# Ekonomi Skala Eksternal: Pengertian dan Dampak Industri

*English: Understanding External Economies of Scale: Meaning and Industry Impact*

> Pahami ekonomi skala eksternal, di mana biaya produksi turun untuk seluruh industri, bukan hanya satu perusahaan. Pelajari dampaknya.

**Definisi:** Ekonomi skala eksternal adalah penurunan biaya produksi rata-rata yang dialami oleh semua perusahaan dalam suatu industri karena faktor-faktor di luar kendali perusahaan individu.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/e/externaleconomiesofscale

---

## Memahami Dasar-Dasar Ekonomi Skala Eksternal

Bisnis dalam industri yang sama cenderung berkumpul. Misalnya, sebuah studio film mungkin menentukan bahwa California adalah lokasi yang sangat baik untuk pembuatan film sepanjang tahun, sehingga pindah ke Hollywood. Produser film baru juga pindah ke Hollywood karena ada lebih banyak operator kamera, aktor, perancang kostum, dan penulis skenario di daerah tersebut. Kemudian, lebih banyak studio mungkin memutuskan untuk pindah ke Hollywood untuk memanfaatkan tenaga kerja dan infrastruktur khusus yang sudah ada, berkat kesuksesan perusahaan pertama.

Seiring semakin banyak perusahaan yang sukses di area yang sama, pendatang baru di industri dapat memanfaatkan manfaat yang lebih terlokalisasi. Masuk akal bagi industri untuk berkonsentrasi di area di mana mereka sudah kuat.

### Fakta Cepat

Ekonomi aglomerasi, atau sinergi, terjadi ketika bisnis di industri yang berbeda saling menguntungkan dan dapat berbagi sumber daya serta peluang.

## Menjelajahi Konsep Ekonomi Aglomerasi

Jika dua atau lebih industri terpisah secara kebetulan saling menguntungkan, dapat terjadi ekonomi skala eksternal di seluruh kelompok. Fenomena ini terkadang disebut "ekonomi aglomerasi", di mana bisnis berlokasi berdekatan satu sama lain dan dapat berbagi sumber daya serta efisiensi. Ini mirip dengan konsep tata kelola bisnis yaitu sinergi.

Skala ekonomi yang terjadi di luar perusahaan, tetapi dari mana semua perusahaan dalam suatu industri mendapat manfaat, dapat mencakup hal-hal berikut:

## Kelebihan dan Kekurangan Ekonomi Skala Eksternal

Ekonomi skala eksternal memiliki beberapa kelebihan. Ini termasuk:

Tetapi ekonomi skala eksternal tidak lepas dari kekurangan. Kekurangannya meliputi:

## Studi Kasus: Ekonomi Skala Eksternal di Dunia Nyata

Dari akhir 1960-an hingga awal 1990-an, pusat sektor teknologi tinggi AS yang dapat diperdebatkan adalah wilayah di luar Boston. Wilayah ini dikenal sebagai Route 128, dinamai dari jalan raya yang mengelilingi kota, dan di sekitarnya tumbuh sekelompok perusahaan teknologi—termasuk yang bergerak dalam bisnis komputer yang sedang berkembang.

Berbagai faktor menarik pengusaha ke sana, termasuk kedekatan dengan perusahaan dan institusi pendidikan dengan pusat penelitian dan talenta mereka, layanan keuangan dan perusahaan modal ventura, serta pangkalan militer. Semakin banyak bisnis yang datang, semakin banyak ekonomi skala eksternal yang berkembang, memudahkan lebih banyak usaha untuk menemukan fasilitas, tenaga kerja terampil, pemasok, sub-kontraktor, dan layanan pendukung—dan untuk memasarkan diri mereka sendiri, menyelenggarakan konvensi dan konferensi.

Menariknya, menjelang akhir abad ke-20, Route 128 dikalahkan sebagai pusat industri teknologi tinggi oleh Silicon Valley di San Francisco Bay Area, di mana ekonomi skala eksternal tumbuh lebih besar dan lebih cepat.

## Apa Perbedaan Antara Ekonomi Skala Eksternal dan Internal?

Baik ekonomi skala internal maupun eksternal merujuk pada tekanan penurunan biaya produksi. Perbedaan utama antara kedua konsep ini adalah bahwa ekonomi skala internal spesifik untuk satu perusahaan, sedangkan ekonomi skala eksternal berlaku di seluruh industri.

## Apa Itu Ekonomi Skala Internasional?

Sama seperti ekonomi skala dapat ada di tingkat kota, negara bagian, atau nasional, mereka juga dapat bermanifestasi di tingkat internasional. Pertimbangkan maraknya perjalanan udara. Seiring semakin banyak konsumen memilih untuk terbang secara internasional, permintaan mendorong penciptaan rute baru dan lebih banyak pilihan penerbangan. Ini dapat membuka jalur pendapatan baru bagi maskapai penerbangan. Secara bersamaan, peningkatan persaingan di antara maskapai penerbangan untuk memenuhi permintaan konsumen dapat menekan biaya untuk rute tertentu. Dengan demikian, baik konsumen maupun perusahaan di berbagai pasar di seluruh dunia dapat memperoleh manfaat dari ekonomi skala.

## Bagaimana Cara Mencapai Ekonomi Skala Eksternal?

Ekonomi skala eksternal dapat dicapai dalam beberapa cara. Kemajuan teknologi dapat menurunkan biaya produksi untuk seluruh industri, begitu pula dukungan pemerintah dalam bentuk investasi infrastruktur atau subsidi pajak.

## Intinya

Ekonomi skala eksternal mengacu pada fenomena di mana biaya produksi turun untuk semua perusahaan di sektor tertentu. Ini berbeda dari ekonomi skala sebagaimana ide tersebut dipahami secara umum, di mana biaya produksi menurun untuk satu perusahaan. Ekonomi skala eksternal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang meluas dan egaliter, tetapi juga dapat terbatas secara geografis dan mengurangi persaingan di antara perusahaan.


## FAQ

**Apa itu ekonomi skala eksternal?**
Ekonomi skala eksternal adalah penurunan biaya produksi rata-rata yang dialami oleh semua perusahaan dalam suatu industri karena faktor-faktor di luar kendali perusahaan individu, seperti infrastruktur yang lebih baik atau tenaga kerja yang lebih terampil di suatu wilayah.

**Apa perbedaan utama antara ekonomi skala eksternal dan internal?**
Perbedaan utamanya adalah ekonomi skala internal berlaku untuk satu perusahaan saja, sedangkan ekonomi skala eksternal berlaku untuk seluruh industri.

**Bagaimana ekonomi aglomerasi terkait dengan ekonomi skala eksternal?**
Ekonomi aglomerasi adalah ketika bisnis di industri yang berbeda saling menguntungkan karena kedekatan mereka, yang dapat menciptakan ekonomi skala eksternal di seluruh kelompok bisnis tersebut.

**Apa saja contoh faktor yang mendorong ekonomi skala eksternal?**
Faktor-faktornya meliputi spesialisasi yang meningkat, pelatihan pekerja yang lebih baik, inovasi yang lebih cepat, hubungan pemasok yang lebih kuat, dan infrastruktur yang lebih baik.