# Perintah Good 'Til Canceled (GTC): Definisi dan Penggunaan

*English: Good 'Til Canceled (GTC) Orders: Definition, Function, and How to Use Them*

> Pelajari tentang perintah Good 'Til Canceled (GTC) di pasar modal. Pahami cara kerja, manfaat, dan risikonya untuk strategi investasi Anda.

**Definisi:** Perintah Good 'Til Canceled (GTC) adalah instruksi beli atau jual sekuritas yang tetap aktif hingga tereksekusi pada harga yang ditentukan atau dibatalkan oleh investor.

**URL:** https://invespedia.belajarforex.co.id/g/gtc

---

## Apa Itu Good 'Til Canceled (GTC)?

Perintah Good 'til canceled (GTC) memungkinkan investor untuk menetapkan aksi beli atau jual yang tetap tertunda hingga dieksekusi pada titik harga yang ditentukan atau dibatalkan oleh investor. Berbeda dengan perintah harian (day orders), perintah GTC tidak kedaluwarsa secara otomatis di akhir hari perdagangan, melainkan memberikan fleksibilitas untuk mengelola perdagangan dalam jangka waktu yang diperpanjang. Tinjauan ini mencakup fungsionalitas, manfaat, dan risiko perintah GTC, beserta contoh praktis untuk membantu Anda memanfaatkannya dalam strategi investasi Anda.

### Poin Penting

## Fitur Utama Perintah Good 'Til Canceled (GTC)

Perintah GTC berbeda dari perintah harian, yang kedaluwarsa di akhir hari perdagangan jika belum tereksekusi. Meskipun namanya demikian, perintah GTC tidak berlaku selamanya. Sebagian besar broker menetapkan perintah GTC untuk kedaluwarsa 30 hingga 90 hari setelah investor menempatkannya untuk menghindari perintah yang terlupakan tiba-tiba tereksekusi. 

Melalui perintah GTC, investor yang mungkin tidak terus-menerus memantau harga saham dapat menempatkan perintah beli atau jual pada titik harga tertentu dan menyimpannya selama beberapa minggu. Perdagangan akan dieksekusi jika harga pasar mencapai harga perintah GTC sebelum kedaluwarsa.

Sebagian besar perintah GTC dieksekusi pada harga batasnya (limit price), tetapi ada pengecualian. Jika harga saham melonjak melewati harga batas antara hari perdagangan, perintah akan selesai pada harga yang lebih menguntungkan - lebih tinggi untuk perintah jual dan lebih rendah untuk perintah beli.

## Memahami Risiko Perintah GTC

Beberapa bursa, termasuk NYSE dan Nasdaq, tidak lagi menerima perintah GTC, termasuk perintah stop. Mereka memutuskan bahwa perintah semacam itu berisiko bagi investor yang mungkin melihat perintah mereka dieksekusi pada waktu yang tidak tepat karena volatilitas pasar yang sementara. Meskipun demikian, sebagian besar perusahaan pialang masih menawarkan perintah GTC dan stop di antara layanan mereka, tetapi mereka mengeksekusinya secara internal.

Perintah GTC berisiko selama volatilitas ekstrem, yang dapat mendorong harga melewati batas sebelum kembali. Hal ini dapat memicu perintah jual-stop (sell-stop order) saat harga saham turun. Jika harga pulih, investor mungkin telah menjual dengan harga rendah dan sekarang harus membeli dengan harga lebih tinggi untuk mendapatkan kembali posisi tersebut.

## Contoh Perintah GTC

Investor biasanya menempatkan perintah GTC karena mereka ingin membeli pada harga yang lebih rendah dari level perdagangan saat ini atau menjual pada harga yang lebih tinggi dari level perdagangan saat ini. Jika saham dari suatu perusahaan tertentu diperdagangkan pada $100 per saham, seorang investor dapat menempatkan perintah beli GTC pada $95. Jika pasar bergerak ke level tersebut sebelum investor membatalkan perintah GTC atau sebelum kedaluwarsa, perdagangan akan dieksekusi.

## Kesimpulan

Perintah Good 'til canceled (GTC) memberikan investor fleksibilitas untuk membeli atau menjual sekuritas pada harga yang ditentukan tanpa perlu pemantauan pasar yang konstan. Meskipun tetap aktif hingga dieksekusi atau dibatalkan, sebagian besar broker menetapkan batas kedaluwarsa untuk mencegah perintah yang terlupakan tereksekusi secara tak terduga. Perintah GTC membawa risiko, terutama di pasar yang volatil, di mana perintah mungkin dieksekusi pada waktu yang tidak menguntungkan. Investor harus mempertimbangkan faktor-faktor ini dan mengevaluasi potensi manfaat serta kerugian sebelum menempatkan perintah GTC.


## FAQ

**Apa perbedaan utama antara perintah GTC dan perintah harian?**
Perintah GTC tetap aktif hingga tereksekusi atau dibatalkan, sementara perintah harian otomatis kedaluwarsa di akhir hari perdagangan jika belum tereksekusi.

**Apakah perintah GTC berlaku selamanya?**
Tidak, sebagian besar broker menetapkan batas kedaluwarsa untuk perintah GTC, biasanya antara 30 hingga 90 hari, untuk mencegah perintah yang terlupakan tereksekusi.

**Kapan perintah GTC berisiko?**
Perintah GTC berisiko selama periode volatilitas pasar yang ekstrem, di mana harga dapat bergerak melewati batas yang ditentukan sebelum kembali, menyebabkan eksekusi yang tidak menguntungkan.

**Bagaimana cara kerja perintah GTC saat harga bergerak melewati batas?**
Jika harga saham bergerak melewati batas yang ditentukan antara hari perdagangan, perintah GTC akan dieksekusi pada harga yang lebih menguntungkan, yaitu lebih tinggi untuk perintah jual dan lebih rendah untuk perintah beli.