# Sekuritas Bermasalah: Risiko, Peluang, dan Contoh

*English: Understanding Distressed Securities: Risks, Opportunities, and Examples*

> Pahami sekuritas bermasalah, instrumen dari perusahaan bangkrut. Pelajari risiko, peluang, dan contohnya untuk investor berisiko tinggi.

**Definisi:** Sekuritas bermasalah adalah instrumen keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan yang mendekati atau sedang mengalami kebangkrutan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/d/distressedsecurities

---

## Apa Itu Sekuritas Bermasalah?

Sekuritas bermasalah adalah instrumen keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan yang mendekati atau sedang mengalami kebangkrutan. Sekuritas bermasalah dapat mencakup saham biasa dan preferen, utang bank, klaim dagang, dan obligasi korporasi.

Sekuritas tertentu juga dapat dianggap bermasalah jika gagal mempertahankan kovenan tertentu (kewajiban yang dimasukkan ke dalam utang atau sekuritas, seperti kemampuan untuk mempertahankan rasio aset terhadap liabilitas tertentu, atau peringkat kredit tertentu).

Akibat ketidakmampuan perusahaan penerbit untuk memenuhi kewajiban keuangannya, instrumen keuangannya mengalami penurunan nilai yang substansial. Namun, karena risiko inheren dari sekuritas bermasalah, sekuritas ini dapat menawarkan potensi imbal hasil tinggi bagi investor berisiko tinggi.

### Poin Penting

## Bagaimana Sekuritas Bermasalah Cocok dalam Strategi Investasi

Sekuritas bermasalah sering menarik bagi investor yang mencari barang murah dan bersedia menerima risiko. Dalam beberapa kasus, investor ini percaya bahwa situasi perusahaan tidak seburuk kelihatannya, dan akibatnya, mereka mengantisipasi investasi mereka akan meningkat nilainya seiring waktu. Dalam kasus lain, investor mungkin memperkirakan perusahaan akan bangkrut. Namun, mereka merasa yakin bahwa mungkin ada cukup uang saat likuidasi untuk menutupi sekuritas yang telah mereka beli.

Dalam banyak kasus, perusahaan yang menerbitkan sekuritas bermasalah akhirnya mengajukan kebangkrutan Chapter 11 atau Chapter 7; akibatnya, individu yang tertarik berinvestasi dalam sekuritas ini perlu mempertimbangkan apa yang terjadi dalam kasus kebangkrutan. Dalam sebagian besar kebangkrutan, ekuitas - seperti saham biasa - menjadi tidak berharga. Ini membuat investasi dalam saham bermasalah sangat berisiko. Namun, instrumen utang senior, seperti utang bank, klaim dagang, dan obligasi, mungkin memberikan sejumlah pembayaran.

Khususnya, jika bisnis mengajukan kebangkrutan Chapter 7, ia akan menghentikan operasi dan melakukan likuidasi. Pada titik ini, dananya didistribusikan kepada krediturnya, termasuk pemegang obligasi.

Sebaliknya, di bawah kebangkrutan Chapter 11, bisnis merestrukturisasi dan melanjutkan operasi. Jika reorganisasi berhasil, sekuritas bermasalahnya, termasuk saham dan obligasi, dapat memberikan keuntungan yang mengejutkan.

## Karakteristik dan Contoh Sekuritas Bermasalah

Sekuritas disebut bermasalah ketika perusahaan penerbit tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Biasanya, sekuritas ini memiliki peringkat kredit "CCC" atau lebih rendah dari lembaga seperti Standard & Poor's atau Moody's. Sekuritas bermasalah berbeda dari obligasi sampah (junk bonds), yang biasanya memiliki peringkat BBB atau lebih rendah.

Biasanya, tingkat pengembalian yang diharapkan pada sekuritas bermasalah lebih dari 1.000 basis poin di atas tingkat pengembalian aset yang disebut bebas risiko, seperti U.S. Treasury bill atau Treasury bond. Misalnya, jika yield obligasi Treasury lima tahun adalah 1%, obligasi korporasi bermasalah memiliki tingkat pengembalian 11% atau lebih tinggi, berdasarkan fakta bahwa satu basis poin setara dengan 0,01%.

## Intinya

Sekuritas bermasalah dikaitkan dengan perusahaan yang menghadapi kebangkrutan. Meskipun sekuritas bermasalah dapat menawarkan imbal hasil tinggi, sekuritas ini membawa risiko inheren karena ketidakstabilan keuangan perusahaan penerbit. Jenisnya meliputi saham biasa dan preferen, utang bank, klaim dagang, dan obligasi korporasi.

Ini mungkin menarik bagi investor berisiko tinggi, tetapi ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan, mulai dari proses kebangkrutan hingga perlakuan ekuitas dan instrumen utang senior di bawah bab kebangkrutan yang berbeda. Berinvestasi dalam sekuritas bermasalah memerlukan pertimbangan yang cermat terhadap risiko dan potensi imbalannya, terutama mengingat peringkat kredit dan tingkat pengembalian yang diharapkan relatif terhadap aset bebas risiko.

Penting untuk memahami implikasi dari skenario kebangkrutan, termasuk perbedaan antara melikuidasi aset di bawah Chapter 7 dan merestrukturisasi di bawah Chapter 11.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan sekuritas bermasalah?**
Sekuritas bermasalah adalah instrumen keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan yang sedang menghadapi atau akan mengalami kebangkrutan.

**Jenis sekuritas apa saja yang bisa dianggap bermasalah?**
Sekuritas bermasalah dapat mencakup saham biasa dan preferen, utang bank, klaim dagang, dan obligasi korporasi.

**Mengapa sekuritas bermasalah menawarkan potensi imbal hasil tinggi?**
Karena risiko inheren yang tinggi akibat ketidakstabilan keuangan perusahaan penerbit, sekuritas bermasalah dapat menawarkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi bagi investor yang bersedia menanggung risiko tersebut.

**Apa perbedaan utama antara kebangkrutan Chapter 7 dan Chapter 11 terkait sekuritas bermasalah?**
Dalam Chapter 7, perusahaan melikuidasi asetnya dan menghentikan operasi, seringkali membuat ekuitas tidak berharga, sementara utang senior mungkin mendapatkan pembayaran. Dalam Chapter 11, perusahaan merestrukturisasi dan melanjutkan operasi, yang jika berhasil dapat meningkatkan nilai sekuritas bermasalah.

**Bagaimana peringkat kredit sekuritas bermasalah biasanya?**
Biasanya, sekuritas bermasalah memiliki peringkat kredit "CCC" atau lebih rendah dari lembaga pemeringkat seperti Standard & Poor's atau Moody's.