# Apa Itu Exchange-Traded Notes (ETN) dan Cara Kerjanya

*English: What Are Exchange-Traded Notes (ETNs), and How Do They Work?*

> Pelajari Exchange-Traded Notes (ETN): instrumen utang yang meniru indeks pasar, cara kerja, risiko, dan perbedaannya dengan ETF.

**Definisi:** Exchange-Traded Notes (ETN) adalah instrumen utang yang diterbitkan oleh lembaga keuangan untuk meniru kinerja indeks pasar, diperdagangkan di bursa seperti saham, dan membayar imbal hasil indeks pada saat jatuh tempo.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/e/etn

---

## Apa Itu Exchange-Traded Notes (ETN)?

Exchange-Traded Notes (ETN) adalah instrumen utang yang bertujuan untuk meniru kinerja indeks pasar. Meskipun merupakan produk utang, ETN berfungsi seperti saham karena diperdagangkan di bursa dan harganya berfluktuasi. Berbeda dengan obligasi, ETN tidak memiliki pembayaran bunga.

### Poin Penting

Investopedia / Michela Buttignol

## Cara Kerja Exchange-Traded Notes (ETN)

ETN biasanya diterbitkan oleh lembaga keuangan dan mendasarkan imbal hasilnya pada indeks pasar. ETN adalah jenis obligasi. Pada saat jatuh tempo, ETN akan membayar imbal hasil dari indeks yang dilacaknya. Namun, ETN tidak melakukan pembayaran bunga seperti obligasi.

Ketika ETN jatuh tempo, lembaga keuangan akan memotong biaya lalu memberikan investor uang tunai berdasarkan kinerja indeks yang mendasarinya. Karena ETN diperdagangkan di bursa utama seperti saham, investor dapat membeli dan menjual ETN serta mendapatkan keuntungan dari selisih antara harga pembelian dan penjualan, dikurangi biaya apa pun.

ETN berbeda dari exchange-traded funds (ETF). ETF memiliki sekuritas dalam indeks yang dilacaknya. Misalnya, ETF yang melacak S&P 500 akan memiliki semua 500 saham dalam S&P.

ETN tidak memberikan kepemilikan sekuritas kepada investor, melainkan hanya membayar imbal hasil yang dihasilkan indeks. Akibatnya, ETN mirip dengan sekuritas utang. Investor harus percaya bahwa penerbit akan memenuhi imbal hasil berdasarkan indeks yang mendasarinya.

ETN pertama kali diterbitkan oleh Barclays Bank PLC pada tahun 2006. Bank dan lembaga keuangan lainnya biasanya menerbitkan ETN seharga $50 per saham. Sebagian dari harga pasar bergantung pada kinerja indeks yang mendasarinya.

## Risiko ETN

### Risiko dari Penerbit ETN

Pembayaran kembali pokok yang diinvestasikan sebagian bergantung pada kinerja indeks yang mendasarinya. Jika indeks turun atau tidak naik cukup untuk menutupi biaya yang terlibat dalam transaksi, investor akan menerima jumlah yang lebih rendah pada saat jatuh tempo daripada yang diinvestasikan semula.

Kemampuan ETN untuk membayar kembali pokok, ditambah keuntungan dari indeks yang dilacaknya, bergantung pada kelangsungan finansial penerbit. Akibatnya, nilai ETN dipengaruhi oleh peringkat kredit penerbit. Nilai ETN dapat menurun karena penurunan peringkat kredit penerbit, meskipun tidak ada perubahan pada indeks yang mendasarinya.

Investor harus menyadari risiko bahwa penerbit ETN mungkin tidak dapat membayar kembali pokok dan gagal bayar obligasi. Selain itu, perubahan politik, ekonomi, hukum, atau peraturan dapat memengaruhi kemampuan lembaga keuangan untuk membayar investor ETN tepat waktu.

Lembaga keuangan yang menerbitkan ETN mungkin menggunakan opsi untuk mencapai imbal hasil dari indeks, yang dapat meningkatkan risiko kerugian bagi investor. Opsi adalah perjanjian yang dapat memperbesar keuntungan atau kerugian di mana penerbit memiliki hak untuk melakukan transaksi saham dengan membayar premi di pasar opsi. Opsi biasanya merupakan kontrak jangka pendek, dan premi dapat berfluktuasi liar berdasarkan kondisi pasar.

Investor juga memiliki risiko penutupan (closure risk), yang berarti penerbit dapat menutup ETN sebelum jatuh tempo. Dalam kasus ini, investor akan dibayar dengan harga yang berlaku di pasar. Jika harga jual lebih rendah dari harga pembelian, investor dapat mengalami kerugian. Fitur penebusan dini ETN dinyatakan di muka.

### Risiko dalam Melacak Indeks

Harga ETN seharusnya melacak indeks dengan cermat, tetapi terkadang bisa terjadi korelasi yang buruk, yang disebut kesalahan pelacakan (tracking errors). Kesalahan pelacakan terjadi jika ada masalah kredit dengan penerbit dan harga ETN menyimpang dari indeks yang mendasarinya.

### Risiko Likuiditas

Jika lembaga keuangan memutuskan untuk tidak menerbitkan ETN baru untuk sementara waktu, harga ETN yang ada bisa melonjak signifikan karena kurangnya pasokan. Akibatnya, ETN yang ada dapat diperdagangkan dengan premi di atas nilai indeks yang dilacaknya. Sebaliknya, jika bank tiba-tiba memutuskan untuk menerbitkan ETN tambahan, harga ETN yang ada bisa turun karena kelebihan pasokan.

Aktivitas perdagangan untuk ETN bisa rendah atau berfluktuasi secara dramatis. Hasilnya bisa berupa harga ETN yang diperdagangkan pada harga yang jauh lebih tinggi daripada nilai sebenarnya bagi mereka yang ingin membeli. Selain itu, produk ini mungkin dijual dengan harga yang jauh lebih rendah daripada nilainya bagi investor yang ingin menjual. Karena variasi harga ETN, investor yang menjual ETN sebelum jatuh tempo dapat mengalami kerugian atau keuntungan besar.

Investor ETN mendapatkan keuntungan jika indeks yang mendasarinya lebih tinggi pada saat jatuh tempo.

Investor tidak perlu memiliki sekuritas yang mendasari indeks yang mereka lacak.

Exchange-traded notes diperdagangkan di bursa utama.

Exchange-traded notes tidak melakukan pembayaran bunga secara teratur.

ETN memiliki risiko gagal bayar karena pembayaran kembali pokok bergantung pada kelangsungan finansial penerbit.

Volume perdagangan bisa rendah, menyebabkan harga ETN diperdagangkan dengan premi.

Kesalahan pelacakan dapat terjadi jika ETN tidak melacak indeks yang mendasarinya dengan cermat.

## Perlakuan Pajak ETN

Biasanya, selisih antara harga pembelian dan harga penjualan ETN harus diperlakukan sebagai keuntungan atau kerugian modal untuk tujuan pajak penghasilan. Investor dapat menunda keuntungan hingga ETN dijual atau jatuh tempo. Namun, investor harus mencari nasihat dari profesional pajak mengenai potensi implikasi pajak yang mungkin ada untuk situasi spesifik mereka.

## Contoh ETN

JPMorgan Alerian MLP Index ETN (AMJ) adalah ETN infrastruktur energi. ETN ini melacak perusahaan di sektor energi yang merupakan master limited partnerships (MLP). MLP adalah kemitraan yang diperdagangkan secara publik, beberapa di antaranya bertanggung jawab untuk membangun infrastruktur energi di AS.

Investor harus mempertimbangkan risiko yang ada pada ETN. Risiko ini tidak hanya mencakup risiko kredit penerbit tetapi juga risiko bahwa harga saham ETN dapat turun secara signifikan, seperti dalam kasus AMJ.

## Bagaimana Saya Akan Menggunakannya dalam Kehidupan Nyata?

Jika Anda ingin memperluas portofolio Anda di luar saham, obligasi, atau ETF, ETN bisa menjadi cara yang baik untuk melakukannya. Meskipun ETN dapat melacak indeks standar, ETN juga merupakan cara yang baik untuk mendapatkan eksposur ke komoditas, seperti minyak dan emas, serta indeks pasar yang kurang umum.

ETN memungkinkan Anda untuk melacak kinerja indeks ini tanpa perlu memilikinya, memberikan Anda imbal hasil indeks dikurangi biaya di akhir periode, dan Anda dapat dengan mudah membeli dan menjual ETN melalui akun pialang Anda, karena ETN diperdagangkan seperti saham di bursa.

## Apa Perbedaan Antara ETF dan ETN?

Baik exchange-traded funds (ETF) maupun exchange-traded notes (ETN) adalah sekuritas yang melacak indeks. ETF secara langsung memiliki sekuritas yang mendasari indeks, sedangkan ETN seperti obligasi; ETN adalah surat utang tanpa jaminan yang diterbitkan oleh lembaga keuangan yang membayar imbal hasil indeks selama periode waktu tertentu.

## Bagaimana Cara Membeli Exchange-Traded Notes?

Exchange-Traded Notes (ETN) dapat dibeli langsung dari lembaga penerbit atau secara online melalui pialang. ETN dapat dibeli seperti saham atau ETF yang terdaftar di bursa.

## Apa Saja Risiko ETN?

Exchange-Traded Notes (ETN) memiliki risiko seperti risiko likuiditas, risiko kredit, risiko penutupan, risiko volatilitas, dan risiko penyimpangan harga.

## Kesimpulan

Exchange-Traded Notes (ETN) adalah cara sederhana untuk mendapatkan eksposur ke sekuritas utang. ETN adalah sekuritas utang yang diterbitkan oleh lembaga keuangan yang melacak indeks. Tidak ada kepemilikan sekuritas yang mendasarinya, seperti pada ETF, dan investor ETN menerima imbal hasil dari indeks sebagai pembayaran.


## FAQ

**Apa itu Exchange-Traded Notes (ETN)?**
ETN adalah instrumen utang yang diterbitkan oleh lembaga keuangan untuk meniru kinerja indeks pasar, diperdagangkan di bursa seperti saham, dan membayar imbal hasil indeks pada saat jatuh tempo.

**Bagaimana cara kerja ETN?**
ETN mendasarkan imbal hasilnya pada indeks pasar dan membayar imbal hasil indeks tersebut pada saat jatuh tempo setelah dikurangi biaya, tanpa pembayaran bunga reguler.

**Apa perbedaan utama antara ETN dan ETF?**
ETF memiliki sekuritas yang mendasari indeksnya, sedangkan ETN adalah janji utang dari penerbit untuk membayar imbal hasil indeks tanpa kepemilikan sekuritas tersebut.

**Apa saja risiko utama yang terkait dengan ETN?**
Risiko utama meliputi risiko kredit penerbit (kemungkinan penerbit gagal bayar), risiko pelacakan indeks, risiko likuiditas, dan risiko penutupan dini oleh penerbit.

**Bagaimana perlakuan pajak untuk ETN?**
Selisih antara harga pembelian dan penjualan ETN biasanya diperlakukan sebagai keuntungan atau kerugian modal, dan investor dapat menunda pengakuan keuntungan hingga ETN dijual atau jatuh tempo.