# Perjanjian Gentleman: Sejarah, Contoh, dan Keterbatasan

*English: Gentlemen's Agreement: History and Examples, Limitations*

> Pahami perjanjian gentleman, kesepakatan informal yang mengandalkan integritas, sejarahnya, contoh, serta keterbatasannya dalam bisnis.

**Definisi:** Perjanjian gentleman adalah kesepakatan informal, seringkali tidak tertulis, yang hanya didukung oleh integritas pihak-pihak yang terlibat untuk mematuhi syarat-syaratnya.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/g/gentlemansagreement

---

## Apa Itu Perjanjian Gentleman?

Perjanjian gentleman adalah kesepakatan atau transaksi informal, seringkali tidak tertulis, yang hanya didukung oleh integritas pihak lawan untuk benar-benar mematuhi syarat-syaratnya. Kesepakatan semacam ini umumnya informal, dibuat secara lisan, dan tidak mengikat secara hukum.

Meskipun sifatnya lebih santai, pelanggaran perjanjian gentleman dapat berdampak negatif pada hubungan bisnis jika salah satu pihak memutuskan untuk menarik kembali janjinya. Perjanjian gentleman (juga dieja "gentleman's agreement") bisa saja disahkan dengan jabat tangan atau tidak.

## Memahami Perjanjian Gentleman

Perjanjian gentleman, yang lebih merupakan masalah kehormatan dan etiket, bergantung pada kesabaran dua pihak atau lebih untuk pemenuhan kewajiban yang diucapkan atau tidak diucapkan. Berbeda dengan kontrak atau perjanjian hukum yang mengikat, tidak ada upaya hukum yang dapat dikelola pengadilan jika perjanjian gentleman dilanggar.

Namun demikian, tekanan dan norma sosial membantu menjaga perjanjian gentleman tetap berlaku. Memang, kerusakan reputasi seseorang bisa lebih merugikan dalam jangka panjang daripada keuntungan moneter apa pun yang mungkin timbul dari bertindak melawan perjanjian semacam itu. Kepercayaan dapat dengan cepat terkikis dalam kasus seperti itu, dan sedikit orang yang mau menjalin bisnis dengan seseorang yang memiliki reputasi suka mengingkari janji.

## Cara Kerja Perjanjian Gentleman

Perjanjian gentleman umum dibuat dalam perdagangan dan hubungan internasional, serta di sebagian besar industri. Perjanjian gentleman sangat lazim pada awal era industri dan hingga paruh pertama tahun 1900-an, karena regulasi seringkali tertinggal dari praktik bisnis baru. Kesepakatan semacam itu ditemukan digunakan untuk mengendalikan harga dan membatasi persaingan di industri baja, besi, air, dan tembakau, di antaranya.

### Tips

Perjanjian gentleman seringkali (tetapi tidak selalu) disegel dengan jabat tangan (atau gestur serupa) yang diakui secara sosial oleh kedua belah pihak dalam perjanjian serta oleh saksi atau pihak luar mana pun.

## Keterbatasan Perjanjian Gentleman

Dalam kasus terburuknya, perjanjian gentleman dapat dibuat untuk melakukan praktik anti-persaingan, seperti penetapan harga atau kuota perdagangan. Karena perjanjian gentleman bersifat diam-diam - tidak tertulis sebagai kontrak hukum yang mengikat - ia dapat digunakan untuk membuat dan memberlakukan aturan yang ilegal.

Hasil akhirnya, dalam banyak kasus, bisa berupa biaya yang lebih tinggi atau produk berkualitas lebih rendah bagi konsumen. Lebih buruk lagi, perjanjian gentleman dapat digunakan sebagai sarana untuk mempromosikan praktik diskriminatif, seperti dalam "jaringan orang dalam" (old boy's network).

Perjanjian gentleman, karena sifatnya yang informal dan seringkali tidak tertulis, tidak memiliki perlindungan hukum dan peraturan yang sama seperti kontrak formal, sehingga lebih sulit untuk ditegakkan.

### Penting

Pemerintah AS melarang perjanjian gentleman dalam hubungan perdagangan dan komersial antar negara pada tahun 1890.

## Sejarah dan Contoh Perjanjian Gentleman

Perjanjian gentleman antara industri dan pemerintah AS umum terjadi pada abad ke-19 dan awal abad ke-20. Namun, hal ini menyebabkan beberapa regulator percaya bahwa ada kolusi yang merajalela dan praktik bisnis yang tidak adil. Bureau of Corporations, pendahulu Federal Trade Commission (FTC), dibentuk pada tahun 1903 untuk menyelidiki praktik monopoli.

Hasilnya, dalam beberapa kasus, adalah perjanjian gentleman baru di mana para pemodal Wall Street, seperti J.P. Morgan dan "House of Morgan"-nya, bertemu dengan biro itu sendiri untuk menerima izin awal atas merger dan akuisisi. Salah satu contohnya adalah perjanjian gentleman yang membuat regulator dan Presiden mengabaikan Sherman Antitrust Act untuk memungkinkan United States Steel Corp. menjadi perusahaan bernilai miliaran dolar pertama di dunia.

Pada tahun 1907, kepanikan pasar saham yang melanda beberapa bank investasi besar menyebabkan krisis keuangan. Kepanikan tersebut menyebabkan Presiden Theodore Roosevelt bekerja sama erat dengan J.P. Morgan untuk mengkonsolidasikan bank-bank dengan argumen bahwa hal itu akan mencegah krisis yang lebih besar.

Demikian pula, pada tahun 1907 Morgan kembali bekerja secara informal dengan Roosevelt untuk menciptakan perjanjian gentleman yang akan memungkinkan U.S. Steel mengakuisisi pesaing terbesarnya, Tennessee Coal and Iron, dalam aturan yang tidak tertulis dan tidak dinyatakan yang melanggar Sherman Act.

### Contoh: Perjanjian Gentleman Antara AS dan Jepang

Perjanjian gentleman juga dapat ditemukan dalam perjanjian dagang dan hubungan internasional. Salah satu contohnya adalah Gentlemen's Agreement tahun 1907 yang melihat Amerika Serikat dan Kekaisaran Jepang menangani imigrasi dari Jepang dan perlakuan buruk terhadap imigran Jepang yang sudah ada di Amerika. Perjanjian tersebut, yang tidak pernah diratifikasi oleh Kongres, membuat Jepang setuju untuk tidak lagi mengeluarkan paspor kepada individu yang ingin berimigrasi ke Amerika untuk bekerja. Amerika Serikat, sebagai imbalannya, tidak akan lagi mengizinkan diskriminasi dan segregasi terhadap warga Jepang yang tinggal di Amerika.

## Apa Tujuan Perjanjian Gentleman?

Perjanjian gentleman dapat diajukan untuk menyelesaikan kesepakatan antara dua pihak atau lebih tanpa memerlukan pengawasan peraturan atau penegak pihak ketiga yang tepercaya seperti pengadilan atau hakim. Hal ini dapat mengurangi biaya transaksi dan juga membuat rekonsiliasi kesepakatan menjadi lebih fleksibel.

## Apa Itu Gentlemen's Agreement of 1907?

Pada tahun 1907, negosiator AS mencapai kesepakatan gentleman yang membatasi imigrasi ke Amerika oleh warga negara Jepang. Sebagai imbalannya, Presiden Roosevelt setuju untuk membatalkan undang-undang San Francisco yang menyebabkan anak-anak Jepang dipisahkan dari siswa kulit putih.

## Apa Kata Lain untuk Menggambarkan Perjanjian Gentleman?

Kata-kata lain untuk menggambarkan perjanjian gentleman adalah "kesepakatan informal", "kesepakatan tak terucap", "kesepakatan jabat tangan", "kesepakatan lisan", "kesepakatan diam-diam", atau "kesepakatan tidak tertulis". Pactum (bahasa Latin untuk pakta) adalah cara lain untuk menggambarkannya.

## Apakah Perjanjian Gentleman Berlaku di Pengadilan?

Perjanjian gentleman dapat ditegakkan ketika memenuhi kriteria "kontrak lisan", meskipun beberapa jenis kontrak, seperti untuk transaksi real estat, harus selalu tertulis.


## FAQ

**Apa itu perjanjian gentleman?**
Perjanjian gentleman adalah kesepakatan informal, seringkali tidak tertulis, yang mengandalkan integritas pihak-pihak yang terlibat untuk mematuhi syarat-syaratnya, dan umumnya tidak mengikat secara hukum.

**Bagaimana perjanjian gentleman ditegakkan jika tidak mengikat secara hukum?**
Perjanjian gentleman ditegakkan melalui tekanan sosial, norma, dan reputasi. Pelanggaran dapat merusak hubungan bisnis dan reputasi seseorang lebih dari keuntungan moneter.

**Apa saja keterbatasan perjanjian gentleman?**
Keterbatasannya adalah perjanjian ini dapat disalahgunakan untuk praktik ilegal seperti penetapan harga atau diskriminasi, dan tidak memiliki perlindungan hukum yang sama seperti kontrak formal, sehingga sulit ditegakkan.

**Apakah ada contoh perjanjian gentleman dalam sejarah?**
Ya, contohnya adalah perjanjian antara AS dan Jepang pada tahun 1907 mengenai imigrasi, serta kesepakatan informal dalam industri untuk mengendalikan harga atau merger sebelum regulasi yang ketat.

**Bisakah perjanjian gentleman berlaku di pengadilan?**
Perjanjian gentleman dapat ditegakkan jika memenuhi kriteria kontrak lisan, namun kontrak tertentu seperti transaksi real estat harus selalu tertulis.