# Memahami DDU dan Padanannya, DAP

*English: Understand Delivered Duty Unpaid (DDU) and Its Modern Equivalent, DAP*

> Pelajari Delivered Duty Unpaid (DDU) dan padanannya, Delivered-at-Place (DAP), dalam perdagangan internasional. Pahami tanggung jawab penjual dan pembeli.

**Definisi:** Delivered Duty Unpaid (DDU) adalah istilah perdagangan internasional di mana penjual bertanggung jawab atas pengiriman barang ke tujuan yang ditentukan, sementara pembeli menanggung bea masuk dan biaya tambahan lainnya.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/d/delivereddutyunpaid

---

## Memahami Delivered Duty Unpaid (DDU) dan Padanannya, DAP

### Poin Penting

## Apa Itu Delivered Duty Unpaid (DDU)?

Delivered Duty Unpaid (DDU) adalah istilah perdagangan internasional yang menempatkan tanggung jawab pada penjual untuk memastikan pengiriman barang yang aman ke tujuan yang ditentukan, mencakup semua biaya transportasi dan risiko selama transit. Setelah barang tiba, tanggung jawab beralih kepada pembeli untuk membayar bea masuk dan biaya transportasi tambahan lainnya. Sebaliknya, di bawah Delivered Duty Paid (DDP), penjuallah yang menanggung bea, izin impor, dan pajak.

Investopedia / Zoe Hansen

## Cara Kerja Delivered Duty Unpaid (DDU) dalam Perdagangan Internasional

International Chamber of Commerce (ICC) awalnya dibentuk setelah Perang Dunia I untuk mendorong kemakmuran di Eropa dengan menetapkan standar untuk perdagangan internasional. Kelompok ini menerbitkan serangkaian istilah standar untuk jenis perjanjian pengiriman pada tahun 1936, yang dikenal sebagai Incoterms.

Incoterms menentukan pihak mana yang menanggung biaya dan risiko dalam transaksi internasional dan dapat diperbarui oleh ICC. ICC menstandarkan istilah untuk menyederhanakan kompleksitas hukum dan logistik pengiriman internasional.

### Penting

Revisi Incoterms 2023 tersedia untuk dibeli langsung dari situsnya.

Delivered Duty Unpaid (DDU) bukan bagian dari edisi Incoterms 2023 ICC. Istilah resmi yang paling tepat menggambarkan fungsi DDU sekarang adalah "Delivered-at-Place (DAP)".

DDU masih umum digunakan dalam percakapan perdagangan internasional. Istilah ini diikuti oleh lokasi pengiriman di dokumen, seperti "DDU: Port of Los Angeles".

### Pengiriman DPU

Dengan Delivered at Place Unloaded (DPU), penjual juga harus membongkar barang di tujuan.

## Tanggung Jawab Penjual dan Pembeli Berdasarkan Ketentuan DDU

Penjual mengamankan izin dan mengurus formalitas lain yang terlibat dalam ekspor barang sesuai dengan pengaturan DDU. Penjual menangani izin, biaya di negara transit, dan menyediakan faktur.

Penjual menanggung semua risiko hingga barang dikirim ke lokasi yang ditentukan tetapi tidak memiliki kewajiban untuk mendapatkan asuransi atas barang tersebut.

Pembeli bertanggung jawab untuk mendapatkan semua izin yang diperlukan untuk mengimpor barang dan membayar semua pajak, bea, dan biaya inspeksi yang relevan. Semua risiko yang terlibat dalam proses ini ditanggung oleh pembeli. Semua biaya dan risiko transportasi selanjutnya menjadi tanggung jawab pembeli ketika barang ditempatkan di bawah kendali pembeli.

## Membandingkan Delivered Duty Unpaid (DDU) dan Delivered Duty Paid (DDP)

Delivered Duty Unpaid (DDU) berarti bahwa tanggung jawab pelanggan adalah membayar semua biaya pabean, bea, atau pajak negara tujuan. Semua ini harus dibayar agar pabean dapat melepaskan pengiriman setelah tiba.

Delivered Duty Paid (DDP) berarti bahwa tanggung jawab pengirim adalah membayar semua biaya pabean, bea, dan/atau pajak yang diperlukan untuk mengirim produk ke negara tujuan.

## Kelebihan dan Kekurangan Pengiriman Delivered Duty Unpaid (DDU)

Manfaat utama DDU adalah memberikan kontrol lebih besar kepada pembeli atas proses pengiriman. Memiliki tingkat kontrol yang lebih tinggi atas proses dapat menjadi sangat penting bagi pembeli global yang ingin menjaga aliran inventaris yang konsisten.

Dengan DDU, pembeli dapat mengontrol biaya dan melacak pengiriman dengan lebih baik, karena mereka akrab dengan kebiasaan pengiriman negara mereka.

DDU memungkinkan penjual untuk mengambil pendekatan "hands-off" terkait aturan pengiriman negara tujuan. Penjual hanya bertanggung jawab untuk mengantarkan kargo ke tujuannya di mana pembeli dapat menangani semua kerumitan hukum.

Kerugian utama adalah bea atau pajak tak terduga bagi pembeli saat pengiriman tiba. Itu adalah kerugian besar bagi pembeli tetapi juga tidak ideal bagi pengirim karena pelanggan yang tidak puas mungkin menolak membayar pengiriman paket mereka.

## Mana yang Lebih Baik, Pengiriman DDU atau DDP?

Ada kelebihan dan kekurangan untuk setiap metode pengiriman. Pada akhirnya, ini bergantung pada apa yang diinginkan pembeli atau penerima dari pengalaman pengiriman mereka.

DDU adalah pilihan yang baik jika penerima memprioritaskan kontrol atas proses pengiriman dan tidak keberatan dengan kerumitan hukum atau biaya tak terduga yang datang dengan kontrol lebih besar. Namun, DDP mungkin merupakan pilihan yang tepat jika pembeli menginginkan proses yang efisien tanpa kemungkinan biaya tak terduga.

## Siapa yang Bertanggung Jawab atas Pengiriman DDU?

Penjual sepenuhnya bertanggung jawab atas pengiriman barang ke negara tujuan berdasarkan aturan pengiriman DDU. Penjual menanggung semua risiko yang terlibat hingga pembongkaran. Pembeli menanggung risiko dan biaya pembongkaran.

## Apakah DAP Sama dengan DDU?

Delivered-at-Place (DAP) diperkenalkan pada tahun 2010 untuk menggantikan istilah Delivered Duty Unpaid (DDU) sehingga keduanya pada dasarnya sama.

## Intinya

Dari perspektif penjual, pengiriman DDU memberikan kemampuan untuk mengambil pendekatan yang lebih "hands-off" terkait aturan pengiriman negara tujuan. Masalah terbesar bagi pembeli dalam pengiriman DDU adalah kemungkinan adanya bea dan/atau biaya pajak tak terduga saat pengiriman mereka akhirnya tiba. Istilah "Delivered-at-Place (DAP)" telah digunakan menggantikan DDU sejak tahun 2010. Cari istilah yang diperbarui ini jika Anda memiliki pertanyaan mengenai pengiriman atau pengantaran.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara DDU dan DDP?**
Dalam DDU, pembeli bertanggung jawab atas bea masuk dan pajak, sementara dalam DDP, penjual yang menanggungnya.

**Apakah DDU masih digunakan secara resmi?**
Tidak, DDU tidak lagi menjadi bagian dari Incoterms terbaru. Istilah yang menggantikannya adalah Delivered-at-Place (DAP).

**Siapa yang menanggung risiko selama transit dalam DDU?**
Penjual menanggung semua risiko hingga barang dikirim ke lokasi yang ditentukan.

**Apa keuntungan DDU bagi pembeli?**
Pembeli memiliki lebih banyak kontrol atas proses pengiriman dan dapat mengelola biaya serta melacak pengiriman dengan lebih baik.

**Apa kerugian utama DDU bagi pembeli?**
Pembeli berisiko menghadapi bea atau pajak tak terduga saat barang tiba di negara tujuan.