# Jaringan Distribusi: Definisi dan Cara Kerjanya

*English: Distribution Network: Definition, How It Works, and Examples*

> Pelajari apa itu jaringan distribusi dalam rantai pasok, bagaimana cara kerjanya, dan contoh nyata dari perusahaan besar.

**Definisi:** Jaringan distribusi adalah kumpulan fasilitas penyimpanan dan sistem transportasi yang saling terhubung dalam rantai pasok untuk mengirimkan barang dari produsen ke pelanggan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/d/distribution_network

---

## Jaringan Distribusi: Definisi, Cara Kerja, dan Contoh

### Poin Penting

## Apa Itu Jaringan Distribusi?

Dalam rantai pasok, jaringan distribusi adalah kelompok fasilitas penyimpanan dan sistem transportasi yang saling terhubung yang menerima inventaris barang dan kemudian mengirimkannya ke pelanggan. Ini adalah titik perantara untuk mendapatkan produk dari produsen ke pelanggan akhir, baik secara langsung maupun melalui jaringan ritel. Jaringan distribusi yang cepat dan andal sangat penting dalam masyarakat konsumen yang menuntut kepuasan instan saat ini.

## Memahami Jaringan Distribusi

Mengembangkan jaringan distribusi yang efisien adalah salah satu aspek terpenting bagi kesuksesan perusahaan. Ini adalah komponen perencanaan strategis yang memungkinkan produk perusahaan menjangkau pelanggan dengan cepat dan efisien, sekaligus menjaga biaya tetap rendah bagi perusahaan sehingga mereka dapat merealisasikan margin keuntungan yang lebih besar.

Rantai pasok barang dapat melibatkan jaringan distribusi yang luas tergantung pada produk dan lokasi pelanggan akhir. Produsen mungkin memiliki jaringan distribusi untuk melayani grosir, yang pada gilirannya memiliki jaringan sendiri untuk mengirim ke jaringan distribusi yang dioperasikan oleh pengecer, yang pada tautan terakhir rantai pasok akan menjual barang di toko ritel mereka.

Alternatifnya, rantai pasok yang disederhanakan dapat melibatkan produsen yang mengirimkan produk jadi ke jaringan distribusinya dan kemudian langsung ke konsumen akhir.

Lokasi (kedekatan dengan pelanggan) dan kualitas infrastruktur adalah dua atribut penting dari jaringan distribusi. Selain itu, fungsi penyimpanan, penanganan, dan transportasi di lokasi distribusi diatur untuk memenuhi kebutuhan khusus perusahaan dalam melayani basis pelanggannya di suatu wilayah geografis. Bisa ada tingkat kecanggihan yang tinggi di satu lokasi—dan dengan perluasan, seluruh jaringan distribusi—untuk memproses aliran pesanan produk jadi secara optimal, baik itu segelintir barang besar seperti traktor pertanian atau ribuan SKU untuk jaringan ritel.

Untuk seluruh jaringan distribusi, perusahaan harus merencanakan kebutuhan peralatan, pekerja, sistem teknologi informasi, dan armada transportasi. Perusahaan harus menentukan apakah jaringan distribusi hub-and-spoke cocok untuk bisnisnya atau jaringan yang terdesentralisasi.

Jaringan distribusi hadir pada bagian pasca-manufaktur dari rantai pasok, aliran barang dan jasa, dan mencakup semua tahap yang mengantarkan produk akhir ke tangan konsumen.

## Contoh Dunia Nyata

Membangun jaringan distribusi yang efektif membutuhkan pendekatan yang terencana karena semakin dianggap sebagai aset penting di era e-commerce baru ini. Walmart (WMT), misalnya, dengan 190 fasilitas distribusi per 2020, mengalokasikan lebih banyak modal untuk membangun pusat pemenuhan tambahan untuk jaringan distribusinya seiring evolusinya dengan tuntutan pasar yang kompetitif.

Per Juli 2020, jaringan distribusi Walmart, termasuk toko ritelnya, seluas 924 juta kaki persegi. Ukurannya sangat besar, dibandingkan, pulau Manhattan seluas 661 juta kaki persegi. Untuk efisiensi yang lebih besar, Walmart membagi jaringan distribusinya menjadi kategori tertentu. Misalnya, mereka memiliki pusat distribusi regional, pusat distribusi makanan, pusat distribusi mode, dan lainnya. Hal ini memastikan bahwa setiap pusat distribusi berfokus pada satu area produk dan oleh karena itu dirancang sempurna untuk memenuhi kebutuhan pengiriman produk tersebut dengan cepat dan dengan biaya terendah.

Amazon (AMZN) juga telah meningkatkan jaringan distribusinya, membangun gudang robotik yang sangat besar di seluruh dunia dan mengoperasikan armada truk kargo dan pesawat kargo sendiri. Amazon bahkan telah membahas penggunaan drone otonom untuk mengirimkan barang ke pelanggan, yang akan menjadi inovasi dalam distribusi barang.

Amazon adalah peritel global yang masif dan oleh karena itu, jaringan distribusinya mencakup banyak negara. Per Juli 2020, Amazon memiliki 1.215 fasilitas distribusi di 21 negara. Amazon terutama memecah jaringan distribusinya menjadi hub utama, pusat pemenuhan, pusat sortir masuk dan keluar, dan stasiun pengiriman.


## FAQ

**Apa fungsi utama dari jaringan distribusi?**
Fungsi utama jaringan distribusi adalah untuk menerima inventaris barang dari produsen dan mengirimkannya ke pelanggan akhir, baik secara langsung maupun melalui perantara seperti grosir dan pengecer.

**Mengapa jaringan distribusi yang efisien penting bagi perusahaan?**
Jaringan distribusi yang efisien penting untuk memastikan produk mencapai pelanggan dengan cepat dan efisien, sambil menjaga biaya tetap rendah sehingga perusahaan dapat meningkatkan margin keuntungan.

**Faktor apa saja yang penting dalam membangun jaringan distribusi?**
Lokasi yang dekat dengan pelanggan dan kualitas infrastruktur adalah dua atribut penting. Selain itu, fungsi penyimpanan, penanganan, dan transportasi harus disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perusahaan dan basis pelanggannya.

**Bagaimana contoh perusahaan besar seperti Walmart dan Amazon menggunakan jaringan distribusi mereka?**
Walmart membagi jaringan distribusinya berdasarkan kategori produk untuk efisiensi, sementara Amazon membangun gudang robotik besar, mengoperasikan armada transportasi sendiri, dan bahkan menjajaki pengiriman drone.