# Saham Pertumbuhan: Pengertian, Contoh, dan Perbedaannya

*English: Growth Stock: What It Is, Examples, vs. Value Stock*

> Pelajari apa itu saham pertumbuhan (growth stock), ciri-cirinya, contohnya, dan bedanya dengan saham nilai (value stock). Investasi cerdas untuk potensi capital gain.

**Definisi:** Saham pertumbuhan adalah saham perusahaan yang diprediksi akan tumbuh jauh di atas rata-rata pasar dan umumnya tidak membayar dividen karena laba diinvestasikan kembali untuk mempercepat pertumbuhan.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/g/growthstock

---

## Apa Itu Saham Pertumbuhan?

Saham pertumbuhan adalah saham di perusahaan yang diprediksi akan tumbuh pada tingkat yang jauh di atas rata-rata pertumbuhan pasar. Saham-saham ini umumnya tidak membayar dividen. Hal ini karena penerbit saham pertumbuhan biasanya adalah perusahaan yang ingin menginvestasikan kembali laba yang mereka peroleh untuk mempercepat pertumbuhan dalam jangka pendek. Ketika investor berinvestasi pada saham pertumbuhan, mereka mengantisipasi akan mendapatkan uang melalui capital gain ketika mereka akhirnya menjual saham mereka di masa depan.

### Poin Penting

Investopedia / Zoe Hansen

## Memahami Saham Pertumbuhan

Saham pertumbuhan dapat muncul di sektor atau industri mana pun dan biasanya diperdagangkan dengan rasio harga terhadap pendapatan (P/E) yang tinggi. Mereka mungkin tidak memiliki laba saat ini tetapi diharapkan memilikinya di masa depan.

Investasi pada saham pertumbuhan bisa berisiko. Karena umumnya tidak menawarkan dividen, satu-satunya kesempatan investor untuk mendapatkan uang dari investasi mereka adalah ketika mereka akhirnya menjual saham mereka. Jika perusahaan tidak berkinerja baik, investor akan merugi pada saham tersebut saat waktunya menjual.

Saham pertumbuhan cenderung memiliki beberapa ciri umum. Misalnya, perusahaan pertumbuhan cenderung memiliki lini produk yang unik. Mereka mungkin memiliki paten atau akses ke teknologi yang membuat mereka unggul dari yang lain di industri mereka. Untuk tetap unggul dari pesaing, mereka menginvestasikan kembali laba untuk mengembangkan teknologi dan paten yang lebih baru sebagai cara untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang.

Karena pola inovasi mereka, mereka sering kali memiliki basis pelanggan yang loyal atau pangsa pasar yang signifikan di industri mereka. Misalnya, perusahaan yang mengembangkan aplikasi komputer dan menjadi yang pertama menyediakan layanan baru dapat menjadi saham pertumbuhan dengan cara mendapatkan pangsa pasar karena menjadi satu-satunya perusahaan yang menyediakan layanan baru. Jika perusahaan aplikasi lain memasuki pasar dengan versi layanan mereka sendiri, perusahaan yang berhasil menarik dan mempertahankan jumlah pengguna terbesar memiliki potensi lebih besar untuk menjadi saham pertumbuhan.

Banyak saham berkapitalisasi kecil dianggap sebagai saham pertumbuhan. Namun, beberapa perusahaan besar juga bisa menjadi perusahaan pertumbuhan.

### Tips

Anda dapat menemukan saham pertumbuhan yang diperdagangkan di bursa mana pun dan di sektor industri mana pun—tetapi Anda biasanya akan menemukannya di industri yang paling cepat berkembang dan di bursa yang lebih inovatif seperti Nasdaq.

## Saham Pertumbuhan vs. Saham Nilai

Saham pertumbuhan berbeda dari saham nilai. Investor mengharapkan saham pertumbuhan menghasilkan capital gain yang besar sebagai hasil dari pertumbuhan kuat pada perusahaan yang mendasarinya. Harapan ini dapat mengakibatkan saham-saham ini tampak terlalu mahal karena rasio harga terhadap pendapatan (P/E) mereka yang umumnya tinggi.

Sebaliknya, saham nilai sering kali diremehkan atau diabaikan oleh pasar, tetapi pada akhirnya dapat memperoleh nilai. Investor juga berusaha mendapatkan keuntungan dari dividen yang biasanya mereka bayarkan. Saham nilai cenderung diperdagangkan dengan rasio harga terhadap pendapatan (P/E) yang rendah.

Beberapa investor mungkin mencoba memasukkan saham pertumbuhan dan saham nilai dalam portofolio mereka untuk diversifikasi. Yang lain mungkin lebih suka berspesialisasi dengan lebih fokus pada nilai atau pertumbuhan.

Beberapa saham nilai dihargai terlalu rendah hanya karena laporan laba yang buruk atau perhatian media negatif. Namun, satu karakteristik yang sering mereka miliki adalah riwayat pembayaran dividen yang kuat. Saham nilai dengan rekam jejak dividen yang kuat dapat memberikan pendapatan yang andal bagi investor. Banyak saham nilai adalah perusahaan lama yang dapat diandalkan untuk tetap berbisnis, bahkan jika mereka tidak terlalu inovatif atau siap untuk tumbuh.

## Contoh Saham Pertumbuhan

Amazon Inc. (AMZN) telah lama dianggap sebagai saham pertumbuhan. Pada tahun 2023, ini adalah salah satu perusahaan terbesar di dunia dan telah lama demikian. Per Desember 2023, Amazon menempati peringkat keempat di antara perusahaan AS dalam hal kapitalisasi pasarnya.

Saham Amazon secara historis diperdagangkan dengan rasio harga terhadap pendapatan (P/E) yang tinggi. Antara September 2021 dan Desember 2023, P/E saham biasanya berkisar antara sekitar 51 hingga 245. Meskipun ukuran perusahaan, perkiraan pertumbuhan untuk tahun 2024 adalah lebih dari 33%.

Ketika sebuah perusahaan diharapkan tumbuh, investor tetap bersedia berinvestasi (bahkan dengan rasio P/E yang tinggi). Ini karena beberapa tahun ke depan harga saham saat ini mungkin terlihat murah jika dilihat dari belakang. Risikonya adalah pertumbuhan tidak berlanjut seperti yang diharapkan. Investor telah membayar mahal dengan harapan mendapatkan sesuatu, dan tidak mendapatkannya. Dalam kasus seperti itu, harga saham pertumbuhan bisa jatuh drastis.

## Apa yang Dianggap Sebagai Saham Pertumbuhan?

Dalam hal saham, "pertumbuhan" berarti perusahaan memiliki ruang yang cukup untuk apresiasi modal. Ini cenderung merupakan perusahaan yang lebih baru dan berkapitalisasi lebih kecil, dan/atau yang berada di sektor pertumbuhan seperti teknologi atau bioteknologi. Saham pertumbuhan mungkin memiliki laba rendah atau bahkan negatif, sering kali menjadikannya saham P/E tinggi.

## Apakah Saham Pertumbuhan Berisiko?

Seperti semua investasi, ada pertukaran mendasar antara risiko dan imbal hasil. Saham pertumbuhan memberikan potensi imbal hasil di masa depan yang lebih besar, dan oleh karena itu, mereka memiliki risiko yang sama besarnya dibandingkan dengan jenis investasi lain seperti saham nilai atau obligasi korporasi. Risiko utamanya adalah pertumbuhan yang terealisasi atau yang diharapkan tidak berlanjut ke masa depan. Investor telah membayar mahal dengan harapan mendapatkan sesuatu dan tidak mendapatkannya. Dalam kasus seperti itu, harga saham pertumbuhan bisa jatuh drastis.

## Apa Contoh Saham Pertumbuhan?

Sebagai contoh hipotetis, saham pertumbuhan adalah startup biotek yang telah memulai pekerjaan pada pengobatan kanker baru yang menjanjikan. Katakanlah saat ini, produk tersebut baru dalam tahap I uji klinis, dan ada ketidakpastian apakah FDA akan menyetujui kandidat obat untuk melanjutkan ke uji coba Fase II & III. Jika obat tersebut lolos dan akhirnya disetujui untuk digunakan, itu bisa berarti keuntungan besar dan capital gain. Namun, jika obat tersebut tidak bekerja sesuai rencana atau menyebabkan efek samping yang parah, semua pengeluaran R&D tersebut mungkin sia-sia, dan saham tidak pernah mencapai potensinya.

## Bagaimana Anda Tahu Jika Saham Adalah Pertumbuhan atau Nilai?

Alih-alih melihat potensi pertumbuhan di masa depan, saham nilai adalah saham yang dianggap diperdagangkan di bawah nilai sebenarnya dan oleh karena itu secara teoritis akan memberikan imbal hasil yang lebih unggul karena harga saham mereka mengejar fundamentalnya. Berbeda dengan saham pertumbuhan, yang biasanya tidak membayar dividen, saham nilai sering kali memiliki imbal hasil dividen yang lebih tinggi dari rata-rata. Saham nilai juga cenderung memiliki fundamental yang kuat dengan rasio harga terhadap nilai buku (P/B) dan nilai P/E yang relatif rendah—kebalikan dari saham pertumbuhan.

## Kesimpulan

Ketika investor berinvestasi pada saham pertumbuhan, mereka mengincar capital gain besar di masa depan. Berbeda dengan saham nilai, yang dipilih banyak investor karena fundamental yang kuat, saham pertumbuhan sering dipilih karena potensi pertumbuhan saham yang kuat, bahkan jika laba saat ini rendah. Namun, saham pertumbuhan bisa berisiko; jika pertumbuhan yang diharapkan gagal terwujud, investor mungkin akhirnya merugi.


## FAQ

**Apa yang dimaksud dengan saham pertumbuhan?**
Saham pertumbuhan adalah saham perusahaan yang diprediksi akan tumbuh lebih cepat dari rata-rata pasar dan biasanya tidak membagikan dividen karena laba diinvestasikan kembali untuk mempercepat pertumbuhan.

**Apa ciri-ciri utama saham pertumbuhan?**
Saham pertumbuhan biasanya memiliki rasio P/E tinggi, potensi inovasi, pangsa pasar yang signifikan, dan sering kali merupakan perusahaan yang lebih baru atau berkapitalisasi kecil.

**Apa perbedaan antara saham pertumbuhan dan saham nilai?**
Saham pertumbuhan diharapkan memberikan capital gain dari pertumbuhan perusahaan, sementara saham nilai dianggap undervalued dan sering membayar dividen.

**Apakah investasi saham pertumbuhan berisiko?**
Ya, investasi saham pertumbuhan berisiko karena investor hanya mendapatkan keuntungan dari capital gain, dan jika pertumbuhan yang diharapkan tidak terwujud, harga saham bisa jatuh drastis.

**Apa contoh saham pertumbuhan?**
Amazon Inc. (AMZN) adalah contoh saham pertumbuhan yang secara historis diperdagangkan dengan rasio P/E tinggi dan menunjukkan perkiraan pertumbuhan yang kuat.