# Krisis Finansial: Definisi, Penyebab, dan Contoh

*English: Financial Crisis: Definition, Causes, and Examples*

> Pelajari apa itu krisis finansial, penyebabnya seperti gelembung spekulatif, dan contoh historisnya termasuk krisis 2008.

**Definisi:** Krisis finansial adalah kondisi ketika sistem keuangan mengalami gangguan parah akibat risiko yang meningkat, pinjaman berlebihan, gagal bayar, dan pembatasan kredit yang ketat.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/f/financial_crisis

---

## Apa Itu Krisis Finansial?

Krisis finansial terjadi ketika sistem keuangan mengalami keruntuhan, biasanya akibat efek domino dari peningkatan risiko, pinjaman berlebihan, gagal bayar, dan pembatasan kredit yang ketat. Kondisi ini bisa menyakitkan, sangat merusak, dan terasa seperti tidak ada jalan keluar – seolah-olah ekonomi sedang mengalami pergolakan besar. Harga aset anjlok, bisnis dan konsumen tidak mampu membayar utang mereka, dan lembaga keuangan mengalami kekurangan likuiditas. Krisis sering dikaitkan dengan kepanikan atau penarikan dana besar-besaran dari bank (bank run), yaitu ketika investor menjual aset mereka atau menarik uang tunai karena takut nilainya akan hilang jika disimpan di bank.

### Poin Penting

## Apa Penyebab Krisis Finansial?

Krisis finansial dapat memiliki banyak penyebab. Umumnya terjadi jika lembaga atau aset dinilai terlalu tinggi dan dapat diperburuk oleh perilaku investor yang irasional atau mengikuti keramaian. Contohnya, serangkaian penjualan aset yang cepat dapat mengakibatkan penurunan harga aset, mendorong individu untuk menjual aset atau melakukan penarikan tabungan besar-besaran ketika ada rumor kegagalan bank.

Faktor-faktor yang berkontribusi meliputi kegagalan sistemik, perilaku manusia yang tidak terduga atau tidak terkendali, insentif untuk mengambil terlalu banyak risiko, ketiadaan atau kegagalan regulasi, atau penularan (contagion) yang setara dengan penyebaran masalah seperti virus dari satu lembaga atau negara ke negara lain. Jika dibiarkan, krisis dapat menyebabkan ekonomi memasuki resesi atau depresi. Bahkan ketika langkah-langkah diambil untuk mencegah krisis finansial, krisis tersebut masih dapat terjadi, berakselerasi, atau semakin dalam.

## Contoh Krisis Finansial

Krisis finansial bukanlah hal yang jarang terjadi; krisis telah terjadi sepanjang sejarah mata uang dunia. Beberapa krisis finansial yang terkenal meliputi:

### Fakta Cepat

Situasi lain yang dapat dilabeli sebagai krisis finansial meliputi pecahnya gelembung keuangan spekulatif, krisis kredit, gagal bayar negara (sovereign default), atau krisis mata uang. Masing-masing biasanya mengakibatkan jatuhnya pasar saham di satu atau lebih ekonomi yang terkena dampak. Krisis finansial dapat terbatas pada bank atau menyebar ke seluruh satu ekonomi, ekonomi suatu wilayah, atau ekonomi di seluruh dunia.

## Krisis Finansial Global 2008

Krisis finansial global 2008 tetap menjadi salah satu penurunan ekonomi terdalam dalam sejarah modern dan layak mendapat perhatian khusus, karena penyebab, dampak, respons, dan pelajaran dari krisis ini masih relevan dengan lanskap keuangan saat ini.

### Pelonggaran Standar Pemberian Pinjaman

Krisis ini merupakan hasil dari serangkaian peristiwa, masing-masing dengan pemicunya sendiri dan berpuncak pada hampir runtuhnya sistem perbankan. Ada argumen bahwa benih krisis ditanam sejak tahun 1970-an dengan Community Development Act, yang mengharuskan bank untuk melonggarkan persyaratan kredit mereka bagi konsumen berpenghasilan rendah, menciptakan pasar untuk KPR subprime.

Jumlah utang KPR subprime, yang dijamin oleh Freddie Mac dan Fannie Mae, terus berkembang hingga awal tahun 2000-an ketika Federal Reserve Board mulai memangkas suku bunga secara drastis untuk menghindari resesi.

Kombinasi persyaratan kredit yang longgar dan uang murah memicu lonjakan perumahan, yang mendorong spekulasi, menaikkan harga rumah, dan menciptakan gelembung real estat.

### Penting

Krisis finansial dapat mengambil banyak bentuk, termasuk kepanikan perbankan/kredit atau jatuhnya pasar saham, tetapi berbeda dari resesi, yang sering kali merupakan hasil dari krisis tersebut.

### Instrumen Keuangan Kompleks

Bank investasi, yang mencari keuntungan mudah setelah gelembung dot-com pecah dan resesi tahun 2001, menciptakan Collateralized Debt Obligations (CDOs) dari KPR yang dibeli di pasar sekunder. Karena KPR subprime digabungkan dengan KPR prime, tidak ada cara bagi investor untuk memahami risiko yang terkait dengan produk tersebut.

Ketika pasar CDO mulai memanas, gelembung perumahan yang telah dibangun selama beberapa tahun akhirnya pecah. Seiring penurunan harga rumah, peminjam subprime mulai gagal bayar pinjaman yang nilainya lebih besar dari rumah mereka, mempercepat penurunan harga.

### Kegagalan Dimulai, Penularan Menyebar

Ketika investor menyadari bahwa CDO tidak berharga karena utang beracun yang mereka wakili, mereka mencoba untuk melepaskan kewajiban tersebut. Namun, tidak ada pasar untuk CDO tersebut. Runtuhnya pemberi pinjaman subprime yang berurutan menciptakan penularan likuiditas yang mencapai tingkat atas sistem perbankan.

Dua bank investasi besar, Lehman Brothers dan Bear Stearns, runtuh di bawah beban eksposur mereka terhadap utang subprime, dan 507 bank gagal antara tahun 2008 dan 2014. Beberapa bank besar berada di ambang kegagalan dan diselamatkan oleh dana pembayar pajak.

### Respons

Pemerintah AS dan Federal Reserve merespons krisis finansial dengan menurunkan suku bunga hingga mendekati nol, membeli kembali utang KPR dan pemerintah, serta menyelamatkan beberapa lembaga keuangan yang kesulitan.

Dengan suku bunga yang begitu rendah, imbal hasil obligasi menjadi jauh kurang menarik bagi investor dibandingkan dengan saham. Respons pemerintah memicu pasar saham. Pada Maret 2013, S&P bangkit kembali dari krisis dan melanjutkan tren kenaikan (bull run) selama 10 tahun dari 2009 hingga 2019 untuk naik sekitar 200%. Pasar perumahan AS pulih di sebagian besar kota besar, dan tingkat pengangguran turun seiring bisnis mulai merekrut dan melakukan lebih banyak investasi.

### Regulasi Baru

Salah satu hasil besar dari krisis ini adalah adopsi Dodd-Frank Wall Street Reform and Consumer Protection Act, sebuah undang-undang reformasi keuangan besar yang disahkan oleh pemerintahan Obama pada tahun 2010. Dodd-Frank membawa perubahan besar pada setiap aspek lingkungan peraturan keuangan AS, yang menyentuh setiap badan pengatur dan setiap bisnis jasa keuangan. Khususnya, Dodd-Frank memiliki efek berikut:

## Krisis Finansial 2020

Pada Desember 2019, virus COVID-19 ditemukan di Tiongkok. Pada tahun 2020, penyakit ini menyebar ke seluruh dunia, menewaskan jutaan orang dan menimbulkan ketakutan. Hal ini, pada gilirannya, menyebabkan pasar anjlok pada Februari, Maret, dan April 2020 dan ekonomi dunia terhenti.

Pandemi mengakibatkan lockdown ketat dan pembatasan perjalanan, yang berdampak signifikan pada rantai pasokan global, permintaan konsumen, dan pasar keuangan. Investor menjadi semakin khawatir tentang konsekuensi ekonomi dari pandemi, yang menyebabkan penjualan aset secara cepat di pasar saham di seluruh dunia. Kejatuhan pasar sangat parah pada Maret 2020, ketika DJIA mengalami hari terburuknya sejak 1987, turun lebih dari 2.000 poin dalam satu hari. Indeks saham utama lainnya, seperti S&P 500 dan FTSE 100, juga mengalami kerugian signifikan. Dari 12 Februari hingga 23 Maret 2020, DJIA kehilangan 37% nilainya.

Bank sentral dan pemerintah di seluruh dunia merespons dengan berbagai langkah untuk menstabilkan sistem keuangan dan mendukung ekonomi, termasuk stimulus moneter dan kebijakan fiskal seperti pengeluaran pemerintah dan keringanan pajak.

Terlepas dari tingkat keparahan kejatuhan awal, pasar sedikit pulih pada bulan-bulan berikutnya, dan banyak investor melihat keuntungan signifikan menjelang akhir tahun 2020 dan awal 2021 ketika pasar mencapai rekor tertinggi baru. Namun, konsekuensi ekonomi jangka panjang dari pandemi masih belum jelas, dan banyak industri serta negara masih berjuang untuk pulih sepenuhnya.

## Apa Itu Krisis Finansial?

Krisis finansial adalah ketika instrumen dan aset keuangan mengalami penurunan nilai yang signifikan. Akibatnya, bisnis kesulitan memenuhi kewajiban keuangan mereka, dan lembaga keuangan kekurangan kas atau aset yang dapat dikonversi untuk mendanai proyek dan memenuhi kebutuhan mendesak. Investor kehilangan kepercayaan pada nilai aset mereka dan pendapatan serta aset konsumen terganggu, sehingga sulit bagi mereka untuk membayar utang mereka.

## Apa Penyebab Krisis Finansial?

Krisis finansial dapat disebabkan oleh banyak faktor, mungkin terlalu banyak untuk disebutkan. Namun, sering kali krisis finansial disebabkan oleh aset yang dinilai terlalu tinggi, kegagalan sistemik dan regulasi, serta kepanikan konsumen yang diakibatkannya, seperti sejumlah besar pelanggan menarik dana dari bank setelah mengetahui masalah keuangan lembaga tersebut. Beberapa percaya bahwa krisis finansial adalah fitur inheren dalam cara kerja ekonomi kapitalis modern, di mana siklus bisnis mendorong pertumbuhan spekulatif selama ledakan ekonomi, yang hanya akan disambut oleh kontraksi dan resesi. Selama kontraksi ini, peminjam gagal bayar pinjaman mereka dan kreditur memperketat kriteria pinjaman mereka.

## Apa Tahapan Krisis Finansial?

Krisis finansial dapat dibagi menjadi tiga tahap, dimulai dengan peluncuran krisis. Sistem keuangan gagal, umumnya disebabkan oleh kegagalan sistem dan regulasi, salah kelola keuangan oleh lembaga, dan lainnya. Tahap berikutnya melibatkan keruntuhan sistem keuangan, dengan lembaga keuangan, bisnis, dan konsumen tidak mampu memenuhi kewajiban. Akhirnya, aset menurun nilainya, dan tingkat utang secara keseluruhan meningkat.

## Apa Penyebab Krisis Finansial 2008?

Meskipun krisis ini diatribusikan pada banyak kegagalan, sebagian besar disebabkan oleh penerbitan KPR subprime yang berlimpah, yang sering dijual kepada investor di pasar sekunder. Utang buruk meningkat karena peminjam KPR subprime gagal bayar pinjaman mereka, membuat investor pasar sekunder kelabakan. Perusahaan investasi, perusahaan asuransi, dan lembaga keuangan yang hancur akibat keterlibatan mereka dengan KPR ini memerlukan bailout pemerintah karena mendekati kebangkrutan. Bailout tersebut berdampak buruk pada pasar, menyebabkan saham anjlok. Pasar lain merespons, menciptakan kepanikan global dan pasar yang tidak stabil.

## Krisis Finansial Terburuk yang Pernah Ada?

Bisa dibilang, krisis finansial terburuk di abad ke-21 hingga saat ini dan sejak Depresi Besar adalah Krisis Finansial Global 2008, yang menyebabkan pasar saham anjlok, lembaga keuangan hancur, dan konsumen kelabakan. Namun, Depresi Besar itu sendiri jauh lebih parah.

## Intinya

Krisis finansial terjadi ketika harga aset anjlok tajam, bisnis dan konsumen tidak dapat membayar utang mereka, dan lembaga keuangan mengalami kekurangan likuiditas. Berbagai faktor berkontribusi pada krisis finansial, termasuk kegagalan sistemik, perilaku manusia yang tidak terduga atau tidak terkendali, insentif untuk mengambil risiko berlebihan, ketiadaan atau kegagalan regulasi, atau bencana alam. Beberapa contoh historis krisis finansial termasuk Tulip Mania, Krisis Kredit 1772, Jatuhnya Pasar Saham 1929, Krisis Minyak OPEC 1973, Krisis Asia 1997-1998, dan Krisis Finansial Global 2008.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan krisis finansial?**
Krisis finansial adalah kondisi ketika sistem keuangan mengalami gangguan parah akibat risiko yang meningkat, pinjaman berlebihan, gagal bayar, dan pembatasan kredit yang ketat, yang menyebabkan penurunan nilai aset, ketidakmampuan membayar utang, dan kekurangan likuiditas pada lembaga keuangan.

**Apa saja penyebab umum krisis finansial?**
Penyebab umum krisis finansial meliputi aset yang dinilai terlalu tinggi, perilaku investor yang irasional atau mengikuti keramaian, kegagalan sistemik, perilaku manusia yang tidak terduga, insentif untuk mengambil risiko berlebihan, serta ketiadaan atau kegagalan regulasi.

**Apa perbedaan antara krisis finansial dan resesi?**
Krisis finansial adalah kondisi yang dapat menyebabkan resesi; krisis finansial melibatkan keruntuhan sistem keuangan dan aset, sementara resesi adalah penurunan aktivitas ekonomi secara umum yang berlangsung selama beberapa waktu.

**Apa saja contoh krisis finansial yang terkenal?**
Contoh krisis finansial yang terkenal meliputi Krisis Finansial Global 2008, Jatuhnya Pasar Saham 1929, Krisis Asia 1997-1998, dan krisis yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 pada tahun 2020.

**Bagaimana respons pemerintah dan bank sentral terhadap krisis finansial?**
Respons umum meliputi penurunan suku bunga, pembelian kembali aset seperti utang, dan bailout terhadap lembaga keuangan yang kesulitan, serta penerapan kebijakan fiskal dan moneter untuk menstabilkan ekonomi.