# Analisis Kesenjangan: Pahami dan Atasi Kesenjangan Kinerja

*English: Gap Analysis: Understand and Bridge Performance Gaps*

> Pelajari analisis kesenjangan (gap analysis) untuk membandingkan kinerja saat ini dengan target, mengidentifikasi kekurangan, dan membuat rencana perbaikan.

**Definisi:** Analisis kesenjangan adalah proses yang digunakan perusahaan untuk membandingkan kinerja aktual mereka dengan kinerja yang diinginkan dan membuat rencana tindakan untuk perbaikan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/g/gap_analysis

---

## Apa Itu Analisis Kesenjangan?

Analisis kesenjangan adalah proses yang digunakan perusahaan untuk membandingkan kinerja mereka saat ini dengan kinerja yang diinginkan, diharapkan, dan untuk membuat rencana tindakan untuk perbaikan, jika diperlukan.

Analisis kesenjangan membantu perusahaan menilai kondisi saat ini – dengan mengukur waktu, uang, dan tenaga kerja – dan membandingkannya dengan kondisi targetnya.

Dengan mendefinisikan dan menganalisis kesenjangan antara ekspektasi dan realitas, tim manajemen dapat memajukan organisasi dan mengisi kesenjangan kinerja.

## Panduan Komprehensif Analisis Kesenjangan

Ketika organisasi tidak memanfaatkan sumber daya, modal, dan teknologi mereka secara optimal, mereka tidak dapat mencapai potensi penuh mereka. Di sinilah analisis kesenjangan dapat membantu.

Analisis kesenjangan, terkadang disebut analisis kebutuhan, membantu perusahaan menentukan di mana mereka berada saat ini – kemajuan aktual mereka saat ini – dan di mana mereka ingin berada di masa depan.

Jika ada kesenjangan antara keduanya, perusahaan dapat meninjau kembali tujuan mereka untuk mencari tahu apakah akan mengubahnya dan/atau bagaimana cara berada di jalur yang benar untuk mencapainya.

Ada empat langkah dalam analisis kesenjangan. Ini berakhir dengan laporan kompilasi yang mengidentifikasi area perbaikan dan menguraikan rencana tindakan untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

### Fakta Cepat

"Kesenjangan" dalam analisis kesenjangan adalah ruang antara di mana sebuah organisasi berada dan di mana ia ingin berada di masa depan.

## Melakukan Analisis Kesenjangan: Panduan Cara Melakukannya

Beberapa model analisis kesenjangan memecah langkah-langkah berikut menjadi empat proses. Yang lain sedikit lebih rumit dan memperluas analisis menjadi beberapa langkah tambahan.

Dalam kedua kasus, analisis kesenjangan melibatkan pemahaman posisi Anda saat ini, menentukan di mana Anda ingin berakhir, dan merancang rencana tentang cara mencapai titik akhir yang diinginkan.

### Langkah 1: Definisikan Kondisi Bisnis

Analisis kesenjangan dimulai dengan memeriksa sifat bisnis untuk menemukan kekurangannya.

Ini termasuk meneliti produk yang ditawarkan perusahaan, pelanggan yang dilayaninya, lokasi geografis yang dicakupnya, dan manfaat yang ditawarkannya kepada karyawannya.

Informasi ini bisa kuantitatif (seperti catatan keuangan) atau kualitatif (survei atau umpan balik dari pemangku kepentingan utama).

Seringkali, perusahaan akan melakukan analisis kesenjangan karena mereka sudah menyadari adanya masalah. Misalnya, survei umpan balik pelanggan mungkin menghasilkan hasil yang buruk, dan perusahaan ingin menyelidiki alasannya dan menerapkan perbaikan.

Sebelum dapat mencapai potensinya, bisnis harus memahami mengapa kesalahan ini terjadi, kapan masalah muncul, dan siapa pemimpin manajemen perubahan yang harus ada.

### Langkah 2: Klarifikasi Tujuan Perusahaan

Inti dari analisis kesenjangan terletak pada langkah ini, di mana perusahaan mengidentifikasi apa yang ingin dicapainya. Tahap ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati, karena identitas yang dimiliki perusahaan akan menentukan langkah-langkah strategis yang harus diambil untuk mencapai tujuan tersebut.

Dalam analisis kesenjangan, perusahaan mengidentifikasi tujuan yang spesifik dan terukur yang dapat menghasilkan kesuksesan jangka panjang terbesar. Misalnya, tidak ada gunanya bagi perusahaan untuk menetapkan tujuan menjadi lebih baik dalam layanan pelanggan.

Sebaliknya, perusahaan harus mengidentifikasi metrik yang dapat dilacak, seperti mencapai kepuasan pelanggan sebesar 90% dalam waktu 12 bulan.

Cara lain untuk mengidentifikasi hasil yang diinginkan adalah dengan menganalisis apa yang dilakukan pesaing atau peserta pasar lainnya. Tentukan bagaimana dan kapan perusahaan lain melakukan sesuatu dengan baik dan cobalah untuk menirunya.

### Langkah 3: Identifikasi Kesenjangan

Dengan kondisi saat ini dan kondisi masa depan yang telah ditentukan, saatnya untuk memahami di mana letak perbedaan kritis dan menjembatani keduanya.

Pada tahap ini, perusahaan mungkin menyadari bahwa mereka kekurangan staf, gagal melatih staf mereka dengan benar, atau tidak memiliki kemampuan teknis untuk menangani kontak pelanggan.

### Langkah 4: Siapkan Rencana Tindakan

Setelah perusahaan mendefinisikan kekurangannya, mereka harus mengembangkan rencana untuk mencapai kondisi targetnya. Mungkin ada satu solusi atau beberapa perubahan simultan yang harus dilakukan.

Rencana tindakan harus mencakup cara-cara terukur untuk mengukur perubahan. Misalnya, jika layanan pelanggan adalah masalahnya, peningkatan kepuasan pelanggan harus ditetapkan sebagai tujuan, bersama dengan metrik yang melacak peningkatan (seperti waktu penyelesaian rata-rata dan jumlah permintaan layanan pelanggan).

Temuan analisis kesenjangan lainnya seperti kekurangan dalam pengenalan merek mungkin memerlukan solusi yang lebih kreatif dan bijaksana ke depannya.

### Langkah 5: Implementasikan Perubahan

Setelah ide-ide terbaik dari Langkah 4 dipilih, terapkanlah. Pada tahap ini, perusahaan mencoba untuk menutup kesenjangan yang diidentifikasi dalam analisis.

Dengan menerapkan solusi, perusahaan berusaha untuk menjadi lebih baik di area bisnis yang ditargetkan.

Tahap implementasi ini seringkali melibatkan mengikuti serangkaian proses terperinci sesuai jadwal tertentu.

Perlu kehati-hatian untuk memastikan bahwa lebih banyak kerusakan tidak ditimbulkan daripada masalah yang diselesaikan. Misalnya, proses pelatihan yang melelahkan dapat membuat karyawan merasa kewalahan dan berkecil hati.

Upaya untuk meningkatkan kinerja mereka dapat menyebabkan hilangnya produktivitas dan penurunan moral.

### Pantau Perubahan

Analisis kesenjangan belum selesai bahkan ketika rencana telah dilaksanakan. Perusahaan kemudian perlu memantau perubahan dari waktu ke waktu untuk memastikan perbaikan berkelanjutan.

Analisis kesenjangan bisa menjadi proses melingkar di mana perusahaan secara teratur mengevaluasi posisi saat ini untuk memastikan bahwa mereka telah mencapai tujuan mereka dan dapat mempertahankan kesuksesan mereka.

### Penting

Analisis kesenjangan seringkali berisi informasi sensitif. Perusahaan tidak sering mengungkapkan model analisis kesenjangan mereka. Analisis tersebut dapat memberi tahu pesaing tentang rencana perusahaan.

## Menjelajahi Berbagai Jenis Analisis Kesenjangan

### Analisis Kesenjangan Pasar

Juga disebut analisis kesenjangan produk, analisis kesenjangan pasar melibatkan studi pasar dan bagaimana kebutuhan pelanggan mungkin belum terpenuhi.

Jika perusahaan dapat mengidentifikasi area di mana pasokan produk tidak memenuhi permintaan konsumen, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah untuk mengisi kesenjangan pasar tersebut.

### Analisis Kesenjangan Strategis

Juga disebut analisis kesenjangan kinerja, analisis kesenjangan strategis adalah tinjauan internal formal tentang bagaimana kinerja perusahaan.

Analisis ini seringkali melibatkan perbandingan bagaimana kinerja perusahaan terhadap tolok ukur jangka panjang seperti rencana lima tahun atau rencana strategis.

Analisis kesenjangan strategis juga dapat dilakukan untuk membandingkan bagaimana kinerja perusahaan terhadap pesaingnya. Jenis analisis ini dapat mengungkapkan cara-cara lain perusahaan menggunakan personel atau modal dengan cara yang lebih strategis dan berdaya guna.

Informasi semacam ini mungkin sulit diperoleh, terutama jika karyawan yang keluar telah menandatangani perjanjian kerahasiaan dan perusahaan tidak banyak mengungkapkan informasi tentang prosesnya secara publik.

### Analisis Kesenjangan Keuangan/Laba

Perusahaan dapat memilih untuk secara langsung menganalisis di mana mereka tertinggal dibandingkan dengan pesaing mereka dengan melihat secara spesifik pada metrik keuangan. Ini mungkin termasuk perbandingan harga, persentase margin, biaya overhead, pendapatan per tenaga kerja, atau komponen tetap vs. variabel.

Tujuan utamanya adalah untuk menentukan area di mana pesaing lebih efisien secara finansial.

### Analisis Kesenjangan Keterampilan

Alih-alih melihat aspek keuangan, bisnis dapat memilih untuk melihat elemen manusia. Analisis kesenjangan keterampilan membantu menentukan apakah ada kekurangan dalam pengetahuan dan keahlian pada personel saat ini.

Analisis kesenjangan keterampilan harus mendefinisikan dengan jelas tujuan perusahaan dan kemudian memetakan bagaimana karyawan saat ini sesuai dengan desain tersebut. Analisis kesenjangan keterampilan dapat mengarah pada rekomendasi untuk melatih staf yang ada atau membawa personel baru.

Jenis analisis ini sangat penting bagi perusahaan inovatif yang mengandalkan keahlian langsung untuk bersaing di industri mereka.

### Analisis Kesenjangan Kepatuhan

Memanfaatkan fungsi audit internal, analisis kesenjangan kepatuhan mengevaluasi bagaimana kinerja perusahaan terhadap serangkaian peraturan eksternal. Misalnya, perusahaan dapat secara internal mengevaluasi fungsi akuntansi dan pelaporannya sebelum mencari auditor eksternal untuk memberikan opini atas laporan keuangannya.

Analisis kesenjangan kepatuhan cenderung bersifat preventif dan defensif dibandingkan dengan bentuk analisis kesenjangan yang lebih strategis. Tujuannya adalah untuk mematuhi peraturan, memenuhi tenggat waktu pelaporan, dan menghindari denda.

### Analisis Kesenjangan Pengembangan Produk

Saat perusahaan memproduksi produk baru, analisis kesenjangan dapat dilakukan untuk menganalisis di mana produk tersebut bisa kurang.

Jenis analisis kesenjangan ini sering dikaitkan dengan pengembangan produk perangkat lunak atau item yang membutuhkan waktu lama untuk dikembangkan sehingga permintaan pasar mungkin telah bergeser pada saat produk tersebut dirilis.

Perusahaan juga dapat mengevaluasi aspek mana dari produk atau layanan yang telah berhasil diimplementasikan, tertunda, sengaja dihilangkan, atau masih dalam proses.

## Alat Penting untuk Analisis Kesenjangan

Perusahaan dapat menggunakan berbagai alat untuk membantu proses analisis kesenjangan. Alat-alat yang tercantum di bawah ini memiliki kegunaan yang ditujukan yang paling sesuai untuk aspek tertentu dari analisis kesenjangan.

### Analisis SWOT

Salah satu alat analisis yang lebih dikenal, analisis SWOT menentukan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan.

Dengan alat analisis kesenjangan ini, perusahaan dapat mengevaluasi faktor internal dan eksternal yang dapat ditingkatkan atau dimanfaatkan keunggulannya.

Dalam analisis SWOT, perusahaan mengevaluasi kekuatan dan kelemahannya sebagai bagian dari analisis internal. Perusahaan dapat memilih untuk mengalihkan sumber daya dari kekuatannya jika merasa nyaman dengan keunggulan pasarnya saat ini.

Atau, perusahaan dapat fokus pada kelemahannya. Dalam beberapa kasus, perusahaan mungkin memutuskan bahwa kelemahan tidak dapat diatasi karena persyaratan investasi modal yang besar atau preferensi konsumen.

Bagian lain dari analisis SWOT berkaitan dengan kekuatan eksternal di luar kendali perusahaan. Misalnya, perusahaan mungkin berencana untuk merebut pangsa pasar yang lebih besar dengan merilis produk baru.

Jika ancaman tarif pemerintah atas produk tersebut meningkatkan biaya per unit, kesenjangan perusahaan mungkin sulit ditutup.

### Diagram Fishbone

Diagram fishbone, juga disebut diagram sebab-akibat atau diagram Ishikawa, dapat membantu mengidentifikasi apa yang mungkin menyebabkan masalah. Ini dapat mendorong pemikiran kreatif saat menilai kendala bisnis.

Diagram fishbone dibuat dengan menentukan masalah utama yang ada dan menuliskannya di tengah area. Kemudian, kategori utama ditulis pada cabang-cabang yang memanjang dari masalah utama.

Akhirnya, cabang tambahan ditambahkan ke cabang-cabang ini yang mengidentifikasi mengapa masalah dalam setiap kategori ada.

Pada akhirnya, diagram fishbone mencoba memecah masalah besar yang kompleks menjadi tugas-tugas yang lebih mudah didekati.

### McKinsey 7-S

Kerangka kerja McKinsey 7-S mengidentifikasi tujuh elemen kunci untuk menentukan seberapa baik kinerja perusahaan.

Model ini berisi tiga "elemen keras" yaitu strategi, struktur, dan sistem, bersama dengan empat "elemen lunak" yaitu nilai bersama, keterampilan, gaya, dan staf.

Menggunakan model McKinsey 7-S, perusahaan dapat mengidentifikasi bagaimana setiap area sesuai dengan kesenjangan yang ada dan bagaimana perusahaan dapat memengaruhi setiap aspek untuk lebih sesuai dengan tujuan jangka panjang.

Model McKinsey 7-S telah digunakan sejak tahun 1970-an, ketika diperkenalkan oleh perusahaan konsultan manajemen McKinsey & Co.

### Model Nadler-Tushman

Model Nadler-Tushman digunakan secara khusus untuk mengidentifikasi masalah, memahami bagaimana perusahaan mungkin berkinerja buruk, dan menentukan cara mengatasi kinerja tersebut.

Inti dari model Nadler-Tushman adalah konsep bahwa aspek-aspek dalam perusahaan harus selaras dan bekerja sama; jika tidak, perusahaan tidak akan sesukses itu.

Model ini berpusat pada komponen termasuk budaya, pekerjaan, struktur, dan orang. Keempat prinsip inti ini menerima data yang dimasukkan (strategi perusahaan) serta keluaran (kinerja perusahaan).

Tujuan akhirnya adalah untuk menentukan bagaimana setiap dari empat komponen bekerja sama.

### Analisis PEST

Analisis PEST melibatkan pengukuran faktor eksternal dan bagaimana faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi profitabilitas perusahaan.

PEST adalah singkatan dari politik, ekonomi, sosial, dan teknologi. Variasi umum dari analisis PEST adalah analisis PESTLE, yang juga menggabungkan masalah hukum dan lingkungan.

Misalnya, undang-undang pemerintah dapat menyebabkan produk perusahaan menjadi jauh lebih mahal untuk diekspor. Dalam kasus ini, perusahaan mungkin memiliki kesenjangan potensial jika kekuatan eksternal bergeser dengan cara yang berdampak buruk pada perusahaan.

### Tip

Perusahaan sering menggunakan kombinasi alat analisis kesenjangan, karena temuan dari satu alat dapat berkontribusi pada analisis alat lainnya.

## Situasi Optimal untuk Menggunakan Analisis Kesenjangan

Perusahaan harus terus-menerus mengevaluasi produk yang ditawarkannya, pelanggan yang dilayaninya, kebutuhan pasar yang dipenuhinya, dan efisiensi operasinya.

Namun, ada saat-saat ketika analisis kesenjangan yang lebih formal diperlukan. Saat-saat ini meliputi:

## Keuntungan Menerapkan Analisis Kesenjangan

Karena analisis kesenjangan dapat digunakan dalam berbagai cara, ia membawa berbagai manfaat. Setiap manfaat yang tercantum di bawah ini mungkin hanya berlaku untuk satu jenis analisis kesenjangan tertentu. Namun, perusahaan yang melakukan analisis kesenjangan mungkin mengalami:

## Menerapkan Analisis Kesenjangan dalam Keuangan dan Manajemen Aset

Analisis kesenjangan juga merupakan metode manajemen aset-liabilitas yang dapat digunakan untuk menilai risiko suku bunga (IRR) atau risiko likuiditas, tidak termasuk risiko kredit.

Ini adalah metode pengukuran IRR sederhana yang menyampaikan perbedaan antara aset yang sensitif terhadap suku bunga dan liabilitas yang sensitif terhadap suku bunga dari waktu ke waktu.

Jenis analisis ini bekerja dengan baik jika aset dan liabilitas terdiri dari arus kas tetap. Analisis kesenjangan tidak dapat menangani opsi, karena opsi memiliki arus kas yang tidak pasti.

Pertimbangkan perusahaan yang ingin melakukan investasi tetapi ingin memastikan bahwa mereka memiliki cukup modal yang tersedia untuk menutupi situasi kontinjensi. Perusahaan dapat meninjau arus kas, menentukan risiko, dan menilai di mana potensi kekurangan arus kas dapat terjadi.

Ini sangat berguna dalam proyek jangka panjang, proyek berisiko tinggi, dan proyek yang sensitif terhadap kekuatan makroekonomi atau eksternal.

## Apa Komponen Fundamental dari Analisis Kesenjangan?

Analisis kesenjangan harus selalu dimulai dengan analisis posisi perusahaan saat ini. Tanpa memahami di mana posisinya saat ini, perusahaan tidak dapat secara memadai membuat rencana untuk mencapai di mana ia ingin pergi.

Selain mengidentifikasi di mana posisinya saat ini dan di mana ia ingin berada di masa depan, analisis kesenjangan melibatkan penyusunan rencana dengan langkah-langkah implementasi yang dapat dilacak dan diukur untuk meminta pertanggungjawaban manajer perubahan.

## Bagaimana Analisis Kesenjangan dan Analisis SWOT Berbeda?

Analisis SWOT sering digunakan sebagai bagian dari analisis kesenjangan. Dengan analisis SWOT, perusahaan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahannya. Kemudian, perusahaan harus memahami apakah kekuatan dan kelemahan tersebut cocok untuk membawa perusahaan ke tempat yang diinginkannya.

Analisis kesenjangan adalah rencana yang mencoba mengubah kekuatan dan kelemahan perusahaan. Peluang dan ancaman yang diidentifikasi sebagai bagian dari analisis SWOT adalah risiko bahwa rencana yang diuraikan sebagai bagian dari analisis kesenjangan tidak akan berhasil dilaksanakan.

## Apa itu Analisis Kesenjangan Statis vs. Dinamis?

Analisis kesenjangan statis melihat sensitivitas perusahaan terhadap perubahan suku bunga. Analisis kesenjangan dinamis melihat perbedaan antara aset dan liabilitasnya.

## Intinya

Analisis kesenjangan adalah upaya yang dapat digunakan perusahaan untuk mengevaluasi posisi saat ini, memutuskan posisi idealnya, dan merumuskan rencana tentang cara menjembatani kesenjangan kinerja antara keduanya.

Perusahaan dapat memilih untuk melakukan analisis kesenjangan jika mereka mengalami kesulitan operasional atau jika mereka ingin membangun kesuksesan mereka. Dalam kedua kasus, ada beberapa alat seperti analisis SWOT, analisis PEST(LE), atau diagram fishbone, yang dapat membantu perusahaan merumuskan dan melaksanakan rencana jangka panjang.


## FAQ

**Apa tujuan utama dari analisis kesenjangan?**
Tujuan utama analisis kesenjangan adalah untuk membandingkan kinerja aktual perusahaan dengan kinerja yang diinginkan atau target, mengidentifikasi area di mana terdapat perbedaan (kesenjangan), dan kemudian membuat rencana tindakan untuk menutup kesenjangan tersebut dan meningkatkan kinerja.

**Apa saja langkah-langkah dasar dalam melakukan analisis kesenjangan?**
Langkah-langkah dasar dalam analisis kesenjangan meliputi: mendefinisikan kondisi bisnis saat ini, mengklarifikasi tujuan perusahaan di masa depan, mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi saat ini dan masa depan, menyiapkan rencana tindakan, dan mengimplementasikan perubahan.

**Apa saja jenis-jenis analisis kesenjangan yang umum digunakan?**
Jenis-jenis analisis kesenjangan yang umum meliputi analisis kesenjangan pasar, strategis, keuangan/laba, keterampilan, kepatuhan, dan pengembangan produk.

**Bagaimana analisis kesenjangan berbeda dari analisis SWOT?**
Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan. Analisis kesenjangan menggunakan temuan SWOT (terutama kelemahan dan peluang) untuk merancang rencana tindakan guna mengatasi kesenjangan kinerja dan mencapai tujuan.

**Dapatkah analisis kesenjangan diterapkan dalam konteks keuangan?**
Ya, analisis kesenjangan dapat diterapkan dalam keuangan, terutama dalam manajemen aset-liabilitas untuk menilai risiko suku bunga dan likuiditas dengan membandingkan aset dan liabilitas yang sensitif terhadap suku bunga dari waktu ke waktu.