# Akun Diskresioner: Definisi, Contoh, Kelebihan & Kekurangan

*English: Discretionary Account: Definition, Examples, Pros & Cons*

> Pelajari apa itu akun diskresioner, bagaimana cara kerjanya, serta kelebihan dan kekurangannya dalam investasi.

**Definisi:** Akun diskresioner adalah rekening investasi yang memberikan wewenang kepada broker terdaftar untuk membeli dan menjual sekuritas tanpa persetujuan klien untuk setiap transaksi.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/d/discretionaryaccount

---

## Apa itu Akun Diskresioner?

Akun diskresioner adalah akun investasi yang memungkinkan broker yang berwenang untuk membeli dan menjual sekuritas tanpa persetujuan klien untuk setiap transaksi. Klien harus menandatangani pengungkapan diskresioner dengan broker sebagai dokumentasi persetujuan klien.

Akun diskresioner terkadang disebut sebagai akun terkelola; banyak rumah pialang mensyaratkan minimum klien (seperti $250.000) agar memenuhi syarat untuk layanan ini, dan biasanya membayar antara 1 persen hingga 2 persen per tahun dari aset yang dikelola (AUM) dalam biaya.

## Memahami Akun Diskresioner

Bergantung pada perjanjian spesifik antara investor dan broker, broker mungkin memiliki tingkat keleluasaan yang bervariasi dengan akun diskresioner. Klien dapat menetapkan parameter mengenai perdagangan di akun tersebut.

Misalnya, klien mungkin hanya mengizinkan investasi pada saham blue-chip. Investor yang menyukai investasi yang bertanggung jawab secara sosial mungkin melarang broker berinvestasi pada saham perusahaan tembakau atau pada perusahaan dengan catatan lingkungan yang buruk. Seorang investor mungkin menginstruksikan broker untuk mempertahankan rasio saham terhadap obligasi tertentu tetapi memberikan kebebasan kepada broker untuk berinvestasi dalam kelas aset ini sesuai dengan yang dianggap broker sesuai. Broker yang mengelola akun diskresioner terikat pada instruksi dan batasan yang dinyatakan (jika ada) yang diuraikan oleh klien.

Jenis baru akun diskresioner berasal dari robo-advisor - layanan manajemen investasi otomatis yang dilakukan oleh algoritma dengan intervensi manusia minimal. Robo-advisor biasanya mengikuti strategi indeks pasif yang mengikuti teori portofolio modern (MPT), tetapi juga dapat digunakan dengan batasan yang diinstruksikan pengguna seperti untuk berinvestasi secara bertanggung jawab secara sosial atau untuk mengikuti strategi investasi spesifik pilihan mereka. Berbeda dengan akun terkelola tradisional, akun yang dikelola robo-advisor memerlukan saldo akun minimum yang sangat rendah (seperti $5 atau bahkan $1) dan mengenakan biaya yang sangat rendah (0,25 persen per tahun, atau bahkan tanpa biaya).

## Kelebihan dan Kekurangan Akun Diskresioner

Keuntungan pertama dari akun diskresioner adalah kenyamanan. Dengan asumsi bahwa klien mempercayai saran broker, memberikan keleluasaan kepada broker untuk mengeksekusi perdagangan sesuka hati menghemat waktu klien untuk berkomunikasi dengan broker sebelum setiap potensi perdagangan. Bagi klien yang mempercayai broker mereka tetapi ragu-ragu untuk menyerahkan kendali sepenuhnya, di sinilah penetapan parameter dan pedoman berperan.

Sebagian besar broker menangani perdagangan untuk banyak klien. Sesekali, broker mengetahui peluang beli atau jual spesifik yang menguntungkan semua kliennya. Jika broker harus menghubungi klien satu per satu sebelum mengeksekusi perdagangan, aktivitas perdagangan untuk beberapa klien pertama dapat memengaruhi penetapan harga untuk klien di akhir daftar. Dengan akun diskresioner, broker dapat mengeksekusi perdagangan blok besar untuk semua klien, sehingga semua kliennya akan menerima penetapan harga yang sama.

Menyerahkan perdagangan akun Anda kepada manajer portofolio memiliki serangkaian risikonya sendiri. Yang pertama berkaitan dengan biaya. Biasanya, akun diskresioner lebih mahal dibandingkan dengan akun non-diskresioner karena mereka menggunakan jasa manajer untuk menangani perdagangan Anda dan mengelola risiko. Manajer dana dan penasihat terikat oleh aturan fidusia yang mengharuskan mereka bertindak demi kepentingan terbaik klien mereka. Mereka mengenakan biaya secara triwulanan atau tahunan.

Risiko kedua berkaitan dengan kinerja. Sebuah studi tahun 2015 oleh Asset Risk Consultant (Arc) menemukan bahwa sekitar 50 persen portofolio aset berkinerja buruk dibandingkan pasar dan menghasilkan pengembalian negatif. Hanya 20 persen yang memiliki pengembalian positif, yang dikenal sebagai alpha, sementara sisanya netral sehubungan dengan pasar.

## Pengaturan Akun Diskresioner

Langkah pertama untuk menyiapkan akun diskresioner adalah menemukan broker terdaftar yang menawarkan layanan ini. Bergantung pada rumah pialang, minimum akun mungkin diperlukan untuk menyiapkan akun diskresioner. Misalnya, Fidelity menawarkan tiga tingkat akun terkelola: satu tanpa minimum atau minimum investasi $25.000; dan dua lainnya memerlukan minimum investasi $50.000 atau $100.000 hingga $350.000 minimum investasi. Tingkat akun terkelola dengan minimum yang lebih tinggi menawarkan menu layanan yang lebih luas dan biaya manajemen yang lebih rendah.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara akun diskresioner dan akun non-diskresioner?**
Perbedaan utamanya adalah akun diskresioner memungkinkan broker untuk melakukan transaksi tanpa persetujuan klien untuk setiap transaksi, sementara akun non-diskresioner memerlukan persetujuan klien untuk setiap transaksi.

**Apakah ada biaya tambahan untuk menggunakan akun diskresioner?**
Ya, akun diskresioner biasanya lebih mahal karena melibatkan jasa manajer untuk menangani perdagangan dan mengelola risiko, dengan biaya yang dikenakan secara triwulanan atau tahunan.

**Bisakah klien menetapkan batasan pada akun diskresioner?**
Ya, klien dapat menetapkan parameter atau batasan spesifik mengenai jenis investasi atau strategi yang boleh digunakan oleh broker dalam akun diskresioner.

**Bagaimana robo-advisor terkait dengan akun diskresioner?**
Robo-advisor adalah jenis baru akun diskresioner yang menggunakan algoritma untuk manajemen investasi otomatis, seringkali dengan biaya yang lebih rendah dan minimum akun yang lebih kecil dibandingkan dengan akun terkelola tradisional.