# Greenmail: Ancaman Pengambilalihan dan Pembelian Kembali Saham

*English: What is Greenmail? A Guide to Definition, Mechanism, and Legality*

> Pelajari apa itu greenmail, cara kerjanya, legalitasnya, dan contoh kasusnya dalam dunia keuangan dan M&A.

**Definisi:** Greenmail adalah praktik pembelian saham perusahaan secara signifikan untuk mengancam pengambilalihan yang tidak bersahabat, sehingga perusahaan target terpaksa membeli kembali sahamnya dengan harga premium.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/g/greenmail

---

## Apa Itu Greenmail?

Greenmail adalah praktik membeli cukup banyak saham di suatu perusahaan untuk mengancam pengambilalihan yang tidak bersahabat, sehingga perusahaan target malah membeli kembali sahamnya dengan harga premium. Terkait merger dan akuisisi, perusahaan melakukan pembayaran greenmail sebagai langkah defensif untuk menghentikan tawaran pengambilalihan. Perusahaan target harus membeli kembali saham dengan premi yang substansial untuk menggagalkan pengambilalihan, yang menghasilkan keuntungan besar bagi pelaku greenmail. Greenmail telah menurun karena perubahan regulasi pada tahun 1980-an.

Kita akan membahas legalitas dan kritik terhadap praktik ini, serta memberikan beberapa contoh nyata.

## Bagaimana Greenmail Bekerja dan Implikasinya

Seperti pemerasan (blackmail), greenmail adalah uang yang dibayarkan kepada suatu entitas untuk menghentikan atau mencegah perilaku agresif. Dalam merger dan akuisisi, ini adalah langkah anti-pengambilalihan di mana perusahaan target membayar premi, yang dikenal sebagai greenmail, untuk membeli kembali sahamnya sendiri dengan harga yang dinaikkan dari seorang corporate raider. Setelah menerima pembayaran greenmail, pelaku biasanya setuju untuk menghentikan pengambilalihan dan tidak membeli saham lagi untuk jangka waktu tertentu.

Istilah "greenmail" berasal dari gabungan blackmail dan greenbacks (dolar AS). Tingginya jumlah merger perusahaan yang terjadi selama tahun 1980-an menyebabkan gelombang greenmail. Selama waktu itu, diduga bahwa beberapa corporate raider, yang hanya mencari keuntungan, memulai tawaran pengambilalihan tanpa niat untuk melanjutkannya.

### Penting

Greenmail jauh lebih jarang terjadi saat ini karena hukum, regulasi, pajak, dan ketentuan anti-greenmail.

Meskipun greenmail masih terjadi secara diam-diam dalam berbagai bentuk, beberapa regulasi federal dan negara bagian membuatnya jauh lebih sulit. Pada tahun 1987, Internal Revenue Service (IRS) memperkenalkan pajak ganti rugi sebesar 50% atas keuntungan greenmail. Selain itu, perusahaan telah memperkenalkan berbagai mekanisme pertahanan, yang disebut poison pills, untuk mencegah investor aktif mengajukan tawaran pengambilalihan yang tidak bersahabat.

Ketentuan anti-greenmail adalah klausul khusus dalam piagam perusahaan yang mencegah dewan direksi menyetujui pembayaran greenmail. Aturan anti-greenmail akan menghilangkan kemungkinan dewan mengambil jalan pintas dan membayar pembeli saham perusahaan yang tidak diinginkan, yang merugikan pemegang saham.

## Sifat Greenmail yang Kontroversial

Greenmail sering dianggap sebagai praktik predator, mendekati pemerasan. Dalam pandangan ini, pelaku greenmail yang membeli saham tidak berniat untuk berpartisipasi dalam operasi perusahaan sebagai pemegang saham. Sebaliknya, pelaku membeli saham dengan niat hanya untuk mengancam manajemen dengan pengambilalihan yang tidak bersahabat atau tindakan lain. Jika berhasil, para kritikus percaya bahwa pelaku greenmail mendapat untung dengan mengorbankan perusahaan tanpa memberikan imbalan apa pun.

### Fakta Cepat

Greenmail secara konseptual mirip dengan blackmail, tetapi "green" menunjukkan uang yang sah.

## Potensi Manfaat Greenmail dalam Bisnis

Terlepas dari reputasinya yang buruk, beberapa bentuk greenmail dapat dilihat sebagai solusi pasar bebas untuk perselisihan nyata antara pemegang saham. Seorang corporate raider mungkin benar-benar percaya bahwa sumber daya di dalam perusahaan tidak digunakan secara efektif. Salah satu solusinya mungkin adalah menjual aset dengan keuntungan kepada perusahaan lain, yang dapat menempatkannya pada penggunaan yang lebih baik. Pengaturan ini bisa bermanfaat bagi corporate raider, pemegang saham lain, dan masyarakat secara keseluruhan.

Namun, manajemen perusahaan mungkin tidak memiliki pandangan yang sama dengan corporate raider bahwa aset mereka akan digunakan lebih baik oleh orang lain. Anggaplah manajemen dapat mengumpulkan dana untuk membayar greenmail sebagai gantinya. Itu memberikan semacam bukti pasar bebas bahwa aset harus tetap berada di bawah kendali perusahaan. Corporate raider mengabaikan keuntungan yang bisa didapat dengan menjual aset dengan menjual saham sebagai gantinya.

Jika pelaku dapat menghasilkan lebih banyak uang dengan menjual aset, greenmail tidak terjadi karena tidak menguntungkan dan tidak efisien secara ekonomi. Oleh karena itu, greenmail hanya terjadi ketika menguntungkan dalam pandangan ini.

## Studi Kasus: Greenmail oleh Sir James Goldsmith

Sir James Goldsmith adalah corporate raider terkenal di tahun 1980-an. Dia mengorganisir dua kampanye greenmail yang mendapat perhatian tinggi terhadap St. Regis Paper Company dan Goodyear Tire and Rubber Company (GT). Goldsmith memperoleh $51 juta dari usahanya di St. Regis dan $93 juta dari aksinya di Goodyear, yang hanya memakan waktu dua bulan.

Pada Oktober 1986, Goldsmith membeli 11,5% saham Goodyear dengan biaya rata-rata $42 per saham. Dia juga mengajukan rencana untuk membiayai pengambilalihan perusahaan ke Securities and Exchange Commission (SEC). Bagian dari rencananya adalah agar perusahaan menjual semua asetnya kecuali bisnis ban. Rencana ini tidak diterima dengan baik di kalangan eksekutif Goodyear.

Sebagai tanggapan atas penolakan Goodyear, Goldsmith mengusulkan untuk menjual kembali sahamnya kepada perusahaan seharga $49,50 per saham. Proposal pemaksaan semacam ini sering disebut sebagai tebusan atau "goodbye kiss". Akhirnya, Goodyear menerima dan kemudian membeli kembali 40 juta saham dari pemegang saham seharga $50 per saham, yang memakan biaya perusahaan $2,9 miliar. Harga saham Goodyear turun menjadi $42 segera setelah pembelian kembali.


## FAQ

**Apa itu greenmail?**
Greenmail adalah praktik membeli saham perusahaan secara signifikan untuk mengancam pengambilalihan yang tidak bersahabat, sehingga perusahaan target terpaksa membeli kembali sahamnya dengan harga premium.

**Mengapa greenmail jarang terjadi saat ini?**
Greenmail jarang terjadi saat ini karena adanya hukum, regulasi, pajak, dan ketentuan anti-greenmail yang membuatnya lebih sulit, termasuk pajak ganti rugi 50% atas keuntungan greenmail yang diperkenalkan oleh IRS pada tahun 1987.

**Apa perbedaan greenmail dengan blackmail?**
Greenmail mirip dengan blackmail dalam hal pembayaran untuk menghentikan perilaku agresif, namun "green" dalam greenmail merujuk pada uang yang sah (dolar AS), bukan uang hasil kejahatan.

**Apakah greenmail selalu merugikan perusahaan?**
Meskipun sering dianggap predator, beberapa bentuk greenmail dapat dilihat sebagai solusi pasar bebas jika pelaku greenmail memiliki pandangan yang valid bahwa aset perusahaan dapat digunakan lebih baik oleh pihak lain, dan pembayaran greenmail membuktikan bahwa aset tersebut lebih baik tetap di bawah kendali perusahaan.

**Siapa Sir James Goldsmith dan apa hubungannya dengan greenmail?**
Sir James Goldsmith adalah seorang corporate raider terkenal di tahun 1980-an yang melakukan dua kampanye greenmail besar terhadap St. Regis Paper Company dan Goodyear Tire and Rubber Company, menghasilkan keuntungan jutaan dolar.