# Elastisitas Ekonomi: Definisi, Rumus, dan Contoh

*English: Elasticity: What It Means in Economics, Formula, and Examples*

> Pelajari apa itu elastisitas dalam ekonomi, bagaimana mengukurnya, dan contoh barang elastis serta inelastis dalam kehidupan nyata.

**Definisi:** Elastisitas adalah ukuran responsivitas satu variabel terhadap perubahan variabel lain, yang umumnya digunakan dalam ekonomi untuk mengukur perubahan permintaan barang akibat perubahan harga.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/e/elastic

---

## Apa Itu Elastisitas?

Elastisitas adalah istilah yang digunakan dalam ekonomi untuk menggambarkan responsivitas satu variabel terhadap perubahan variabel lain. Umumnya, elastisitas digunakan untuk menggambarkan seberapa besar permintaan suatu produk berubah seiring kenaikan atau penurunan harganya. Ini juga dikenal sebagai elastisitas permintaan.

Elastisitas suatu barang atau jasa dapat bervariasi tergantung pada jumlah substitusi terdekat yang tersedia, biaya relatifnya, dan jumlah waktu yang telah berlalu sejak perubahan harga terjadi. Jenis elastisitas utama meliputi harga, pendapatan, dan substitusi antarproduk.

Julie Bang / Investopedia

## Memahami Elastisitas

Elastisitas adalah ukuran ekonomi yang penting, terutama bagi penjual barang atau jasa, karena menunjukkan seberapa banyak barang atau jasa yang dikonsumsi pembeli ketika harga berubah.

Ketika suatu produk bersifat elastis, perubahan harga dengan cepat menghasilkan perubahan kuantitas yang diminta. Ketika suatu barang bersifat inelastis, hanya sedikit perubahan pada kuantitas yang diminta meskipun harga barang tersebut berubah. Perubahan yang diamati untuk barang elastis adalah peningkatan permintaan ketika harga turun dan penurunan permintaan ketika harga naik.

Perusahaan yang beroperasi di industri yang sangat kompetitif menyediakan barang atau jasa yang bersifat elastis. Ini karena perusahaan-perusahaan ini cenderung menjadi *price takers*, yang berarti mereka biasanya harus menerima harga yang berlaku. Ketika harga barang atau jasa mencapai titik elastisitas, penjual dan pembeli dengan cepat menyesuaikan permintaan mereka untuk barang atau jasa tersebut.

Elastisitas juga menyampaikan informasi penting kepada konsumen. Jika harga pasar barang elastis turun, maka perusahaan kemungkinan akan mengurangi jumlah barang atau jasa yang bersedia mereka pasok. Jika harga pasar naik, maka perusahaan kemungkinan akan meningkatkan jumlah barang yang bersedia mereka jual. Konsep ini dikenal sebagai elastisitas penawaran. Ini penting bagi konsumen yang membutuhkan suatu produk dan khawatir tentang potensi kelangkaan.

## Contoh Barang Elastis di Dunia Nyata

Umumnya, barang yang bersifat elastis adalah barang atau jasa yang tidak penting atau barang dan jasa yang pesaingnya menawarkan barang dan jasa pengganti yang tersedia.

Industri penerbangan bersifat elastis karena merupakan industri yang kompetitif. Jika satu maskapai memutuskan untuk menaikkan harga tiketnya, konsumen dapat menggunakan maskapai lain, dan maskapai yang menaikkan harganya akan melihat penurunan permintaan untuk layanannya.

Sementara itu, bensin adalah contoh barang yang relatif inelastis karena banyak konsumen tidak punya pilihan selain membeli bahan bakar untuk kendaraan mereka, terlepas dari harga pasar.

## Apa Itu Elastisitas Sempurna?

Ketika suatu barang atau jasa bersifat elastis sempurna, permintaan terhadapnya sangat sensitif terhadap perubahan harga. Ini adalah kebalikan dari inelastisitas ekstrem, di mana permintaan tetap terlepas dari fluktuasi harga.

## Apa Saja Jenis Elastisitas Permintaan?

Secara umum, elastisitas permintaan mengacu pada perubahan permintaan suatu produk sebagai respons terhadap variabel lain. Umumnya, variabel tersebut adalah harga. Namun, ada jenis elastisitas permintaan lainnya juga. Seseorang mungkin ingin mengukur elastisitas permintaan sebagai respons terhadap pendapatan. Ini akan mencerminkan perubahan permintaan suatu produk berdasarkan fluktuasi pendapatan. Indikator lain adalah elastisitas permintaan sebagai respons terhadap harga silang, yang mencerminkan perubahan permintaan berdasarkan pergerakan harga produk pesaing.

## Apa Itu Barang Inelastis?

Barang inelastis cenderung mengalami sedikit perubahan permintaan terlepas dari fluktuasi harga. Umumnya, barang-barang ini adalah kebutuhan pokok atau esensial yang dibutuhkan konsumen bahkan jika harga naik atau pendapatan turun. Contohnya termasuk bahan pokok seperti roti, perumahan, layanan kesehatan, dan bensin, seperti yang disebutkan di atas.

## Kesimpulan

Secara umum, elastisitas mengacu pada responsivitas satu variabel terhadap perubahan variabel lain. Dalam ekonomi, ini paling sering mengacu pada elastisitas permintaan, atau bagaimana permintaan berfluktuasi berdasarkan perubahan faktor lain, seperti harga, pendapatan, dan lainnya.

Kebalikan dari elastisitas adalah inelastisitas. Ketika suatu barang atau jasa bersifat inelastis, permintaan berfluktuasi sangat sedikit terlepas dari perubahan faktor lain.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan elastisitas dalam ekonomi?**
Elastisitas dalam ekonomi adalah ukuran seberapa responsif satu variabel terhadap perubahan variabel lain, yang paling sering digunakan untuk mengukur perubahan permintaan suatu produk akibat perubahan harganya.

**Apa perbedaan antara barang elastis dan barang inelastis?**
Barang elastis mengalami perubahan permintaan yang signifikan ketika harga berubah, sedangkan barang inelastis mengalami sedikit perubahan permintaan meskipun harga berfluktuasi.

**Berikan contoh barang elastis dan inelastis.**
Contoh barang elastis adalah tiket pesawat karena banyak alternatif maskapai, sedangkan contoh barang inelastis adalah bensin karena banyak konsumen membutuhkannya untuk kendaraan mereka terlepas dari harga.

**Apa saja jenis-jenis elastisitas permintaan?**
Jenis-jenis elastisitas permintaan meliputi elastisitas harga, elastisitas pendapatan (perubahan permintaan akibat perubahan pendapatan), dan elastisitas harga silang (perubahan permintaan akibat perubahan harga produk pesaing).