# Earnout: Definisi, Cara Kerja, Contoh, Kelebihan & Kekurangan

*English: Earnout: Definition, How It Works, Example, Pros and Cons*

> Pelajari apa itu earnout dalam transaksi bisnis, bagaimana cara kerjanya, contohnya, serta kelebihan dan kekurangannya bagi pembeli dan penjual.

**Definisi:** Earnout adalah klausul kontrak dalam penjualan bisnis yang menyatakan penjual akan menerima kompensasi tambahan jika bisnis mencapai target keuangan tertentu di masa depan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/e/earnout

---

## Apa Itu Earnout?

Seringkali, ketika pembeli dan penjual ingin menyelesaikan kesepakatan tetapi tidak dapat menyepakati harga, mereka menggunakan strategi yang disebut earnout. Earnout adalah ketentuan kontrak yang menyatakan bahwa penjual bisnis akan memperoleh kompensasi tambahan jika bisnis memenuhi target keuangan yang ditentukan di masa depan. Target ini biasanya didasarkan pada metrik seperti total penjualan atau laba.

Ketentuan earnout dapat digunakan jika seorang pengusaha yang ingin menjual bisnis meminta harga lebih dari yang bersedia dibayar oleh pembeli. Dalam contoh sederhana, harga pembelian bisa $1 juta ditambah 5% dari total penjualan selama tiga tahun ke depan jika bisnis berkinerja baik.

### Poin Penting

Investopedia / Michela Buttignol

## Memahami Earnout

Earnout tidak memiliki aturan yang kaku. Sebaliknya, tingkat pembayaran bergantung pada sejumlah faktor, termasuk ukuran bisnis. Ini dapat digunakan untuk menjembatani perbedaan ekspektasi antara pembeli dan penjual.

Earnout mengurangi ketidakpastian bagi pembeli, karena pembayaran terkait dengan kinerja keuangan di masa depan. Pembeli membayar sebagian biaya bisnis di muka, dan sisa biaya bergantung pada apakah target kinerja di masa depan tercapai. Penjual juga menerima manfaat dari pertumbuhan di masa depan untuk jangka waktu tertentu. Target keuangan yang berbeda, seperti laba bersih atau pendapatan, dapat membantu menentukan earnout.

Ketentuan yang jelas dan spesifik dalam perjanjian akuisisi sangat penting untuk mencegah perselisihan, karena earnout sering kali menyebabkan konflik pasca-penutupan yang dapat meningkat menjadi litigasi atau arbitrase. Dengan menyusun perjanjian secara cermat, kedua belah pihak dapat memahami kewajiban mereka dan bagaimana earnout akan dihitung dan ditegakkan, sehingga mengurangi risiko kesalahpahaman dan perselisihan.

## Menyusun Earnout

Selain kompensasi tunai, penyusunan earnout melibatkan sejumlah pertimbangan utama. Ini termasuk menentukan anggota kunci organisasi dan apakah earnout diperluas kepada mereka.

Perjanjian pembelian saham sering kali mendefinisikan metrik untuk menghitung earnout dan menggunakan EBITDA yang disesuaikan. Namun, menggunakan kombinasi metrik, seperti pendapatan dan metrik laba, sering kali merupakan ide yang bagus. Jika target tercapai, earnout biasanya dibayarkan tunai setelah periode yang relevan, tetapi juga dapat dibayarkan dalam bentuk saham.

Jangka waktu kontrak dan peran eksekutif di perusahaan pasca-akuisisi adalah dua isu yang harus dinegosiasikan. Kinerja perusahaan terkait dengan manajemen dan karyawan kunci lainnya. Jika karyawan ini pergi, perusahaan mungkin tidak mencapai target keuangannya.

Perjanjian juga harus menentukan asumsi akuntansi yang digunakan ke depannya. Meskipun perusahaan dapat mematuhi prinsip akuntansi yang diterima umum (GAAP), manajer tetap harus membuat penilaian yang dapat memengaruhi hasil. Misalnya, mengasumsikan pengembalian dan tunjangan yang lebih tinggi akan menurunkan laba.

Perubahan strategi, seperti keluar dari bisnis atau berinvestasi dalam inisiatif pertumbuhan, dapat memengaruhi hasil saat ini. Penjual harus menyadari hal ini untuk menemukan solusi yang adil. Penasihat hukum dan keuangan dapat membantu menavigasi proses ini. Biaya mereka biasanya meningkat seiring dengan kompleksitas transaksi.

## Kelebihan dan Kekurangan Earnout

Earnout menawarkan kelebihan dan kekurangan bagi pembeli dan penjual. Earnout memungkinkan pembayaran bertahap dari waktu ke waktu daripada pembayaran sekaligus di muka bagi pembeli. Selain itu, jika laba tidak setinggi yang diharapkan, pembeli tidak perlu membayar sebanyak itu.

Earnout bisa menjadi pilihan cerdas bagi kedua belah pihak karena menyelaraskan imbalan finansial dengan kinerja bisnis di masa depan memungkinkan mereka untuk berbagi potensi risiko dan manfaat.

Earnout juga memotivasi penjual untuk tetap terlibat dalam bisnis, karena keberhasilan finansial mereka terkait dengan kinerja bisnis. Ini mendorong keterlibatan dan upaya berkelanjutan. Earnout juga dapat membantu menyebarkan beban pajak penjual selama beberapa tahun, mengurangi dampak pajak langsung.

Kerugian bagi pembeli adalah penjual mungkin tetap terlibat dalam bisnis lebih lama, berpotensi memengaruhi operasi untuk meningkatkan laba atau menerapkan gaya manajemen sebelumnya. Bagi penjual, risikonya adalah laba di masa depan mungkin tidak tercapai, yang mengakibatkan pembayaran keseluruhan yang lebih rendah dari penjualan.

## Contoh Earnout

Contoh nyata dari perjanjian earnout adalah ketika Electronic Arts mengakuisisi PopCap games, membayar $650 juta ditambah $100 juta dalam bentuk saham dan earn-out multi-tahun yang akan membawa total harga akuisisi hingga $1,3 miliar.

Earn-in tersebut bergantung pada pencapaian target laba sebelum bunga dan pajak (EBIT) non-GAAP spesifik oleh EA:

Struktur earnout kesepakatan ini menghubungkan sebagian besar biaya akuisisi dengan kinerja PopCap di masa depan, yang menyelaraskan kepentingan finansial kedua perusahaan. Ini dipandang sebagai langkah yang baik bagi EA, di mana EA hanya akan membayar harga akuisisi penuh jika PopCap mencapai pertumbuhan laba yang substansial, sehingga mengurangi risiko di muka perusahaan. Jika game PopCap berkinerja baik, ini dapat menghasilkan pengembalian yang tinggi bagi EA.

## Bagaimana Earnout Diperlakukan untuk Tujuan Akuntansi?

Berdasarkan International Financial Reporting Standards (IFRS), perlakuan akuntansi earnout dalam kombinasi bisnis bergantung pada klasifikasinya. Jika earnout dianggap sebagai bagian dari harga pembelian (imbalan), maka diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan dimasukkan dalam perhitungan goodwill. Jika diklasifikasikan sebagai kompensasi untuk layanan pasca-kombinasi, maka diperlakukan sebagai beban dalam laporan keuangan pasca-kombinasi dan tidak dimasukkan dalam perhitungan goodwill.

## Bagaimana Perjanjian Earnout Dikenakan Pajak?

Perlakuan pajak earnout bergantung pada apakah mereka diklasifikasikan sebagai pendapatan biasa atau keuntungan modal. Jika earnout dianggap sebagai kompensasi untuk layanan, maka dikenakan pajak sebagai pendapatan biasa. Jika itu adalah bagian dari harga pembelian, maka dikenakan pajak pada tarif keuntungan modal yang lebih rendah.

## Apa Perbedaan Antara Earnout dan Holdback?

Earnout adalah pembayaran tertunda berdasarkan bisnis yang memenuhi tujuan keuangan atau operasional tertentu setelah penjualan. Holdback menahan sebagian dari harga pembelian sampai kondisi tertentu terpenuhi atau periode waktu yang ditetapkan berlalu. Sementara holdback digunakan untuk menutupi potensi penyesuaian atau kewajiban pasca-penutupan, earnout menghubungkan pembayaran tambahan dengan kinerja bisnis di masa depan.

## Intinya

Singkatnya, earnout adalah ketentuan kontrak dalam penjualan bisnis yang mengaitkan sebagian pembayaran dengan kinerja bisnis di masa depan. Ini dapat membantu menjembatani perbedaan penilaian antara pembeli dan penjual. Manfaat utama lainnya termasuk mengurangi risiko di muka bagi pembeli dan memotivasi penjual untuk terus berkontribusi pada kesuksesan bisnis.

Namun, menguraikan persyaratan yang jelas sangat penting untuk mencegah perselisihan. Earnout juga memiliki implikasi pajak yang berbeda tergantung pada apakah mereka diklasifikasikan sebagai pendapatan biasa atau keuntungan modal. Untuk saran yang lebih spesifik, konsultasikan dengan penasihat bisnis atau pajak.


## FAQ

**Apa itu earnout dalam konteks penjualan bisnis?**
Earnout adalah klausul dalam perjanjian penjualan bisnis yang memungkinkan penjual menerima pembayaran tambahan di masa depan jika bisnis yang dijual mencapai target keuangan atau operasional tertentu.

**Mengapa pembeli dan penjual menggunakan earnout?**
Earnout digunakan untuk menjembatani perbedaan penilaian antara pembeli dan penjual, mengurangi ketidakpastian bagi pembeli karena pembayaran terkait kinerja masa depan, dan memotivasi penjual untuk tetap terlibat dalam kesuksesan bisnis.

**Apa saja kelebihan earnout bagi pembeli?**
Bagi pembeli, earnout mengurangi risiko di muka karena sebagian pembayaran bergantung pada kinerja bisnis di masa depan, dan mereka hanya membayar lebih jika bisnis berkinerja baik.

**Apa saja kelebihan earnout bagi penjual?**
Bagi penjual, earnout memberikan potensi pendapatan tambahan jika bisnis terus berkembang, dan dapat membantu menyebarkan beban pajak selama beberapa tahun.

**Apa risiko utama dari earnout?**
Risiko utama dari earnout adalah potensi perselisihan antara pembeli dan penjual mengenai perhitungan target, serta kemungkinan penjual tidak mencapai target yang ditetapkan sehingga pembayaran tambahan tidak diterima.