dapat menjalankan algoritma dalam hitungan milidetik telah menjadikan high-frequency trading (HFT) sebagai bagian utama dari perdagangan harian. Teknologi HFT memungkinkan pedagang institusional untuk dengan cepat menempatkan pesanan besar dan mendapatkan keuntungan dari perubahan harga kecil. Pedagang HFT dengan cepat mengambil keuntungan dan menutup posisi mereka setelah mengeksekusi pesanan. "Perompakan legal" ini terjadi berkali-kali sehari, menghasilkan keuntungan besar bagi pedagang HFT.

Akhirnya, HFT menjadi begitu meresap sehingga semakin sulit untuk mengeksekusi perdagangan besar melalui satu bursa. Karena pesanan HFT besar harus disebar di berbagai bursa, hal itu memberi tahu pesaing dagang yang kemudian dapat mendahului pesanan dan merebut inventaris, mendorong harga saham naik. Semua ini terjadi dalam hitungan milidetik setelah pesanan ditempatkan.

Untuk menjaga kerahasiaan perdagangan besar dan memastikan likuiditas, bank investasi menciptakan dark pools. Dark pools menawarkan likuiditas bagi pedagang dengan pesanan besar yang tidak dapat atau tidak ingin menggunakan bursa publik. Pada 28 Februari 2022, terdapat 64 dark pools di AS, yang sebagian besar dijalankan oleh bank.

## Mengatasi Tantangan dan Kontroversi dalam Dark Pools

Perdagangan di dark pools legal, tetapi kurang transparan. Mereka yang mengecam HFT sebagai keuntungan yang tidak adil atas investor lain juga mengutuk kurangnya transparansi di dark pools, yang dapat menyembunyikan konflik kepentingan. Karena keluhan, SEC melakukan penelitian dan mempresentasikan laporan tahun 2015 mereka, meneliti dark pools untuk front-running ilegal ketika pedagang institusional menempatkan pesanan mereka di depan pesanan pelanggan untuk memanfaatkan kenaikan harga saham. Pendukung dark pools bersikeras bahwa mereka menyediakan likuiditas penting, memungkinkan pasar beroperasi lebih efisien.

## Menjelajahi Contoh Dark Pool Terkemuka dan Dampaknya

Ada beberapa jenis dark pools yang berbeda: bursa yang dimiliki broker atau dealer, seperti MS Pool milik Morgan Stanley dan Sigma X milik Goldman Sachs; bursa independen yang menawarkan perdagangan privat kepada klien mereka; dan pasar bursa privat yang dioperasikan oleh bursa publik seperti Euronext New York Stock Exchange. Pasar yang dimiliki secara privat akan memiliki penemuan harga di dalam pasar mereka sendiri, tetapi dark pool yang dioperasikan oleh broker mendapatkan harganya dari bursa publik.

Karena nama dan kurangnya transparansi, dark pools seringkali dipandang mencurigakan oleh publik. Kenyataannya, dark pools diatur secara ketat oleh SEC. Namun, ada kekhawatiran nyata bahwa karena volume perdagangan yang sangat besar yang dilakukan di pasar gelap, nilai publik sekuritas tertentu semakin tidak dapat diandalkan atau tidak akurat. Ada juga kekhawatiran yang meningkat bahwa bursa dark pool menyediakan bahan bakar yang sangat baik untuk high-frequency trading yang predator.

## Intinya

Dark pools berfungsi sebagai tempat perdagangan privat di mana investor institusional dapat mengeksekusi pesanan besar dengan anonimitas, meminimalkan dampak pasar dan melindungi dari devaluasi harga. Mereka muncul pada tahun 1980-an, mendapatkan daya tarik setelah regulasi SEC pada tahun 2005, dan melayani kebutuhan pedagang frekuensi tinggi. Meskipun mereka menyediakan likuiditas penting, para kritikus berpendapat bahwa sifatnya yang buram menimbulkan kekhawatiran tentang transparansi dan potensi manipulasi pasar. Terlepas dari kontroversi ini, dark pools tetap menjadi bagian integral dari perdagangan sekuritas modern, menyeimbangkan kebutuhan kerahasiaan dengan pengawasan peraturan.


## FAQ

**Apa keuntungan utama menggunakan dark pools bagi investor institusional?**
Keuntungan utamanya adalah kemampuan untuk mengeksekusi perdagangan besar secara anonim, yang membantu mencegah devaluasi harga yang signifikan yang dapat terjadi jika informasi perdagangan tersebut diketahui publik.

**Sejak kapan dark pools mulai digunakan?**
Dark pools berasal dari tahun 1980-an, namun popularitasnya meningkat setelah perubahan regulasi SEC pada tahun 2005 yang bertujuan untuk meningkatkan persaingan di pasar keuangan.

**Apakah perdagangan di dark pools legal?**
Ya, perdagangan di dark pools adalah legal, meskipun kurangnya transparansi menimbulkan kekhawatiran.

**Apa saja kekhawatiran utama terkait dark pools?**
Kekhawatiran utama meliputi kurangnya transparansi yang dapat menyembunyikan konflik kepentingan, potensi manipulasi pasar, dan dampak pada keandalan nilai pasar sekuritas publik.

**Siapa yang biasanya menggunakan dark pools?**
Awalnya, dark pools sebagian besar digunakan oleh investor institusional untuk perdagangan blok besar, tetapi sekarang juga digunakan untuk pesanan yang lebih kecil dan oleh pedagang high-frequency trading.