# Rasio Utang terhadap PDB: Rumus dan Maknanya

*English: Debt-to-GDP Ratio: Formula and What It Can Tell You*

> Pelajari rasio utang terhadap PDB, cara menghitungnya, dan apa artinya bagi stabilitas keuangan suatu negara.

**Definisi:** Rasio utang terhadap PDB adalah metrik yang membandingkan utang publik suatu negara dengan produk domestik bruto (PDB) untuk mengukur kemampuannya membayar utang.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/d/debtgdpratio

---

## Apa Itu Rasio Utang terhadap PDB?

Rasio utang terhadap PDB adalah metrik yang membandingkan utang publik suatu negara dengan produk domestik bruto (PDB)-nya. Metrik ini secara andal menunjukkan kemampuan suatu negara untuk membayar kembali utangnya dengan membandingkan apa yang terutang oleh negara dengan apa yang dihasilkannya. Rasio utang terhadap PDB sering dinyatakan dalam persentase dan juga dapat diartikan sebagai jumlah tahun yang diperlukan untuk membayar utang jika PDB didedikasikan sepenuhnya untuk pembayaran utang.

### Poin Penting

Investopedia / Mira Norian

## Rumus dan Perhitungan Rasio Utang terhadap PDB

Rasio utang terhadap PDB dapat dihitung dengan rumus berikut:


$$ 	ext{Rasio Utang terhadap PDB} = rac{ 	ext{Total Utang Negara} }{ 	ext{Total PDB Negara} } $$

Negara yang mampu terus membayar bunga utangnya tanpa pembiayaan kembali dan tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi umumnya dianggap stabil. Negara dengan rasio utang terhadap PDB yang tinggi biasanya mengalami kesulitan dalam melunasi utang eksternal, yang juga disebut utang publik. Ini adalah saldo apa pun yang terutang kepada pemberi pinjaman luar. Kreditor cenderung mencari suku bunga yang lebih tinggi saat meminjamkan dalam skenario seperti itu.

### Penting

Rasio utang terhadap PDB yang sangat tinggi dapat menghalangi kreditor untuk memberikan pinjaman sama sekali.

## Apa yang Dapat Diberitahukan oleh Rasio Utang terhadap PDB

Hal ini sering memicu kepanikan keuangan di pasar domestik dan internasional ketika suatu negara gagal bayar utangnya. Semakin tinggi rasio utang terhadap PDB suatu negara, semakin tinggi pula risiko gagal bayarnya.

Pemerintah berupaya menurunkan rasio utang terhadap PDB mereka, tetapi ini bisa sulit dicapai selama periode ketidakstabilan seperti perang atau resesi ekonomi. Pemerintah cenderung meningkatkan pinjaman untuk merangsang pertumbuhan dan meningkatkan permintaan agregat dalam iklim yang menantang tersebut. Strategi makroekonomi ini dikaitkan dengan ekonomi Keynesian.

Ekonom yang menganut teori moneter modern (MMT) berpendapat bahwa negara berdaulat yang mampu mencetak uangnya sendiri tidak akan pernah bangkrut karena mereka dapat menghasilkan lebih banyak mata uang fiat untuk melayani utang. Namun, aturan ini tidak berlaku untuk negara-negara yang tidak mengontrol kebijakan moneter mereka, seperti negara-negara Uni Eropa (EU) yang harus mengandalkan European Central Bank (ECB) untuk menerbitkan euro.

### Rasio Utang terhadap PDB yang Baik vs. Buruk

World Population Review melaporkan bahwa negara-negara yang rasio utang terhadap PDB-nya melebihi 77% untuk jangka waktu yang lama mengalami perlambatan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi. Hal ini dapat berdampak negatif, karena dapat mengurangi pertumbuhan riil tahunan suatu negara.

### Fakta Cepat

Rasio utang terhadap PDB AS untuk Q3 2024 adalah 120,73%, hampir dua kali lipat dari level awal 2008 tetapi turun dari rekor tertinggi 132,81% yang terlihat pada Q2 2020.

AS memiliki rasio utang terhadap PDB lebih dari 77% sejak Q1 2009. Rasio utang terhadap PDB tertinggi AS sebelum tahun itu adalah 106% pada tahun 1946 di akhir Perang Dunia II.

Tingkat utang secara bertahap turun dari puncak pasca-Perang Dunia II sebelum mendatar antara 31% dan 40% pada tahun 1970-an. Rasio terus meningkat sejak 1980. Rasio melonjak tajam setelah krisis perumahan subprime tahun 2007 dan krisis keuangan berikutnya. Rasio kemudian melonjak selama pandemi COVID-19 mencapai rekor tertinggi baru dan hanya sedikit turun sejak saat itu.

## Pertimbangan Khusus

Pemerintah AS membiayai utangnya dengan menerbitkan sekuritas Treasury yang secara luas dianggap sebagai obligasi teraman di pasar.

Negara dan wilayah dengan 10 pemegang terbesar Treasury AS per November 2024 (informasi terbaru) adalah:

## Apa Risiko Utama Rasio Utang terhadap PDB yang Tinggi?

Rasio utang terhadap PDB yang tinggi bisa menjadi indikator utama peningkatan risiko gagal bayar bagi suatu negara. Gagal bayar negara dapat memicu dampak keuangan secara global.

## Bagaimana Teori Moneter Modern Memandang Utang Nasional?

Teori moneter modern menunjukkan bahwa negara berdaulat tidak perlu bergantung pada pajak atau pinjaman untuk pengeluaran karena mereka dapat mencetak sebanyak yang mereka butuhkan. Anggaran mereka tidak terbatas seperti halnya rumah tangga biasa, sehingga kebijakan mereka tidak dibentuk oleh ketakutan akan meningkatnya utang nasional.

## Negara Mana yang Memiliki Rasio Utang terhadap PDB Tertinggi?

Jepang memiliki rasio utang terhadap PDB tertinggi sebesar 248,7% per tahun 2025. Selanjutnya adalah Sudan sebesar 237,1%, diikuti oleh Singapura sebesar 175,8%.

## Kesimpulannya

Rasio utang terhadap PDB adalah metrik yang membantu memahami kemampuan suatu negara untuk membayar kembali utangnya. Rasio utang terhadap PDB yang lebih rendah umumnya ideal karena menandakan negara menghasilkan lebih banyak daripada yang terutang, menempatkannya pada posisi keuangan yang kuat.


## FAQ

**Apa itu rasio utang terhadap PDB?**
Rasio utang terhadap PDB adalah perbandingan antara total utang publik suatu negara dengan produk domestik bruto (PDB) negara tersebut, yang biasanya dinyatakan dalam persentase.

**Bagaimana cara menghitung rasio utang terhadap PDB?**
Rasio utang terhadap PDB dihitung dengan membagi total utang negara dengan total PDB negara.

**Apa arti rasio utang terhadap PDB yang tinggi?**
Rasio utang terhadap PDB yang tinggi dapat mengindikasikan kesulitan bagi suatu negara untuk membayar kembali utangnya dan meningkatkan risiko gagal bayar.

**Apakah ada ambang batas rasio utang terhadap PDB yang dianggap buruk?**
Laporan menunjukkan bahwa negara-negara yang rasio utang terhadap PDB-nya melebihi 77% untuk jangka waktu lama dapat mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi.

**Bagaimana teori moneter modern (MMT) melihat utang nasional?**
MMT berpendapat bahwa negara berdaulat yang dapat mencetak mata uangnya sendiri tidak dapat bangkrut karena mereka dapat menghasilkan lebih banyak uang untuk melayani utang.