# Memahami Going Concern: Artinya bagi Bisnis

*English: Understanding Going Concern: What It Means for Businesses*

> Pelajari apa itu going concern dalam akuntansi, tanda-tanda peringatan, dan dampaknya bagi kesehatan finansial bisnis Anda.

**Definisi:** Going concern adalah prinsip akuntansi yang menyatakan bahwa sebuah perusahaan dianggap mampu melanjutkan operasinya dalam jangka waktu tertentu, biasanya 12 bulan ke depan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/g/goingconcern

---

## Memahami Going Concern: Apa Artinya bagi Bisnis

### Poin-Poin Penting

Investopedia / Eliana Rodgers

## Apa Itu Going Concern?

"Going concern" adalah istilah yang umum digunakan untuk bisnis yang sehat, namun juga merupakan prinsip akuntansi inti.

Dalam akuntansi, sebuah perusahaan dianggap sebagai going concern atau tidak layak secara finansial. Penentuan ini, berdasarkan studi keuangan perusahaan, umumnya dipahami berlaku setidaknya selama 12 bulan.

Dengan demikian, label going concern menunjukkan bahwa sebuah perusahaan menghasilkan cukup uang untuk bertahan dalam jangka waktu yang dapat diperkirakan atau sampai ada bukti sebaliknya.

## Wawasan Mendalam tentang Going Concern

Akuntan menggunakan prinsip going concern untuk memutuskan jenis pelaporan apa yang harus dicatat dalam laporan keuangan perusahaan.

Perusahaan yang merupakan going concern dapat menunda pelaporan aset jangka panjang pada nilai saat ini atau nilai likuidasi, dan sebaliknya melaporkannya berdasarkan biaya.

Akuntan yang menyimpulkan bahwa sebuah perusahaan adalah going concern umumnya percaya bahwa perusahaan menggunakan asetnya dengan bijak dan tidak perlu melikuidasi apa pun untuk memenuhi kewajiban finansialnya.

Akuntan juga dapat menggunakan prinsip going concern untuk menentukan bagaimana perusahaan harus melanjutkan penjualan aset, pengurangan biaya, atau pergeseran ke produk lain.

Prinsip Akuntansi Berlaku Umum (GAAP) menangani masalah going concern dan penilaiannya. GAAP memberikan contoh peristiwa dan kondisi yang dapat menunjukkan alasan keraguan substansial bahwa perusahaan dapat terus beroperasi sebagai going concern.

Menurut panduan GAAP, pengungkapan harus dilakukan segera setelah kesimpulan keraguan substansial tercapai.

## Tanda Peringatan Bisnis Mungkin Bukan Going Concern

Beberapa tanda bahaya dapat menunjukkan bahwa sebuah bisnis mungkin bukan going concern dalam waktu dekat.

### Fakta Cepat

Perusahaan dapat bangkrut tanpa pernah diidentifikasi memiliki masalah going concern.

## Kondisi yang Mempengaruhi Status Going Concern

Standar akuntansi menentukan apa yang harus diungkapkan perusahaan dalam laporan keuangannya jika ada keraguan tentang kemampuannya untuk terus beroperasi sebagai going concern.

Financial Accounting Standards Board (FASB) mengharuskan laporan keuangan mengungkapkan kondisi yang berkaitan dengan temuan keraguan substansial.

Laporan tersebut juga harus menunjukkan interpretasi manajemen terhadap kondisi dan rencananya untuk menguranginya.

### Mengidentifikasi Tren Negatif dalam Going Concern

Secara umum, auditor yang memeriksa laporan keuangan perusahaan mencari bukti bahwa perusahaan dapat terus beroperasi sebagai going concern selama satu tahun setelah waktu audit.

Kondisi yang menyebabkan keraguan substansial tentang kelayakan going concern meliputi tren negatif dalam hasil operasi, kerugian berkelanjutan dari satu periode ke periode berikutnya, wanprestasi pinjaman, tuntutan hukum terhadap perusahaan, dan penolakan kredit oleh pemasok.

Agar sebuah perusahaan menjadi going concern, biasanya perusahaan harus mampu bertahan dari restrukturisasi utang yang signifikan atau perombakan pembiayaan besar-besaran jika diperlukan.

Oleh karena itu, dapat dicatat bahwa perusahaan yang bukan going concern mungkin memerlukan pembiayaan eksternal, restrukturisasi, atau likuidasi aset.

## Konsekuensi Evaluasi Going Concern Negatif

Ada beberapa implikasi dari laporan audit yang negatif. Pertama, perusahaan akan dilihat sebagai peluang investasi yang buruk. Ini mewakili tingkat risiko yang jauh lebih tinggi daripada perusahaan lain.

Perusahaan yang bukan going concern dapat dinilai ulang atas permintaan investor, pemegang saham, atau dewan direksi. Penilaian ulang ini dapat digunakan untuk menentukan harga perusahaan untuk akuisisi atau untuk mencari investor swasta.

Langkah-langkah akuntansi tertentu harus diambil untuk menuliskan nilai perusahaan dalam laporan keuangan bisnis.

Salah satu dampak yang lebih besar dari bukan going concern adalah tantangan kredit. Utang yang ada perusahaan mungkin dapat dipanggil. Pemberi pinjaman baru kemungkinan tidak akan menerbitkan kredit baru, setidaknya dengan suku bunga yang wajar.

Krisis kredit dapat merembet ke pemasok yang mungkin enggan menjual bahan baku atau barang inventaris secara kredit.

## Apakah Going Concern Baik atau Buruk?

Going concern adalah perusahaan yang stabil secara finansial dan, paling tidak, kemungkinan akan bertahan selama 12 bulan ke depan. Itu bagus. Perusahaan dalam kondisi buruk yang tidak dianggap sebagai going concern mungkin tidak akan bertahan selama 12 bulan lagi. Itu buruk.

## Mengapa Going Concern Sangat Penting?

Perusahaan yang merupakan going concern dapat mendukung kesehatan finansialnya dan memiliki keyakinan pada potensi keberhasilan dan kelanggengannya. Perusahaan dapat memuaskan pelanggan. Pemasok dan vendor akan berbisnis dengannya. Perusahaan akan dapat memperoleh kredit jika diperlukan. Selain itu, perusahaan dapat menarik investor baru.

## Apa yang Terjadi Jika Perusahaan Bukan Going Concern?

Jika sebuah perusahaan bukan going concern, manajemennya diwajibkan untuk mengungkapkan fakta ini dan harus memberikan alasan untuk kesimpulan negatif tersebut.

## Intinya

Istilah "going concern" mendefinisikan sebuah perusahaan sebagai stabil secara finansial. Temuan bahwa sebuah perusahaan bukan going concern berfungsi sebagai pemberitahuan kepada pelanggan, investor, dan pemasoknya bahwa masa depannya terancam.


## FAQ

**Apa arti "going concern" dalam konteks bisnis?**
Going concern adalah prinsip akuntansi yang mengasumsikan bahwa sebuah perusahaan akan terus beroperasi dalam jangka waktu yang dapat diperkirakan, biasanya setidaknya 12 bulan ke depan.

**Siapa yang menentukan apakah sebuah perusahaan adalah going concern?**
Penentuan status going concern dilakukan oleh akuntan berdasarkan studi keuangan perusahaan.

**Apa saja tanda-tanda peringatan bahwa sebuah bisnis mungkin bukan going concern?**
Tanda-tanda peringatan meliputi tren negatif dalam hasil operasi, kerugian berkelanjutan, wanprestasi pinjaman, tuntutan hukum, dan penolakan kredit oleh pemasok.

**Apa konsekuensi jika sebuah perusahaan dievaluasi sebagai bukan going concern?**
Konsekuensinya meliputi persepsi sebagai investasi berisiko tinggi, potensi penilaian ulang aset, kesulitan mendapatkan kredit baru, dan penolakan kredit dari pemasok.

**Mengapa status going concern penting bagi sebuah perusahaan?**
Status going concern penting karena menunjukkan kesehatan finansial, membangun kepercayaan dengan pelanggan, pemasok, dan vendor, serta memfasilitasi akses ke kredit dan investasi.