# Memahami G-20: Negara Anggota, Pengaruh, dan Agenda Utama

*English: Understanding the G-20: Member Countries, Influence, and Key Agendas*

> G-20 adalah forum menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 19 ekonomi terbesar dunia. Pelajari peran, agenda, dan kritiknya.

**Definisi:** G-20 adalah forum menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 19 negara dengan ekonomi terbesar di dunia ditambah Uni Eropa, yang dibentuk untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi global, perdagangan internasional, dan regulasi pasar keuangan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/g/g_20

---

## Apa Itu Group of 20 (G-20)?

Group of 20, atau G-20, adalah kelompok menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 19 ekonomi terbesar di dunia, termasuk banyak negara berkembang, bersama dengan Uni Eropa. Dibentuk pada tahun 1999, G-20 mempromosikan pertumbuhan ekonomi global, perdagangan internasional, dan regulasi pasar keuangan. Agenda utama mencakup regulasi cryptocurrency, perubahan iklim, dan isu perdagangan internasional.

Karena G-20 adalah sebuah forum, bukan badan legislatif, kesepakatan dan keputusannya tidak memiliki dampak hukum, namun mereka memengaruhi kebijakan negara dan kerja sama global. Bersama-sama, ekonomi negara-negara G-20 mewakili lebih dari 80% gross world product (GWP), 75% perdagangan dunia, dan 60% populasi dunia. Setelah KTT pemimpin pertamanya pada tahun 2008, para pemimpin G-20 mengumumkan bahwa grup ini akan menggantikan G-8 sebagai dewan ekonomi utama negara-negara.

## Area Kebijakan dan Inisiatif Utama G-20

Agenda dan kegiatan G-20 ditetapkan oleh Kepresidenan yang berotasi, bekerja sama dengan keanggotaan. Awalnya, diskusi grup berfokus pada keberlanjutan utang negara dan stabilitas keuangan global. Tema-tema tersebut terus menjadi topik yang sering dibahas di KTT G-20, bersama dengan diskusi tentang pertumbuhan ekonomi global, perdagangan internasional, dan regulasi pasar keuangan.

Di bawah Kepresidenan Indonesia saat ini, G-20 berfokus pada tiga pilar aksi yang saling terkait: arsitektur kesehatan global, transformasi digital, dan transisi energi berkelanjutan. KTT 2021 diadakan di Roma pada 30 dan 31 Oktober. Beberapa topik pada KTT tersebut meliputi: mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) dan bisnis milik perempuan, peran sektor swasta dalam memerangi perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan.

Sebelumnya, KTT G-20 Osaka 2019 berfokus pada ekonomi global, perdagangan dan investasi, inovasi, lingkungan dan energi, ketenagakerjaan, pemberdayaan perempuan, pembangunan, dan kesejahteraan. Pada tahun 2018, Argentina mengusulkan fokus pada masa depan pekerjaan, infrastruktur untuk pembangunan, dan masa depan pangan yang berkelanjutan. Pertemuan tersebut juga mencakup pembicaraan tentang regulasi cryptocurrency dan perang dagang AS-China.

### 1999

Tahun terbentuknya Group of 20 (G-20).

## Membandingkan G-20 dan G-7: Perbedaan dan Persamaan

Anggota G-20 mencakup semua anggota Group of Seven (G-7), sebuah forum Uni Eropa dan tujuh negara dengan ekonomi maju terbesar di dunia: Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Dibentuk pada tahun 1975, G-7 bertemu setiap tahun untuk membahas isu-isu internasional, termasuk masalah ekonomi dan moneter.

Selain lebih tua dari G-20, G-7 terkadang digambarkan sebagai badan yang lebih politis karena semua pertemuannya telah lama mencakup tidak hanya menteri keuangan, tetapi juga menteri kepala, termasuk presiden dan perdana menteri. Namun, G-20, sejak krisis keuangan global 2008, semakin sering mengadakan KTT yang melibatkan para pemimpin politik serta menteri keuangan dan gubernur bank. 

Dan sementara G-7 secara eksklusif terdiri dari negara-negara maju, banyak dari 12 negara tambahan yang membentuk G-20 berasal dari negara-negara dengan ekonomi berkembang. Memang, memiliki forum di mana negara-negara maju dan berkembang dapat berunding adalah bagian dari dorongan untuk menciptakan G-20.

## Peran dan Tantangan Rusia dalam G-20

Pada tahun 2014, G-7 dan G-20 mengambil pendekatan yang berbeda terhadap keanggotaan Rusia setelah negara tersebut melakukan invasi militer ke Ukraina dan akhirnya menganeksasi wilayah Krimea Ukraina. G-7, yang secara resmi bergabung dengan Rusia pada tahun 1998 untuk membentuk G-8, menangguhkan keanggotaan negara tersebut dalam grup tersebut; Rusia kemudian memutuskan untuk secara resmi keluar dari G-8 pada tahun 2017.

Meskipun Australia, tuan rumah KTT G-20 2014 di Brisbane, mengusulkan untuk melarang Rusia dari KTT atas perannya, Rusia tetap menjadi anggota grup yang lebih besar, sebagian karena dukungan kuat dari Brazil, India, dan China, yang bersama dengan Rusia dikenal sebagai negara BRIC.

### Penting

Debat mengenai keanggotaan Rusia di G-20 diperbarui pada Maret 2022 menyusul invasi ke Ukraina. Saat menghadiri KTT G7 dan NATO di Brussels pada 24 Maret, Presiden Biden menyerukan pengusiran Rusia dari grup tersebut. Namun, pejabat Rusia bersikeras Vladimir Putin akan menghadiri KTT G-20 yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia pada November.

## Memahami Keanggotaan G-20: Negara dan Undangan Tamu

Selain anggota G-7, 12 negara lain saat ini membentuk G-20: Argentina, Australia, Brazil, China, India, Indonesia, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Turki.

Selain itu, G-20 mengundang negara tamu untuk menghadiri acara mereka. Spanyol diundang secara permanen, begitu pula ketua ASEAN saat ini; dua negara Afrika (ketua African Union dan perwakilan New Partnership for Africa's Development) dan setidaknya satu negara yang diundang oleh kepresidenan, biasanya dari wilayahnya sendiri.

Organisasi internasional seperti International Monetary Fund, World Bank, United Nations, Financial Stability Board, dan World Trade Organization juga menghadiri KTT.

Upaya memastikan kesinambungan G-20 ditangani oleh "Troika", yang diwakili oleh negara yang memegang Kepresidenan, pendahulunya, dan penggantinya. Negara-negara Troika saat ini meliputi Italia, Indonesia, dan India.

### Penting

G-20 telah dikritik karena kurangnya transparansi, mendorong perjanjian perdagangan yang memperkuat korporasi besar, lambat dalam memerangi perubahan iklim, dan gagal mengatasi ketidaksetaraan sosial serta ancaman global terhadap demokrasi.

## Kontroversi dan Kritik: Tantangan yang Dihadapi G-20

Sejak awal, beberapa operasi G-20 telah menimbulkan kontroversi. Kekhawatiran mencakup transparansi dan akuntabilitas, dengan para kritikus menyoroti ketiadaan piagam formal untuk grup tersebut dan fakta bahwa beberapa pertemuan G-20 terpenting diadakan secara tertutup.

Beberapa resep kebijakan grup juga tidak populer, terutama di kalangan kelompok liberal. Protes di KTT grup tersebut, di antara kritik lainnya, menuduh G-20 mendorong perjanjian perdagangan yang memperkuat korporasi besar, lalai dalam memerangi perubahan iklim, dan gagal mengatasi ketidaksetaraan sosial serta ancaman global terhadap demokrasi.

Kebijakan keanggotaan G-20 juga mendapat kecaman. Para kritikus mengatakan grup tersebut terlalu membatasi, dan praktiknya mengundang tamu, seperti dari negara-negara Afrika, hanyalah upaya token untuk membuat G-20 mencerminkan keragaman ekonomi dunia. Mantan Presiden AS Barack Obama mencatat tantangan dalam menentukan siapa yang dapat bergabung dengan grup yang begitu kuat: "Semua orang menginginkan grup sekecil mungkin yang mencakup mereka. Jadi, jika mereka adalah negara terbesar ke-21 di dunia, mereka menginginkan G-21, dan menganggapnya sangat tidak adil jika mereka dikeluarkan."

## Kesimpulan

G-20 adalah forum global penting yang terdiri dari menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 19 ekonomi utama ditambah Uni Eropa. G-20 mewakili lebih dari 80% PDB global, 75% perdagangan dunia, dan 60% populasi dunia. Meskipun tidak legislatif, diskusi G-20 secara signifikan memengaruhi kebijakan ekonomi global dan kerja sama. Agendanya telah berkembang dari hanya berfokus pada stabilitas keuangan hingga mencakup transformasi digital, energi berkelanjutan, dan kesehatan global. Kritik terhadap G-20 meliputi kurangnya transparansi, potensi bias terhadap kepentingan korporat, dan kurangnya representasi keragaman ekonomi.


## FAQ

**Apa tujuan utama G-20?**
Tujuan utama G-20 adalah untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi global, perdagangan internasional, dan regulasi pasar keuangan.

**Apakah G-20 memiliki kekuatan legislatif?**
Tidak, G-20 adalah sebuah forum, bukan badan legislatif, sehingga kesepakatan dan keputusannya tidak memiliki dampak hukum, namun memengaruhi kebijakan negara dan kerja sama global.

**Bagaimana G-20 dibandingkan dengan G-7?**
G-7 adalah forum yang lebih tua yang terdiri dari negara-negara maju terbesar, sementara G-20 mencakup negara-negara maju dan berkembang, serta Uni Eropa, dengan fokus yang lebih luas pada isu ekonomi global.

**Negara mana saja yang termasuk dalam G-20?**
G-20 terdiri dari 19 negara: Argentina, Australia, Brazil, China, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada, ditambah Uni Eropa.

**Apa saja kritik utama terhadap G-20?**
Kritik utama terhadap G-20 meliputi kurangnya transparansi, dorongan terhadap perjanjian perdagangan yang menguntungkan korporasi besar, lambat dalam mengatasi perubahan iklim, dan kegagalan dalam menangani ketidaksetaraan sosial serta ancaman terhadap demokrasi.