# Suku Bunga Diskonto: Penggunaan oleh The Fed dan Analisis Arus Kas

*English: Discount Rate Defined: How It's Used by the Fed and in Cash Flow Analysis*

> Pelajari apa itu suku bunga diskonto, bagaimana The Fed menggunakannya untuk likuiditas bank, dan aplikasinya dalam analisis discounted cash flow (DCF).

**Definisi:** Suku bunga diskonto adalah tingkat bunga yang ditetapkan oleh Federal Reserve untuk pinjaman jangka pendek kepada bank komersial, serta tingkat bunga yang digunakan dalam analisis discounted cash flow (DCF) untuk menghitung nilai sekarang dari arus kas masa depan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/d/discountrate

---

## Suku Bunga Diskonto Didefinisikan: Cara Penggunaannya oleh The Fed dan dalam Analisis Arus Kas

### Poin-Poin Penting

## Memahami Suku Bunga Diskonto The Fed

Istilah "suku bunga diskonto" memiliki signifikansi ganda dalam analisis keuangan. Pertama, ini adalah tingkat bunga yang ditetapkan oleh Federal Reserve untuk pinjaman jangka pendek kepada bank komersial melalui "discount window", sebuah alat penting untuk mengelola likuiditas di sektor perbankan. Kedua, ini adalah tingkat bunga yang digunakan dalam analisis "discounted cash flow" (DCF) untuk mengevaluasi nilai sekarang dari proyeksi arus kas masa depan dari investasi, yang memandu investor dalam pengambilan keputusan mereka.

## Cara Federal Reserve Menerapkan Suku Bunga Diskonto

Bank komersial AS dapat meminjam dana jangka pendek dengan menggunakan "interbank rate" yang didorong oleh pasar, yang tidak memerlukan jaminan, atau dengan meminjam dari Federal Reserve Bank.

Pinjaman Federal Reserve, yang diproses melalui 12 cabang regionalnya, membantu lembaga keuangan menutupi kekurangan kas, mengatasi masalah likuiditas, atau, dalam situasi kritis, mencegah kegagalan bank. Fasilitas pinjaman yang ditawarkan The Fed ini dikenal sebagai "discount window".

Pinjaman ini sangat jangka pendek, seringkali 24 jam atau kurang, dan dikenakan tingkat bunga yang ditetapkan oleh Dewan Gubernur Federal Reserve.

### Menjelajahi Tiga Tingkatan Pinjaman Discount Window The Fed

Program "discount window" The Fed menjalankan tiga tingkatan pinjaman, masing-masing menggunakan suku bunga yang terpisah namun terkait. Program ini juga memungkinkan persetujuan kredit darurat untuk bank yang sedang kesulitan.

The Fed menentukan suku bunga diskonto untuk dua tingkatan pertama secara independen. Suku bunga untuk tingkatan ketiga didasarkan pada suku bunga yang berlaku di pasar.

### Penting

Ketiga jenis pinjaman "discount window" Federal Reserve ini dijamin. Bank perlu mempertahankan tingkat keamanan atau jaminan tertentu terhadap pinjaman. Kredit darurat mungkin memerlukan jaminan, tetapi itu didasarkan pada keadaan dan pemungutan suara The Fed.

## Aplikasi Praktis Suku Bunga Diskonto The Fed

Bank menggunakan "discount window" The Fed terutama ketika pemberi pinjaman pasar tidak tersedia. Suku bunga diskonto yang ditawarkan The Fed tersedia dengan tingkat bunga yang relatif tinggi dibandingkan dengan "interbank borrowing rates" untuk mencegah penggunaan "discount window" terlalu sering.

"Discount window" utamanya untuk keadaan darurat, dan meminjam darinya dapat menandakan masalah keuangan kepada pihak lain.

## Contoh Historis: Suku Bunga Diskonto The Fed Beraksi

Penggunaan "discount window" The Fed melonjak pada akhir 2007 dan 2008 ketika kondisi keuangan memburuk tajam dan bank sentral mengambil langkah-langkah untuk menyuntikkan likuiditas ke dalam sistem keuangan.

Pada Agustus 2007, Dewan Gubernur memangkas "primary discount rate" dari 6,25% menjadi 5,75%, mengurangi premi di atas "Fed funds rate" dari 1% menjadi 0,5%. Pada Oktober 2008, sebulan setelah keruntuhan Lehman Brothers, pinjaman "discount window" mencapai puncaknya sebesar $403,5 miliar dibandingkan rata-rata bulanan $0,7 miliar dari tahun 1959 hingga 2006.

Karena krisis keuangan, dewan memperpanjang jangka waktu pinjaman dari semalam menjadi 30 hari, dan kemudian menjadi 90 hari pada Maret 2008. Setelah ekonomi pulih, langkah-langkah sementara tersebut dicabut, dan suku bunga diskonto dikembalikan menjadi pinjaman semalam saja.

The Fed mempertahankan suku bunga diskontonya sendiri di bawah program "discount window" di Amerika Serikat. Sebagian besar bank sentral di seluruh dunia menggunakan langkah-langkah serupa, meskipun bervariasi di setiap wilayah. Misalnya, European Central Bank (ECB) menawarkan "standing facilities" yang melayani tujuan yang sama. Organisasi keuangan dapat memperoleh likuiditas semalam dari bank sentral dengan menyajikan aset yang memenuhi syarat yang cukup sebagai jaminan.

### Fakta Cepat

Paling umum, pinjaman "discount window" The Fed hanya semalam, tetapi periode pinjaman dapat diperpanjang dalam periode tekanan ekonomi ekstrem, seperti krisis kredit 2007-2009.

## Menerapkan Suku Bunga Diskonto dalam Analisis Arus Kas

Istilah yang sama, "suku bunga diskonto", digunakan dalam analisis "discounted cash flow" (DCF). DCF digunakan untuk memperkirakan nilai suatu investasi berdasarkan arus kas masa depan yang diharapkan. Berdasarkan konsep "time value of money", analisis DCF membantu menilai kelayakan suatu proyek atau investasi dengan menghitung nilai sekarang dari arus kas masa depan yang diharapkan menggunakan suku bunga diskonto.

Analisis semacam itu dimulai dengan perkiraan investasi yang akan dibutuhkan oleh suatu proyek yang diusulkan. Kemudian, imbal hasil masa depan yang diharapkan akan dihasilkan dipertimbangkan. Menggunakan suku bunga diskonto, dimungkinkan untuk menghitung nilai saat ini dari setiap arus kas masa depan. Proyek dianggap layak jika "net present value" (PV) positif. Jika negatif, maka proyek tersebut tidak sepadan dengan investasinya.

Dalam analisis DCF, suku bunga diskonto adalah tingkat bunga yang digunakan untuk menemukan nilai sekarang. Misalnya, menginvestasikan $100 hari ini dengan tingkat bunga 10% tumbuh menjadi $110. Dengan kata lain, $110, yang merupakan "future value" (FV), ketika didiskontokan dengan tingkat 10%, bernilai $100 (nilai sekarang) per hari ini.

Jika seseorang mengetahui (atau dapat memprediksi secara wajar) semua arus kas masa depan tersebut (seperti nilai masa depan $110), maka, menggunakan suku bunga diskonto tertentu, nilai sekarang dari investasi tersebut dapat diperoleh.

Theresa Chiechi / Investopedia

## Berapa Suku Bunga Diskonto yang Tepat untuk Digunakan?

Berapa suku bunga diskonto yang tepat untuk digunakan untuk investasi atau proyek bisnis? Saat berinvestasi dalam aset standar, seperti "Treasury bonds", "risk-free rate of return" - yang umumnya dianggap sebagai tingkat bunga "three-month Treasury bill" - sering digunakan sebagai suku bunga diskonto.

Di sisi lain, jika suatu bisnis menilai kelayakan proyek potensial, maka "weighted average cost of capital" (WACC) dapat digunakan sebagai suku bunga diskonto. Ini adalah biaya rata-rata yang dibayarkan perusahaan untuk modal dari pinjaman atau penjualan ekuitas.

Dalam kedua kasus tersebut, "net present value" dari semua arus kas harus positif jika investasi atau proyek akan disetujui.

## Jenis-Jenis Discounted Cash Flow

Ada berbagai jenis suku bunga diskonto yang berlaku untuk berbagai investasi bisnis. Jenis apa yang diperlukan tergantung pada kebutuhan dan tuntutan investor dan perusahaan itu sendiri. Berikut adalah yang paling umum:

## Menghitung Suku Bunga Diskonto

Untuk menghitung suku bunga diskonto, gunakan rumus berikut:

DR = ( FV ÷ PV ) 1/n - 1

Dimana:

Berikut adalah contoh untuk menunjukkan cara kerja suku bunga diskonto. Mari kita katakan Anda ingin menentukan suku bunga diskonto pada investasi tertentu menggunakan variabel berikut:

Sekarang, mari kita gunakan rumus di atas untuk menentukan suku bunga diskonto. Untuk eksponen pecahan, Anda dapat mengubahnya menjadi desimal (1 ÷ 10):

DR = ( FV ÷ PV ) 1/n - 1
DR = ( $5.000 ÷ $3.500 ) 1/10 - 1
DR = $1,42857 0,1 - 1
DR = 1,03631 - 1
DR = 0,03631

Jadi, dalam kasus ini, suku bunga diskonto adalah 3,631%.

## Apa Efek Suku Bunga Diskonto yang Lebih Tinggi terhadap Time Value of Money?

Suku bunga diskonto mengurangi arus kas masa depan, jadi semakin tinggi suku bunga diskonto, semakin rendah nilai sekarang dari arus kas masa depan. Suku bunga diskonto yang lebih rendah menghasilkan nilai sekarang yang lebih tinggi. Seperti yang tersirat, ketika suku bunga diskonto lebih tinggi, uang di masa depan akan bernilai lebih sedikit daripada hari ini - yang berarti daya belinya akan lebih rendah.

## Bagaimana Discounted Cash Flow Dihitung?

Ada tiga langkah untuk menghitung "discounted cash flow" suatu investasi:

## Bagaimana Memilih Suku Bunga Diskonto yang Tepat?

Suku bunga diskonto yang digunakan tergantung pada jenis analisis yang dilakukan. Saat mempertimbangkan investasi, investor harus menggunakan "opportunity cost" dari menempatkan uang mereka untuk bekerja di tempat lain sebagai suku bunga diskonto yang tepat. Itu adalah tingkat pengembalian yang dapat diperoleh investor di pasar pada investasi dengan ukuran dan risiko yang sebanding.

Bisnis dapat memilih suku bunga diskonto terbaik, seperti tingkat berbasis "opportunity cost", "weighted average cost of capital" mereka, atau imbal hasil dari proyek serupa. Dalam beberapa kasus, menggunakan "risk-free rate" mungkin paling tepat.

## Kesimpulan

Suku bunga diskonto adalah "lending rate" di "discount window" Federal Reserve, di mana bank dapat memperoleh pinjaman jika mereka tidak dapat mengamankan pendanaan dari bank lain di pasar. Suku bunga diskonto juga dihitung untuk membuat keputusan bisnis atau investasi menggunakan model "discounted cash flow".


## FAQ

**Apa dua makna utama dari 'suku bunga diskonto' dalam analisis keuangan?**
Suku bunga diskonto memiliki dua makna utama: pertama, tingkat bunga yang ditetapkan oleh Federal Reserve untuk pinjaman jangka pendek kepada bank komersial melalui 'discount window', dan kedua, tingkat bunga yang digunakan dalam analisis 'discounted cash flow' (DCF) untuk menghitung nilai sekarang dari arus kas masa depan.

**Bagaimana Federal Reserve menggunakan 'discount window'?**
Federal Reserve menggunakan 'discount window' untuk memberikan pinjaman jangka pendek kepada bank komersial yang membutuhkan likuiditas untuk menutupi kekurangan kas, mengatasi masalah likuiditas, atau mencegah kegagalan bank.

**Mengapa suku bunga diskonto The Fed relatif tinggi dibandingkan 'interbank borrowing rates'?**
Suku bunga diskonto The Fed relatif tinggi dibandingkan 'interbank borrowing rates' untuk mencegah bank menggunakan 'discount window' terlalu sering dan menjadikannya sebagai pilihan utama untuk keadaan darurat.

**Apa itu 'discounted cash flow' (DCF) dan bagaimana suku bunga diskonto digunakan di dalamnya?**
'Discounted cash flow' (DCF) adalah metode untuk memperkirakan nilai suatu investasi berdasarkan arus kas masa depan yang diharapkan. Suku bunga diskonto digunakan dalam DCF untuk menghitung nilai sekarang dari arus kas masa depan tersebut, berdasarkan konsep 'time value of money'.

**Bagaimana pengaruh suku bunga diskonto yang lebih tinggi terhadap nilai sekarang dari arus kas masa depan?**
Suku bunga diskonto yang lebih tinggi akan menghasilkan nilai sekarang yang lebih rendah dari arus kas masa depan, yang berarti uang di masa depan akan bernilai lebih sedikit daripada hari ini.