# Undang-Undang Pemulihan Ekonomi Pajak 1981

*English: Understanding the Economic Recovery Tax Act of 1981*

> Pelajari tentang Economic Recovery Tax Act of 1981 (ERTA), pemotongan pajak terbesar AS, dampaknya, dan kontroversinya.

**Definisi:** Economic Recovery Tax Act of 1981 (ERTA) adalah undang-undang pemotongan pajak terbesar dalam sejarah AS yang ditandatangani oleh Presiden Ronald Reagan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/e/economic_recovery_tax_act

---

## Memahami Economic Recovery Tax Act of 1981

### Poin Penting

## Apa Itu Economic Recovery Tax Act of 1981?

Economic Recovery Tax Act of 1981 (ERTA) adalah pemotongan pajak terbesar dalam sejarah AS. Ditandatangani oleh Presiden Ronald Reagan sekitar enam bulan setelah ia menjabat, ERTA memangkas tarif pajak penghasilan tertinggi dan memungkinkan penyusutan aset yang lebih cepat. Undang-undang ini mencakup insentif untuk bisnis kecil dan tabungan pensiun, serta menetapkan pengindeksan inflasi untuk kelompok pajak.

## Analisis Mendalam Economic Recovery Tax Act of 1981

ERTA juga dikenal sebagai pemotongan pajak Kemp-Roth, dinamai dari sponsornya dari Partai Republik, Anggota Kongres Jack Kemp dari New York dan Senator William V. Roth dari Delaware. Pemotongan pajak terbesar diberikan kepada warga Amerika yang kaya, dengan tarif tertinggi dipotong dari 70% menjadi 50% selama tiga tahun. Kelompok tarif terendah dipotong dari 14% menjadi 11%.

Selain pemotongan pajak dan penyusutan yang dipercepat, fitur lain dari undang-undang ini termasuk aturan yang lebih mudah untuk mendirikan Employee Stock Ownership Plans (ESOP); perluasan kelayakan untuk Individual Retirement Accounts (IRAs); pengurangan pajak capital-gain dari 28% menjadi 20%; dan peningkatan pengecualian pajak warisan. Pengindeksan kelompok pajak merupakan ketentuan kunci mengingat inflasi tahunan dua digit pada era tersebut, yang mendorong keluarga kelas bawah dan menengah ke kelompok pajak yang lebih tinggi.

## Pengaruh Ekonomi Sisi Penawaran terhadap ERTA

Undang-undang ini terinspirasi oleh teori ekonomi sisi penawaran yang dikembangkan oleh ekonom dan penasihat Reagan, Arthur Laffer. Gagasan dasarnya adalah bahwa pemotongan pajak bagi orang kaya akan mendorong lebih banyak investasi modal dan inovasi, dengan manfaat yang "menetes ke bawah" kepada warga biasa melalui pertumbuhan lapangan kerja dan peningkatan belanja konsumen. Sebagai imbalannya, pendapatan pajak akan meningkat seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi.

Namun, ERTA tidak segera memacu ekonomi seperti yang diharapkan para pendukungnya. Investasi modal bisnis tetap lesu, pengangguran tetap tinggi, dan belanja konsumen tidak meningkat. Sementara itu, pada tahun setelah undang-undang tersebut disahkan, defisit federal melonjak akibat penurunan drastis pendapatan pajak.

## Revisi Kongres terhadap ERTA: Tindakan yang Diambil Setahun Kemudian

Pada saat ERTA menjadi undang-undang, paruh kedua resesi "double-dip" mulai terjadi di AS, sebagian karena Ketua Federal Reserve Paul Volcker bertekad untuk menekan inflasi, dengan suku bunga acuan setinggi 20%. Dengan ekonomi yang merosot dan pendapatan pajak yang menurun, defisit AS mulai membengkak. Kongres yang khawatir merespons dengan membatalkan beberapa ketentuan dalam ERTA pada September 1982 dengan Tax Equity and Fiscal Responsibility Act, yang dipimpin oleh ketua Komite Keuangan Senat, Robert Dole. Pemulihan dimulai hampir segera.

ERTA tetap kontroversial. Pertumbuhan memang pulih pada pertengahan dan akhir 1980-an, dan para pendukung mengutip pemotongan pajak sebagai alasannya. Meskipun tidak mungkin menjadi kata akhir, pada tahun 2012 Congressional Research Service yang non-partisan menganalisis tarif pajak dan dampaknya terhadap ekonomi dari tahun 1940 hingga 2010 dan menyimpulkan bahwa penurunan tarif pajak tertinggi tidak berdampak pada pertumbuhan ekonomi atau produktivitas, tetapi berkontribusi pada ketidaksetaraan kekayaan yang lebih besar. Di bawah pemerintahan Reagan, utang nasional AS meningkat tiga kali lipat menjadi $2,6 triliun.


## FAQ

**Apa tujuan utama dari Economic Recovery Tax Act of 1981 (ERTA)?**
Tujuan utama ERTA adalah untuk memotong pajak secara signifikan, terutama bagi individu berpenghasilan tinggi dan bisnis, dengan harapan dapat merangsang investasi, pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja.

**Siapa yang paling diuntungkan dari pemotongan pajak ERTA?**
Pemotongan pajak terbesar dalam ERTA diberikan kepada warga Amerika yang kaya, dengan tarif pajak penghasilan tertinggi dipotong secara drastis.

**Bagaimana pengaruh ERTA terhadap defisit federal?**
ERTA menyebabkan penurunan drastis dalam pendapatan pajak, yang mengakibatkan lonjakan defisit federal, terutama pada tahun-tahun awal setelah undang-undang tersebut disahkan.

**Mengapa Kongres merevisi ERTA setahun kemudian?**
Kongres merevisi ERTA karena kekhawatiran tentang lonjakan defisit federal dan ekonomi yang merosot, yang menyebabkan pengesahan Tax Equity and Fiscal Responsibility Act untuk membatalkan beberapa ketentuan ERTA.

**Apa kesimpulan dari analisis Congressional Research Service mengenai ERTA?**
Analisis Congressional Research Service menyimpulkan bahwa penurunan tarif pajak tertinggi tidak berdampak pada pertumbuhan ekonomi atau produktivitas, tetapi berkontribusi pada ketidaksetaraan kekayaan yang lebih besar.