# Memahami Imbal Hasil yang Diharapkan: Panduan Profitabilitas Investasi

*English: Understanding Expected Return: A Guide to Investment Profitability*

> Pelajari cara menghitung imbal hasil yang diharapkan (expected return) untuk memprediksi profitabilitas investasi Anda berdasarkan data historis.

**Definisi:** Imbal hasil yang diharapkan adalah rata-rata keuntungan atau kerugian yang diprediksi dari suatu investasi berdasarkan data historisnya.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/e/expectedreturn

---

## Memahami Imbal Hasil yang Diharapkan

Imbal hasil yang diharapkan adalah keuntungan atau kerugian yang diprediksi investor dari suatu investasi berdasarkan imbal hasil masa lalu. Dengan demikian, imbal hasil yang diharapkan seperti rata-rata jangka panjang dari imbal hasil masa lalu.

### Poin Penting

Investopedia / Paige McLaughlin

## Memahami Teori di Balik Imbal Hasil yang Diharapkan

Perhitungan imbal hasil yang diharapkan sangat penting dalam teori bisnis dan keuangan, seperti yang terlihat dalam teori portofolio modern (MPT) dan model Black-Scholes.

Imbal hasil yang diharapkan membantu menentukan apakah suatu investasi memiliki hasil bersih rata-rata positif atau negatif.

Imbal hasil yang diharapkan dihitung sebagai nilai yang diharapkan (expected value - EV) dari potensi imbal hasil suatu investasi, seperti yang ditunjukkan oleh rumus ini:

Di mana "i" menunjukkan setiap imbal hasil yang diketahui dan probabilitasnya masing-masing dalam rangkaian tersebut.

Misalnya, jika suatu investasi memiliki peluang 50% untuk mendapatkan keuntungan 20% dan peluang 50% untuk kehilangan 10%, imbal hasil yang diharapkan adalah 5% = (50% x 20% + 50% x -10% = 5%). Imbal hasil yang diharapkan sebesar 5% mungkin tidak pernah terealisasi, karena investasi secara inheren tunduk pada risiko sistematis dan tidak sistematis.

### Penting

Risiko sistematis mempengaruhi sektor pasar atau seluruh pasar, sedangkan risiko tidak sistematis berlaku untuk perusahaan atau industri tertentu.

## Menghitung Imbal Hasil yang Diharapkan: Rumus Dijelaskan

Untuk investasi individu atau portofolio, persamaan formal untuk imbal hasil yang diharapkan adalah:

Di mana:

Imbal hasil yang diharapkan di atas tingkat pengembalian bebas risiko (risk-free rate of return - RoR) bergantung pada beta investasi, atau volatilitas relatif dibandingkan dengan pasar yang lebih luas. Imbal hasil yang diharapkan dan standar deviasi adalah dua ukuran statistik yang dapat digunakan untuk menganalisis portofolio.

Imbal hasil yang diharapkan dari portofolio adalah rata-rata dari kemungkinan imbal hasilnya. Standar deviasi portofolio mengukur sejauh mana imbal hasil menyimpang dari rata-ratanya, menjadikannya proksi untuk risiko portofolio.

## Keterbatasan Imbal Hasil yang Diharapkan

Sebelum membuat keputusan investasi apa pun, investor meninjau karakteristik risiko peluang untuk menentukan apakah investasi tersebut selaras dengan tujuan portofolio mereka. Asumsikan ada dua investasi hipotetis. Hasil kinerja tahunan mereka selama lima tahun terakhir adalah:

Kedua investasi ini memiliki imbal hasil yang diharapkan sebesar 8%. Namun, ketika menganalisis risiko masing-masing, sebagaimana didefinisikan oleh standar deviasi, investasi A kira-kira lima kali lebih berisiko daripada investasi B.

Investasi A memiliki standar deviasi 11,26% dan investasi B memiliki standar deviasi 2,28%. Standar deviasi adalah metrik statistik umum untuk mengukur volatilitas historis atau risiko suatu investasi.

Investopedia

Di mana:

xi = Nilai dari titik ke-i dalam kumpulan data
x = Nilai rata-rata dari kumpulan data
n = Jumlah titik data dalam kumpulan data

## Contoh Praktis Perhitungan Imbal Hasil yang Diharapkan

Imbal hasil yang diharapkan dapat diterapkan pada sekuritas atau aset tunggal atau diperluas untuk menganalisis portofolio yang berisi banyak investasi. Jika imbal hasil yang diharapkan untuk setiap investasi diketahui, imbal hasil keseluruhan portofolio adalah rata-rata tertimbang dari imbal hasil yang diharapkan dari komponennya.

Misalnya, asumsikan seorang investor memiliki portofolio berikut:

Dengan total nilai portofolio $1 juta, bobot Alphabet, Apple, dan Amazon dalam portofolio masing-masing adalah 50%, 20%, dan 30%. Imbal hasil yang diharapkan dari total portofolio adalah:

(50% x 15%) + (20% x 6%) + (30% x 9%) = 11,4%

## Bagaimana Imbal Hasil yang Diharapkan Digunakan dalam Keuangan?

Perhitungan imbal hasil yang diharapkan menentukan apakah suatu investasi memiliki hasil bersih rata-rata positif atau negatif. Persamaan ini biasanya didasarkan pada data historis dan oleh karena itu tidak dapat dijamin untuk hasil di masa depan, namun, ini dapat menetapkan ekspektasi yang masuk akal.

## Apa Itu Imbal Hasil Historis?

Imbal hasil historis adalah kinerja masa lalu dari suatu sekuritas atau indeks, seperti S&P 500. Analis meninjau data imbal hasil historis untuk memprediksi imbal hasil di masa depan atau untuk memperkirakan bagaimana suatu sekuritas mungkin bereaksi terhadap situasi ekonomi tertentu, seperti penurunan belanja konsumen.

## Bagaimana Imbal Hasil yang Diharapkan Berbeda dari Standar Deviasi?

Imbal hasil yang diharapkan dan standar deviasi adalah dua ukuran statistik yang digunakan untuk menganalisis portofolio. Imbal hasil yang diharapkan dari portofolio adalah imbal hasil yang diantisipasi yang dapat dihasilkan oleh portofolio, menjadikannya rata-rata distribusi. Standar deviasi portofolio mengukur sejauh mana imbal hasil menyimpang dari rata-ratanya, menjadikannya proksi untuk risiko portofolio.

## Kesimpulan

Imbal hasil yang diharapkan adalah rata-rata imbal hasil yang seharusnya dihasilkan oleh suatu investasi atau portofolio selama periode tertentu. Aset yang lebih berisiko memerlukan imbal hasil yang diharapkan lebih tinggi untuk mengimbangi risiko tambahan. Imbal hasil yang diharapkan bukanlah jaminan, tetapi prediksi berdasarkan data historis dan faktor relevan lainnya.


## FAQ

**Apa itu imbal hasil yang diharapkan?**
Imbal hasil yang diharapkan adalah keuntungan atau kerugian yang diprediksi investor dari suatu investasi berdasarkan imbal hasil masa lalu, yang berfungsi sebagai rata-rata jangka panjang dari imbal hasil tersebut.

**Bagaimana cara menghitung imbal hasil yang diharapkan?**
Imbal hasil yang diharapkan dihitung sebagai nilai yang diharapkan dari potensi imbal hasil investasi, dengan mengalikan setiap kemungkinan imbal hasil dengan probabilitasnya masing-masing dan menjumlahkan hasilnya.

**Apa keterbatasan dari imbal hasil yang diharapkan?**
Imbal hasil yang diharapkan tidak menjamin hasil di masa depan karena investasi tunduk pada risiko sistematis dan tidak sistematis, dan angka ini adalah prediksi berdasarkan data historis.

**Bagaimana imbal hasil yang diharapkan digunakan dalam keuangan?**
Imbal hasil yang diharapkan digunakan untuk menentukan apakah suatu investasi memiliki hasil bersih rata-rata positif atau negatif, dan membantu menetapkan ekspektasi yang masuk akal untuk kinerja investasi.

**Apa perbedaan antara imbal hasil yang diharapkan dan standar deviasi?**
Imbal hasil yang diharapkan adalah rata-rata imbal hasil yang diantisipasi, sedangkan standar deviasi mengukur volatilitas atau risiko investasi, yaitu sejauh mana imbal hasil menyimpang dari rata-ratanya.