# Hukum Engel: Dampak Pengeluaran Pangan & Pertumbuhan Ekonomi

*English: Understanding Engel's Law: Impact on Food Spending and Economic Growth*

> Pahami Hukum Engel: bagaimana kenaikan pendapatan mengurangi porsi belanja pangan dan meningkatkan pengeluaran lain, serta dampaknya pada ekonomi.

**Definisi:** Hukum Engel adalah teori ekonomi yang menyatakan bahwa seiring kenaikan pendapatan rumah tangga, persentase pendapatan yang dibelanjakan untuk makanan akan menurun, sementara pengeluaran untuk kebutuhan lain seperti pendidikan dan rekreasi akan meningkat.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/e/engels_law

---

## Memahami Hukum Engel: Dampak pada Pengeluaran Pangan dan Pertumbuhan Ekonomi

### Poin-Poin Penting

Hukum Engel menyatakan bahwa kenaikan pendapatan rumah tangga mengurangi persentase pendapatan yang dibelanjakan untuk makanan, sementara pengeluaran untuk pendidikan, rekreasi, dan kategori lain meningkat. Hukum ini ditetapkan pada tahun 1857 oleh ahli statistik Jerman, Ernst Engel. Temuannya didasarkan pada studi keluarga Belgia yang dibagi ke dalam kelompok sosioekonomi, yang mengungkapkan bahwa rumah tangga yang lebih miskin mengalokasikan proporsi anggaran yang lebih tinggi untuk makanan dibandingkan keluarga yang lebih kaya. Hukum Engel tetap menjadi prinsip ekonomi fundamental yang menginformasikan kebijakan sosial dan ekonomi global, memengaruhi program anti-kemiskinan, dan menganalisis pola perilaku konsumen.

## Apa Itu Hukum Engel?

Hukum Engel adalah teori ekonomi yang dikemukakan pada tahun 1857 oleh Ernst Engel, seorang ahli statistik Jerman. Teori ini menyatakan bahwa seiring kenaikan pendapatan rumah tangga, persentase yang dibelanjakan untuk makanan menurun, sementara pengeluaran untuk item lain, seperti pendidikan, rekreasi, fasilitas tambahan, dan pembangunan kekayaan, meningkat.

## Dampak Hukum Engel pada Pengeluaran Rumah Tangga

Pada pertengahan abad ke-19, Ernst Engel menerbitkan sebuah studi berdasarkan pengeluaran keluarga Belgia. Ia membagi mereka ke dalam tiga kelompok: "dalam bantuan", "miskin tetapi mandiri", dan "nyaman". Ia kemudian merinci pengeluaran mereka untuk makanan, pakaian, perumahan, pendidikan, rekreasi, dan kategori pengeluaran lainnya.

Engel mengamati bahwa kelompok yang lebih miskin menghabiskan persentase anggaran yang lebih besar untuk makanan dan lebih sedikit untuk pakaian dan pendidikan.

Temuan itu segera dikenal sebagai Hukum Engel. Terjemahan Hukum Engel dalam bahasa Inggris sedikit bervariasi, tetapi biasanya diungkapkan sebagai:

"Semakin miskin sebuah keluarga, semakin besar proporsi dari total pengeluaran mereka yang harus dialokasikan untuk penyediaan makanan."

Atau, "Semakin miskin sebuah keluarga, semakin besar proporsi dari total pengeluaran yang harus digunakan untuk makanan. . . . Proporsi pengeluaran yang digunakan untuk makanan, dengan asumsi hal lain sama, adalah ukuran terbaik dari standar hidup material suatu populasi."

Gagasan Engel diterapkan pada negara-negara, menunjukkan bahwa seiring suatu negara menjadi lebih kaya, negara tersebut mengalokasikan lebih sedikit tenaga kerja dan modal untuk produksi pangan dan lebih banyak untuk manufaktur dan jasa, yang mengarah pada ekonomi yang lebih maju.

### 11,2%

Rata-rata pengeluaran pangan konsumen AS pada tahun 2023, sebagai persentase dari pendapatan disposabel mereka.

## Hukum Engel: Kepentingannya dalam Lanskap Ekonomi Saat Ini

Hukum Engel tetap menjadi prinsip fundamental ekonomi saat ini dan mendasari banyak kebijakan ekonomi dan sosial di seluruh dunia, termasuk program anti-kemiskinan.

Pada abad ke-20 dan ke-21, pengeluaran meluas untuk mencakup item seperti mobil, asuransi kesehatan, dan ponsel. Namun, setelah kebutuhan pangan terpenuhi, keluarga dapat membelanjakan untuk hal lain, seperti pendidikan, yang meningkatkan keamanan finansial dan kemakmuran.

## Contoh Hukum Engel di Dunia Nyata

Misalkan sebuah keluarga dengan pendapatan rumah tangga tahunan $50.000 membelanjakan 25% dari pendapatan mereka untuk makanan, atau $12.500. Jika pendapatan mereka berlipat ganda menjadi $100.000, kemungkinan besar mereka tidak akan membelanjakan $25.000 (25%) untuk makanan, meskipun mereka mungkin membelanjakan sedikit lebih banyak daripada sebelumnya.

Seperti yang ditunjukkan oleh mendiang ekonom MIT, Paul A. Samuelson, dalam buku teks kuliahnya yang banyak digunakan, Economics:

"Seiring kenaikan pendapatan, pengeluaran untuk banyak item makanan meningkat. Orang makan lebih banyak dan makan lebih baik. Mereka beralih dari karbohidrat murah dan berlimpah ke daging dan protein yang lebih mahal - dan ke susu, buah-buahan, sayuran, dan makanan olahan yang menghemat tenaga kerja. Namun, ada batasan jumlah uang yang akan dibelanjakan orang untuk makanan ketika pendapatan mereka meningkat."

## Apa Itu Kurva Engel?

Kurva Engel adalah representasi grafis dari Hukum Engel, yang menunjukkan hubungan antara pendapatan rumah tangga dan pengeluaran untuk barang atau jasa tertentu.

## Apa Itu Koefisien Engel?

Koefisien Engel, berdasarkan Hukum Engel, adalah ukuran standar hidup suatu negara yang umum digunakan. Beberapa negara juga menggunakannya untuk menetapkan garis kemiskinan mereka. Koefisien diperoleh dengan membagi pengeluaran pangan dengan total pengeluaran.

## Apa Itu Elastisitas Pendapatan?

Elastisitas pendapatan permintaan adalah ukuran bagaimana permintaan untuk produk atau layanan tertentu akan meningkat seiring kenaikan pendapatan. Produk mewah, misalnya, memiliki elastisitas permintaan yang lebih tinggi daripada barang "normal" seperti makanan. Beberapa item, yang disebut oleh para ekonom sebagai "barang inferior", mengalami penurunan permintaan seiring kenaikan pendapatan.

## Mengapa Persentase Pendapatan yang Dibelanjakan untuk Makanan Merupakan Ukuran yang Baik dalam Ekonomi?

Para ekonom menggunakan persentase pendapatan yang dibelanjakan keluarga untuk makanan sebagai ukuran keamanan finansial yang baik. Karena semua manusia memiliki kebutuhan nutrisi yang serupa, biaya absolut untuk memberi makan keluarga kira-kira setara di seluruh kelompok pendapatan. Akibatnya, keluarga yang membelanjakan persentase tinggi untuk makanan mungkin merupakan tanda ketidakpastian atau ketidakamanan finansial. Namun, perlu dicatat bahwa ini bukan perbandingan yang sempurna, karena orang kaya dapat makan lebih mewah daripada keluarga yang kurang berada.

## Kesimpulan

Hukum Engel menyatakan bahwa seiring kenaikan pendapatan rumah tangga (atau negara), persentase pendapatan yang dibelanjakan untuk makanan menurun dan persentase yang dibelanjakan untuk barang dan jasa lain meningkat. Dikembangkan pada pertengahan abad ke-19 oleh ahli statistik Jerman Ernst Engel, hukum ini tetap berpengaruh dalam pengembangan ekonomi dan kebijakan publik hingga saat ini.


## FAQ

**Apa inti dari Hukum Engel?**
Hukum Engel menyatakan bahwa seiring kenaikan pendapatan rumah tangga, proporsi pendapatan yang dialokasikan untuk makanan akan menurun, sementara pengeluaran untuk kebutuhan lain seperti pendidikan dan rekreasi akan meningkat.

**Siapa yang pertama kali merumuskan Hukum Engel?**
Hukum Engel dirumuskan oleh Ernst Engel, seorang ahli statistik Jerman, pada tahun 1857.

**Bagaimana Hukum Engel memengaruhi kebijakan ekonomi?**
Hukum Engel menjadi dasar bagi banyak kebijakan ekonomi dan sosial, termasuk program anti-kemiskinan, karena membantu menganalisis standar hidup dan pola perilaku konsumen.

**Apa itu Koefisien Engel dan bagaimana cara menghitungnya?**
Koefisien Engel adalah ukuran standar hidup yang dihitung dengan membagi pengeluaran pangan dengan total pengeluaran, berdasarkan Hukum Engel.

**Apakah Hukum Engel masih relevan saat ini?**
Ya, Hukum Engel masih relevan dan menjadi prinsip fundamental dalam ekonomi serta pengembangan kebijakan publik hingga saat ini.