# Pengeluaran Diskresioner: Definisi, Contoh, dan Anggaran

*English: Discretionary Expense Definition, Examples, and Budgeting*

> Pelajari apa itu pengeluaran diskresioner, bedanya dengan pengeluaran non-diskresioner, dan cara menganggarkannya untuk keuangan yang lebih baik.

**Definisi:** Pengeluaran diskresioner adalah biaya non-esensial yang dapat dihilangkan tanpa mengganggu kelangsungan hidup bisnis atau rumah tangga.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/d/discretionary_expense

---

## Definisi Pengeluaran Diskresioner

Pengeluaran diskresioner adalah pengeluaran non-esensial. Pengeluaran diskresioner adalah biaya tanpa mana bisnis atau rumah tangga dapat bertahan. Dengan demikian, mereka didefinisikan sebagai keinginan daripada pengeluaran yang dibutuhkan. Ini berarti bisnis atau rumah tangga masih dapat mempertahankan diri bahkan jika semua pengeluaran konsumen diskresioner berhenti. Makan di restoran dan biaya hiburan adalah contoh pengeluaran diskresioner.

### Poin Penting

## Memahami Pengeluaran Diskresioner

Pengeluaran dibagi menjadi beberapa kategori, yaitu non-diskresioner dan diskresioner. Sementara pengeluaran non-diskresioner dianggap wajib—perumahan, pajak, utang, dan bahan makanan—pengeluaran diskresioner dikeluarkan di atas dan di luar apa yang dianggap perlu. Ini umumnya dianggap sebagai keinginan, sementara pengeluaran non-diskresioner biasanya disebut sebagai kebutuhan. Dengan demikian, pengeluaran diskresioner jarang ada hubungannya dengan operasi sehari-hari bisnis atau rumah tangga. Sebaliknya, mereka melayani pilihan dan gaya hidup.

Bisnis dan individu membayar pengeluaran diskresioner dengan pendapatan diskresioner—jumlah uang yang tersisa setelah membayar perumahan, makanan, pajak, dan kebutuhan lainnya. Ketika masa-masa baik, orang memiliki lebih banyak uang untuk dibelanjakan, dan mereka biasanya melakukannya untuk hal-hal yang tidak mereka butuhkan, seperti barang mewah dan layanan lainnya—mobil, liburan, restoran, hiburan, elektronik, dll.

Ketika masa-masa sulit dan masalah arus kas jangka pendek muncul, manajer dan individu sering mencoba untuk menghilangkan biaya yang tidak perlu. Pengeluaran diskresioner biasanya yang pertama dihilangkan karena menghentikannya kemungkinan tidak akan berdampak besar pada bisnis atau rumah tangga.

Pengeluaran diskresioner perusahaan biasanya terkait dengan promosi posisi pasar perusahaan. Membeli bahan baku yang digunakan untuk memproduksi barang biasanya dianggap penting. Mengeluarkan uang untuk program pelatihan karyawan biasanya tidak dianggap penting. Individu juga dapat menemukan saat-saat ketika mereka perlu mempertimbangkan untuk memotong pengeluaran tertentu. Misalnya, seseorang yang mengalami kesulitan keuangan lebih mungkin memprioritaskan pembayaran tagihan utilitas daripada membiayai liburan.

### Penting

Memahami dan mengidentifikasi pengeluaran non-diskresioner dan diskresioner Anda—dan mana yang paling penting bagi Anda—dapat membantu Anda menabung, menetapkan tujuan, dan merencanakan masa depan keuangan Anda.

## Pertimbangan Khusus

Apa yang merupakan pengeluaran diskresioner bersifat subjektif. Dengan demikian, hal itu dapat sangat berbeda di antara individu dan bisnis.

Misalnya, perusahaan yang stabil dan mapan mungkin dapat mengurangi anggaran iklannya untuk sementara waktu jika diperlukan. Sebaliknya, perusahaan baru yang menghadapi kesulitan mungkin perlu melakukan pemotongan di tempat lain, mengingat bahwa meningkatkan eksposur dan mempromosikan nama mereka sangat penting untuk menjaga bisnis tetap berjalan.

Prinsip yang sama berlaku untuk konsumen individu juga. Beberapa orang mungkin hanya mampu membeli kopi Starbucks setiap hari ketika keadaan baik. Mereka mungkin mempertimbangkan untuk menghilangkan pengeluaran ini ketika masa-masa sulit—atau jika mereka menabung untuk pengeluaran besar, seperti rumah atau mobil.

## Jenis Pengeluaran Diskresioner

Seperti yang disebutkan di atas, pengeluaran diskresioner adalah biaya apa pun yang diinginkan oleh konsumen atau bisnis daripada dibutuhkan. Beberapa item umum termasuk:

*   Liburan
*   Makan di luar
*   Hiburan (bioskop, konser, dll.)
*   Barang mewah (pakaian desainer, perhiasan)
*   Hobi
*   Kendaraan rekreasi (perahu, RV)
*   Teknologi baru

Penting untuk ditekankan kembali bahwa apa yang mendefinisikan pengeluaran diskresioner tergantung pada siapa yang membeli. Misalnya, membeli mobil baru dapat dianggap sebagai keinginan bagi seseorang, tetapi dapat dianggap penting bagi seseorang yang memiliki perjalanan jauh ke tempat kerja di mana mengemudi adalah satu-satunya pilihan.

## Cara Menganggarkan Pengeluaran Diskresioner

Rumah tangga dan bisnis mungkin perlu mengurangi pengeluaran tertentu sebagai respons terhadap penurunan pendapatan di masa-masa ekonomi sulit. Itulah mengapa ide yang baik untuk melacak pengeluaran diskresioner secara terpisah dari yang esensial sehingga mudah untuk melihat bagaimana biaya dapat dikurangi.

Salah satu taktik penganggaran yang membantu adalah memberi peringkat pengeluaran diskresioner berdasarkan urutan kepentingan dari yang paling tidak penting hingga paling penting. Jika kehilangan pekerjaan atau pengurangan pendapatan memaksa pemotongan anggaran, anggota rumah tangga atau tim manajemen perusahaan dapat dengan mudah mengidentifikasi pengeluaran diskresioner pertama yang akan dipangkas.

## Pengeluaran Diskresioner vs. Pengeluaran Non-Diskresioner

Pengeluaran dibagi menjadi biaya diskresioner dan non-diskresioner. Dengan kata lain, pengeluaran esensial dan non-esensial. Beberapa pengeluaran, seperti biaya liburan dan barang mewah, tidak diperlukan untuk mempertahankan rumah tangga dan, oleh karena itu, diklasifikasikan sebagai pengeluaran diskresioner. Pencari nafkah dapat membayar barang atau jasa ini atas kebijakannya sendiri.

Namun, pengeluaran tertentu harus dibayar untuk menjaga semuanya tetap berjalan. Ini disebut pengeluaran non-diskresioner. Ini dianggap sebagai pengeluaran esensial, karena pencari nafkah harus membayarnya secara teratur atau menderita konsekuensinya.

Contoh pengeluaran non-diskresioner termasuk biaya perumahan, pajak, dan asuransi kesehatan untuk individu. Gaji, biaya gudang, dan transportasi adalah pengeluaran non-diskresioner untuk bisnis.

## Apa Itu Dana Diskresioner?

Dana diskresioner adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan uang yang tersisa untuk dibelanjakan pada barang dan jasa non-esensial oleh individu atau bisnis. Uang ini tersisa setelah individu, rumah tangga, atau organisasi membayar biaya esensial. Misalnya, pemerintah dapat menggunakan dana diskresioner untuk proyek skala kecil setelah mengurus semua layanan esensial.

## Apa Perbedaan Antara Pengeluaran Diskresioner dan Tetap?

Pengeluaran diskresioner adalah pengeluaran yang dibayar oleh individu atau bisnis yang tidak penting bagi kehidupan atau operasi sehari-hari mereka. Biaya ini mungkin tidak dapat diprediksi dan dapat berubah seiring waktu. Sebaliknya, pengeluaran tetap adalah biaya yang dikeluarkan secara teratur. Ini dapat diprediksi, yang berarti rumah tangga dan bisnis dapat mengandalkannya sama (atau kira-kira sama) setiap periode. Contoh biaya tetap adalah perumahan dan sewa, asuransi, dan utilitas.

## Apa Arti Pendapatan Diskresioner?

Istilah pendapatan diskresioner mengacu pada total pendapatan yang tersisa setelah rumah tangga atau bisnis membayar kebutuhan, termasuk pajak, perumahan, bahan makanan, dan utilitas. Jenis pendapatan ini digunakan untuk mempertahankan standar hidup atau operasi tertentu. Dengan demikian, pendapatan diskresioner dapat digunakan untuk membayar hal-hal seperti liburan, barang mewah, dan tabungan.

## Intinya

Biaya dibagi menjadi beberapa kategori. Beberapa esensial sementara yang lain tidak. Yang pertama, yang mencakup item esensial dan wajib, disebut pengeluaran non-diskresioner. Ini dikontraskan dengan pengeluaran diskresioner. Biaya ini dianggap non-esensial, seperti liburan, barang mewah, dan malam keluar. Pengeluaran diskresioner terjadi ketika semua biaya non-diskresioner telah ditutup. Ingatlah bahwa ini adalah kebutuhan dan dapat dikorbankan ketika masa-masa sulit.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara pengeluaran diskresioner dan non-diskresioner?**
Pengeluaran non-diskresioner adalah kebutuhan esensial seperti perumahan dan makanan, sementara pengeluaran diskresioner adalah keinginan non-esensial seperti hiburan dan liburan.

**Mengapa pengeluaran diskresioner sering kali menjadi yang pertama dipotong saat masa sulit?**
Pengeluaran diskresioner dapat dihilangkan tanpa berdampak signifikan pada kelangsungan hidup dasar bisnis atau rumah tangga, sehingga menjadikannya prioritas untuk dipangkas.

**Apakah pengeluaran diskresioner sama untuk semua orang?**
Tidak, apa yang dianggap sebagai pengeluaran diskresioner bersifat subjektif dan dapat bervariasi antar individu dan bisnis tergantung pada situasi keuangan dan prioritas mereka.

**Bagaimana cara terbaik untuk menganggarkan pengeluaran diskresioner?**
Melacak pengeluaran diskresioner secara terpisah dari pengeluaran esensial dan memberi peringkat berdasarkan kepentingan dapat membantu dalam mengidentifikasi area untuk pemotongan anggaran jika diperlukan.