# Dunia Keempat: Definisi dan Sejarah

*English: Fourth World Explained: Definition, History, and Key Insights*

> Pelajari tentang istilah Dunia Keempat, yang merujuk pada wilayah paling terbelakang dan terpinggirkan di dunia, serta evolusinya.

**Definisi:** Dunia Keempat adalah istilah usang yang digunakan untuk menggambarkan wilayah paling terbelakang, miskin, dan terpinggirkan di dunia, yang tidak berpartisipasi dalam ekonomi global.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/f/fourth_world

---

## Apa Itu Dunia Keempat?

Dunia Keempat adalah istilah usang yang digunakan untuk menggambarkan wilayah paling terbelakang, miskin, dan terpinggirkan di dunia. Berasal dari era Perang Dingin, istilah ini mengarakterisasi negara dan wilayah dengan sumber daya ekonomi terbatas, populasi asli, dan tanpa pengakuan kedaulatan. Wilayah Dunia Keempat tidak berpartisipasi dalam ekonomi global. Konsep ini menekankan pengecualian kelompok etnis dan agama tertentu dari sistem global.

Banyak penduduk di negara-negara tersebut tidak memiliki ikatan politik dan sering kali merupakan pemburu-pengumpul yang hidup dalam komunitas nomaden atau bagian dari suku. Mereka bisa berfungsi penuh dan mandiri, tetapi selama Perang Dingin, mereka diberi status Dunia Keempat berdasarkan kinerja ekonomi mereka.

## Menjelajahi Konsep Dunia Keempat

Selama Perang Dingin, setiap negara diklasifikasikan sebagai milik jenis dunia tertentu, posisi yang telah berkembang seiring evolusi klasifikasi ini. Dunia Pertama digunakan untuk menggambarkan negara-negara yang pandangannya selaras dengan NATO dan kapitalisme, Dunia Kedua merujuk pada negara-negara yang mendukung komunisme dan Uni Soviet, dan Dunia Ketiga merujuk pada negara-negara yang tidak secara aktif berpihak pada salah satu sisi. Negara-negara ini termasuk bekas koloni Eropa yang miskin dan semua negara di Afrika, Timur Tengah, Amerika Latin, dan Asia.

Istilah Dunia Keempat lahir kemudian sebagai perpanjangan dari Dunia Ketiga yang sedang berkembang untuk menggambarkan tempat dan populasi yang ditandai dengan pendapatan per kapita yang sangat rendah dan sumber daya alam yang terbatas.

Negara-negara Dunia Keempat terdiri dari mereka yang dikecualikan dari masyarakat arus utama. Misalnya, suku-suku Aborigin di Amerika Selatan atau Australia sepenuhnya mandiri tetapi tidak berpartisipasi dalam ekonomi global. Suku-suku ini dapat berfungsi bebas dari bantuan siapa pun, tetapi dari sudut pandang global, mereka dianggap sebagai negara Dunia Keempat. Negara-negara Dunia Keempat tidak berkontribusi atau mengonsumsi apa pun dalam skala global dan tidak terpengaruh oleh peristiwa global apa pun.

Perbatasan politik tidak mendefinisikan wilayah Dunia Keempat. Dalam banyak kasus, mereka didefinisikan sebagai negara tanpa status kedaulatan, menekankan sebaliknya persepsi tidak adanya pengakuan dan pengecualian masyarakat yang didefinisikan secara etnis dan agama dari sistem dunia politik-ekonomi, seperti kelompok First Nations di seluruh Amerika Utara, Tengah, dan Selatan.

## Asal Usul dan Evolusi Istilah "Dunia Keempat"

Istilah "Dunia Keempat" diyakini pertama kali digunakan di Kanada oleh Mbuto Milando, sekretaris pertama Komisi Tinggi Tanzania, dalam percakapan dengan George Manuel, Kepala National Indian Brotherhood (sekarang Assembly of First Nations). Milando menyatakan bahwa "Ketika masyarakat asli bangkit, atas dasar budaya dan tradisi mereka sendiri, itulah Dunia Keempat."

Istilah ini menjadi sinonim dengan negara-negara yang tidak memiliki negara, miskin, dan marginal setelah publikasi "The Fourth World: An Indian Reality" karya Manuel pada tahun 1974. Sejak 1979, think tank, seperti Center for World Indigenous Studies, telah menggunakan istilah ini untuk mendefinisikan hubungan antara negara-negara kuno, suku, dan non-industri dengan negara-bangsa modern.

Pada tahun 2007, Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP) diperkenalkan untuk mempromosikan "standar minimum untuk kelangsungan hidup, martabat, dan kesejahteraan masyarakat adat di dunia." Sejak itu, komunikasi dan pengorganisasian di antara masyarakat Dunia Keempat semakin cepat dalam bentuk perjanjian internasional untuk perdagangan, perjalanan, dan keamanan.

## Intinya

Dunia Keempat dianggap sebagai istilah yang ketinggalan zaman. Istilah ini pernah digunakan untuk merujuk pada wilayah dan populasi yang sangat terbelakang, terpinggirkan, dan berpotensi terkait dengan masyarakat adat. Istilah ini menyoroti ketidaksesuaian dengan sistem ekonomi dan politik global. Istilah ini sekarang dianggap tidak pantas dan menyinggung. Upaya internasional termasuk Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat bertujuan untuk menunjukkan dukungan bagi komunitas-komunitas ini.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan Dunia Keempat?**
Dunia Keempat adalah istilah usang yang digunakan untuk menggambarkan wilayah paling terbelakang, miskin, dan terpinggirkan di dunia, yang tidak berpartisipasi dalam ekonomi global.

**Kapan istilah Dunia Keempat mulai digunakan?**
Istilah ini berasal dari era Perang Dingin dan kemudian diperluas untuk menggambarkan tempat dan populasi dengan pendapatan per kapita yang sangat rendah dan sumber daya alam yang terbatas.

**Siapa yang pertama kali menggunakan istilah Dunia Keempat?**
Istilah ini diyakini pertama kali digunakan di Kanada oleh Mbuto Milando, sekretaris pertama Komisi Tinggi Tanzania, dalam percakapan dengan George Manuel.

**Apakah Dunia Keempat masih relevan saat ini?**
Tidak, Dunia Keempat dianggap sebagai istilah yang ketinggalan zaman dan tidak pantas serta menyinggung.

**Apa upaya internasional yang mendukung masyarakat yang sebelumnya disebut Dunia Keempat?**
Upaya internasional seperti Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP) bertujuan untuk menunjukkan dukungan bagi komunitas-komunitas ini.