# Pola Candlestick Doji: Indikator Kebuntuan dan Potensi Pembalikan Arah

*English: What Is a Doji Candle Pattern, and What Does It Tell You?*

> Pelajari pola candlestick Doji, artinya, jenisnya (dragonfly, gravestone, long-legged), dan bagaimana menggunakannya untuk memprediksi pembalikan arah pasar.

**Definisi:** Doji adalah pola candlestick yang menunjukkan harga pembukaan dan penutupan aset hampir sama, mengindikasikan kebuntuan atau potensi pembalikan arah pasar.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/d/doji

---

## Apa Itu Doji?

Doji (dōji) menggambarkan periode perdagangan di mana suatu aset ditutup pada harga yang pada dasarnya sama dengan saat dibuka, seperti yang diwakili oleh bentuk lilin pada grafik. Berdasarkan bentuk ini, analis teknikal mencoba membuat asumsi tentang perilaku harga. Candlestick doji bisa terlihat seperti salib, salib terbalik, atau tanda tambah.

Meskipun jarang, candlestick doji, terutama jika muncul dalam kelompok, umumnya menandakan indikasi pembalikan tren bagi analis, meskipun juga bisa menandakan kebuntuan mengenai harga di masa depan. Secara luas, grafik candlestick dapat mengungkapkan informasi tentang tren pasar, sentimen, momentum, dan volatilitas. Pola yang terbentuk dalam grafik candlestick adalah sinyal dari tindakan dan reaksi pasar tersebut.

## Memahami Doji

Dalam bahasa Jepang, "doji" (どうじ/ 同事) berarti "hal yang sama", merujuk pada langkanya harga pembukaan dan penutupan sekuritas menjadi sama persis. Bergantung pada posisi garis pembukaan/penutupan, doji dapat digambarkan sebagai "gravestone", "long-legged", atau "dragonfly", seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Analis teknikal percaya bahwa semua informasi yang diketahui tentang saham tercermin dalam harga, artinya harga itu efisien. Namun, kinerja harga masa lalu tidak ada hubungannya dengan kinerja harga di masa depan, dan harga aktual saham mungkin tidak ada hubungannya dengan nilai riil atau intrinsiknya.

Oleh karena itu, analis teknikal menggunakan alat untuk membantu menyaring kebisingan guna menemukan perdagangan dengan probabilitas tertinggi. Salah satu alat dikembangkan oleh pedagang beras Jepang bernama Honma dari kota Sakata pada abad ke-18, dan diperkenalkan ke Barat pada tahun 1990-an oleh Steve Nison: grafik candlestick.

Gambar oleh Julie Bang © Investopedia 2019

Setiap pola candlestick memiliki empat set data yang membantu mendefinisikan bentuknya. Berdasarkan bentuk ini, analis dapat membuat asumsi tentang perilaku harga. Setiap candlestick didasarkan pada harga pembukaan, tertinggi, terendah, dan penutupan.

Periode waktu atau interval tick yang digunakan tidak masalah. Batang yang terisi atau kosong yang dibuat oleh pola candlestick disebut badan. Garis yang memanjang keluar dari badan disebut bayangan. Saham yang ditutup lebih tinggi dari pembukaannya akan memiliki candlestick kosong. Jika saham ditutup lebih rendah, badan akan memiliki candlestick terisi. Salah satu formasi candlestick terpenting disebut doji.

Doji, merujuk pada bentuk tunggal dan jamak, terbentuk ketika harga pembukaan dan penutupan saham hampir sama. Doji cenderung terlihat seperti salib atau tanda tambah dan memiliki badan kecil atau tidak ada. Dari perspektif teori lelang, doji mewakili kebuntuan di pihak pembeli dan penjual. Semua orang seimbang, jadi harga tidak bergerak; pembeli dan penjual dalam kebuntuan.

Beberapa analis menafsirkan ini sebagai tanda pembalikan harga yang akan datang. Namun, ini juga bisa menjadi waktu ketika pembeli atau penjual mendapatkan momentum untuk melanjutkan tren. Doji umumnya terlihat dalam periode konsolidasi dan dapat membantu analis mengidentifikasi potensi breakout harga.

## Menggunakan Doji untuk Memprediksi Pembalikan Harga

Grafik berikut menunjukkan "gravestone doji" pada saham Cyanotech Corp. (CYAN) dari Februari 2018, setelah tren naik bervolume signifikan, yang dapat mengindikasikan pembalikan bearish dalam jangka pendek setelah breakout.

Dalam contoh ini, "gravestone doji" dapat memprediksi penurunan lebih lanjut dari level saat ini untuk menutup celah di dekat rata-rata pergerakan 50 atau 200 hari pada $4,16 dan $4,08, masing-masing.

Pedagang juga akan melihat indikator teknikal lainnya untuk mengkonfirmasi potensi penurunan, seperti relative strength index (RSI) atau moving average convergence/divergence (MACD). Day trader juga dapat menempatkan stop-loss tepat di atas bayangan atas di sekitar $5,10; dalam kasus ini, pedagang jangka menengah dapat menempatkan stop-loss yang lebih tinggi untuk menghindari terbatasi dari perdagangan.

## Apa Perbedaan Antara Doji dan Spinning Top?

Grafik candlestick dapat digunakan untuk memahami cukup banyak informasi tentang tren pasar, sentimen, momentum, dan volatilitas. Pola yang terbentuk dalam grafik candlestick adalah sinyal dari tindakan dan reaksi pasar tersebut.

Doji dan "spinning top" menunjukkan bahwa tekanan beli dan jual pada dasarnya sama, tetapi ada perbedaan antara keduanya dan bagaimana analis teknikal membacanya.

"Spinning top" mirip dengan doji, tetapi badannya lebih besar, dan harga pembukaan serta penutupan relatif dekat. Badan candlestick umumnya dapat mewakili hingga 5% dari ukuran rentang seluruh candlestick untuk diklasifikasikan sebagai doji. Lebih dari itu, itu menjadi "spinning top".

"Spinning top" juga menandakan kelemahan dalam tren saat ini, tetapi tidak selalu pembalikan. Jika doji atau "spinning top" terdeteksi, lihat indikator lain, seperti Bollinger Bands®, untuk menentukan konteks dan memutuskan apakah itu indikatif netralitas tren atau pembalikan.

### Fakta Cepat

Candlestick doji dan "spinning top" umumnya terlihat sebagai bagian dari pola yang lebih besar, seperti formasi "star", oleh analis teknikal. Sendirian, keduanya menunjukkan netralitas harga.

## Keterbatasan Doji

Secara terpisah, candlestick doji adalah indikator netral yang memberikan sedikit informasi. Selain itu, doji bukanlah kejadian umum; oleh karena itu, ini bukan alat yang andal untuk mendeteksi hal-hal seperti pembalikan harga. Ketika pembalikan terjadi, itu juga tidak selalu dapat diandalkan. Tidak ada jaminan bahwa harga akan terus bergerak ke arah yang diharapkan setelah konfirmasi candlestick.

Ukuran ekor atau sumbu doji, ditambah dengan ukuran candlestick konfirmasi, terkadang dapat berarti titik masuk untuk perdagangan berada jauh dari lokasi stop-loss. Ini berarti pedagang perlu menemukan lokasi lain untuk stop-loss, atau mereka mungkin perlu mengabaikan perdagangan karena stop-loss yang terlalu besar mungkin tidak membenarkan potensi imbalan dari perdagangan tersebut.

Memperkirakan potensi imbalan dari perdagangan yang diinformasikan oleh doji juga bisa sulit karena pola candlestick biasanya tidak memberikan target harga. Teknik lain, seperti pola candlestick lain, indikator, atau strategi, diperlukan untuk keluar dari perdagangan, kapan dan jika menguntungkan.

## Apa Itu Candlestick Dragonfly Doji?

"Dragonfly doji" adalah pola candlestick yang dianalisis oleh pedagang sebagai sinyal bahwa potensi pembalikan harga sekuritas akan segera terjadi. Bergantung pada aksi harga masa lalu, pembalikan ini bisa ke bawah atau ke atas. "Dragonfly doji" terbentuk ketika harga pembukaan, penutupan, dan tertinggi saham sama.

Ini bukan kejadian umum, juga bukan sinyal yang andal bahwa pembalikan harga akan segera terjadi. Pola "dragonfly doji" juga bisa menjadi tanda kebuntuan di pasar. Karena alasan ini, pedagang sering menggabungkannya dengan indikator teknikal lainnya sebelum membuat keputusan perdagangan.

## Apa Itu Candlestick Gravestone Doji?

"Gravestone doji" adalah pola yang digunakan oleh pedagang saham teknikal sebagai sinyal bahwa harga saham mungkin akan mengalami pembalikan bearish. Pola ini terbentuk ketika harga pembukaan, terendah, dan penutupan aset berdekatan dan memiliki bayangan atas yang panjang.

Bayangan dalam grafik candlestick adalah bagian tipis yang menunjukkan aksi harga untuk hari itu karena berbeda dari harga tertinggi ke terendah. Meskipun pedagang sering menggunakan doji ini sebagai sinyal untuk memasuki posisi short atau keluar dari posisi long, sebagian besar pedagang akan meninjau indikator lain sebelum mengambil tindakan pada perdagangan.

## Apa Itu Candlestick Long-Legged Doji?

"Long-legged doji" adalah jenis pola candlestick yang memberi sinyal kepada pedagang tentang titik kebuntuan mengenai arah harga sekuritas di masa depan. Doji ini memiliki bayangan atas dan bawah yang panjang serta harga pembukaan dan penutupan yang kurang lebih sama.

Selain menandakan kebuntuan, "long-legged doji" juga dapat menandakan dimulainya periode konsolidasi di mana aksi harga mungkin segera breakout untuk membentuk tren baru. Doji ini bisa menjadi tanda bahwa sentimen berubah dan pembalikan tren sedang terjadi.

## Apakah Doji Bullish atau Bearish?

Formasi doji umumnya dapat diartikan sebagai tanda kebuntuan, yang berarti baik bulls maupun bears tidak dapat mengambil alih. Dari variasinya, "dragonfly doji" dipandang sebagai pola pembalikan bullish yang terjadi di bagian bawah tren turun. "Gravestone doji" dibaca sebagai pembalikan bearish di puncak tren naik.

## Bagaimana Doji Dapat Digunakan dalam Perdagangan Cryptocurrency?

Sama seperti saham dan sekuritas lainnya, pembentukan pola candlestick doji dapat menandakan kebuntuan investor mengenai aset cryptocurrency.

## Kesimpulan

Grafik candlestick doji terjadi ketika harga pembukaan dan penutupan sekuritas hampir identik. Jika harga ini dekat dengan terendah, itu dikenal sebagai "gravestone", dekat dengan tertinggi sebagai "dragonfly", dan di tengah sebagai "long-legged" doji. Nama doji berasal dari kata Jepang yang berarti "hal yang sama" karena baik pembukaan maupun penutupan sama.

Grafik yang menggambarkan doji menunjukkan bahwa tidak ada arah yang jelas yang telah ditetapkan untuk sekuritas ini; ini adalah tanda kebuntuan atau ketidakpastian dalam harga di masa depan. Pola harami adalah sinyal lain di pasar yang digunakan bersama dengan doji untuk mengidentifikasi perubahan bullish atau bearish dari kebuntuan.


## FAQ

**Apa arti dari pola candlestick Doji?**
Pola candlestick Doji berarti harga pembukaan dan penutupan suatu aset hampir sama, mengindikasikan kebuntuan atau ketidakpastian di pasar.

**Apa saja jenis-jenis Doji?**
Jenis-jenis Doji meliputi Dragonfly Doji, Gravestone Doji, dan Long-Legged Doji, yang dibedakan berdasarkan posisi harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah.

**Apakah Doji selalu menandakan pembalikan arah?**
Tidak selalu. Doji umumnya menandakan kebuntuan, tetapi bisa juga mengindikasikan potensi pembalikan arah, terutama jika muncul dalam konteks tertentu atau dikonfirmasi oleh indikator lain.

**Bagaimana Doji berbeda dengan Spinning Top?**
Doji memiliki badan yang sangat kecil atau tidak ada sama sekali, sedangkan Spinning Top memiliki badan yang lebih besar meskipun harga pembukaan dan penutupan relatif dekat. Keduanya menandakan keseimbangan tekanan beli dan jual.

**Apa keterbatasan menggunakan pola Doji?**
Keterbatasan Doji adalah indikator ini bersifat netral jika dilihat sendiri, tidak selalu dapat diandalkan untuk memprediksi pembalikan, dan tidak memberikan target harga yang jelas.